Rabu, Desember 30, 2009

Parkir Lima Ribu Rupiah?

Judul di atas bukan mengada-ada, tapi kenyataan. Hari ini ketika makan siang di D'Cost Kemang, kami parkir di depan bank sebelah restorannya karena parkir di restoran penuh. Begitu selesai dan mau pulang, petugas parkir berpakaian preman (atau memang preman??) memberikan karcis parkir yang nilainya lima ribu rupiah. Tulisannya kira-kira seperti ini :

Parkir Kemang dan sekitarnya
Lima Ribu Rupiah, Untuk Sekali Masuk

Entah ini bener atau kami ditipu, tapi kalo emang benar, emang boleh ya ngasih tarif lima ribu rupiah? Brarti lebih mahal daripada di sudirman atau thamrin donk, bahkan daripada bandara terminal 3....

Asal duitnya bener ke Pemda sih gak masalah, tapi ane ragu.....mudah-mudahan ini semata-mata suudzon yang tak terbukti...

Selasa, Desember 29, 2009

Windows Bajakan ke Sumber Terbuka

Sumber terbuka, mungkin terdengar agak aneh. Tapi kalo kita jadikan bahasa inggris, maka akan menjadi open source. Nah ini baru sebutan yang familiar....

Ya, sudah sebulan terakhir ini saya mulai meninggalkan kebergantungan saya kepada Windows versi bajakan dan mulai menggunakan open source sebagai sistem operasi komputer. Open Source yang saya maksud adalah Linux Operating System.

Tadinya berpikir yang namanya Linux itu cuma beberapa model. Setelah benar-benar mencari, rupanya variannya banyak. Varian Linux ini dikenal dengan nama Distro (kependekan dari distribution). Awal ketertarikan dengan open source atau linux ini adalah membaca artikel mengenai peluncuran operating system Indonesia Goes Open Source (IGOS) 2009 yang dikenal dengan nama IGN2009 dari website berita populer.

Dari situ mulai googling informasi mengenai open source dan linux pada khususnya. Jadilah mulai mencoba donlot iso file dan juga install linux di komputer rumah. Distro yang dipake adalah IGN2009 dan juga Ubuntu 9.10 di dua komputer berbeda.

Setelah mencoba, rupanya makin terpikat, apalagi ada perintah berbasis text mirip jaman DOS dulu. Jadi inget, dulu itu kita belajar untuk gunain komputer. Tapi sejak belasan tahun pake windows, gak pernah lagi tuh namanya belajar, tinggal klik sana-sini, dan memang kemampuan komputer yang bertambah bukan ilmunya, tapi kebiasaannya. Itu mungkin yang membuat terlena dan ketergantungan. Karena blom sanggup untuk beli softwarenya, terpaksalah bela-belain beli bajakan untuk bisa gunain komputer yang ada di rumah.

Tapi hal demikian sudah berlalu. Saat ini berusaha menggunakan software legal dan juga open source. Windows hanya disisakan untuk komputer yang punya windows original, sedangkan yang lainnya pake linux di rumah. Bahkan saat ini memiliki koleksi iso files dari hampir 8 distro berbeda yang akan dicoba-coba, tapi blom dapat komputer percobaannya. Rencana sih ada mau beli komputer seken ato komputer baru yang prosesor atom untuk diinstall linux distro yang berbeda lagi. Memang asik pake open source, seperti gak ada matinya. Lu bisa nyoba apapun yang lu pengen, yang penting tau caranya.

Tantangan saat ini yang terbesar dari keluarga yang lain yang belum terbiasa. Komputer di rumah dipakai ramai-ramai, sehingga mau gak mau diinstall dual boot untuk komputer yang dipakai ramai-ramai. IGN2009 lah yang dijadikan dual boot karena memang bagus untuk dipakai belajar.

Tantangan yang pengen disolved dalam waktu dekat adalah install linux di laptop toshiba pentium 3 yang sudah rusak CD-ROMnya dan Windows ME-nya tidak berjalan dengan smooth. Sudah cari-cari di internet caranya, tinggal diaplikasikan saja dalam waktu dekat.

Memang open source tidak ada matinya.

Satu Hari Satu Ayat

Dua bulan yang lalu Ust. Yusuf Mansur mampir ke kantor kami untuk memberikan tausyiah zuhur. Isi tausiyahnya adalah mengajak kepada para jamaah untuk menghapalkan Al-Quran, sebanyak satu ayat satu hari. Hei, sepertinya mudah, tapi kalo diitung-itung kan Al-Quran punya 6000-an ayat, kalo dijadiin tahun bisa sampe 20 tahun tuh....lama juga ya utk bisa hafidz(hapal) Quran.

Hari itu juga malamnya, saya utarakan niat menghapal Quran sehari satu ayat ke istri. Tanggapan istri cukup baik, tapi mulai dari mana.... Saya mengusulkan mulai dari Juz Amma, Surat An-Nas dan seterusnya hingga akhir Juz Amma. Saya bilang ke istri, selama ini hapal Quran kan cuma yang diapal sejak kecil, tidak ada perkembangan. Jadi misalkan suatu saat kita bosan dan gak konsisten, paling gak hapalan Qurannya bertambah dari sekedar Qulya-Qulhu....

Hari ini, sudah hampir 70 hari sejak tausiyah Yusuf Mansur. Sudah menyelesaikan dari mulai An-Nas hingga At-Takatsur. Tahun 2010 dimulai dengan Al-Qariah. Semoga hapalan Quran semakin banyak, dan nanti akan kepake ketika tarawih bersama istri ramadhan depan. Mudah-mudahan koleksi surat dan ayat semakin meningkat.

Minggu, Maret 15, 2009

Bulan Mencoba Burger

Bulan Maret ini adalah bulan dimana saya dan istri mencoba burger di berbagai restoran yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Percobaan dimulai dengan mencoba Burger di Restoran Hot Shot, kemudian diikuti dengan Klenger Burger dan selanjutnya Burger King.

Kami sengaja memilih Burger yang tergolong cukup favorit di restoran-restoran tersebut, dan kemudian memberikan penilaian subyektif terhadap rasanya. Kami sama sekali tidak memperhatikan suasana restoran, namun betul-betul fokus ke rasa dan harga.

Selasa, Januari 27, 2009

Saint Seiya di SpaceToon

Beberapa minggu lalu, saya secara tidak sengaja mengganti channel saluran TV di sore hari (sekitar waktu Magrib), dan menemukan tayangan Saint Seiya di TV. Tepatnya di saluran SpaceToon. Saint Seiya adalah termasuk acara kartun favorit ketika saya masih SMP. Saat itu jadwal acara Saint Seiya kurang pas bagi saya yang masuk siang, karena waktunya di 17.30 (waktu itu yang menyiarkan adalah RCTI). Kenapa gak pas? sebabnya saya pulang dari sekolah aja udah 17.15, ditambah perjalanan berarti paling cepat baru bisa nonton adalah 17.45, dipotong azan magrib, artinya saya cuma bisa nonton sepenggal cerita dari satu episode tersebut, dan saat itu saya sangat tidak puas.

Namun saat ini saya benar-benar puas nonton Saint Seiya di TV. Pulang ke rumah rata-rata jam 17.30, Saint Seiya mulai di 17.40, paling tidak punya 10 menit waktu untuk ganti pakaian dan bersantai sedikit sebelum nonton. Iklannya pun gak sebanyak waktu jaman dulu, dan yang lebih mengasyikan, satu hari itu langsung dua episode sekaligus, yang episode keduanya dimulai di 18.20. Jadilah saya nonton Saint Seiya satu jam penuh. Tadinya cuma nonton sendiri, tapi akhirnya istri ikutan nonton juga gak mau kalah, soalnya masa kecilnya dia juga suka nonton Saint Seiya.

Cerita Saint Seiya, hingga saat ini (26 Januari 2009) sudah menuju Istana Sagitarius. Belum masuk adegan yang paling saya suka, dimana Hyoga harus berhadapan dengan Kakek Gurunya, Kamyu Aquarius. Kalo gak salah ada satu pelajaran fisika di adegan tersebut, dimana Hyoga bisa mencapai titik dingin nol derajat mutlak, atau kalau disamakan dengan derajat celcius, berarti minus 273 derajat celcius. Seru, sangat menarik, saya menunggu adegan tersebut