<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180</id><updated>2012-01-15T17:48:17.727+07:00</updated><category term='Berkeluarga'/><category term='Kuliah Lagi'/><category term='Bekerja'/><category term='Berusaha'/><title type='text'>Everything at the same time</title><subtitle type='html'>Yes, I write everything and I do it in fun way</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>111</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8049244051112157720</id><published>2011-06-12T19:19:00.003+07:00</published><updated>2011-06-28T17:50:18.173+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Pindah ke Plibaknikmatstrelak.com</title><content type='html'>Mulai 12 Juni 2011, blog pribadi saya di  plibaknikmatstrelak.blogspot.com tidak akan diupdate lagi. Selanjutnya  update mengenai blog saya pindahkan ke &lt;a href="http://plibaknikmatstrelak.com/"&gt;plibaknikmatstrelak.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Website blogger tidak saya matikan karena berisi tulisan saya sejak  tahun 2007 hingga 2011. Saya juga tidak akan memindahkan tulisan dari  blogger ke website baru saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk kunjungan berikutnya, silakan kunjungi &lt;a href="http://plibaknikmatstrelak.com/"&gt;plibaknikmatstrelak.com&lt;/a&gt;. Jika ada pertanyaan silakan ke   &lt;a href="mailto:admin@plibaknikmatstrelak.com"&gt;admin@plibaknikmatstrelak.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8049244051112157720?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8049244051112157720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/06/pindah-ke-plibaknikmatstrelakcom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8049244051112157720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8049244051112157720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/06/pindah-ke-plibaknikmatstrelakcom.html' title='Pindah ke Plibaknikmatstrelak.com'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7289219487727181316</id><published>2011-06-05T08:17:00.002+07:00</published><updated>2011-06-05T19:41:01.455+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Abu, The Introduction</title><content type='html'>Abu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa tuh? Apaan tuh? Produk apalagi nih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu adalah seekor kucing kampung biasa. Ada keyakinan jika ia merupakan anak dari kucing blasteran (si Bapak, Pak Po) dengan kucing kampung biasa (si Ibu). Jadi Abu hanyalah seekor kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang membuatnya spesial adalah, banyak orang yang menyukai Abu. Di Jalan perumahan saya saja ada 3 rumah termasuk rumah saya yang sering memberinya makan. Jadi bisa dikatakan bahwa dia adalah kucing yang loveable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Abu hingga menjadi kucing tercinta kami cukup unik. Mulanya si Ibu (kucing betina yang warnanya hitam total) melahirkan Abu dan saudara-saudaranya di sekitar garasi rumah. Mereka hidup di kolong mobil dan kadang berada di sekitar chasis, ban dan mesin mobil. Menurut istri saya, saudara-saudara Abu yang berjumlah 3 ekor (sama Abu jadi 4 ekor) lucu-lucu tampangnya, dan mau dipegang orang saat umurnya baru satu bulan. Semua saudaranya mau dipegang orang saat itu, kecuali Abu....hehehe.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari, mobil yang biasa dijadikan shelter bagi kucing-kucing tersebut akan melakukan perjalanan jauh ke Bogor. Kami sekeluarga sudah cek apakah kucing-kucing tersebut sudah aman, dan sepertinya tidak kucing terlihat walaupun kami sudah membuat suara-suara mengusir...hush...hush.... Hanya Abu yang tampak tunggang langgang karena dia emang masih takut sama orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya berjalanlah mobil tersebut ke Bogor. Pulang dari Bogor kami sadar, loh kok kucing kecil di rumah tinggal satu, si Abu yang takut sama orang, yang lainnya tidak kelihatan batang hidungnya. Mana ini kucing adalah kucing paling tidak lucu dibandingkan saudara-saudaranya. Yang lebih menyebalkan, ini kucing ketika didekati selalu bereaksi membuka mulutnya...hah..hah...hah. Uniknya biarpun didekati bereaksi seperti itu, kucing ini berisik sekali ketika minta makan. Teriakannya (Meong, berulang-ulang sekuat tenaga) tidak habis-habis sampai ia merasa kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri dan mertua saya yang biasa memberi makan kucing karena punya pengalaman memelihara kucing sejak lama dibuat kesal dengan ulah kucing kecil yang tidak tahu adat yang akhirnya diberi nama Abu. Nama tersebut diberikan oleh tetangga rumah (yang saya sebutkan sebelumnya ada dua rumah lagi yang suka memberinya makan) karena warna bulunya ada sedikit Abu-abu. Jadi Abu bukan diambil dari bahasa Arab yang berarti Ayah, tapi hanya karena warna bulunya mengandung warna Abu-abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Abu berkembang menjadi kucing yang sering datang ke rumah kami. Dia hanya berada di garasi rumah, teriak-teriak setiap jam makan kami (entah tau darimana dia, tapi kalo datang pas selalu saat jam makan). Dan tingkah lakunya tetap sama, ketika didekati, maka dia akan lari dengan sebelumnya berteriak hah...hah...hah, hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri saya selalu kesal dengan kucing yang satu ini karena tingkahnya seperti itu. Namun lama-lama Abu mulai bisa dipegang. Dari dielus-elus, hingga dapat digendong sempurna. Kalo tidak salah untuk berbuat seperti itu perlu waktu 1,5 tahun bagi kami untuk dapat menggendong Abu. Rupanya penantian itu sangat worthed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Abu menjadi kucing yang sangat manja di rumah kami, apalagi sejak kematian kucing peliharaan sebelumnya (Pak Po) yang sudah lebih dari 10 tahun menghuni rumah ini. Abu setiap pagi sebelum saya pergi ke kantor selalu datang untuk mengantar kepergian saya, lalu dia minta makan ke istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, ketika saya atau istri pulang, dia tahu dan langsung datang ke rumah, juga untuk meminta makan. Kadang ketika saya pulang dan Abu sudah berada di rumah, ketika saya bilang "Assalamualaikum", maka seakan-akan Abu membalas "Walaikumsalam" dengan Meongnya yang lembut. Setelah makan malam, dia akan mencari saya atau istri saya dan meminta pangku salah satu dari kami. Kadang dia berbagi pangku, sebentar ke saya, lalu ke istri dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sikapnya yang manja itu maka saya memberinya nama belakang. Saat ini official name untuk Abu adalah Abu Strikmat. Hingga saat ini, dia sudah berada di rumah ini sekitar 3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu kadang juga digunakan sebagai pelepas stres orang rumah. Contohnya adalah mertua saya. Ketika dia kesal dengan cucunya yang bandel-bandel, dia melampiaskan kemarahannya ke Abu yang tetap saja masih berisik minta makan. Tentunya Abu dikasihnya makan walaupun dikomentari......sebagai bukti bahwa Abu memberikan manfaat kepada rumah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga Abu tidak pup di dalam rumah, setiap malam Abu selalu kami suruh keluar. Untuk mengeluarkan Abu sangat mudah, karena tinggal bilang aja, "Abu, keluar!" lalu kita buka pintu depan atau pintu belakang, yang mana yang paling dekat. Lalu dia akan keluar dengan sendirinya. Tapi jika ia ingin masuk rumah dan tidak diperbolehkan, maka ia akan berusaha mencari celah darimana pun untuk memasuki rumah....dan pastinya teriakannya akan semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit perkenalan mengenai Abu Strikmat, kucing kami tercinta selama 3 tahun terakhir ini. Nantikan seri Abu Strikmat berikutnya di tulisan-tulisan mendatang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7289219487727181316?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7289219487727181316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/06/abu-introduction.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7289219487727181316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7289219487727181316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/06/abu-introduction.html' title='Abu, The Introduction'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1247176220134549363</id><published>2011-05-29T11:15:00.000+07:00</published><updated>2011-05-29T11:15:02.952+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Menyoal Pelarangan Truk Masuk Tol Dalam Kota</title><content type='html'>Menjelang KTT ASEAN 7-8 Mei 2011 lalu, dilakukan pengalihan lalu lintas dari Jl. Thamrin-Sudirman ke daerah senayan tempat KTT berlangsung. Di samping itu juga ada pelarangan truk besar masuk tol dalam kota selama dua hari tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dianggap sukses mengurangi kemacetan, Pemda DKI memperpanjang uji coba pelarangan truk besar masuk tol dalam kota selama satu bulan penuh, atau berakhir pada tanggal 10 Juni 2011 nanti. Pelarangan ini berjalan lebih dari dua minggu dengan protes dari Organda DKI dari awal perpanjangan uji coba, dan akhirnya pemerintah mengalah dan memperbolehkan truk masuk ke tol dalam kota pada tanggal 27 Mei 2011. Namun, setelah melewati rapat yang alot (menurut media), akhirnya uji coba hingga 10 Juni 2011 dilanjutkan, dan mulai 28 Mei 2011 truk dilarang kembali masuk tol dalam kota, walaupun saat ini hanya terbatas pada ruas Cawang-Pluit.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama pelaksanaan uji coba tersebut, banyak pengguna kendaraan yang merasa kondisi lalu lintas lebih lancar daripada biasanya. Malah kabarnya kecepatan rata-rata kendaraan di dalam tol naik hingga 60-80 km/jam, atau sesuai dengan kecepatan minimun tol yang disarankan. Dikabarkan pula selama ini truk memakan 70% ruas jalan tol, dengan kecepatan yang rendah, sehingga berimbas ke seluruh kecepatan kendaraan yang melewati ruas tol. Dilihat dari sisi ini sepertinya kebijakan uji coba ini membuahkan hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, uji coba ini tidak mempertimbangkan efek samping dari peralihan jalur truk yang notabene merupakan jalur bisnis. Dengan ditutupnya jalur tol dalam kota pada pukul 05.00 hingga pukul 22.00 membuat truk-truk melewati jalur alternatif dan menciptakan kemacetan baru di jalur alternatif tersebut, sehingga tidak aneh ada protes dari pihak Pemda Tangerang Selatan mengenai uji coba ini. Di samping itu menurut Organda DKI, truk harus menempuh jarak lebih jauh karena harus memutar sehingga solar yang dibutuhkan lebih banyak lagi. Dengan biaya operasional yang semakin tinggi, ujung-ujungnya biaya tersebut akan diserap oleh konsumen dalam bentuk kenaikan harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya uji coba yang berlangsung hingga 10 Juni nanti, tentunya pihak Pemda DKI sudah mengetahui hal apa saja yang dapat dilakukan untuk membuat pelarangan ini menjadi permanen. Hal pertama yang perlu disediakan adalah akses alternatif yang harus tersedia. Idealnya jalur tol JORR W2 (Ulujami - Kebon Jeruk) harus tersedia untuk menghubungkan antara Barat dan Timur Jakarta. Jalur JORR Cakung - Cilincing harus juga tersedia untuk menghubungkan pelabuhan Tanjung Priok dengan arah perjalanan ke Timur maupun Barat Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat ini untuk dapat memperbaiki akses menuju Barat ke Timur Jakarta dan sebaliknya dapat dilakukan dengan memperlancar akses arteri tol dalam kota sepanjang Cawang - Pluit. Artinya Busway Koridor IX harus dioptimalkan lagi layanannya, dan kalau bisa jalur busway tersebut harus dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi di jalur arteri Cawang - Pluit. Dengan lancarnya jalur arteri, membuat truk-truk tersebut memiliki dua pilihan untuk menuju melintasi jalur Barat ke Timur Jakarta dan sebaliknya, yaitu Jl. Raya Serpong milik Pemda Tangerang Selatan dan Jl. Arteri tol (S. Parman, Gatot Subroto, MT Haryono) milik Pemda DKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya cara di atas hanyalah solusi sementara karena solusi permanennya adalah pembangunan JORR W2 dan JORR Cakung - Cilincing yang benar-benar mengalihkan jalur truk memasuki jalan protokol dalam kota Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pastinya karena ada dua Pemda yang terlibat, harus ada kerjasama dari kedua Pemda agar jalur alternatif truk tersebut tidak hanya membebani tapi juga memberikan kontribusi pembangunan bagi kedua pemda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti dalam rangka mengurangi kemacetan di Jakarta tidak dapat dilakukan secara partial. Solusi harus bersifat integratif, minimal mengurangi impak langsung akibat pembatasan di satu segmen jalan terhadap segmen jalan lainnya. Sehingga tidak perlu ada sistem buka tutup yang memang boleh dilakukan untuk sementara waktu, tidak rutin seperti yang terjadi di daerah puncak setiap weekend apalagi long weekend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pemerintah pusat, pemda DKI dan pemda daerah yang bersinggungan dengan DKI (Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi) memiliki rencana besar yang terintegrasi untuk mengurangi kemacetan di daerah Jakarta dan sekitarnya...Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1247176220134549363?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1247176220134549363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/menyoal-pelarangan-truk-masuk-tol-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1247176220134549363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1247176220134549363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/menyoal-pelarangan-truk-masuk-tol-dalam.html' title='Menyoal Pelarangan Truk Masuk Tol Dalam Kota'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-4967729109884909025</id><published>2011-05-28T20:57:00.000+07:00</published><updated>2011-05-28T20:57:46.778+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Bersyukur Atas Berbayarnya Epaper Kompas</title><content type='html'>Mulai 1 Mei 2011 membaca kompas secara digital lewat &lt;a href="http://epaper.kompas.com%20/"&gt;epaper.kompas.com &lt;/a&gt;sudah tidak gratis lagi alias bayar. Tarif yang dikenakan adalah Rp 50.000 per bulan atau Rp 500.000 per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tarif tersebut masih lebih murah daripada langganan koran kompas harian. Tapi saya sebagai orang yang menghargai produk gratisan tidak berminat membayar tarif yang ditentukan tersebut. Akhirnya mulai 1 Mei 2011 saya tidak dapat lagi membaca kompas secara digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya bersyukur dengan ditutupnya layanan epaper kompas secara gratis. Kenapa bersyukur? karena selama ini saya membaca harian kompas hanya mencari promo apa yang sedang ditawarkan para produsen atau distributor saat ini. Misalkan ada promo midnight sale atau launching promo produk elektronik yang tentunya akan membuat istri atau saya datang ke tempat midnight sale atau promo tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kali ini hal tersebut tidak terjadi. Contohnya adalah midnight sale Grand Indonesia tadi malam (27 Mei 2011) yang saya dan istri tidak ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut saya, tindakan kompas dengan menutup akses gratis membaca korannya secara digital malah merugikan pemasang iklan di harian kompas karena promonya tidak dapat terbaca oleh pembaca di ranah dunia maya, yang potensinya sangat luar biasa. Saya yakin pendapatan kompas dari iklan jauh lebih besar daripada pendapatannya dari biaya langganan pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Kompas karena sudah memutuskan untuk menerapkan pembayaran atas akses epaper kompas, karena dengan demikian dapat mengurangi pengeluaran saya secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi terima kasih!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-4967729109884909025?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/4967729109884909025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/bersyukur-atas-berbayarnya-epaper.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4967729109884909025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4967729109884909025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/bersyukur-atas-berbayarnya-epaper.html' title='Bersyukur Atas Berbayarnya Epaper Kompas'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7441526102555701177</id><published>2011-05-26T13:00:00.000+07:00</published><updated>2011-05-26T13:00:43.638+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Lari 50 Km Sebulan</title><content type='html'>50 Km? Wah jauh banget! Langsung tuh larinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya gak lah, kan dalam sebulan. Kalo sebulan 30 hari, artinya kalo tiap hari lari paling gak harus lari 1,5 - 2 km untuk mencapai 50 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh kalo gitu mah biasa......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul, memang biasa, yang gak biasa adalah disiplin lari 1,5 - 2 km per&amp;nbsp;hari yang sulit dimaintain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang baru bulan Mei 2011 ini saya berhasil berlari secara total sejauh 50 km. Memang selama ini pernah juga lari, tapi gak pernah dihitung dan rasanya blom pernah yang totalnya 50 km sebulan. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Semenjak pertengahan April 2011 saya sudah mulai menyukai olahraga lari. Untuk menjaga motivasi, saya buat target menjelang Mei 2011 untuk berlari sejauh 50 km di bulan Mei 2011. Jika gagal maka saya akan berikan tiap follower saya di twitter sebanyak satu donat J.Co. Syaratnya tentu saja harus me-retweet tweet saya tersebut. Jadilah dua orang follower saya respon, satu adik saya yang meminta setengah lusin, dan satu lagi teman kerja yang setuju dengan satu buah donat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun resiko jika saya gagal cukup kecil, namun saya tetap bersikeras menjalankan target yang saya pasang ini. Saya berulang kali memberitahukan kepada follower twitter saya akan capaian lari saya per harinya. Sampai hari Senin 23 May 2011, saya telah berlari sejauh 49 km secara akumulatif. Artinya tinggal 1 km lagi menuju 50 km. Dan angka itu pecah di siang hari, Kamis 26 May 2011 di gym kantor karena saya berlari sejauh 3 km di treadmill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya berhasil mencapai 50 km, bahkan hingga hari ini sudah mencapai 52 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target bulan depan : 50 km juga. Kenapa gak bertambah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya setelah membaca buku &lt;a href="http://www.runningforfitness.org/book"&gt;Running for Fitness&lt;/a&gt;, sebagai pemula saya tidak boleh menambah jarak maupun kecepatan secara ekstrim. Penambahan jarak dan kecepatan hanya boleh dilakukan secara bertahap, demi mengurangi resiko cedera. Disebutkan di buku tersebut bahwa napas kita akan lebih cepat beradaptasi dengan kebiasaan lari kita, namun tubuh tidak cepat beradaptasi. Oleh karena itu akan mudah bagi seseorang untuk memasang target lari 10 km dalam beberapa bulan tanpa pernah lari sebelumnya, namun resiko untuk mengalami cederanya pun juga sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, untuk menghindari diri dari cedera dan menjaga konsistensi lari saya, maka saya menargetkan untuk memaintain jarak lari saya bulan depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsistensi dan sabar adalah kuncinya. Milestone saya berikutnya adalah lari 30 menit non-stop minimal satu kali dalam seminggu. Semoga bisa dicapai bulan depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7441526102555701177?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7441526102555701177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/lari-50-km-sebulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7441526102555701177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7441526102555701177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/lari-50-km-sebulan.html' title='Lari 50 Km Sebulan'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6203530385261717859</id><published>2011-05-23T19:35:00.000+07:00</published><updated>2011-05-23T19:35:28.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Produktifnya Tidur di Shuttle</title><content type='html'>Bagi warga Jakarta pastinya tidak asing dengan kemacetan di Ibukota tercinta ini. Memang kemacetan seringkali membuat stress, tapi rupanya di saat kemacetan itulah kesempatan kita untuk beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh kok bisa istirahat saat macet?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya bisa donk, syaratnya jangan anda yang jadi supirnya!! Hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya kita harus punya supir yang akan menyetirkan kendaraan yang akan membawa kita pulang. Pilihannya adalah pekerjakan supir, naik angkutan umum atau pakai shuttle. Dan pilihan terakhirlah yang saya pilih dalam dua tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan kantor tempat saya bekerja menyediakan shuttle ke beberapa titik tempat tinggal pekerjanya. Memang untuk menikmati shuttle yang disediakan tidak gratis, tapi pastinya masih lebih ringan daripada menyetir mobil sendiri. Dan salah satu keunggulan naik shuttle yang paling utama adalah : BISA TIDUR!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya saya berpikir tidur di perjalanan pastinya sangat melelahkan. Soalnya posisi tidur kita tidak dalam posisi terbaik, karena kita sedang duduk. Namun setelah dijalani beberapa hari terakhir, rupanya tidur di kendaraan, apalagi di saat macet membuat kita semakin produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana caranya bisa semakin produktif kalau hanya tidur di kendaraan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, ketika berada di kendaraan, aktifitas kita sebenarnya hanya duduk menunggu. Mungkin bisa diselingi dengan baca buku atau chat di BB demi mengisi waktu. Ternyata baca buku atau chat tersebut hanya mampu membuat anda beraktifitas paling lama 30 menit, setelah itu mata anda akan sangat mengantuk dan badan anda terasa sangat capek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda masih sempat terlelap sebelum kendaraan anda sampai pada tujuannya mungkin masih membantu, tapi jika mata anda mengantuk ketika kendaraan anda sampai pada tujuannya, maka yang anda lakukan ketika sampai ke tempat tujuan adalah mengkompensasi capek anda dengan melakukan aktifitas lain, seperti tidur, cari makanan atau ngerumpi untuk menghilangkan kantuk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifitas lain tersebut itulah yang menghambat produktifitas anda. Misalkan, anda sampai di kantor masih pagi, dan rekan-rekan kerja anda belum pada datang. Tubuh anda terasa sangat capek, dan mata begitu mengantuk. Maka apa yang anda lakukan? Tidur lagi mungkin agak susah kalau di kantor. Langsung kerja juga tidak mungkin karena anda tidak dapat fokus. Kemungkinan yang anda lakukan adalah cari makanan dan ngerumpi dengan teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya anda akan merasakan lelah kembali karena lelah yang pagi tidak dikompensasi dengan istirahat. Maka anda akan mencari tempat tersembunyi untuk paling tidak melelapkan anda sedikit saja. Sayangnya waktu lelap anda mungkin tidak lebih dari 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jam pulang anda tidak terlalu merasa lelah karena sempat terlelap sebentar di siang hari. Namun karena jalanan macet dan di kendaraan anda juga tidak tidur, maka begitu sampai rumah anda merasakan sangat lelah dan inginnya tidur atau melakukan pekerjaan yang tidak produktif untuk mengusir rasa lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bayangkan yang terjadi sebaliknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ketika berada di kendaraan anda tidur, begitu sampai tempat kerja anda sudah siap bekerja pada saat anda sampai ke meja kerja anda. Dan anda bisa terus bekerja, dengan tingkat fokus yang tinggi hingga menjelang siang. Eh tau-tau gak terasa udah jam makan siang....:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jam istirahat anda bisa leluasa memanfaatkan waktu istirahat anda kepada hal-hal yang anda sukai. Misalkan membaca buku, shopping atau melanjutkan mengerjakan kerjaan yang sudah tanggung sebelum jam makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas jam pulang tentunya anda merasa lelah dan anda tidur lagi di kendaraan sampai ke rumah. Begitu sampai di rumah anda dapat sekali lagi mengerjakan aktifitas produktif lain seperti membaca buku, menulis atau bahkan mengerjakan hobi anda karena memiliki tenaga lebih akibat tidur di perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut buku "How to Stop Worrying and Start Living" karya Dale Carnegie, tidur satu jam setelah aktifitas kerja, membuat kita mendapatkan satu jam tambahan dalam satu hari. Di tulisan tersebut disebutkan bahwa seakan-akan kita punya 25 jam dalam sehari. Jadi jika anda menyempatkan tidur sejam sehari setelah aktifitas, maka seharusnya anda yang biasa tidur pukul 9 malam akan tidur pukul 11 malam (extra 1 jam) dengan merasakan kesegaran yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, manfaatkanlah waktu tidur anda ketika anda berada pada waktu yang paling tidak produktif. Waktu itu adalah ketika anda berada kemacetan di jalan. Karena anda akan merasakan manfaat lebih di waktu-waktu dimana anda bisa lebih produktif atau bercengkrama dengan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tidur di shuttle dari mulai jalan hingga sampai ke tujuan....:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6203530385261717859?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6203530385261717859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/produktifnya-tidur-di-shuttle.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6203530385261717859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6203530385261717859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/produktifnya-tidur-di-shuttle.html' title='Produktifnya Tidur di Shuttle'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7506478752049453953</id><published>2011-05-22T21:32:00.001+07:00</published><updated>2011-05-22T21:32:31.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Blank Screen Setelah Upgrade ke Ubuntu 11.04</title><content type='html'>Saya tahu bahwa Ubuntu 11.04 rakus akan graphic. Oleh karena itu semenjak dirilis tidak ada niatan untuk upgrade dari Ubuntu 10.10 yang sudah saya pakai sebelumnya. Tapi karena ada tambahan RAM dari komputer bekas kakak saya hari Sabtu kemarin, maka saya berniat mencoba upgrade ke Ubuntu 11.04.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, sebelum cerita lebih lanjut, maka saya akan berikan spesifikasi komputer saya yang digunakan untuk Ubuntu 11.04.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Processor : Pentium 4 (2,5 GHz)&lt;br /&gt;RAM : 1 GB (tambahan 500 MB dari kakak saya)&lt;br /&gt;Video Card : NVIDIA 64 MB&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran saya akan masalah graphic ketika selesai upgrade ke 11.04 selama kurang lebih 8 jam terbukti. Begitu selesai upgrade dan restart komputer, maka langsung blank screen ketika mau boot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya punya pengalaman blank screen seperti ini ketika pertama kali menggunakan Ubuntu 9.10. Saya saat itu mengatasinya dengan mengikuti petunjuk teman dari milis Id-Ubuntu. Yaitu dengan menghapus file xorg.conf di /etc/X11/xorg.conf dengan mengetik perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo rm /etc/X11/xorg.conf"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus yang saat ini, saya mengabaikan perintah itu sementara karena saya terpaku kepada fitur Unity yang baru saja diperkenalkan di Ubuntu 11.04 ini. Sehingga sepanjang hari saya googling di Internet menemukan jawaban atas masalah saya dengan menghubungkan blank screen, Unity dan juga komputer tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan artikel yang menarik selama pencarian. Di situ ditulis jika anda bisa loading kernel artinya tidak ada masalah dengan kernel anda, tinggal Xsession anda yang bermasalah. Xsession ini berhubungan dengan graphic, yang tentunya saya khawatirkan sejak awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba berbagai cara agak Xsession ini dapat berjalan. Pada awalnya begitu boot, muncul warna ungu kejinggaan warna khas ubuntu, lalu blank screen dan hang. Kemudian dengan mengubah sedikit parameter di kernel ketika boot &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre class="alt2" dir="ltr" style="border: 1px inset; height: 34px; margin: 0px; overflow: auto; padding: 6px; text-align: left; width: 640px;"&gt;root=UUID=32939def-1f4a-4134-9b56-bed2319a9216 ro &lt;span style="color: royalblue;"&gt;quiet splash&lt;/span&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: green;"&gt;vt.handoff=7&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;menjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre class="alt2" dir="ltr" style="border: 1px inset; height: 34px; margin: 0px; overflow: auto; padding: 6px; text-align: left; width: 640px;"&gt;root=UUID=32939def-1f4a-4134-9b56-bed2319a9216 ro &lt;span style="background-color: white; color: royalblue;"&gt;nosplash&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; color: lime;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; color: green;"&gt;nomodeset text&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br /&gt;perubahan ini dilakukan dengan memencet tombol shift ketika booting harddisk, sehingga muncul grub menu, kemudian pilih yang paling atas dan tekan huruf "e", lalu kita bisa mengedit sesuai pilihan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengedit seperti di atas, maka langsung tekan "F10" dan booting pun dimulai. Karena memilih "nosplash" maka akan terlihat list command yang ada, dan memang tidak terlihat adanya error. Memilih "text" membuat kernel masuk ke text mode dan bukan GUI mode. Memilih "nomodeset" membuat kernel tidak menentukan resolusi graphic untuk booting, sehingga dia akan mencari yang paling sesuai dengan kesanggupan graphic yang terinstall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya mengubah pilihan boot seperti tadi baru bisa membuat saya masuk ke text mode dan belum ke GUI mode. Maka tantangan berikutnya adalah bagaimana caranya masuk ke GUI mode. Saya sudah mencoba ketik perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo service gdm start"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun GUI mode tak kunjung datang. Saya juga sudah install unity-2d, lalu install driver nvidia yang terbaru, tetap saja tidak memunculkan GUI mode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, untuk install unity-2d saya menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo apt-get install unity-2d"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan untuk install driver nvidia menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo apt-get install nvidia-current"&lt;br /&gt;"sudo nvidia-xconfig"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis menulis perintah di atas, muncul pemberitahuan bahwa /etc/X11/xorg.conf diubah sesuai konfigurasi nvidia yang saya berikan. Di situ saya kembali teringat pesan dari anggota milis ketika pertama kali saya memiliki masalah dengan graphic di Ubuntu 9.10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja saya ketika perintah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo rm /etc/X11/xorg.conf"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan setelah itu restart ubuntu dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo reboot"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali saya melakukan modifikasi boot di atas (modifikasi hanya berlaku satu kali, dan ketika reboot dia akan kembali ke settingan semula). Dan kali ini berhasil boot hingga GUI mode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja saya mematenkan modifikasi boot dengan cara membuka terminal dan ketik perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"cd/etc/default"&lt;br /&gt;"sudo gedit grub"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka akan muncul window settingan grub, dan modifikasi line&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash vt.handoff=7"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash nomodeset"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu save settingan grub tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa, update grubnya dengan mengetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sudo update-grub"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan pematenan telah selesai. Lain kali kita akan boot, tidak perlu lagi edit kernel di grub menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu tinggal menikmati Ubuntu 11.04, tapi saya memilih Ubuntu Classic view karena Unity saya anggap masih aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Ubuntu karena saya sudah belajar banyak hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo upgrade ke Ubuntu 11.04! Komputer tua, tidak takut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Site yang jadi bahan rujukan saya adalah &lt;a href="http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1743535"&gt;http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1743535&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7506478752049453953?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7506478752049453953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/blank-screen-setelah-upgrade-ke-ubuntu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7506478752049453953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7506478752049453953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/blank-screen-setelah-upgrade-ke-ubuntu.html' title='Blank Screen Setelah Upgrade ke Ubuntu 11.04'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2647735186985508910</id><published>2011-05-21T21:41:00.001+07:00</published><updated>2011-05-21T21:43:42.853+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Kenapa Macet di Perempatan Pos Pengumben pada Malam Minggu?</title><content type='html'>Bagi anda yang tinggal di sekitaran Meruya, Joglo dan Kebon Jeruk, tentunya sudah tidak asing lagi bahwa setiap malam minggu, dimulai dari sekitar pukul 17.00 hingga pukul 20.00, di perempatan Pos Pengumben dari Joglo menuju Permata Hijau selalu macet berat. Bahkan mungkin anda merasa bahwa kemacetan pada malam minggu di perempatan itu lebih parah daripada macet di Senin pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu kenapa selalu macet ketika malam minggu di perempatan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab Utama kemacetannya adalah Lampu Lalu Lintas antara Jl. Pos Pengumben dan Jl. Panjang.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lah jelas lah lampu lalu lintas menyebabkan macet, tapi kan tanpa itu bukankah lebih macet lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar tanpa lampu lalu lintas lebih macet lagi, tapi memang di tempat itu macetnya ya gara-gara lampu lalu lintas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau bukti? Ini dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sibuk di kota Jakarta biasanya terjadi di dua waktu, yaitu pagi hari antara pukul 06.00 - 09.00 dan malam hari antara pukul 16.00 - 21.00. Jam sibuk tersebut ditandai oleh penumpukan kendaraan yang biasanya terjadi hanya satu arah untuk daerah pinggir kota. Pagi hari biasanya untuk arah menuju tengah kota Jakarta dan malam hari untuk arah menuju pinggir kota Jakarta. Hal ini terjadi khususnya pada hari kerja, antara Senin hingga Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Sabtu, Minggu dan hari libur lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur lain jam sibuknya agak berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari tersebut jam sibuk juga terjadi dua kali, namun berbeda waktu dan arah. Jam sibuk pertama adalah pukul 10.00 - 13.00 dan biasanya kepadatan menuju tengah kota Jakarta. Ini mirip dengan kondisi pagi hari di hari kerja. Jam sibuk kedua adalah pukul 17.00 - 20.00, namun berbeda dengan hari kerja, kepadatan terjadi untuk jalur yang menuju tengah kota Jakarta. Ya, benar, kepadatan di hari Sabtu, Minggu dan hari libur lain terjadi pada jam yang berbeda dengan arah yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pola seperti ini, maka lampu lalu lintas di perempatan-perempatan di Jakarta biasanya dibuat mengikuti pola jam sibuk yang saya sebutkan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, lampu lalu lintas Pos Pengumben yang saya sebutkan di awal pada pagi hari di hari kerja. Kebetulan di lampu lalu lintas tersebut ada penghitung waktunya yang dapat dilihat pengendara, sehingga dapat diketahui kapan lampu akan jadi merah maupun hijau. Saya mencatat lamanya pengaturan waktu lampu merah dan lampu hijau untuk arah Joglo menuju Permata Hijau. Catatan saya adalah lampu merah selama 97 hitungan (anggap saja satu hitungan sama dengan satu detik) dan lampu hijau selama 77 hitungan. Sedangkan pengaturan waktu untuk malam hari di arah yang sama, karena bukan termasuk jam sibuk, maka lampu merah selama 117 hitungan dan lampu hijaunya hanya 27 hitungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengaturan lampu lalu lintas seperti di atas maka kepadatan yang terasa di pagi hari akan lebih mudah cair karena memiliki waktu 77 detik untuk dilewati antrian kendaraan dari arah Joglo. Dan ketika malam hari, walaupun lampu hijaunya hanya 27 detik, tidak menyebabkan penumpukan kendaraan berlebih karena jarangnya kendaraan dari arah Joglo di jam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana pengaturan lampu lalu lintas di saat hari Sabtu, Minggu dan hari libur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya pengaturan lampu lalu lintas tetap sama seperti di hari kerja. Sehingga bisa dibayangkan betapa cepatnya perjalanan pagi hari menuju tengah kota Jakarta karena di samping jumlah kendaraannya sedikit, lampu hijaunya pun lebih lama. Maka itu banyak orang bilang bahwa kalau hari libur itu pagi hari gak ada macetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo pagi hari begitu leluasa, hal yang sama tidak berlaku untuk malam hari di hari yang sama. Bayangkan, di saat jam sibuk malah lampu lalu lintasnya tidak membantu melancarkan arah perjalanan yang kepadatan kendaraannya paling banyak. Yang terjadi adalah, penumpukan kendaraan menuju tengah kota Jakarta dan kosongnya jalanan untuk kendaraan yang menuju arah sebaliknya karena lampu hijaunya lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu solusinya bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan saya pernah mendengar perbincangan di Radio El-Shinta ketika sedang mengendarai mobil antara si penyiar dengan petugas pengaturan lampu lalu lintas (lupa dari Departemen Perhubungan atau dari Kepolisian). Menurut si petugas, di setiap perempatan lalu lintas itu ada pengatur dari sentral kendali yang menentukan berapa waktu yang dibutuhkan untuk merah maupun hijau, untuk setiap arah. Artinya lamanya lampu merah maupun lampu hijau dapat diubah-ubah oleh petugas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurutnya, di setiap lampu lalu lintas ada enam pengatur waktu yang disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan. Saya memang merasakan adanya perbedaan lamanya lampu merah dan hijau di perempatan Jl. Pos Pengumben ini untuk beberapa waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari setelah pukul 06. Siang hari setelah pukul 11. Sore hari setelah pukul 17. Malam hari setelah pukul 22. Dini hari sebelum pukul 06.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh baru 5 ya.....mungkin ada lagi jam lain, tapi mungkin saya tidak nyadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalau pagi hari setelah pukul 06 hijaunya lama, lalu siang hari lampu merah dan hijaunya relatif sama, sore hari merahnya jauh lebih lama dari hijau, trus menjelang tengah malam sampai dini hari merah dan hijaunya sebentar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti bisa aja ya, khusus hari libur pengaturan lampu lalu lintasnya diubah. Katakanlah untuk arah dan tempat yang sama dengan yang kita bahas, pagi hari sebelum pukul 10 sama dengan pengaturan setelah pukul 17 di hari kerja. Lalu setelah pukul 10 karena agak rame sedikit, tidak apa-apa jika tetap seperti hari kerja. Namun yang paling krusial adalah penggantian waktu lamanya lampu merah dan lampu hijau di sore dan malam hari. Terutama untuk Sabtu, karena banyak orang yang bermalammingguan. Mungkin alangkah baiknya jika pengaturan lampu lalu lintas di pagi hari di hari kerja di aplikasinya di sore dan malam hari di hari libur atau khusus di hari Sabtu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang yang pertanyaan, apakah petugas pengatur lampu lalu lintas atau polisi lalu lintas di lapangan menyadari akan hal ini? Jika tidak sadar, kemanakah kita bisa melaporkan hal tersebut? Apakah mungkin ke twitter @TMCPoldaMetro? hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo lapor rame-rame!! Saya yakin kepadatan di malam minggu bukan hanya terjadi di perempatan Pos Pengumben tapi juga terjadi di tempat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan mereka segera sadar dan mengganti pengaturan waktu lampu merah dan lampu hijau sesuai dengan kepadatan kendaraan untuk sore dan malam hari di malam Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tidak terlalu macet lagi di Perempatan Pos Pengumben pada Malam Minggu setelah lampu lalu lintasnya disesuaikan....Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2647735186985508910?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2647735186985508910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/kenapa-macet-di-perempatan-pos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2647735186985508910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2647735186985508910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/kenapa-macet-di-perempatan-pos.html' title='Kenapa Macet di Perempatan Pos Pengumben pada Malam Minggu?'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6946680662646333585</id><published>2011-05-16T08:42:00.000+07:00</published><updated>2011-05-16T08:42:58.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Sepuluh Ribu Pengunjung untuk Wakaf Satu Juta</title><content type='html'>Jika anda memperhatikan layout blog saya ini, maka anda akan melihat suatu penghitung angka di sebelah kanan tulisan ini yang saat saya tulis artikel ini berada pada angka 08949, artinya sudah ada delapan ribu sembilan ratus empat puluh sembilan pengunjung unik yang mengunjungi blog ini atau seperti screenshot di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-g0cSrLuYlqA/TcvoQC1nAnI/AAAAAAAAAK8/MoPLxFlJYAU/s1600/Kunjungan+Unik.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-g0cSrLuYlqA/TcvoQC1nAnI/AAAAAAAAAK8/MoPLxFlJYAU/s1600/Kunjungan+Unik.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Untuk merayakan kunjungan unik ke sepuluh ribu kalinya, maka saya berniat akan mewakafkan uang sebesar Rp 1 juta kepada &lt;a href="http://rumahsehatterpadu.com/"&gt;Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya saya akan memberikan Rp 1 juta lagi untuk tiap kelipatan sepuluh ribu pengunjung unik yang mengunjungi blog saya ini. Sebagai bukti saya benar-benar melakukan donasi kepada lembaga di atas, maka akan saya lampirkan bukti sertifikat donasi yang saya terima nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena yang dihitung adalah pengunjung unik, maka jika anda reload blog ini di browser, tidak akan ada pertambahan angka perhitungan. Benar-benar harus dari tempat berbeda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi silakan beritahukan teman, kenalan, saudara bahkan musuh anda sekalipun untuk mengunjungi blog saya. Bilang kepadanya untuk tidak perlu membaca satupun artikel, tapi hanya kunjungi blog ini, diamkan beberapa detik lalu tutup kembali. Itu saja cukup untuk menambah hitungan pada penghitung angka di sebelah kanan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saya dapat berkarya lebih baik lagi agar lebih banyak kunjungan ke blog ini dan semakin banyak wakaf tunai yang saya berikan untuk layanan kesehatan bagi kaum dhuafa. Amin....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6946680662646333585?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6946680662646333585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/sepuluh-ribu-pengunjung-untuk-wakaf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6946680662646333585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6946680662646333585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/sepuluh-ribu-pengunjung-untuk-wakaf.html' title='Sepuluh Ribu Pengunjung untuk Wakaf Satu Juta'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-g0cSrLuYlqA/TcvoQC1nAnI/AAAAAAAAAK8/MoPLxFlJYAU/s72-c/Kunjungan+Unik.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6185547426468686911</id><published>2011-05-09T21:55:00.002+07:00</published><updated>2011-05-10T07:03:32.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Run to Work - R2W</title><content type='html'>"Apa? Lo lari dari rumah? Oh rumah lu dekat kantor ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sekelumit tanggapan teman-teman kantor mengenai kegiatan Run to Work (R2W) saya beberapa minggu terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gak, rumah gue di Kebon Jeruk kok (kantor gue di daerah Cilandak)", jawab gue kalo mendapat tanggapan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ha? Jauh banget!! berangkat jam brapa lo dari rumah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setengah enam paling pagi. Rata-rata sampe kantor antara jam tujuh kurang seperempat sampe jam tujuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;"Ah gak mungkin, masa cepat banget sih!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hehehehe, gini loh rahasianya....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang pergi dari rumah langsung memakai baju olahraga. Berbekal tas ransel di punggung saya berangkat menuju pintu keluar komplek. Ketika berjalan kira-kira 200 meter saya mulai berlari. Dan terus berlari sampai capek, lalu jalan kaki. Kemudian lari lagi....dan jalan lagi kalo capek dst....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sampai di halte busway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh ngapain ke halte busway? katanya lari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dia rahasianya. Saya R2W mirip dengan B2W menggunakan sepeda lipat, lalu naikin diri dan sepedanya ke kereta, lalu lanjut B2W lagi menuju kantor. Bedanya saya berlari dari rumah, lalu naik busway, dan lanjut lari lagi menuju kantor. Simple kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aktifitas saya itu sudah dapat disebut sebagai R2W, karena toh hal yang sama dengan sepeda lipat juga disebut sebagai B2W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lanjutkan cerita saya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe di busway karena berangkat jam setengah enam dan jarak halte busway terdekat dari rumah kira-kira 1,5 km, maka bayar ongkos buswaynya masih Rp 2000 sekali jalan. Sebenarnya sama kaya pake metro mini, tapi busway kan jauh lebih enak. Pake AC, dan jam segitu belom terlalu rame. Biasanya sih masih dapat tempat duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, karena jarak tempuh ke busway baru 1,5 km dan masih cukup dingin udara pagi, sehingga tidak terlalu keringatan ketika memasuki busway. Paling baju olahraganya sedikit agak lembab karena badan sudah mulai panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan naik busway ditempuh hingga dekat terminal lebak bulus, kalau orang busway menyebutnya halte "Pondok Indah 1." Dari situ lanjut lagi perjalanan ke kantor dengan jarak kira-kira 3,5 km. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya cuma lari sekitar 5 km. Sisanya saya biarkan busway membawa saya menuju titik transit yang saya inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya tidak aneh waktu tempuh saya hanya satu jam seperempat hingga satu setengah jam. Lari 5 km butuh waktu 50-60 menit (saya bukan atlit, hanya pelari pemula), perjalanan busway 15 menit, dan waktu tunggu busway antara 5 - 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide R2W ini muncul karena saya senang menggunakan berbagai macam moda tranportasi untuk ke kantor. Saya pernah mencoba naik mobil pribadi, naik motor sendiri, naik angkot, naik sepeda bahkan naik shuttle yang disediakan kantor. Sekarang ini saya lebih banyak naik shuttle kantor karena biaya lebih murah daripada naik kendaraan pribadi dan jauh lebih nyaman daripada naik angkutan umum. Singkatnya naik shuttle bisa tidur!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekali-sekali saya butuh aktifitas untuk menggerakkan tubuh saya yang gempal ini. Biasanya saya B2W. Namun akhir-akhir ini karena kemacetan ketika sore hari, saya agak malas untuk B2W, terutama pulang kantor. Soalnya ada dua masalah besar menghampiri ketika jam pulang kantor, yaitu macet (maksudnya kendaraan sampe tumpah ruah di trotoar saking penuhnya) dan hujan (kemungkinan hujan di sore hari lebih tinggi daripada hujan di pagi hari). Jadi B2W enaknya hanya ketika pergi ke kantor. Pulang dari kantor B2W merupakan perjuangan ekstra keras, apalagi kalau sampai hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula R2W kemungkinannya tidak terbatas. Bayangkan, anda bisa pergi ke monas dengan R2W. Bahkan anda pun bisa pergi ke Ancol dengan R2W. Malah saya pernah pergi ke tempat adik saya di daerah Jatibening, Bekasi dengan R2W. Strateginya adalah : Naik Mikrolet sampai Slipi. Lanjut Busway sampai Cawang. Lanjut Mikrolet sampai Kalimalang. Dari situ tinggal lari ke rumah adik saya yang jaraknya kira-kira 3,5 km. Waktu tempuh : 2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga pernah lari dari rumah sejauh 6 km ke arah kedoya. Lalu baliknya menggunakan busway dari halte kedoya. Dan lanjut lari ke rumah. Total jarak lari 7,5 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti kan, bahwa anda bisa pergi kemanapun jika R2W dengan sistem yang saya jalankan. Yang perlu anda pastikan adalah di tempat tujuan anda harus ada tempat untuk anda mandi dan berganti pakaian. Tentunya keringat anda berlari 3 km saja sudah cukup untuk membasahi sekujur badan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R2W saya saat ini hanya menempuh jarak 5 km. Saya dapat memodifikasi dengan menambahkan jarak lari dengan turun/ naik di halte busway yang lain. Misalkan saya ingin menambah jarak lari 500m hingga 1 km, maka saya hanya perlu naik di halte sebelum atau sesudah halte tempat saya biasa naik. Atau jika ingin ditambah lagi, saya bisa turun di halte tepat di Mal Pondok Indah dengan menambah jarak tempuh 2,5 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya saya bisa berlari sejauh yang saya suka. Bahkan jika nanti tiba-tiba tidak kuat, maka saya tinggal memberhentikan angkot atau Koantas Bima atau bahkan taksi dan segera naik angkutan umum tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan R2W anda yang menentukan jarak tempuh lari anda. Banyak kemungkinan dan alternatifnya. Tidak susah dan yang pasti istri saya lebih mendukung saya ber-R2W daripada saya ber-B2W. Entah kenapa......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk kita mulai minggu ini ber-R2W!! :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6185547426468686911?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6185547426468686911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/run-to-work-r2w.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6185547426468686911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6185547426468686911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/05/run-to-work-r2w.html' title='Run to Work - R2W'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-9160421366887801221</id><published>2011-04-26T20:56:00.001+07:00</published><updated>2011-04-26T20:59:37.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Perbandingan Biaya Memiliki Mobil dengan Menggunakan Taksi</title><content type='html'>Melihat judul tulisan ini mungkin anda berpikir bahwa saya kurang kerjaan. Bisa saja anda benar, tapi saya hanya ingin mengingatkan kepada anda bahwa memiliki mobil kadang bukan merupakan keputusan terbaik jika dilihat dari segi ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin anda berkomentar, "Saya selama ini menyetir mobil sendiri lebih murah kok daripada naik angkot, apalagi kalo dibandingkan dengan naik taksi, pastilah punya mobil sendiri lebih murah." Iya, mungkin memang lebih murah, tapi harus dibuktikan dulu donk, kan kita berbicara berdasarkan fakta dan bukan berdasarkan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mulai analisa perbandingan ini. Untuk supaya apple to apple, maka saya akan bandingkan biaya menggunakan taksi dan mobil yang setara dengan taksi. Tentunya anda tau mobil apa yang paling banyak digunakan untuk taksi. Ya betul! mobil Toyota Vios terbarulah yang paling banyak dan paling mirip (karena namanya Toyota Limo) digunakan untuk Taksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meyakinkan bahwa saya mengambil data yang benar, maka akan saya ambil harga terkini Toyota Vios. Saya akan memilih Toyota Vios G M/T yang saya yakin lebih banyak dipilih oleh sebagian orang daripada jenis lainnya. Mobil jenis itu di website &lt;a href="http://www.toyota.co.id/welcome/"&gt;Toyota&lt;/a&gt; pada saat diakses tanggal 26 April 2011 adalah Rp 225.400.000, atau disederhanakan menjadi Rp 225 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan memulai perbandingan dari sejak anda memiliki mobil dengan anda yang sama sekali tidak memiliki mobil namun ingin merasakan nikmat yang sama dengan memiliki mobil atau dengan naik taksi. Jadi, saya tidak akan memasukkan cicilan anda per bulan di perhitungan ini karena nanti tidak Apple to Apple seperti keinginan kita bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan perhitungan, mari kita mulai dengan biaya menggunakan taksi. Secara garis besar ada dua tarif taksi yang berlaku di Jakarta saat ini, yaitu tarif Blue Bird dan tarif non Blue Bird. Saya tidak akan menyertakan tarif taksi premium karena untuk perbandingannya kita membutuhkan mobil yang harganya premium seperti Mercedez Benz atau Toyota Alphard. Lagipula pemilik mobil premium semacam ini tidak lagi memperhitungkan biaya transportasi karena uangnya sudah cukup berlimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarif taksi Blue Bird adalah Rp 3000 per km sedangkan taksi non Blue Bird adalah Rp 2500 per km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk memiliki mobil Toyota Vios selama satu tahun, inilah biaya yang perlu dikeluarkan oleh masing-masing pemilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Biaya STNK atau Pajak Kendaraan.&lt;br /&gt;Biaya ini seharusnya 1,5 % dari harga kendaraan, sesuai ketentuan pajak progresif yang baru saja berlaku di tahun 2011 ini. Jika melihat harga mobil Rp 225 juta, maka biaya STNK mencapai Rp 3.375.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Biaya Asuransi Kendaraan.&lt;br /&gt;Biasanya rate asuransi kendaraan bermotor all risk adalah 3% per tahun. Dengan harga Rp 225 juta, maka biaya asuransi all risk adalah Rp 6.750.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Biaya Perawatan Kendaraan.&lt;br /&gt;Kebetulan saya tidak dapat data perawatan secara menyeluruh karena saya sendiri bukan pemilik Toyota Vios. Namun jika melihat website &lt;a href="http://intl.feedfury.com/content/45593613-harga-perawatan-innova-rp-150-000-rp-175-000-setiap-bulan.html"&gt;ini&lt;/a&gt; maka saya perkirakan bahwa biaya perawatan berkala Toyota Vios per km-nya adalah Rp 80 (Rp 8.000.000 per 100.000 km) selama masih masa garansi. Jadi saya asumsikan bahwa biaya perawatan adalah Rp 80 per km. O ya ada lagi biaya penggantian keempat ban. Biasanya untuk mengganti keempat ban diperlukan jarak sekitar 50.000 km. Harga ban 15 inchi standar saat ini yang saya ketahui berada pada harga Rp 600 ribu per ban. Artinya jika 4 ban membutuhkan biaya Rp 2,4 juta. Dibagi 50.000 km maka butuh biaya Rp 48 per km atau dibulatkan menjadi Rp 50 per km. Ditambah biaya perawatan di atas, maka biaya perawatan kendaraan plus penggantian ban adalah Rp 130 per km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Biaya Bahan Bakar Kendaraan.&lt;br /&gt;Untuk biaya BBM yang dipakai sebagai perbandingan adalah BBM jenis non subsidi. Harga BBM non subsidi per tanggal 26 April 2011 ini adalah di sekitar Rp 8.600 per liter untuk jenis pertamax. Untuk Toyota Vios secara rata-rata pemakaian bahan bakarnya adalah 1 : 10, tentunya bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pemakaian, tapi rata-rata mobil di Jakarta pemakaian bahan bakarnya adalah 1 : 10. Untuk memudahkan perhitungan, biaya BBM non subsidi untuk mobil ini adalah Rp 860 per km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Biaya Depresiasi Kendaraan.&lt;br /&gt;Tak bisa dipungkiri bahwa jika suatu saat kita akan menjual mobil yang kita gunakan harganya pasti akan lebih rendah daripada saat kita beli dahulu. Tentu hal ini tidak berlaku kepada dua jenis mobil yang sangat laku keras di tanah air, yaitu Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Namun untuk contoh kita saat ini adalah Toyota Vios, dan depresiasi harga jual berlaku kepada mobil ini. Untuk memudahkan perhitungan maka depresiasi harga jual Toyota Vios ini adalah 10 % per tahun atau Rp 22,5 juta per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Biaya Supir Pribadi.&lt;br /&gt;Demi mencapai Apple to Apple, maka ada tambahan biaya supir ketika memiliki mobil pribadi. Ini karena saat kita naik taksi, maka kita pun disupiri oleh supir taksinya. Biaya memiliki supir pribadi di Jakarta saat ini berkisar Rp 1 juta per bulan. Untuk satu tahun, termasuk biaya THR, maka akan menghabiskan uang sekitar Rp 13 juta per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Biaya Parkir.&lt;br /&gt;Bagi yang kerja kantoran dan parkir ditanggung sepenuhnya oleh kantor, maka mungkin biaya parkir menjadi tidak relevan. Namun tunggu dulu, biasanya tiap weekend kita akan menghabiskan waktu di mal seharian. Dengan adanya dua hari libur tiap minggu, dan biaya parkir di mal rata-rata Rp 10.000 per hari, maka per minggu akan keluar biaya parkir sebesar Rp 20.000. Untuk satu tahun atau 50 minggu maka akan keluar biaya sebesar Rp 1 juta. Belum lagi jika hanya mendapatkan subsidi parkir dari kantor, maka akan keluar biaya parkir yang lebih mahal lagi. Kira-kira 4 tahun lalu biaya parkir di Gedung BNI 46 untuk karyawan yang disubsidi kantor adalah sekitar Rp 1 juta per tahun. Mengingat tidak ada kenaikan biaya parkir yang signifikan dalam 4 tahun terakhir, maka biaya parkir tahunan di kantor tersebut masih sekitar Rp 1 juta. Dengan demikian untuk biaya parkir di kantor maupun di mal ada biaya sebesar Rp 2 juta per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada lagikah biaya memiliki mobil per tahunnya? Tentu masih, tapi kebanyakan tidak dimasukan sebagai perhitungan, seperti modifikasi eksterior maupun interior, biaya tol (taksi juga bayar tol), biaya cuci mobil (toh sudah ada supir), dan biaya kena tilang polisi....:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, mari kita hitung biaya yang sudah tetap (fixed) dari ke-7 biaya di atas. Biaya fixed itu adalah :&lt;br /&gt;1. Biaya STNK&lt;br /&gt;2. Biaya Asuransi&lt;br /&gt;3. Biaya Depresiasi&lt;br /&gt;4. Biaya Supir&lt;br /&gt;5. Biaya Parkir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima biaya di atas per tahunnya berjumlah : Rp 47.625.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kita hitung juga biaya yang merupakan variabel, yaitu&lt;br /&gt;1. Biaya Perawatan&lt;br /&gt;2. Biaya BBM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perawatan adalah Rp 130 per km, sedangkan BBM adalah Rp 860 per km. Dengan demikian kedua biaya variabel ini berjumlah Rp 990 per km atau dibulatkan menjadi Rp 1.000 per km&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita dapat mencari titik temu jumlah kilometer yang ditempuh jika biaya menggunakan taksi dan memiliki mobil memiliki nilai yang sama. Persamaannya adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Taksi Blue Bird = Biaya Mobil Pribadi&lt;br /&gt;3.000 x (jml kilometer) = 1.000 x (jml kilometer) + 47.625.000&lt;br /&gt;2.000 x (jml kilometer) = 47.625.000&lt;br /&gt;jml kilometer = 23.813&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Taksi Non Blue Bird = Biaya Mobil Pribadi&lt;br /&gt;2.500 x (jml kilometer) = 1.000 x (jml kilometer) + 47.625.000&lt;br /&gt;1.500 x (jml kilometer) = 47.625.000&lt;br /&gt;&amp;nbsp;jml kilometer = 31.750&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini terlihat bahwa jika anda memiliki mobil sendiri, maka anda harus menggunakannya mobil anda minimal 20.000 km per tahun jika ingin biaya yang anda keluarkan lebih murah daripada menggunakan taksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, silakan lihat odometer mobil anda sekarang. Apakah rata-rata per tahunnya lebih dari 30.000 km? Jika iya, maka berarti keputusan anda untuk membeli mobil pribadi sekelas Toyota Vios sudah tepat, karena biaya yang anda keluarkan lebih efisien daripada menggunakan taksi non Blue Bird sekalipun. Jika anda cuma menggunakan mobil anda per tahun kurang dari 20.000 km, maka lebih baik anda memilih menggunakan taksi karena lebih ekonomis daripada memiliki mobil sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin asumsi saya di atas menurut anda agak sedikit berlebihan. Tidak apa-apa, anda bisa saja mengemukakan pendapat anda. Saya hanya membandingkan Apple to Apple antara taksi dengan mobil pribadi. Komponen biaya tetap mungkin anda anggap sangat besar, tapi coba anda hitung, dengan depresiasi harga jual hanya 10% itu sudah termasuk sangat rendah depresiasinya. Jadi anda bisa menyiasati dengan membeli mobil bekas, karena secara nilai depresiasi harga jualnya turun tidak terlalu jauh daripada mobil baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin anda bilang, biaya supir tidak diperlukan.....tapi lagi-lagi, jika itu dihilangkan maka tidak Apple to Apple :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saat ini pertanyaannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah memang anda benar-benar butuh mobil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan dijawab dengan pemakaian kendaraan pribadi anda per tahun!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-9160421366887801221?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/9160421366887801221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/perbandingan-biaya-memiliki-mobil.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/9160421366887801221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/9160421366887801221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/perbandingan-biaya-memiliki-mobil.html' title='Perbandingan Biaya Memiliki Mobil dengan Menggunakan Taksi'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7675385326828768961</id><published>2011-04-20T22:03:00.002+07:00</published><updated>2011-04-20T22:06:59.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Rumitnya Kebijakan Pembatasan Penggunaan Premium (Part 2)</title><content type='html'>Opsi kedua adalah pengaturan pengguna diimbangi dengan penyesuaian harga   BBM bersubsidi. Maksudnya, subsidi BBM hanya diberikan bagi pengguna   kendaraan plat kuning, roda dua/tiga, dan kendaraan layanan umum dengan   harga premium Rp 4.500 per liter. Sementara untuk taksi dan kendaraan  pribadi bisa mengonsumsi premium dengan harga yang lebih tinggi, yakni  Rp 6.500 per liter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi ini menghilangkan produk yang bernama RFID. Opsi ini saya rasa lebih aneh lagi dan lebih susah kontrolnya. Bagaimana ceritanya jika kita datang ke SPBU dengan mobil pribadi dan ada dispenser premium yang harganya Rp 4500 per liter lalu kita diharuskan memilih dispenser premium - produk yang sama - dengan harga lebih mahal yaitu Rp 6500 per liter?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya disparitas harga tersebut membuat orang semakin kreatif untuk berbuat curang. Kerja aparat pemerintah akan semakin capek karena setiap hari harus memburu para penyeleweng BBM yang mencari keuntungan di tengah kebijakan yang sembrono. Jangan salahkan orang-orang ini, karena memang ada kesempatan yang difasilitasi pemerintah dan mereka hanya memanfaatkannya, walaupun caranya juga salah. Yang perlu disalahkan adalah pemerintah kita jika memang memilih opsi nomor dua yang menurut saya sangat blunder untuk dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah opsi ketiga, yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi ketiga adalah penyesuaian harga BBM diimbangi dengan pemberian  subsidi langsung menggunakan alat kendali kartu prabayar. Teknisnya,  harga premium dinaikan menjadi Rp 6.500 per liter untuk dikonsumsi semua  golongan pengguna kendaraan. Tetapi khusus pengguna kendaraan  plat kuning, roda dua/tiga, dan kendaraan layanan umum akan diberikan  subsidi langsung via perbankan. (Full Copy paste dari link di part 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsipnya opsi ketiga ini mirip dengan opsi pertama, yaitu adanya sistem kontrol lewat teknologi IT dalam hal ini perbankan. Bedanya adalah harga premium dinaikkan dan pada standarnya semua orang membeli pada harga yang telah dinaikkan tersebut. Subsidi diberikan lewat layanan perbankan yang belum dijelaskan mekanismenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi ini sebenarnya adalah opsi menaikkan harga BBM bersubsidi namun diembel-embeli dengan subsidi lewat perbankan. Opsi ini tentunya akan langsung menyulut inflasi yang cukup tinggi seperti saat menaikkan premium dari Rp 4500 ke Rp 6000 per liter (walaupun diturunkan kembali ke Rp 4500 per liter menjelang pemilu 2009). Kalau memang opsi ini yang dipilih, lalu pertanyaannya kenapa pemerintah lama sekali membuat keputusan jika ujung-ujungnya menaikkan harga juga? Apakah memang pemerintah kehilangan akal dan tidak mampu melakukan terobosan? Terus terang opsi ini sebenarnya cukup baik, toh sekarang harga minyak mentah sudah berada di atas 100 dollar per barrel, atau jika di rupiahkan per liter secara kasar maka menjadi Rp (100:160x9000) = Rp 5625 per liter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100 itu diambil dari 100 dolar &lt;br /&gt;160 itu diambil dari 1 barel kurang lebih 160 liter (158,98 liter tepatnya)&lt;br /&gt;9000 itu diambil dari kurs 1 dolar kurang lebih Rp 9000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan kondisi sekarang sudah layak jika memang harga premium dinaikkan. Namun saya kecewa karena pemerintah kita rupanya memang tidak memiliki konsep apapun dalam menentukan kebijakan yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subsidi dengan bekerja sama dengan perbankan saya rasa hanyalah kamuflase. Kenapa kamuflase? Karena yang mendapatkan subsidi dari perbankan adalah pengguna pelat kuning dan roda dua/tiga. Kita tahu sendiri bahwa masyarakat pengguna tersebut kebanyakan jarang atau tidak pernah berurusan dengan bank kecuali nabung atau tarik uang di teller maupun atm. Penggunaan kartu prabayar seperti Flazz BCA maupun E-Toll Card Mandiri juga jarang digunakan oleh masyarakat ini yang banyak dari masyarakat golongan menengah - bawah. Jadi ini memanglah kamuflase belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi-opsi yang ditawarkan pemerintah jadi menarik karena sepertinya semakin tinggi subsidi yang bisa dicabut maka pemerintah semakin ingin mengeluarkan kompensasi. Lihatlah di opsi pertama. Hitungannya seluruh pengguna haram menggunakan premium kecuali yang memiliki RFID. Artinya di kebijakan ini, premium seakan dihilangkan, atau dengan kata lain subsidi BBM 100% dicabut. Oleh karena itu pemerintah berani mengeluarkan kebijakan untuk membangun jaringan RFID.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lihat di opsi kedua! Subsidi BBM dikurangi sebagian. Tidak ada upaya kontrol dengan teknologi canggih karena opsi ini hanya menghemat sebagian kecil subsidi yang akan digelontorkan pemerintah. Tidak ada kompensasi apapun dari pemerintah dalam opsi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang lihat di opsi ketiga! Di sini ada kontrol dengan perbankan. Jaringan perbankan sudah banyak yang tersebar hingga pelosok tanah air, sehingga kontrol subsidi dengan perbankan tidak memerlukan pembangunan jaringan baru bagi pemerintah. Dengan demikian terlihat bahwa dengan memilih opsi ini penghematan subsidi BBM pemerintah berada di antara opsi satu dengan opsi dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebat juga ya pemerintah kita, rupanya memang opsi-opsi ini telah ada penelitian dan pengembangannya. Bukan asal mengeluarkan kebijakan. Tapi kenapa kesannya kurang kreatif ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada satu opsi lagi yang belum dibahas, yaitu opsi empat. Berikut ini adalah copy paste dari link di part 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi keempat atau terakhir adalah pengaturan pengguna sekaligus  menyubsidi pertamax dengan mematok harganya sebesar Rp 7.500 per liter.  Skema pengaturan pengguna BBM subsidi masih sama, yakni pengguna  kendaraan plat kuning, roda dua/tiga, dan kendaraan layanan umum bisa  mengonsumsi premium seharga Rp 4.500, sedangkan pengguna kendaraan  pribadi hanya boleh pakai pertamax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah posisi opsi keempat ini? Jika di atas kita paparkan bahwa opsi pertama adalah opsi yang paling banyak penghematannya, sehingga pemerintah kita akan memberikan kompensasi dalam bentuk jaringan RFID. Lalu opsi ketiga menduduki penghematan paling banyak berikutnya, lewat kerja sama dengan perbankan. Opsi kedua sementara ini menduduki peringkat paling bawah karena tidak ada kompensasi apapun yang akan diberikan pemerintah. Opsi keempat ini sepertinya berada di peringkat yang sama dengan opsi kedua, hanya caranya dibedakan, yaitu ada komponen pertamax yang ikut disubsidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi keempat juga tidak memberikan gambaran tentang pengawasan yang akan dilakukan terhadap pelarangan penggunaan premium. Lagi-lagi kebijakan ini hanya akan menimbulkan kecurangan bentuk baru dan pemerintah akan direpotkan oleh aksi-aksi opportunis yang memanfaatkan keadaan untuk keuntungan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apapun opsi yang nantinya akan dipilih oleh pemerintah, yakinlah bahwa itu bukan opsi asal-asalan, melainkan telah melewati kajian mendalam dengan bukti bahwa opsi yang menghasilkan penghematan paling besar, ada kompensasi yang disediakan pemerintah dalam bentuk pengawasan secara teknologi. Sedangkan opsi yang menghasilkan penghematan paling kecil, tidak ada kompensasi secara langsung dalam bentuk pengawasan. Kemungkinan biaya pengawasan oleh aparat pemerintah masih lebih murah daripada membangun jaringan teknologi untuk mengurangi masyarakat berbuat curang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya kebijakan pemerintah itu adalah memberikan kompensasi kepada masyarakat berupa pilihan yang sepadan, misalnya dengan membangun fasilitas angkutan umum yang memadai, sehingga masyarakat tidak perlu memiliki mobil pribadi untuk kegiatan sehari-hari. Kompensasi semacam ini lebih adil, karena semua orang bisa merasakan manfaatnya, dan jika ada yang masih bersikeras menggunakan kendaraan pribadi maka harus membayar lebih mahal. Biarlah mereka-mereka ini yang memberikan subsidi bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun memang sulit mencari yang ideal di dunia ini, terutama di negeri yang banyak orang mencari keuntungan atas sebuah kebijakan. Saya hanya meminta kepada aparat pemerintah yang ingin memilih opsi kebijakan pembatasan penggunaan premium ini, mohon mudahkanlah hidup kami, berikan dahulu fasilitas alternatif, sehingga kami tidak harus secara terpaksa menggunakan kendaraan pribadi. Setelah itu barulah, naikkan premium, naikkan tarif parkir, jalankan ERP, bahkan naikkan pajak kendaraan pribadi. Kami tidak keberatan jika semua itu naik, asal ada pilihan yang diberikan kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat bertugas kepada para aparat negara, semoga anda semua melahirkan kebijakan yang baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7675385326828768961?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7675385326828768961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/rumitnya-kebijakan-pembatasan_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7675385326828768961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7675385326828768961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/rumitnya-kebijakan-pembatasan_20.html' title='Rumitnya Kebijakan Pembatasan Penggunaan Premium (Part 2)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7596891850235474961</id><published>2011-04-16T22:05:00.004+07:00</published><updated>2011-04-16T23:08:52.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Rumitnya Kebijakan Pembatasan Penggunaan Premium (Part 1)</title><content type='html'>Melihat artikel &lt;a href="http://www.detikfinance.com/read/2011/04/16/173123/1618923/1034/waduh-pemerintah-punya-opsi-naikkan-premium-ke-rp-6500-per-liter?f9911013"&gt;ini&lt;/a&gt; beberapa menit yang lalu, saya mengambil kesimpulan bahwa pemerintah kita begitu kesulitan merumuskan kebijakan pembatasan penggunaan premium di tanah air. Semua opsi yang diajukan tidak ada cerminan bahwa pemerintah benar-benar memikirkan opsi tersebut untuk kepentingan rakyatnya tapi hanya untuk menjawab pertanyaan di benak aparat pemerintah sesuai arahan pimpinan tertinggi : Bagaimana caranya supaya subsidi BBM tidak membengkak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, kebijakan yang baik adalah kebijakan yang didasari oleh keadaan saat ini, kemudian akan diubah ke keadaan yang dinginkan. Untuk itu diperlukan prasyarat sebelum kebijakan baru dikeluarkan dan akan lebih baik jika perubahan tersebut memiliki dampak sedikit mungkin terhadap pihak-pihak yang terkait. Jika ada perubahan yang radikal tentunya diikuti oleh reward dan punishment yang juga memadai, sehingga kebijakan tersebut dapat berjalan berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang mari kita lihat apakah opsi yang diajukan pemerintah dalam artikel di atas sudah mencerminkan kebijakan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi pertama adalah melakukan pengaturan pengguna sekaligus penjatahan  volume BBM bersubsidi menggunakan alat deteksi radio frequency  identification (RFID). (Full Copy Paste dari link di atas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan pertama yang muncul adalah, apa itu RFID? Setelah googling melihat beberapa website ditarik kesimpulan bahwa RFID itu semacam tanda pengenal barang fungsinya mirip seperti barcode namun bisa mendeteksi sinyal dalam jarak tertentu, tidak harus "ditembak" dengan mesin scanner seperti barcode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kedua apakah pemerintah sanggup dalam waktu dekat melengkapi angkutan layanan umum dan roda dua/tiga yang jumlahnya mungkin mencapai puluhan juta kendaraan dengan RFID dan sanggup membuat database yang saling interkoneksi di seluruh Indonesia sehingga kebijakan ini benar-benar tepat sasaran? Mungkin saja pemerintah sudah punya datanya, toh angkutan layanan umum selama ini dikenal dengan plat kuning dan kendaraan roda dua/tiga pun terpisah jenisnya dari mobil pribadi. Tapi jika seluruh populasi harus dilengkapi dengan RFID, berapa lama waktu yang dibutuhkan? Sebagai perbandingan untuk membuat satu nomor kependudukan untuk masing-masing penduduk saja Depdagri membutuhkan waktu dari 2009 hingga 2014 hanya untuk beberapa kota besar di Indonesia dengan dana triliunan rupiah. Lalu untuk kebijakan ini mau brapa lama lagi diwujudkan dan berapa biaya yang akan dikeluarkan? Perlu juga dipertimbangkan biaya maintenance database agar kebijakan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, siapa saja yang terkena dampak dan apa perubahan yang diterimanya? Bagaimana dengan reward atau punisment jika mengikuti atau melanggar kebijakan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak pertama yang terkena dampak adalah pemilik kendaraan umum dan roda dua/tiga. Ketika kebijakan ini dilaunching mereka harus memastikan bahwa di kendaraannya sudah ada RFID. Hanya satu kali usaha. Selebihnya mereka bisa melenggang tenang karena dapat mengkonsumsi BBM dengan biaya subsidi selama tidak melebihi jatah yang diijinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak kedua yang terkena dampak adalah pemilik kendaraan pribadi khususnya golongan menengah. Ketika kebijakan ini dilaunching mereka harus mengganti kebiasaan mereka yang boleh membeli BBM bersubsidi menjadi tidak boleh membelinya lagi dan harus mengganti dengan BBM non subsidi yang lebih mahal, bahkan saat ini harganya hampir 2x lipat besarnya. Pihak ini benar-benar dirugikan oleh pemerintah karena tidak ada kebijakan lanjutan sebagai kompensansi untuk mereka. Kebijakan lanjutan yang dimaksud adalah penyediaan angkutan umum yang memadai atau insentif lain yang bersifat moneter atau uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak ketiga yang terkena dampak adalah pemerintah beserta seluruh aparatnya. Ketika kebijakan ini dilaunching, mereka sudah harus memastikan seluruh atau paling tidak sebagian besar dari pemilik kendaraan umum dan roda dua/tiga sudah melengkapi kendaraannya dengan RFID. Di samping itu harus dilakukan pengawasan secara menyeluruh agar pemilik kendaraan pribadi ataupun pemilik kendaraan umum dan roda dua/tiga tidak melakukan pelanggaran dalam kebijakan ini. Dan diharapkan ada kebijakan lanjutan untuk memberikan insentif atau apresiasi kepada pihak yang memang membeli BBM non subsidi sesuai amanat kebijakan ini. Dan kalau bisa kebijakan lanjutan yang dimaksud juga diumumkan ketika launching kebijakan opsi ini dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut bayangan saya jika pemerintah mengambil opsi ini, maka akan ada biaya yang harus dikeluarkan pemerintah di depan, yaitu melengkapi seluruh kendaraan yang berhak dilengkapi RFID dan juga menyediakan server dan station penerima di seluruh SPBU Pertamina. Bisa saja kebijakan ini akan berjalan bertahap sesuai kesiapan masing-masing daerah. Tantangan bagi pemerintah adalah sistem yang terintegrasi untuk seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya per daerah. Artinya pemerintah akan membuat repeater untuk tiap jarak tertentu dan ini mirip dengan perusahaan seluler membuat BTS dimana-mana agar layanannya dapat terintegrasi satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayang kan biaya yang akan dikeluarkan pemerintah untuk opsi kebijakan ini? Apakah sebanding dengan penghematan yang diperoleh? Mungkin perlu dikaji lebih dalam lagi! Atau saat ini harusnya sudah ada kajian, jadi tinggal ketok palu dari pimpinan tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah jika opsi ini yang dipilih pemerintah berarti mengeluarkan kebijakan yang baik? Menurut saya tidak, malah di kebijakan ini, jika dilakukan dengan konsisten akan membebani pemerintah lebih jauh lagi. Pengawasan dan sistem integrasi membutuhkan biaya yang sangat besar karena pemerintah betul-betul tidak memberikan pilihan kepada kedua pihak yang lainnya. Lagipula belum adanya kebijakan lanjutan untuk kompensasi golongan menengah, yang katanya jumlahnya semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, semakin menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki keberpihakan kepada rakyatnya. Satu lagi yang patut dicurigai adalah proyek pengadaan RFID yang tentunya rawan korupsi seperti yang terjadi kepada hampir seluruh proyek-proyek pemerintah, dan kemungkinan dapat menyeret pejabat tinggi saat ini di kemudian hari ke penjara jika ditemukan indikasi korupsi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian kedua (Part 2) tulisan ini akan dibahas mengenai opsi kedua yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opsi kedua adalah pengaturan pengguna diimbangi dengan penyesuaian harga  BBM bersubsidi. Maksudnya, subsidi BBM hanya diberikan bagi pengguna  kendaraan plat kuning, roda dua/tiga, dan kendaraan layanan umum dengan  harga premium Rp 4.500 per liter. Sementara untuk taksi dan kendaraan pribadi bisa mengonsumsi premium dengan harga yang lebih tinggi, yakni Rp 6.500 per liter. (Full Copy Paste juga dari link di atas)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7596891850235474961?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7596891850235474961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/rumitnya-kebijakan-pembatasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7596891850235474961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7596891850235474961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/rumitnya-kebijakan-pembatasan.html' title='Rumitnya Kebijakan Pembatasan Penggunaan Premium (Part 1)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7127224328191777508</id><published>2011-04-10T22:26:00.001+07:00</published><updated>2011-04-10T22:27:03.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Review Nexian Journey NX-A890</title><content type='html'>Setelah empat bulan menggunakan Nexian Journey NX-A890, hari ini saya akan sharing mengenai pengalaman saya menggunakan produk smartphone dari Nexian yang menggunakan Android.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang akan saya bahas adalah ketahanan baterai. Baterai untuk Nexian Journey bagi saya cukup mengecewakan, karena saya terbiasa menggunakan handphone jadul, bahkan handphone yang sekarang saya gunakan bersamaan dengan Journey adalah N9500. Jadi dibandingkan handphone jadul yang saya pakai, Nexian Journey relatif lebih rakus baterai. Ketahanannya cuma satu hari penuh full standby dengan mode internet dinyalakan. Jika sering digunakan maka berkurang hanya setengah hari. Jika sangat aktif digunakan, terutama untuk main Angry Bird, mungkin hanya tiga sampai empat jam ketahanan baterainya. Rasanya jika dibandingkan dengan smartphone lain ketahanan baterai selama itu adalah wajar. Soalnya teman saya yang menggunakan Blackberry rata-rata tiap hari minimal sekali charging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan berikutnya adalah mengenai memory dan pemanfaatannya. Memory internal Nexian Journey hanya sekitar 200MB. Itu pun yang dapat dimanfaatkan kurang dari 100MB karena sudah terpakai untuk Operating System Androidnya. Karena masih menggunakan Android Eclair (Android 2.1) aplikasi yang dapat diinstall terbatas kepada kapasitas internal memory. Saat saya membuat tulisan ini, sisa memory internal Nexian Journey saya adalah 27 MB. Itu sudah termasuk install aplikasi game trilogy Angry Bird (Angry Bird, Angry Bird Seasson, Angry Bird Rio), aplikasi GPS, aplikasi network utilities (Samba dan VNC) dan aplikasi ringan lainnya. Tidak terlalu banyak memang, karena aplikasi Angry Bird saja tiap gamenya memakan memory 15-20 MB. Saran saya ketika membeli smartphone Android sebaiknya pilih seri Android mulai 2.2 (Froyo), karena limit anda adalah memory eksternal yang anda tanamkan pada smartphone anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Smartphone lain, Nexian Journey juga sangat mengandalkan layanan internet untuk mengoptimalkan penggunaannya. Misalnya saat menggunakan GPS, maka aplikasi yang tersedia untuk menggunakan GPS adalah Google Map, dan Google Map hanya bisa diakses jika ada koneksi internet. Ketika koneksi internetnya lemot atau hilang, maka yang kelihatan di layar hanyalah petunjuk keberadaan kita (dengan simbol tanda panah warna biru) tanpa kita ketahui letak kita dimana, kecuali letak secara koordinat garis lintang dan bujur bumi. Dengan kata lain GPS tersebut jadi tidak berguna. Namun untuk menyiasatinya, ada banyak aplikasi GPS yang tidak mengandalkan internet, namun anda harus setting banyak referensi tempat. Misalkan rumah, kantor, supermarket dan lain-lain. Sehingga ketika tidak ada koneksi internet, seperti di tengah-tengah hutan, anda tetap dapat mengandalkan GPS sebagai penunjuk jalan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, karena sangat mengandalkan internet, maka sangat disarankan untuk menggunakan Nexian Android anda harus berlangganan koneksi internet dengan kuota unlimited. Beberapa bulan ini saya menggunakan koneksi internet dari Tri (3) dapat bundling dari membeli smartphone ini. Pemakaian rata-rata per bulan saya tidak lebih dari 500MB, dengan penggunaan kebanyakan untuk cek imel, twiter, browsing dan google map. Untuk daerah Jakarta khususnya seputaran TB Simatupang ke Kebon Jeruk, koneksi internet yang terbaik ada di jalanan. Biasanya koneksi internet tanpa putus ada di sekitaran lampu merah Cilandak, lampu merah bundaran Pondok Indah dan lampu merah Kostrad. Ketiga daerah tersebut adalah daerah paling macet yang biasa saya lewati sehari-hari, namun menjadi daerah yang paling enak untuk internetan. Saya pernah streaming youtube Briptu Norman selama lebih dari 6 menit tanpa putus di tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan OS Android di Nexian Journey juga memiliki keuntungan tersendiri. Pertama adalah keberadaan Android Market yang mirip dengan Apple Store jika anda memiliki Iphone atau Ipod. Bedanya Android Market yang dapat diakses oleh Nexian Journey hanya yang gratisan. Tidak ada koneksi langsung dari aplikasi Android Market untuk aplikasi yang bayar. Namun tidak seperti produk Apple yang hanya dapat install dari Apple Store, di Android kita bisa install aplikasi yang didapat dari luar Android Market, ada pilihannya di setting install aplikasi. Yang kedua adalah Android merupakan turunan dari OS Linux, dengan demikian Android dapat berhubungan dengan Linux dan sebaliknya. Saya menginstall aplikasi samba di Nexian Journey sehingga bisa bertukar file dengan PC saya yang menggunakan Ubuntu Linux. Dengan demikian setiap file yang saya download ke PC saya bisa dipindahkan ke Nexian Journey hanya dengan mengandalkan koneksi Wifi di rumah. Lagipula dengan aplikasi VNC, kita dapat mengontrol PC Ubuntu Linux langsung dari posisi manapun di rumah. Jadi Smartphone ini betul-betul dapat berfungsi seperti komputer yang sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat spesifikasi hardware Nexian Journey, maka ada kemiripan dengan produk LG Optimus One. Perbedaan dengan LG Optimus One hanyalah pada aplikasi khusus dari LG untuk GPS (jadi tidak selalu mengandalkan Google Map) dan Wifi Broadcast (Untuk membuat sinyal Wifi sehingga bisa dipakai bersama-sama dengan gadget lain dalam berinternet). Namun harga Nexian Journey yang saya beli hampir 1/3 dari harga LG Optimus One saat itu. Bahkan saat ini harga LG Optimus One sekitar 2,5 kali dari harga Nexian Journey ketika saya beli. Bahkan saya pernah baca di salah satu blog mengenai Nexian Journey, kemampuannya masih dapat dioptimalkan lagi, namun harus dilakukan 'oprek' yang tentunya menggugurkan garansi resmi. Mungkin 'oprek' dapat dilakukan setelah garansi resmi 12 bulan habis, toh kalo rusak bayar-bayar juga kok....hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overall, Nexian Journey NX-A890 adalah best buy untuk saat ini, dan saya yakin speknya masih lebih baik daripada Samsung Galaxy Mini atau LG Optimus Me yang harga keduanya lebih mahal sekitar setengah juta rupiah daripada Nexian Journey. Namun saya tidak tahu apakah Nexian Journey masih ada di pasaran atau tidak, karena ketika masa promo akhir tahun lalu, susah sekali mendapatkan ready stock smartphone ini. Entah jika saat ini berapa harga yang ditawarkan penjualnya, apakah kembali ke dua juta kurang sedikit atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti saat ini saya selalu membawa tiga buah handphone ketika berpergian. Satu yang nomor utama (N9500), kedua nomor CDMA (Nokia CDMA) dan yang ketika nomor untuk internetan dan GPS (Nexian Journey NX-A890). Ribet ya sepertinya, tapi bukankah kebanyakan kita sekarang sudah terbiasa menggunakan lebih dari dua handphone?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7127224328191777508?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7127224328191777508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/review-nexian-journey-nx-a890.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7127224328191777508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7127224328191777508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/review-nexian-journey-nx-a890.html' title='Review Nexian Journey NX-A890'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1201568691328722532</id><published>2011-04-08T11:57:00.003+07:00</published><updated>2011-04-08T12:57:13.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Berapakah Nilai N? (Part 2)</title><content type='html'>Di tulisan bagian pertama, saya telah sharing tiga langkah untuk menyelesaikan persamaan dengan bentuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;a + n = b&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mari kita coba mengaplikasikan langkah-langkah tersebut di contoh soal berikut&lt;br /&gt;1. 25 + n = 88&lt;br /&gt;2. n - 44 = 32&lt;br /&gt;3. 120 - n = 73&lt;br /&gt;4. 64 = n + 59&lt;br /&gt;5. 74 = 112 - n&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Contoh soal nomor 1 : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 + n = 88 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 1 menyatakan bahwa&amp;nbsp;"Pastikan bahwa n bertanda positif." N pada persamaan ini sudah bertanda positif sehingga bisa dilanjutkan ke Langkah 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 2 menyatakan bahwa "Komponen angka yang berada dalam satu daerah dengan n dipindahkan ke daerah lainnya dan tandanya berubah." Pada persamaan ini angka yang berada satu daerah dengan n adalah 25, sehingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n = 88 - 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian sudah tidak ada komponen angka lagi yang berada dalam satu daerah dengan n sehingga dapat dilanjutkan ke Langkah 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah 3 menyatakan bahwa "Selesaikan hitungan komponen yang berada di daerah yang berbeda dengan n." Dengan demikian tinggal melakukan perhitungan 88 - 25 = 63, sehingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n = 63&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh soal nomor&amp;nbsp;2 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;n - 44 = 32 (angka n sudah positif)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; n = 32 + 44 (angka - 44 dipindah ke daerah satunya)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;n = 76 (penyelesaian hitungan dan jawaban&amp;nbsp;nilai n)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh soal nomor 3 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; 120 - n = 73 (angka n negatif, sehingga harus dipindah)&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;120 = 73 + n (angka n sudah positif)&lt;br /&gt;120 - 73 = n (angka 73 dipindah ke daerah satunya)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 47 = n (penyelesaian hitungan)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; n = 47 (memindahkan kedua daerah tanpa mengubah apapun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh soal nomor 4 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 64 = n + 59 (angka n sudah positif)&lt;br /&gt;64 - 59 = n (angka&amp;nbsp;59 dipindah ke daerah satunya)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5 = n (penyelesaian hitungan)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; n = 5 (memindahkan&amp;nbsp;kedua daerah tanpa mengubah apapun)&lt;br /&gt;Contoh soal nomor 5 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 74 = 112 - n (angka n negatif, sehingga harus dipindah)&lt;br /&gt;74 + n = 112 (angka n sudah positif)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; n = 112 - 74 (angka 74 dipindah ke daerah satunya)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; n = 38 (penyelesaian hitungan dan jawaban nilai n)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pembahasan penyelesaian soal matematika tingkat sekolah dasar yang memiliki pertanyaan, "Berapakah nilai n?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pertanyaan? :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1201568691328722532?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1201568691328722532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/berapakah-nilai-n-part-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1201568691328722532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1201568691328722532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/berapakah-nilai-n-part-2.html' title='Berapakah Nilai N? (Part 2)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-9160570321139029311</id><published>2011-04-07T11:19:00.003+07:00</published><updated>2011-04-08T11:44:02.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Berapakah Nilai N? (Part 1)</title><content type='html'>Mungkin anda ingat sewaktu sekolah jaman SD dulu pernah mendapatkan soal semacam berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;123 + n = 150&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapakah nilai n?&lt;br /&gt;a. 27&lt;br /&gt;b. 25&lt;br /&gt;c. 273&lt;br /&gt;d. 50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mendapatkan soal semacam itu saat ini, pastinya anda akan dengan mudah menyelesaikannya dalam hitungan kurang dari 10 detik. Tapi, ketika anda mendapatkan soal tersebut ketika anda masih di bangku sekolah dasar, kemungkinan anda akan berpikir sedikit lama untuk memahami cara mencari nilai n tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang saat ini terjadi kepada salah satu keponakan saya yang saat ini masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Dia begitu kesulitan memahami soal semacam ini. Yang ada di pikirannya adalah membaca pola soal, jika pola soalnya seperti A, maka cara&amp;nbsp;jawabannya seperti X. Jika polanya B, maka cara jawabnya Y. Jika polanya C, maka cara jawabnya Z.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pola diubah-ubah dan divariasikan, maka dia kesulitan menjawab soal tersebut. Hal ini karena dia tidak diajarkan konsep menjawab soal semacam ini, tapi dia sepertinya diajarkan untuk menghapal pola soal yang biasa diajukan atau muncul di ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat ketika jaman SD dulu menjawab soal seperti ini, maka saya harus mencerna maksud soalnya. Untuk contoh soal di atas maka yang ada di pikiran saya adalah, seratus dua puluh tiga ditambah BERAPA hasilnya seratus lima puluh. BERAPA itu berapa ya? Trus saya membuat analogi, jika dua ditambah berapa hasilnya lima, maka nyari berapa adalah lima dikurang dua. Hal yang sama saya aplikasikan di soal tersebut, sehingga BERAPA itu adalah seratus lima puluh dikurang seratus dua puluh tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya tinggal melakukan perhitungan pengurangan antara seratus lima puluh dikurang seratus dua puluh tiga, dan didapatkanlah nilai dua puluh tujuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin cara saya menggunakan analogi semacam itu ampuh untuk seluruh tipe soal seperti di atas, namun tidak cukup cepat untuk menjawab soal tersebut jika jumlahnya sangat banyak. Karena saat ini sudah berpengalaman, saya ingin berbagi kepada anda semua, terutama yang punya anak ataupun keponakan yang saat ini sedang duduk di sekolah dasar. Untuk memahami sharing yang akan saya berikan, maka ada beberapa persyaratan dan istilah yang harus diketahui terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh soal di atas dapat disebut sebagai sebuah persamaan. Ciri-ciri persamaan itu adalah ada tanda operasi hitung dan ada tanda sama dengan (=). Bentuk umum persamaan untuk pembahasan ini adalah sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;a + n = b&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Persamaan terdiri dari dua daerah, yaitu daerah sebelum tanda sama dengan dan daerah setelah tanda sama dengan. Daerah sebelum tanda sama dengan untuk contoh persamaan di awal tulisan ini adalah 123 + n, sedangkan daeah sesudah tanda sama dengan adalah 150. Sedangkan 123, n dan 150 adalah masing-masing komponen dari suatu persamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sebuah persamaan nilainya akan tetap sama jika persamaan tersebut ditambahkan dengan nol. Prinsip inilah yang digunakan untuk memindahkan salah satu komponen dari satu daerah ke daerah lainnya, tentunya dengan tanda yang berubah. Contohnya di dalam persamaan di awal tulisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 123 + n = 150&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;123 - 123 + n&amp;nbsp;= 150 - 123&amp;nbsp; (masing-masing daerah dikurangi 123)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 0 +&amp;nbsp; n = 27 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;n = 27 (jawaban akhir)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Cara perhitungan di atas dapat disederhanakan dengan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;123 + n = 150&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;n =&amp;nbsp;150 - 123 (memindahkan 123 dari daerah sebelum = ke daerah setelah =&amp;nbsp;dengan berubah tanda)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; n = 27 (jawaban akhir)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Di samping itu persamaan juga berlaku metoda substitusi, yaitu daerah sebelum sama dengan (=) bisa ditukar dengan daerah setelah sama dengan (=) tanpa mengubah apapun di dalamnya. Contohnya adalah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;n + 5 = 8 artinya sama dengan 8 = n + 5. Kedua daerah bisa saling bertukar tanpa harus mengubah tanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;O ya satu lagi, yang namanya berubah tanda adalah jika di daerah satu tandanya plus atau positif atau tanpa tanda, maka jika pindah daerah tandanya menjadi minus atau negatif. Jika tanda awalnya adalah minus atau negatif atau kurang, maka pindah daerah tandanya menjadi plus atau positif atau tanpa tanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika persyaratan dan istilah di atas sudah dimengerti, maka saya akan sharing ketiga langkah menyelesaikan persamaan yang pertanyaannya adalah Berapakah Nilai N?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Langkah 1&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Pastikan bahwa n bertanda positif, plus atau tanpa tanda. Jika n bertanda negatif, minus atau kurang, maka pindahkah n ke daerah lain dengan mengubah tandanya menjadi positif, plus atau tanpa tanda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Langkah 2&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Komponen angka yang berada dalam satu daerah dengan n dipindahkan ke daerah lainnya dan tandanya berubah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Langkah 3 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Selesaikan hitungan komponen yang berada di daerah yang berbeda dengan n. Hasil hitungan tersebut adalah jawaban dari nilai n yang dicari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Mohon dicerna terlebih dahulu langkah-langkah di atas karena&amp;nbsp;contoh penggunaan langkah-langkah tersebut akan dibahas pada tulisan berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-9160570321139029311?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/9160570321139029311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/berapakah-nilai-n-part-1.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/9160570321139029311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/9160570321139029311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/berapakah-nilai-n-part-1.html' title='Berapakah Nilai N? (Part 1)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2744937570296132784</id><published>2011-04-01T22:48:00.003+07:00</published><updated>2011-04-07T22:27:13.440+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (8th - Cost - End)</title><content type='html'>Setelah bercerita mengenai pengalaman liburan ke Kuala Lumpur dalam tujuh edisi, maka sampailah kita kepada edisi terakhir, yaitu rangkuman biaya perjalanan yang diceritakan panjang lebar tersebut. Untuk memulainya, marilah kita melihat satu-satu komponen biayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling awal menjadi patokan adalah harga tiket pesawat dan perjalanan menuju dan dari bandara, baik di Soekarno-Hatta, Cengkareng maupun di Low Cost Carrier Terminal, Kuala Lumpur. Tiket pesawat yang kami beli online di Air Asia, beserta add-on bagasi dan skybus adalah sekitar Rp 900 ribu per 2 orang, dengan kata lain sekitar Rp 450 ribu per orang. Airport tax bandara Soekarno-Hatta adalah Rp 150 ribu per orang. Sedangkan biaya perjalanan bolak-balik dari rumah menuju bandara Soekarno-Hatta bervariasi, mulai Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per trip. Untuk per orang rata-rata memakan biaya Rp 50 ribu. Jadi biaya total yang berhubungan dengan bandara adalah Rp 650 ribu per orang. Dengan jumlah peserta trip sembilan orang, maka biaya keseluruhan menjadi adalah Rp 5.850.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah biaya hotel. Untuk trip kali ini biaya hotel rata-rata adalah Rp 650 ribu per kamar selama tiga hari menginap. Jumlah kamar yang dipesan ada 4 kamar, sehingga menghabiskan Rp 2.600.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua biaya di atas adalah biaya rupiah yang timbul dalam trip ini. Karena biaya selanjutnya yang akan dibahas diberikan dalam mata uang ringgit. Biaya rupiah yang timbul adalah Rp 8.450.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya wajib selama di Kuala Lumpur terbagi atas biaya perjalanan dalam kota, wisata dan makan. Biaya lainnya termasuk belanja dan snack tambahan tidak akan dibahas dalam tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dalam kota dimulai dari naik taksi ke hotel semenjak sampai di KL Sentral dari bandara LCCT. Saat itu kami menggunakan tiga taksi, termasuk dengan teman ibu saya yang berjumlah 3 orang. Satu taksi ongkosnya adalah RM 15, termasuk surcharge tak resmi yang mereka berlakukan sendiri. Dengan demikian ongkos taksi di hari pertama adalah RM 45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua perjalanan dalam kota dimulai dengan trip menggunakan monorail dari stasiun dekat hotel dengan biaya RM 2,5 per orang atau RM 22,5. Kemudian melanjutkan trip dengan LRT dari stasiun Gombak menuju KLCC dengan biaya RM 2,1 per orang atau RM 19. Selanjutnya naik taksi premium dari KLCC Suriah ke hotel dengan biaya RM 19. Total perjalanan dalam kota hari kedua adalah RM 60,5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga perjalanan dimulai dengan trip monorail ke pasar seni dengan biaya RM 2,5 per orang atau RM 22,5. Selanjutnya trip naik taksi premium ke hotel dengan biaya RM 16. Lalu biaya menuju KL Sentral mengantar Ibu saya yang akan menuju ke bandara LCCT sebesar RM 20. Bagi anggota keluarga lain menuju Bukit Bintang dengan monorail dengan biaya RM 1,6 per orang atau RM 13. Saya sendiri dari KL Sentral ke Bukit Bintang menghabiskan biaya sebesar RM 2. Selanjutnya dari Bukit Bintang menuju hotel menggunakan dua taksi biasa dengan biaya per taksi RM 12 atau RM 24 untuk dua taksi. Dengan demikian total biaya perjalanan dalam kota hari ketiga sebesar RM 97,5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari keempat biaya perjalanan dalam kota hanyalah biaya taksi dari hotel ke KL Sentral yaitu RM 20 per taksi. Karena kami menggunakan dua taksi, maka biayanya menjadi RM 40.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total perjalanan dalam kota selama 4 hari 3 malam berada di Kuala Lumpur adalah RM 243.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah membahas biaya wisata selama berada di Kuala Lumpur. Satu-satunya wisata yang kami lakukan di Kuala Lumpur adalah wisata ke Genting Highland. Biaya yang kami keluarkan adalah RM 9,3 untuk dewasa dan RM 8,2 untuk anak-anak untuk perjalanan bus dari KL Sentral menuju Genting Highland (sudah termasuk biaya cable car sebesar RM 5 per orang). Karena ada 6 dewasa dan 3 anak-anak, maka perjalanan satu trip tersebut menjadi RM 80,5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan balik karena tidak menuju KL Sentral melainkan ke terminal Gombak menjadi&amp;nbsp;sedikit&amp;nbsp;lebih murah. Yaitu RM 8,4 untuk dewasa dan RM 7,6 untuk anak-anak (termasuk biaya cable car). Sehingga total perjalanan balik menuju terminal Gombak adalah RM 73.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di Genting Highland, yang menikmati permainan di sana hanyalah ketiga anak-anak dalam rombongan. Yang dewasa tidak menikmati permainan yang tersedia. Menurut kabar dari adikku yang kami percayakan memegang uang selama liburan, biaya permainan yang dinaiki anak-anak tersebut keseluruhannya berjumlah RM 100.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi total perjalanan wisata Genting Highland menjadi RM 253,5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah biaya makan. Kami makan tiga kali sehari. Biaya makan sangat variatif tergantung lokasi tempat makan yang kami datangi. Biaya makan kami berdelapan (hari ketiga sore dan hari keempat) dan juga bersembilan (hari pertama hingga hari ketiga pagi) berkisar antara RM 30 hingga RM 90. Dengan rata-rata biaya makan adalah RM 60 per sekali makan, maka selama 4 hari 3 malam, dikurangi makan pagi ketika hari pertama dan makan malam ketika hari terakhir karena berada di rumah masing-masing, maka total keseluruhan makan ada 10 kali makan. Dengan demikian biaya makan selama di Kuala Lumpur adalah RM 600.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, biaya wajib yang dikeluarkan selama berada di Kuala Lumpur termasuk perjalanan dalam kota, wisata dan makan adalah RM 1096,5 atau dibulatkan menjadi RM 1100. Dengan menggunakan kurs RM 1 = Rp 3.000, maka biaya selama berada di Kuala Lumpur menjadi Rp 3.300.000. Ditambah dengan biaya rupiah di atas, maka total biaya keseluruhan Family Trip to Kuala Lumpur adalah Rp 11.750.000 atau&lt;br /&gt;Rp 1.305.555 per orang atau jika dibulatkan menjadi Rp 1.350.000 per orang. Biaya ini lebih murah sekitar Rp 350 ribu per orang daripada biaya Family Trip to Singapore di tahun 2010 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan harga yang lebih murah, tentunya anda dapat mengurangi biaya tiket pesawat maupun hotelnya. Biasanya Air Asia maupun Tune Hotel menawarkan promosi menarik yang membuat biaya perjalanan anda semakin murah. Namun buka mata juga untuk penawaran menarik dari airline maupun hotel lainnya, bisa saja anda mendapatkan harga super murah, atau bahkan gratis...tis...tis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan murah ini mungkin tidak akan terulang dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan oleh kondisi fisik ibu saya yang tidak memungkinkan diajak liburan backpacker. Sehingga jika ada waktu untuk berlibur berikutnya, kemungkinan akan ada pembengkakan biaya perjalanan dalam kota untuk mengakomodir ibu saya yang kemungkinan membutuhkan kendaraan sewa atau taksi selama berlibur sehingga beliau tidak perlu berjalan kaki terlalu jauh untuk pindah moda transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bukan tidak mungkin liburan berikutnya kami ikut tur yang diselenggarakan oleh perusahaan tur yang memiliki best offer. Tunggu saja edisi liburan berikutnya!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2744937570296132784?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2744937570296132784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/family-trip-to-kuala-lumpur-8th-cost.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2744937570296132784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2744937570296132784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/04/family-trip-to-kuala-lumpur-8th-cost.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (8th - Cost - End)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7355615268245235486</id><published>2011-03-29T22:08:00.002+07:00</published><updated>2011-04-07T22:27:34.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (7th - Tour and Places)</title><content type='html'>Tiga hari berada di Kuala Lumpur harus mempunyai rencana mengunjungi tempat-tempat menarik. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, ada beberapa tempat yang layak dikunjungi ketika berada di Kuala Lumpur, di antaranya adalah Petronas Twin Towers, Genting Highland, Malaysia Tower, Petaling Street dan Central Market. Sayangnya kami tidak mengunjungi Malaysia Tower dan Petaling Street. Namun itu dengan alasan yang cukup kuat. Malaysia Tower biaya kunjungannya terlalu mahal, karena per orang harus membayar sekitar RM 40 untuk mengunjungi towernya saja. Sedangkan Petaling Street atau Chinatown di waktu malam tidak direkomendasikan oleh beberapa sumber yang saya dapatkan karena banyak copet beredar di tempat tersebut waktu malam hari. Padahal tempat ini bagusnya adalah ketika malam hari dimana menjadi pasar tumpah dengan jumlah manusia yang sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama menginjakkan kaki di Kuala Lumpur, kami tidak berkunjung kemana-mana, hanya sekitar tempat hotel yang kebetulan di seberang jalannya adalah sebuah mal yang bernama Maju Junction. Mal ini mirip mal kelas dua yang ada di Jakarta. Di dalamnya terdapat hypermarket Giant (Ya!! Giant yang sama yang ada di Jakarta) sehingga kami bisa membeli minuman dan makanan ringan lebih murah daripada beli di dalam hotel yang merupakan minimarket Seven-Eleven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua adalah hari petualangan kami di Kuala Lumpur. Pagi-pagi sekali, sekitar pukul 7 pagi (waktu Kuala Lumpur satu jam lebih cepat daripada Jakarta, tapi keadaan langitnya sama seperti jam di Jakarta, dimana matahari baru terbit setelah pukul 7 pagi (di Jakarta setelah pukul 6 pagi), dan tenggelam sekitar pukul 7 malam (di Jakarta sekitar pukul 6 malam). Artinya jika di sana pukul 7 pagi, artinya kami berangkat dari hotel sama dengan pergi pukul 6 pagi. Dari hotel kami berjalan kaki sekitar 300 meter menuju stasiun monorel Medan Tuanku. Di situ kami naik monorel menuju KL Sentral dimana kami akan naik bus ke Genting Highland dengan Bus Go Genting. Pukul 7 pagi monorel sudah mulai penuh sehingga kami terpaksa membiarkan lewat satu kedatangan monorel karena saking penuhnya. Tapi penuh disini tidak seperti penuhnya KRL Jabotabek yang dempet-dempetan. Perjalanan dengan kereta monorel memakan waktu sekitar 20 menit untuk sampai ke KL Sentral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di KL Sentral kami langsung menuju ke loket pembelian tiket bus Go Genting yang harganya RM 9.3 untuk dewasa dan RM 8.2 untuk anak-anak. Bus Go Genting berangkat sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Kalau pagi hari jadwal keberangkatannya setiap setengah jam mulai dari pukul 08.30. Beli tiket bus Go Genting ini kita mendapatkan nomor kursi duduk, tidak seperti Skybus dimana kita mencari tempat duduk sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke Genting Highland, tepatnya ke Lower Skytrain memakan waktu kira-kira satu jam. Dari kejauhan sudah terlihat adanya gedung bertingkat yang berdiri tepat di puncak bukit. Biasanya kalau di Puncak, Bogor, bangunan yang ada di puncak bukit adalah menara BTS seluler. Namun di Kuala Lumpur, bangunan yang ada di puncak bukit itulah yang disebut orang sebagai Genting. Jadi bisa dibayangkan berapa dinginnya Genting Highland ketika malam hari dan hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Lower Skytrain ke kereta gantung (Cable Car) membutuhkan perjalanan beberapa kali naik tangga berjalan. Hal ini disebabkan kereta gantungnya berada di lantai 3, sedangkan Bus Go Genting ngedrop penumpang di lantai 1. Ketika mau menaiki kereta gantung, kita melalui jalur antrian yang tidak ada orang yang mengantri. Hal ini karena kita datang ke Genting Highland bukan di hari weekend. Jika melihat jalur antriannya, saya yakin bahwa pada masa peak season seperti weekend atau hari libur besar, antrian menuju kereta gantung akan sangat mengular dan menunggu kesempatan menggunakannya bisa membutuhkan waktu hingga lebih dari satu jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cable Car menuju Genting frekuensinya sangat cepat. Mungkin setiap 5 detik sekali ada Cable Car yang siap ditumpangi, sehingga dengan demikian tidak aneh bahwa di jalur antrian ada keterangan berapa menit lagi mengantri untuk menaiki Cable Car karena ada kepastian jadwal. O ya, untuk naik Cable Car ini butuh biaya RM 5 per orang, tidak peduli dewasa maupun anak-anak. Perjalanan menggunakan Cable Car sangat menakjubkan. Di bawah kita bisa melihat hutan hujan tropis yang hijau terlihat sepanjang mata memandang. Rel Cable Car tersebut langsung menuju bangunan yang tadi saya sebutkan berada di puncak bukit. Jadi bisa dibayangkan sendiri kecuraman jalur Cable Car. Oleh karena itu ada seorang kenalan saya yang pernah ke Genting menyatakan bahwa dia tidak berani naik Cable Car karena berada di ketinggian yang cukup lumayan dari tanah. Padahal enak banget loh naiknya. Benar-benar first impression akan Genting Highland yang sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di tujuan, kami langsung masuk ke bangunan yang bentuknya mirip dengan Mal. Bedanya adalah bangunan ini tidak ada pendingin udaranya, karena mungkin sudah termasuk dingin udaranya. O ya, pengalaman naik Cable Car yang tidak terlupakan adalah ketika kita naik Cable Car di Lower Skytrain, ada petugas yang foto kita berada di Cable Car. Begitu sampai di atas, foto tersebut sudah tercetak dan kita dapat langsung menebusnya di tempat tujuan. Sayangnya biaya penebusan fotonya sangat mahal, mencapai RM 30, sehingga tidak ada satupun dari kami yang menebus foto tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bangunan yang mirip mal ini, kami mencari-cari tempat indoor dan outdoor parknya. Rupanya tempat kami mendarat dari kereta gantung merupakan tingkat tertinggi di bangunan tersebut, dan indoor dan outdoor park berada di basement lantai 5. Untuk menuju indoor dan outdoor park ada fasilitas lift jika ingin cepat, maupun fasilitas tangga berjalan jika ingin menikmati perjalanan di Genting area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dari awal tidak berniat ke outdoor park karena biaya unlimited ride-nya lebih mahal daripada indoor park. Lagipula saat itu outdoor parknya terasa sangat panas, karena memang sedang agak panas saat itu. Oleh karena itu kami menuju indoor park. Namun setelah sampai, indoor park tidak seperti yang kami bayangkan. Indoor park disini adalah beberapa permainan yang biasa juga dijumpai di Jakarta, bahkan di pasar malam. Tidak ada yang istimewa permainan yang ada disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada permainan yang agak menarik, yaitu Snow World dan Sky Venture, namun keduanya relatif lebih mahal (Snow World RM 25 dan Sky Venture RM 50), sehingga saya tidak minat mencobanya. Sebenarnya saya minat untuk ke Snow World, namun karena tidak ada anggota keluarga lain yang berniat kesana, jadinya saya urungkan niat saya kesana. Rencana mengunjungi Casino yang terkenal di Genting pun tidak jadi karena sudah agak lelah perjalanan dari pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya, sekitar pukul 2 siang kami mulai berniat pulang. Keponakan saya masih pada ingin bermain-main di sekitar permainan seperti layaknya time zone. Jadi tidak ada yang baru yang kami rasakan di Genting. Ketika sampai di Lower Skytrain dan menuju ke tempat pemberhentian bus, kami baru sadar bahwa Bus Go Genting yang menuju KL Sentral baru berangkat pukul 16.30, yang artinya kami harus menunggu selama dua jam lebih untuk naik bus ke tempat kami berangkat tadi pagi. Akhirnya setelah melihat jadwal bus dan mencocokan dengan peta LRT Kuala Lumpur, kami memutuskan untuk naik Bus Go Genting yang ke Terminal Putra atau Gombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Terminal Gombak, kami naik LRT ke arah KLCC. Kebetulan kami memang ada rencana mengunjungi Petronas Twin Tower sore itu. Cocoklah perjalanan kami, tidak perlu menuju KL Sentral tempat awal dimana kami berangkat. Turun dari terminal KLCC langsung berada di Mal Suriah KLCC. Mal ini terletak persis di antara dua tower kembar Petronas. Jadi ketika anda keluar mal tersebut, langsung terlihatlah kemegahan Petronas Twin Tower. Kami berfoto-foto disana, dan sepertinya memang disediakan tempat untuk foto-foto, soalnya tepat di depan twin tower disediakan taman dengan air mancur (yang baru dinyalakan ketika malam hari) yang cukup panjang. Semakin anda mendekati jalan, semakin mudah efek foto dengan Petronas Twin Tower.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama kami berada di Suriah KLCC dan Twin Tower. Setelah makan malam di Mal tersebut, kami balik ke hotel dengan menggunakan satu taksi premium jenis Kijang Innova. Biaya taksi untuk sampai ke hotel adalah RM 19 (termasuk RM 6 surcharge karena penuh dengan orang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga rencananya kami akan mencoba city tour Hop On Hop Off seperti yang kami lakukan ketika pergi ke Singapura tahun lalu. Namun karena ibu kami harus pulang ke Jakarta hari itu (kepulangan ini telah direncanakan tiga minggu sebelum keberangkatan) maka kami mengurungkan niat tersebut. Sebagai gantinya hari ketiga dimanfaatkan sebagai hari membeli oleh-oleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya kami pergi ke Central Market bersama dengan beberapa teman ibu kami menggunakan Monorail dan LRT. Kami sampai di sana pukul 9 pagi kurang. Rupanya Central Marketnya belum buka, sehingga kami manfaatkan waktu untuk sarapan dulu di restoran sekitar Central Market. Saya, ibu saya, dan teman-temannya makan di restoran India, sedangkan keluarga yang lain makan di KFC yang kebetulan berada di dekat situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sarapan, kami menuju Central Market yang baru saja buka. Terlihat bahwa kios-kios masih belum banyak yang buka. Central Market ini adalah bangunan dua lantai yang isinya adalah kios-kios yang didominasi oleh barang-barang kerajinan dan cindera mata. Di Central Market saya membeli gunting kuku yang ada nuansa Malaysianya untuk oleh-oleh ke beberapa teman di kantor. Saya beli 12 buah gunting kuku tersebut seharga RM 25. Rasanya bisa lebih murah lagi, tapi gak papa lah, toh satunya sekitar RM 2 atau Rp 6000.&amp;nbsp; Saya juga mencoba Fish Spa dengan biaya RM 5 dan diberikan waktu 10 menit untuk menikmati spa dengan dikerubutin oleh ikan-ikan kecil. Rasanya geli karena bagian kaki yang kita masukkan ke dalam kolamnya digigit oleh ikan-ikan tersebut. Kalo dilihat dari pengunjung Fish Spa ini, kebanyakan adalah turis asing (baca : bule) dan mereka sepertinya merasa aneh dan sedikit takut digigit oleh ikan-ikan tersebut. Sebagai tambahan oleh-oleh untuk keluarga di Jakarta, saya juga membeli coklat Beryl rasa Tiramisu dua bungkus. Coklat dua bungkus tersebut saya tebus dengan uang RM 28.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai belanja di Central Market, kami balik menuju Hotel dengan taksi premium lagi jenis Kijang Innova dengan biaya kali ini RM 16 sudah termasuk RM 2 surcharge. Lebih murah daripada tadi malam, padahal rasanya lebih dekat yang tadi malam, mungkin karena surchargenya kali ya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik menuju hotel bukan tanpa tujuan, namun karena ingin Jumatan. Saya bertanya kepada reception Tune Hotel mengenai tempat Sholat Jumat dan dijawab bahwa masjid melayu agak jauh harus berjalan kira-kira 300 - 400 meter. Rupanya ipar saya juga bertanya tempat sholat, namun kepada Satpam Tune Hotel yang sepertinya keturunan arab, dan dijawab bahwa ada Sholat Jumat yang diselenggarakan di Mal depan Tune Hotel. Langsung saja kami begitu bersemangat mendengarnya, dan langsung menuju Mal di seberang jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa daya, rupanya informasi yang diberikan tidak tepat. Mal memang ada Mushala, tapi tidak digunakan untuk Jumatan, melainkan untuk Sholat biasa. Akhirnya kami memutuskan untuk mengikuti orang setempat yang berjalan membawa Sajadah. Mereka terus berjalan dan berjalan, tidak terasa mungkin jarak perjalanan sudah lumayan jauh tapi tidak terlihat Masjid sama sekali. Akhirnya setelah bertanya kepada seseorang, dia menunjukkan tempat Masjid yang berada di ujung jalan. Rupanya kebanyakan orang India yang mengisi Masjid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika memasuki Masjid, kami melihat ada seseorang yang cukup tua sedang ceramah dalam bahasa India dalam posisi duduk. Jamaah yang sudah berada di Masjid itupun cukup banyak, hampir 3/4 ruangan dalam Masjid terpenuhi. Buru-buru kami mengambil tempat dan duduk khusuk (baca : duduk tenang, memejamkan mata) sambil mendengarkan sayup-sayup suara orang tersebut. Kira-kira setengah jam setelah itu, kekhusukan saya mulai terusik, dan saya melihat lagi ke depan masjid. Rupanya bapak tua tadi sudah tidak ada, dan digantikan dengan seorang yang lebih muda (sekitar 30-40 tahun) membacakan sesuatu, berdiri kira-kira dua tiga langkah sebelah dari bapak tua tadi duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamaah semakin banyak memasuki Masjid, bahkan ada yang duduknya tidak pada shaf yang seharusnya. Saya sudah terlanjur khusuk tadi, sehingga tidak dapat melakukan khusuk kembali. Akhirnya saya terpaksa mendengarkan orang tersebut membacakan sesuatu dalam bahasa India. Tidak lama setelah itu, dia membaca salam dan kemudian terdengar orang mengumandangkan adzan. Tadinya saya kira itu tanda Iqamah, tapi saya sadar bahwa itu baru adzan karena setelah itu muncul khatib yang sesungguhnya berdiri di atas mimbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bapak tua dan orang yang membaca tersebut tidak berdiri di atas mimbar, hanya di sebelah kanannya mimbar. Rupanya yang tadi kami lihat pertama kali ketika masuk ke Masjida adalah pengajian oleh si bapak tua, kemudian pengumuman dari orang muda tersebut, dan dilanjutkan oleh khotbah dari si Khatib di atas mimbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati saya bergumam, "Tau gitu dari tadi cari makan dulu." karena kan lumayan ada waktu 1/2 jam sebelum adzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai jumatan kami buru-buru kembali ke hotel karena ibu kami sudah harus berangkat ke bandara untuk mengejar pesawat sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu kami berangkat dari hotel naik taksi premium yang disediakan hotel. Biayanya dari hotel menuju KL Sentral adalah RM 20 flat, bayar di muka. Dari KL Sentral ibu saya sudah memiliki tiket Skybus yang dibeli ketika booking tiket online saat itu. Saya ditugaskan untuk menemani ibu saya, sedangkan yang lain langsung menuju Bukit Bintang untuk belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ibu saya sudah saya pastikan berangkat dengan Skybus, saya langsung menuju ke tempat keluarga yang lain di Bukit Bintang. Kami masuk ke salah satu mal yang sepertinya cukup tua, yaitu Sungei Wang Plaza. Di situ beberapa keluarga membeli pernak-pernik dari Vinci, merek asli Malaysia yang populer di Indonesia, dan saya membeli oleh-oleh untuk istri yaitu 9 bungkus biskuit Iko, 4 bungkus teh tarik Aik Cheong dan 2 bungkung teh tarik Ali Tea di Giant Hypermall di basement plaza tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari plaza tersebut kami naik taksi biasa namun kami mendapatkan pengalaman yang menyenangkan karena supir taksinya mau menggunakan argo. Saat itu jalanan di Kuala Lumpur sudah mulai macet karena sudah lewat pukul lima sore. Perjalanan kami, kata supir taksinya, seharusnya memakan waktu hanya 5 menit, tapi kami lalui kira-kira 45 menit. Kemacetan yang kami alami di sana tidak separah di Jakarta. Perbandingannya, di sana jalan 3 lajur,&amp;nbsp; maka mobil antri di 3 lajur tersebut. Jika di Jakarta, 3 lajur, maka kalau macet bisa menjadi 4 atau 5 lajur yang semakin menambah keruwetan lalu lintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di hotel kami sudah cukup lelah sehingga langsung beres-beres untuk pulang ke Jakarta esok hari dan hanya keluar hotel untuk makan malam di tempat yang tidak jauh dari hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya, kami masih menyempatkan belanja sedikit untuk menghabiskan persediaan uang ringgit yang ada di kami. Kami pergi ke Sogo Department Store kira-kira 500 meter jalan kaki dari hotel dan keluarga saya sempat menghabiskan uang ringgit yang besar (RM 100 dan RM 50) dari kantongnya. Sehingga yang bersisa hanyalah beberapa puluh ringgit untuk kepentingan makan siang dan beli-beli sesuatu di dalam bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan kami cukup senang berada di Malaysia, walaupun kalau mau jujur kelebihan Malaysia hanyalah infrastruktur yang mendukung industri pariwisatanya. Tempat wisatanya pun tidaklah terlalu indah, malah kalau dibandingkan dengan negara tercinta Indonesia, tempat wisata Malaysia bukanlah apa-apa. Saya yakin jika pemerintah kita serius membangun infrastruktur yang mendukung industri pariwisata, maka Indonesia akan benar-benar menjadi surga bagi para turis. Semoga saja!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7355615268245235486?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7355615268245235486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/03/family-trip-to-kuala-lumpur-7th-tour.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7355615268245235486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7355615268245235486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/03/family-trip-to-kuala-lumpur-7th-tour.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (7th - Tour and Places)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-4064000591282045632</id><published>2011-02-23T21:26:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:29:01.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (6th - Food)</title><content type='html'>Liburan kali ini bukan merupakan wisata kuliner, sehingga makanan yang kami makan adalah semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pangan, dengan tentunya ada sarapan, makan siang dan makan malam. Jangan diharapkan ada tempat makan yang menjadi incaran kami, karena kami makan semata-mata karena sudah waktunya jam makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali kami menjajal makanan di kota Kuala Lumpur adalah di restoran sebelah Tune Hotel. Restoran tersebut dimiliki oleh warga Malaysia keturunan India dan makanannya ada unsur bumbu Indianya. Saat itu kami sudah cukup lapar karena baru makan siang sekitar pukul 3 sore. Makanannya biasa saja, malah beberapa anggota keluarga merasakan sedikit aneh karena tidak terbiasa dengan bumbu khas India. Namun teh tarik di tempat ini rupanya menjadi teh tarik yang terenak selama saya menjajal teh tarik di Kuala Lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, kami makan di Maju Junction, yaitu sebuah mal tepat di depan Tune Hotel. Kami makan di restoran Indonesia, Ayam Penyet. Restoran ini pun tidak mencerminkan rasa masakan Indonesia, namun masih lebih baik daripada makanan berbumbu India yang rasanya sangat khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok paginya kami langsung pergi menggunakan Monorail sebelum sarapan. Hal itu karena kami harus langsung pergi ke KL Sentral mengejar bus Go Genting yang akan mengantarkan kami ke Genting Highland. Jadilah kami makan di restoran dekat stasiun Monorail KL Sentral. Lagi-lagi makanan India. Rupanya di Kuala Lumpur lebih mudah mencari restoran yang pemiliknya keturunan India daripada yang keturunan Melayu. Pasar dan kaki lima lebih banyak warga keturunan India yang terlihat. Namun jika masuk ke tempat yang terlihat lebih nyaman, seperti Central Market, maka akan lebih banyak dijumpai warga keturunan Melayu yang menjaga tokonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya konsistensi kami mencoba makanan lokal pupus sudah. Sejak siang hari tanggal 10 Februari 2011, tidak pernah lagi kami makan makanan India. Mulailah kebiasaan lama dengan mengkonsumsi fast food yang terutama dijadikan alasan untuk makannya anak-anak. KFC, McD dan Burger King menjadi santapan pilihan kami. Tentunya ketika bersantap di ketiga restoran tersebut, saya kesulitan mencari makanan karena tidak ada satupun yang vegetarian, bahkan ikan pun tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya tempat makan yang paling berkesan bagi kami adalah restoran bernuansa Indonesia. Kabarnya pemiliknya memang orang Malaysia, namun pegawainya kebanyakan berasal dari Indonesia. Di situ tersedia berbagai macam makanan Indonesia, dari Nasi Goreng, Mie Ayam bahkan makanan khas Indonesia yang saya lupa namanya yang disantap oleh ipar saya. Harga yang ditawarkan pun cukup murah. Rata-rata kami bersembilan makan menghabiskan di atas RM 40. Namun di tempat itu, dengan delapan orang makan (Ibu saya meninggalkan Kuala Lumpur satu hari lebih cepat dari rencana karena ada acara di Jakarta pada hari kepulangan kami), kami hanya menghabiskan biaya sebesar RM 29. Kenyang udah pasti dan murah pula! Benar-benar khas Indonesia. Rasanya? Memang tidak luar biasa, tapi masih lebih baik daripada bumbu khas India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya di hari terakhir kami di sana, diakhiri dengan sarapan KFC dan makan siang Merry Brown. Keduanya adalah fast food yang digemari oleh anak-anak. Memang jika liburan dengan waktu yang tidak lama, ada hal-hal yang terpaksa dikorbankan. O ya, kami sempat pula menjajal makanan di food court Suriah KLCC....tentunya rasanya pun standar, tidak istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena tidak pernah mencari-cari informasi mengenai tempat makan yang enak, sehingga kami pun tidak merasakan masakan yang istimewa selama berada di Kuala Lumpur. Jadi, silakan cari informasi kuliner mengenai Kuala Lumpur jika anda ingin merasakan nikmatnya masakan orang Malaysia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-4064000591282045632?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/4064000591282045632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-6th-food.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4064000591282045632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4064000591282045632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-6th-food.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (6th - Food)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8027192159503466546</id><published>2011-02-22T21:04:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:28:01.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (5th - City Transportation)</title><content type='html'>Informasi yang didapatkan dari internet, buku dan teman yang pernah ke Kuala Lumpur menyebutkan bahwa di Kuala Lumpur ada sistem MRT yang belum terintegrasi karena masing-masing jalur dimiliki oleh perusahaan yang berbeda, lalu ada juga bus dalam kota yang bentuknya mirip seperti busway (agak nyaman) walaupun ada juga yang seperti bus PPD, dan taksi yang kurang baik layanannya karena kemungkinan besar supir taksi di Kuala Lumpur tidak mau menggunakan sistem argo dan lebih memilih sistem borongan seperti yang terjadi di Jakarta 10-20 tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak kontras memang informasi yang kita dapatkan tentang taksi dengan kondisi transportasi publik yang sudah beberapa langkah dari kota tercinta Jakarta ini. Jadi saya lebih berhati-hati dalam merencanakan trip ini, karena mau tak mau kita pasti akan menggunakan jasa taksi bagaimanapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, mari kita mulai dari MRT. Di Kuala Lumpur ada lima jalur MRT (mereka menyebutkan 4 jalur LRT dan 1 jalur Monorail) yang tidak terintegrasi satu sama lain. Memang ada beberapa stasiun tempat berpindah, namun untuk berpindah kita harus keluar stasiunnya terlebih dahulu, berjalan beberapa ratus meter, baru masuk ke stasiun lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem tiket yang digunakan untuk MRT sebenarnya ada juga sistem touch n go, namun harga tiket touch n go yang tergolong cukup mahal atau sekitar RM 20 per orang menyebabkan kami tidak membeli tiket touch n go. Lebih baik kami membeli tiket secara manual setiap kali mendatangi stasiun MRT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membayar di loket untuk membeli tiket, masing-masing orang diberikan satu kartu elektronik, mirip kartu telepon jaman dahulu untuk digunakan sebagai pembuka gerbang (mirip seperti tiket busway koridor 1), namun kita harus menyimpan tiket tersebut hingga stasiun tujuan yang digunakan untuk membuka gerbang keluar. Ketika tiket dimasukkan ke gerbang masuk, maka tiket akan keluar lagi untuk kita ambil dan kita memasuki gerbang stasiun. Ketika di gerbang keluar, maka tiket akan termakan oleh mesin, hanya pintu keluarnya terbuka. Sistem ini mirip seperti MRT di Singapore. Tentunya tidak terlalu aneh jika pernah jalan-jalan menggunakan MRT di Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai peron, kita mendapatkan informasi berapa lama lagi kereta sampai. Ada layar monitor, sekitar 32-an inchi yang terdapat di masing-masing peron, yang menyebutkan berapa menit lagi kereta akan datang ke stasiun tersebut. Jika kita naik MRT ketika jam sibuk, katakanlah jam 8 pagi atau jam 5 sore, maka MRT tersebut sangat penuh. Namun karena ada kejelasan kedatangan, tidak ada satupun kereta yang saya lihat jumlah penumpangnya melebihi batas seperti kepada kereta KRL Jabodetabek ketika jam sibuk. Jadi layanan MRT di Kuala Lumpur menurut saya sangat baik, walaupun memang belum terintegrasi secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun MRT tidak terintegrasi, namun perpindahan antar jalur di stasiun transit sudah dilengkapi jalur pejalan kaki yang kebanyakan sudah diberikan atap sehingga pengguna MRT yang berpindah jalur tidak kepanasan dan kehujanan. Bahkan tidak perlu bersinggungan dengan pengguna kendaraan bermotor karena banyak disediakan jembatan penyebrangan yang dilengkapi dengan tangga eskalator (walaupun tidak semua eskalator berfungsi saat itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan menggunakan MRT adalah pada orang tua dan anak-anak. Ibu saya cukup kerepotan jika kita pindah-pindah jalur MRT karena harus berjalan ratusan meter per pindah stasiun. Demikian pula anak-anak yang kecapekan jika harus berjalan segitu jauh. Oleh karena itu MRT tidak terlalu direkomendasikan jika mengajak kedua kategori tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan berikutnya adalah taksi. Taksi di Kuala Lumpur jauh lebih buruk kualitasnya daripada taksi di Jakarta. Kalau di Jakarta kebanyakan taksi adalah mobil sedan jenis Toyota Vios (atau di Taksi namanya Toyota Limo), di sana taksinya adalah mobil proton saga yang kondisinya jauh di bawah Limo. Ada juga taksi premium di Kuala Lumpur dengan warna taksi adalah biru muda. Taksi premium ini berbeda dengan di Indonesia yang berupa sedan mewah, taksi disini berupa MPV standard sekelas Toyota Innova, Nissan Serena dan Kia Carnival. taksi premium mampu mengangkut hingga 8 penumpang sesuai kapasitas mobil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarif argo untuk taksi biasa berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari website adalah RM 3 untuk buka pintu dan 1 km pertama, RM 1 untuk 1 km selanjutnya, kadang ada surcharge atau tambahan untuk penumpang ketiga, keempat bahkan bagasi RM 1 per penumpang/ bagasi. Memang aneh pake surcharge segala, tapi itu aturan yang berlaku di sana. Taksi umum ini biasanya suka tidak mau pakai argo, sehingga mereka sering menawarkan harga borongan. Harga borongan biasanya berkisar antara RM 10 - 20. Jadi jika ingin menawar, silakan kira-kira berapa jauh perjalanan anda, ditambah dengan kemacetan yang mungkin terjadi, jadi anda tidak tertipu membayar mahal padahal jaraknya kurang dari 1 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk taksi premium tarif buka pintu dan 1 km pertama adalah RM 6. Untuk tiap km berikutnya adalah RM 2. Namun adapula surcharge jumlah penumpang. Di atas 3 orang penumpang, ada surcharge sebesar RM 1 per penumpang. Bagasi rasanya tidak ada surcharge karena kami tidak pernah pakai taksi premium argo yang berbagasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi kami yang bepergian sebanyak 9 orang, maka kami lebih baik memilih satu taksi premium daripada dua taksi biasa. Taksi premium yang pernah kami tumpangi adalah dari Suriah KLCC ke Tune Hotel dengan tarif total RM 19, termasuk surcharge RM 6 karena jumlah kami yang banyak. Selain itu pernah juga dari Central Market ke Tune Hotel dengan tarif total RM 16 termasuk surcharge RM 4 karena ibu saya tidak ikutan saat itu. Ada juga kami menggunakan taksi premium ketika balik dari hotel ke KL Sentral dengan biaya RM 20 per taksi, termasuk bagasi. RM 20 ini adalah biaya menggunakan taksi yang disediakan oleh Tune Hotel, jadi tidak pakai sistem argo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taksi umum pun pernah kami gunakan ketika pulang dari Bukit Bintang ke Tune Hotel. Saat itu biaya per taksi (dengan menggunakan 2 taksi karena belanjaan kami yang banyak) adalah RM 12, termasuk mengalami kemacetan selama perjalanan (kami jalan di jam sibuk, yaitu jam 6 sore). Namun kesan pertama menggunakan taksi umum sungguh kurang menyenangkan, yaitu ketika kita sampai pertama kali ke KL Sentral dengan Skybus. Taksi di KL Sentral tersebut menggunakan kupon yang dibayarkan ke loket di dekat tempat ngetem taksi. Di loket itu jelas-jelas terpampang pengumuman untuk tidak memberlakukan surcharge terhadap bagasi. Namun ketika kami ingin naik dan menaro koper kami di bagasi mobil, supir tersebut meminta tambahan RM 2 - RM 5 untuk bagasi. Saya tanyakan lagi ke loket tempat membeli tiket taksi, dan kata petugasnya memang diperbolehkan surcharge bagasi tapi hanya RM 2. Rupanya aturan hanyalah aturan, mirip seperti di Jakarta :(.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi berikutnya adalah bus. Bus yang beredar di Kuala Lumpur kebanyakan mirip dengan busway yang ada di Jakarta. Ber-AC, berhenti di halte ketika menaikkan dan menurunkan penumpang, dan ada jalur bus khusus, walaupun tidak eksklusif. Sistem pembayaran bus jenis ini mirip dengan di Singapore yang membayar langsung ke pak supir dan juga bisa touch n go (khusus bus Rapid). Namun saya juga melihat beberapa bus mirip patas atau PPD yang ada di Jakarta. Sistem pembayarannya pun menggunakan kenek, mirip sekali dengan yang ada di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayangnya tidak sekalipun kami menggunakan bus sebagai transportasi dalam kota, kecuali ketika menggunakan Skybus ataupun bus Go Genting. Masalahnya satu, tidak cukup informasi yang bisa didapat jika menggunakan bus. Tanya ke beberapa orang di Malaysia, tidak ada yang tahu rute bus karena mereka lebih senang menggunakan MRT, yang disebutnya lebih cepat dan juga lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pengalaman kami menggunakan transportasi umum selama di Kuala Lumpur. Jalur MRT yang pernah kami gunakan cuma dua, yaitu monorail (karena dekat dengan hotel) dan putra jaya line karena ingin menuju KLCC dari Genting. Transportasi di Kuala Lumpur dengan sifat orangnya yang tidak terlalu jauh daripada Jakarta saya akui jauh lebih baik daripada di Jakarta. Kapan ya Jakarta mengikuti jejak Kuala Lumpur dalam hal transportasi publik?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8027192159503466546?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8027192159503466546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-5th-city.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8027192159503466546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8027192159503466546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-5th-city.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (5th - City Transportation)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7591503667061071937</id><published>2011-02-22T20:13:00.002+07:00</published><updated>2011-04-07T22:28:39.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (4th - Hotel)</title><content type='html'>Untuk trip ini, kami sengaja memesan hotel jauh-jauh hari untuk lebih mendapatkan harga hotel yang cukup murah. Pada awalnya kami beranggapan bahwa Rp 300 ribu per malam adalah wajar di kota metropolitan seperti Kuala Lumpur, karena di Jakarta saja akan sulit mendapatkan hotel yang cukup nyaman dengan harga seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mulailah kami mencari hotel untuk menginap di Kuala Lumpur. Kami mencari dari mulai website, buku hingga rekomendasi dari teman. Akhirnya pilihan jatuh kepada Tune Hotel Downtown Kuala Lumpur. Kenapa kami ambil disana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kami, atau saya yang merekomendasikan keluarga untuk menginap disana karena lima hal yang ditawarkan oleh hotel ini, yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. 5-star Bed&lt;br /&gt;2. Power Showers&lt;br /&gt;3. Central &amp;amp; Convenient Locations&lt;br /&gt;4. Clean Environment&lt;br /&gt;5. 24-hour Security&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sepanjang kami browsing hotel-hotel lain melalui website, ada beberapa hotel yang menawarkan harga lebih murah, bahkan mungkin lebih ke pusat kota. Tapi karena dari testimoni orang-orang yang pernah menginap disana di hotel tersebut, rata-rata kurang di kebersihan atau keempukan kasurnya. Sedangkan di Tune Hotel menonjolkan hal tersebut. Satu-satunya keburukan Tune Hotel dari testimoni orang-orang adalah tempatnya yang sempit. Namun setelah lihat video beberapa orang di Youtube, saya menyimpulkan bahwa kamarnya memang sempit, tapi tidak sesempit yang dikira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kelima hal di atas menjadi pertimbangan kami untuk memilih Tune Hotel. Kami memesan Tune Hotel kira-kira 3-4 bulan sebelum kedatangan, dengan biaya rata-rata per kamar RM 220 (Rp 660 ribu) untuk tiga malam, sudah termasuk pemakaian akumulasi AC selama 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang agak aneh membayar pemakaian AC di hotel tempat kita menginap, tapi itulah yang menyebabkan harga kamar di Tune Hotel bisa lebih murah, karena jika kita menginginkan layanan lebih, tentunya kita harus membayar lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 9 Februari 2011 pukul 3 sore kita sampai di Tune Hotel dan langsung Check-in. Setiap kamar mendapatkan satu access card walaupun kamar tersebut ditempati dua orang. Access card ini mirip seperti hotel berbintang empat atau lima, dan selain digunakan untuk membuka pintu, juga digunakan untuk menyalakan listrik di dalam kamar. Secara default, setiap kamar dilengkapi dengan kipas angin tepat di atas tempat tidur, dengan kecepatan kipas angin yang sangat tinggi. Jadi dijamin tidak panas walaupun tidak pakai AC, namun mungkin masuk angin :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengakui bahwa di Tune Hotel kita memang merasakan sekali lima keunggulan yang ditawarkan. Tapi memang hanya kelima hal tersebut. Karena tidak ada lagi keunggulan selain kelima hal di atas. Kamar hotel sangat tidak kedap sehingga obrolan orang di lorong hotel dapat terdengar jelas, bahkan yang langsung berhadapan dengan jendela luar dapat mendengar jelas hiruk pikuk mobil yang seliweran. Ingat loh, hotel ini berada di tengah kota, bahkan kalau malam hari sepertinya suka ada kebut-kebutan di daerah tersebut. Jadi, jika anda belum bisa tidur nyenyak hingga pukul 12 malam, maka anda akan kesulitan tidur karena suara mobil sangat mengganggu setelah jam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai staff hotel saya rasa biasa saja. Mereka hanya stand by di reception dan sifatnya pasif. Jika kita tidak bertanya, maka mereka tidak akan mengeluarkan satu patah kata pun kepada kita. Mereka cukup informatif namun saya rasa tidak terlalu mengetahui mengenai kotanya. Aneh juga, dua kali kami ke kota besar di luar negeri, namun orang setempat tidak mengetahui seluk beluk mengenai kotanya. Bahkan ketika saya sempat bertanya mengenai lokasi Masjid untuk Shalat Jumat, staff tersebut menjawab dengan menggunakan peta kota yang tersedia secara gratis di hotel. Memang aneh, tapi secara overall, staff biasa saja, karena mereka bukan termasuk lima hal yang diunggulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet di hotel ini sebenarnya juga disediakan menggunakan wifi ke kamar-kamar namun ada biaya sebesar RM 12 per hari. Untuk internet gratis disediakan di lantai bawah, namun jumlahnya hanya 3 komputer dan lumayan cepat walaupun tidak secepat di Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All and all, kami cukup puas di Tune Hotel karena mereka benar-benar membuktikan janjinya terhadap lima keunggulan yang ditawarkan. Di samping itu harganya yang cukup murah, sekitar Rp 200 ribuan per malam dan juga lokasinya yang dekat dengan stasiun monorel dan lrt dengan jarak hanya sekitar 300 meter dari hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kembali lagi ke Kuala Lumpur dengan backpackeran, tentunya saya akan kembali lagi ke hotel ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7591503667061071937?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7591503667061071937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-4th-hotel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7591503667061071937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7591503667061071937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-4th-hotel.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (4th - Hotel)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-3802052227672246275</id><published>2011-02-14T20:33:00.005+07:00</published><updated>2011-04-07T22:30:11.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (3rd - Airport)</title><content type='html'>Tanggal 9 Februari 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-H keberangkatan ke Kuala Lumpur. Hari ini  jelas cuti karena keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta adalah  pukul 08.30. Dari jam 5 pagi sudah berangkat dari rumah diantar oleh  mertua dan istri ke Blok-M karena mau naik DAMRI ke bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di  Blok-M pukul 5 lewat 20 menit, dan hanya menunggu sebentar langsung saja bus DAMRI-nya berangkat menuju bandara. Pukul 1/2 tujuh kurang sedikit sudah sampai di terminal 2D bandara Soekarno-Hatta.  Adik saya sudah sampai duluan namun menunggu saya yang memang sudah berada di jalan saat dia sudah hampir sampai bandara. Keluarga yang lain belum sampai karena terjebak macet di tol Cibubur karena baru berangkat pukul 1/2 6 pagi dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya sedikit kesal dengan kelakuan keluarga saya yang lain tersebut karena mereka tidak print tiket dan datangnya terlambat. Pengalaman ini persis seperti trip sebelumnya dan rupanya mereka tidak belajar dari peristiwa tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 08.00 kita sudah melewati imigrasi menuju ruang boarding. Pukul 08.30 tepat pesawat take off menuju Kuala Lumpur. Airasia memang dikenal tepat waktu. Namun kali ini kami tidak mendapatkan snack dan minum gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 11 lewat 10 menit waktu Kuala Lumpur, pesawat mendarat sempurna di Bandara Low Cost Carrier Terminal (LCCT), Kuala Lumpur. Kami sampai di tujuan kira-kira 20 menit lebih awal dari waktu yang seharusnya. Kesan pertama mengenai bandara LCCT adalah kesederhanaan. Mirip seperti bandara-bandara lain di daerah-daerah. Kami dipaksa jalan kaki sejauh 300 meter kira-kira untuk mencapai imigrasi bandara, dan mengantri sekitar 15 menitan. Tidak terasa ada fasilitas pendingin seperti AC ketika mengantri imigrasi. Bahkan Ibu saya yang pernah ke Malaysia beberapa tahun lalu bilang, "Kok bandaranya beda ya ama yang dulu?" Langsung aja saya menimpali, "Mungkin dulu Mama di KLIA (Kuala Lumpur International Airport), ini kan LCCT, beda Ma!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melewati imigrasi, barulah kami masuk ke ruangan yang memiliki pendingin. Disitu kami mengambil bagasi yang sudah teronggok di sekitar belt bagasi. O ya, di LCCT ini toiletnya tidak istimewa tapi cukup bersih. Ada beberapa WC jongkok tersedia disini. WC duduknya pun punya air cebokan yang cukup baik, saya tidak pernah melihat WC semacam itu sebelumnya sepanjang hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ambil bagasi, maka kami langsung menuju tempat skybus. Skybus adalah layanan bus ke bandara mirip bus DAMRI di Indonesia yang diselenggarakan oleh airasia. Makanya tidak heran tiket skybus ini bisa dibeli online berbarengan dengan membeli tiket airasia. Untuk menuju tempat "ngetem"nya skybus (tidak seperti DAMRI yang menunggu penuh penumpang untuk berangkat, skybus berangkat berdasarkan skedul yang sudah ditentukan), kami harus berjalan lagi sekitar 300 meter dari tempat keluar bandara. Petugas skybus yang kami lihat berasal dari ras India yang mencakup pengangkut bagasi, pengecek tiket dan supir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keberangkatan kita cukup menaruh bagasi kita di luar bus, dan kita langsung masuk bus saja. Bagasi kita akan dimasukkan ke dalam bus oleh petugas skybus yang standby. Namun jangan harap hal yang sama berlaku ketika sampai, bagasi harus kita ambil sendiri dari tempat bagasi bus. Jadi siap-siap saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu diperhatikan mengenai skybus ketika membeli online adalah print out halaman kedua dari tiket airasia yang menunjukkan detail pembayaran yang kita lakukan. Tanpa adanya print out halaman kedua tersebut maka kita disuruh membayar di tempat sebesar RM 9 (yang memang harganya, namun kalau membeli online cuma perlu membayar RM 15,5 bolak-balik). Adik saya lupa print out halaman keduanya sehingga harus membayar RM 9 per kepala rombongannya. Jadi persiapkan sejak dari rumah ya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menggunakan skybus ke KL Sentral (terminal terbesar di Kuala Lumpur, gabungan terminal bus, monorail, subway, kereta) kira-kira membutuhkan waktu 45 menit. Kami diturunkan di tempat pemberhentian bus yang tempatnya tertutup di bagian atasnya. Dari situ kami naik taksi ke Tune Hotel dengan menggunakan kupon taksi sebesar RM 13 per taksi. Karena kami saat itu bersembilan ditambah dua orang teman Ibu saya, maka kami membutuhkan tiga taksi untuk ke hotel. Memang dasar taksi di Kuala Lumpur tidak bagus layanannya, supir taksi itu masih meminta RM 2 - 5 lagi ketika menurunkan kami di hotel dengan alasan surcharge bagasi. Emang aneh. Di bagian lain akan saya ceritakan pengalaman kami menggunakan taksi selama di Kuala Lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya menjelang pukul tiga sore kami sampai dan check-in di Tune Hotel Downtown Kuala Lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Februari 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari  terakhir di Kuala Lumpur, malam ini sudah berada di Jakarta kembali. Check  out dari hotel pukul 10 paling telat dan baru berangkat dari LCCT  pukul 17.25. Ngapain aja ya 7 jam? Inilah ceritanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita check  out pada pukul 09.00 dan menitipkan bagasi ke hotel dengan biaya RM 2 per bagasi. Kami mencari sarapan dan meneruskan belanja sebelum akhirnya pukul 12 lewat kami naik taksi premium dengan membayar RM 20 per taksi. Kenapa bisa hanya dua taksi? Karena taksi premium di Kuala Lumpur beberapa ada berbentuk MPV. Taksi yang kami gunakan untuk pulang menuju KL Sentral ini bentuknya adalah Toyota Innova atau kalau di Indonesia dikenal dengan brand "Kijang". Satu hari sebelumnya, Ibu saya sudah pulang duluan karena ada acara yang tidak dapat beliau tinggalkan di hari berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kami cuma ke KL Sentral? Masih ingat Skybus? Ya, kami sudah membeli online dan kali ini adik saya sudah print out halaman kedua dari semacam warnet yang ada di mal dekat tune hotel. Jadi perjalanan ke bandara LCCT untuk pulangnya pun kami menggunakan skybus. Kalau kami menggunakan taksi untuk perjalanan ke bandara, maka kami kemungkinan harus menghabiskan lebih dari RM 100 per taksi. Padahal untuk naik skybus sudah termasuk dalam tiket pembelian airasia kami, jadi kami tidak perlu keluar uang lagi karena sudah dibayar sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 3 kurang sedikit kami berhasil sampai di LCCT. Kebetulan belum makan siang, sehingga kami menyempatkan makan siang dulu di MarryBrown dekat pintu masuk terminal keberangkatan internasional. Sehabis makan kami check-in, melewati imigrasi dan menunggu panggilan boarding. Yang uniknya, selama perjalanan pulang bagasi yang kami bawa tidak pernah melewati pemeriksaan X-Ray. Tak tahu apakah kami yang melewati salah satu prosedur pemeriksaan, tapi memang tidak ada cek X-Ray untuk bagasi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 17.25 kami boarding dan naik pesawat yang lagi-lagi tepat waktu. Pukul 18.15 kami sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Ada kejadian menarik ketika ingin mengambil bagasi. Di keterangan belt bagasi, bagasi yang dari Airasia Kuala Lumpur ada di belt nomor 2, sama dengan belt bagasi penerbangan Singapore Airline dari Singapore. Namun beberapa saat kemudian, belt berubah menjadi nomor 3. Betul-betul impresi yang kurang baik bagi turis yang pertama kali datang ke Jakarta. Satu lagi, dalam perjalan pulang ke rumah saya naik DAMRI dan menunggu di tempat "ngetem" DAMRI di terminal 2F. Saya memilih naik bus jurusan Slipi/Lebak Bulus karena untuk melanjutkan naik taksi ke rumah lebih dekat. Hebatnya bus DAMRI, ketika sampai di terminal 2F masih kosong, sehingga saya bebas memilih tempat duduk. Kemudian bus berputar ke terminal 1 untuk mengambil lebih banyak penumpang. Rupanya setelah terminal 1C penumpang bus belum juga penuh, sehingga ia kembali ke terminal 2F. Sungguh aneh.....kenapa bus semacam DAMRI mirip kaya angkutan umum lain yang berangkat ketika penumpang penuh? Apakah DAMRI tidak memiliki jadwal keberangkatan yang harus dipatuhi? Bandingkan dengan skybus.....silakan saja menilai sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke Jakarta aku kan kembali......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-3802052227672246275?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/3802052227672246275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-3rd-airport.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3802052227672246275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3802052227672246275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-3rd-airport.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (3rd - Airport)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-5756881012570673459</id><published>2011-02-14T19:39:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:30:53.295+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (2nd - Preparation)</title><content type='html'>Persiapan yang baik adalah awal dari suksesnya perjalanan. Kami punya waktu kira-kira enam bulan untuk mempersiapkan perjalanan ini. Dan inilah yang kami persiapkan untuk perjalanan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang dipersiapkan  adalah paspor. Saya dan istri sudah habis masa berlakunya ketika Februari 2011. Saya berhasil mendapatkan paspor sejak Desember 2010 dengan susah payah dan pernah saya ceritakan di posting saya sebelumnya. Namun istri saya tidak berhasil mendapatkan paspor sampai tanggal 9 Februari 2011 sehingga dia terpaksa tidak ikut trip ke Kuala Lumpur kali ini. Kami sudah berkomitmen, bahwa jika memang tidak berhasil memperpanjang paspor, maka konsekuensinya adalah ditinggal, dan itu menjadi kenyataan. Keluarga yang lain tidak perlu kesulitan membuat paspor karena rata-rata di awal 2010 mereka semua sudah memperpanjang dan membuat paspornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua  adalah Uang Kas. Uang memang bukan segalanya, tapi tetap yang paling  utama!! Empat hari tiga malam berada di Kuala Lumpur tentunya kita harus menyiapkan  uang yang cukup besar, apalagi jika berniat ingin belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah Jadwal Acara. Seperti trip sebelumya, kali ini pun saya dan istri yang membuat rencana perjalanannya. Namun belajar dari pengalaman trip sebelumnya, kali ini acara kami ajukan dua bulan sebelum keberangkatan, sehingga uang kas yang akan digunakan dapat diprediksikan. Seperti biasa, kami banyak mengumpulkan  data, seperti dari Internet, buku dan pengalaman teman-teman yang sudah pernah ke Kuala Lumpur. Dari dua bulan sebelumnya sudah terlihat budget per orang untuk trip ini, yaitu sekitar RM 245 untuk dewasa dan RM 180 untuk anak-anak. Selanjutnya budget tersebut dikoreksi menjadi RM 252 untuk dewasa dan RM 180 untuk anak-anak karena istri saya tidak jadi ikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat adalah Printilan. Maksud printilan  disini adalah hal-hal yang juga penting tapi tidak terlalu esensial.  Contohnya adalah print tiket airasia dan tune hotel. Memang kesannya sepele tapi cukup signifikan menghemat pengeluaran dan mempermudah urusan. Dan juga mempersiapkan tas yang agak besar untuk bawa oleh-oleh lebih banyak untuk belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung tinggal tunggu Hari-H, trus cek dan ricek lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-5756881012570673459?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/5756881012570673459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-2nd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5756881012570673459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5756881012570673459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-2nd.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (2nd - Preparation)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7113166032100724285</id><published>2011-02-14T19:27:00.000+07:00</published><updated>2011-02-14T19:27:57.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Kuala Lumpur (1st - Booking Tickets &amp; Hotel)</title><content type='html'>Tidak seperti family trip ke Singapore tahun lalu yang mendapatkan nol rupiah, kali ini kami hanya mendapatkan harga tiket murah Jakarta - Kuala Lumpur. Kali ini membeli tiket menggunakan account adik saya, dan ibu saya yang membayar keseluruhan tiket karena kebetulan baru dapat uang saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total tiket yang kami dapatkan bolak-balik dalah Rp 470 ribu per orang. Harga tersebut termasuk airport tax untuk di kuala lumpur (bandara LCCT, bukan KLIA), bagasi 15 kg dan skybus (akan dijelaskan nanti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk trip kali ini, kami membooking hotel jauh-jauh hari dengan tarif rata-rata Rp 650 ribu per kamar untuk tiga hari menginap dengan kapasitas 2 orang. Harga tersebut sudah termasuk pemakaian AC secara kumulatif 24 jam. Harga belum termasuk makan pagi, karena kami tidak mau membayar lebih untuk makanan yang bisa kami cari sendiri di luar hotel. Dengan rencana sepuluh orang yang terdiri dari tujuh dewasa dan tiga anak, maka kami memesan 4 kamar. Hotel yang kami pilih adalah Tune Hotel Downtown Kuala Lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiket dan hotel telah dibooking dan dibayar, maka tinggal menunggu waktu liburan dan mempersiapkan segala sesuatunya termasuk paspor saya yang memasuki masa expired saat 9 - 12 Februari 2011.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7113166032100724285?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7113166032100724285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-1st-booking.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7113166032100724285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7113166032100724285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2011/02/family-trip-to-kuala-lumpur-1st-booking.html' title='Family Trip to Kuala Lumpur (1st - Booking Tickets &amp; Hotel)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6443965559855047644</id><published>2010-12-28T18:51:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:31:25.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Mengurus Paspor Sendiri (Kedatangan Hari Ketiga)</title><content type='html'>Hari ini tiba waktunya bagi saya untuk mengambil paspor hasil perjuangan selama dua hari menunggu di kantor imigrasi. Karena tinggal mengambil paspor, maka saya datang ke kantor imigrasi sekitar pukul 15.30. Kebetulan kantor tempat saya bekerja dekat dari kantor imigrasi tersebut dan saya langsung ijin pulang untuk mengambil paspor&amp;nbsp;sehabis melaksanakan shalat ashar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 15.45 saya sampai di kantor imigrasi dan langsung menuju loket pengambilan paspor yang terletak di &amp;nbsp;ujung ruangan. Tanda terima yang saya dapatkan ketika hari kedua langsung saya cobloskan di paku depan loket dan menunggu di tempat duduk yang kosong. Tiga menit kemudian nama saya dipanggil. Saya disuruh menandatangani log book penerimaan paspor, kemudian tanda tangan di formulir permohonan paspor yang saya isi di hari pertama dan kemudian menerima paspor baru dan paspor lama sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya disuruh untuk memfotokopi halaman depan dan halaman belakang kedua paspor tersebut. Di kantor imigrasi terdapat tempat fotokopi dan saya memfotokopi disana. Ini juga salah satu alasan kenapa saya memilih datang ke kantor imigrasi sebelum jam 4 sore, yaitu karena fotokopiannya masih buka. Kalau di atas jam 5 sore dikhawatirkan tempat fotokopi sudah tutup sehingga harus fotokopi di luar kantor imigrasi yang jaraknya beberapa ratus meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total saya berada di kantor imigrasi di hari ketiga ini adalah 5 menit! Setelah itu saya pulang dan langsung menulis pengalaman saya ini ketika sampai di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pengalaman saya selama tiga kali bolak-balik kantor imigrasi dengan waktu 10 hari kerja. Sebenarnya sih 9 hari kerja sudah selesai, namun karena kemarin saya ada urusan yang tidak dapat ditinggal, maka saya pending satu hari lagi untuk memastikan bahwa paspor saya sudah selesai. Sebelumnya saya juga sudah cek lewat sms status paspor saya dan menerima pesan : SERAHKAN PASPOR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman sudah selesai, mari kita bicara biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum biaya yang saya keluarkan dari kantong adalah Rp 276 ribu rupiah dengan perincian sebagai berikut :&lt;br /&gt;Rp 5 ribu untuk beli map (atau formulir)&lt;br /&gt;Rp 270 ribu untuk bayar paspor (sesuai dengan nilai di tanda terima yang saya dapatkan)&lt;br /&gt;Rp 1 ribu untuk fotokopi paspor halaman depan dan belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada biaya intangible yang perlu untuk dipertimbangkan, yaitu dua hari ambil cuti karena menunggu antrean sebanyak dua hari kerja. Nah biaya intangible ini tentunya berbeda antara satu orang dengan lainnya. Makanya tidak aneh jika para biro jasa atau calo memanfaatkan biaya lebih karena menilai ada kesempatan melalui biaya intangible ini. Tawaran biro jasa yang ada adalah mulai Rp 550 ribu hingga lebih dari Rp 1 juta, tergantung seberapa cepat kita ingin paspor kita selesai. Jika butuh instan satu hari kelar, maka mungkin di atas Rp 1 juta, tapi kalau hanya ingin datang ketika foto dan paspor selesai sesuai jadwal di prosedur pembuatan kemungkinan hanya Rp 550 - 600 ribu biayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana kita menghitung biaya intangible ini? Untuk fairnya maka biaya intangible dapat dihitung dari biaya jika kita tidak mengambil cuti atau ijin kantor. Katakanlah anda tidak punya lagi jatah cuti tahunan lagi sehingga harus ijin dari kantor dengan potong gaji. Biasanya kantor anda akan memotong gaji anda sebanyak hari anda ijin dengan rate :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaji bulanan / 30 hari x hari ijin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan anda ijin 2 hari dan gaji anda Rp 6 juta sebulan. Jika anda ijin dua hari artinya anda akan dipotong sebesar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 juta / 30 hari x 2 hari = Rp 400 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan biaya pengurusan resmi sebesar Rp 275 ribu, artinya anda secara tidak langsung membayar Rp 675 ribu untuk mengurus paspor anda. Angka ini lebih mahal daripada tawaran para calo yang menawarkan biaya pembuatan sebesar Rp 550 - 600 ribu. Jika anda menggunakan jasa calo, maka anda hanya perlu datang ketika hari pengambilan foto, bahkan anda tidak perlu menunggu karena calo tersebut akan mengatur kapan anda perlu datang ke kantor imigrasi. Disini artinya anda tidak perlu cuti atau ijin seharian karena anda hanya perlu satu atau dua jam meninggalkan kantor untuk pengurusan paspor anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita hitung berapa biaya break even mengurus sendiri dengan menggunakan calo. Untuk mengetahui hal ini maka tergantung kepada pendapatan bulanan anda. Dengan penawaran calo mulai Rp 550 ribu maka anda perlu membayar lebih sebanyak Rp 275 ribu. Dengan dua hari kedatangan ke kantor imigrasi artinya biaya tersebut akan break even jika anda memiliki pendapatan sebesar Rp 4,125 juta. Jika pendapatan anda lebih besar dari itu maka lebih baik anda menerima tawaran dari calo yang datang ke anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau saya mengurus paspor untuk seluruh anggota keluarga, katakanlah sekaligus dengan istri dan dua orang anak. Artinya jika menggunakan jasa calo maka anda membayar lebih sebanyak 4 x Rp 275 ribu atau sebesar Rp 1,1 juta. Dengan nilai segitu, maka biaya calo akan break even jika keluarga anda mempunyai pendapatan bulanan sebesar Rp 16,5 juta. Dengan kata lain, setiap orang yang ingin mengurus sendiri maka pastikan bahwa pendapatan bulanannya tidak melebihi Rp 4,125 juta per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bila anda tidak terlalu suka menunggu antrian dan pendapatan anda cukup besar, maka sebenarnya jika dihitung biaya total yang anda keluarkan lebih murah menggunakan calo. Rupanya para calo sudah mengetahui harga yang ditawarkan dengan menghitung biaya kesempatan (opportunity cost) yang harus ditanggung para pemohon paspor jika mengurus sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan saya? Saya sendiri lebih memilih mengurus sendiri walaupun biaya total saya lebih besar daripada biaya mengurus lewat calo. Keunggulannya adalah pengalaman mengurus sendiri yang sangat berharga dan bahkan lebih berharga lagi karena saya bisa berbagi lewat tulisan ini kepada orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu saya lima tahun lagi untuk mengurus paspor saya kembali!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6443965559855047644?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6443965559855047644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6443965559855047644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6443965559855047644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari_28.html' title='Mengurus Paspor Sendiri (Kedatangan Hari Ketiga)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1024081868213494326</id><published>2010-12-27T22:06:00.043+07:00</published><updated>2011-04-07T22:31:55.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Mengurus Tumpang Tindih Makam</title><content type='html'>Sehabis menonton kekalahan tim sepakbola Indonesia di final piala AFF hari minggu lalu, saya dikejutkan oleh meninggalnya nenek tercinta dari kakak ipar saya. Langsung saja malam itu saya dan istri menuju rumah duka. Rupanya nenek saya meninggal ketika sedang berlangsung pertandingan sepak bola yang saya saksikan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai rumah duka, saya langsung ditugaskan oleh ibu saya untuk mengurus makam nenek saya untuk esok harinya. Kebetulan makam nenek saya akan tumpang tindih dengan makam kakek saya yang meninggal lebih dari 20 tahun yang lalu. Menurut para pengurus RW yang saya butuhkan hanyalah sertifikat makam kakek saya untuk kepentingan tumpang tindih makam tersebut. Setelah meminta sertifikat tersebut kepada tante saya, saya langsung beristirahat karena esok harus datang ke makam pagi-pagi sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok paginya sudah ada pengurus RW yang datang ke rumah duka dan menanyakan keberadaan saya, dari pihak keluarga, yang akan ikut mengurus tempat pemakaman.Saya membawa sertifikat yang disiapkan sejak malam ke TPU Pondok Kelapa dengan diantar oleh salah seorang pengurus RW tersebut. Ketika sampai di TPU tersebut, belum terlihat ada orang yang ada di kantor administrasi tersebut. Setelah bertanya sana-sini, akhirnya kami ditemukan dengan tukang gali makam dan timnya. Kami meminta agar makam kakek saya yang kami miliki sertifikatnya dibongkar untuk diisi oleh nenek saya. Biaya bongkar yang disepakati adalah Rp 500 ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya juga meminta mereka menyediakan tenda untuk melindungi para pelayat dari panas terik atau hujan ketika prosesi pemakaman berlangsung. Sewa tenda yang diminta adalah Rp 300 ribu. Selain itu dari pihak kantor administrasi juga meminta uang lagi sebesar Rp 100 ribu untuk kepentingan adminstrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada satupun tarif resmi yang tertera di kantor administrasi, semua memang tergantung negosiasi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa biaya pemakaman bisa sampai jutaan rupiah, sehingga malam sebelumnya saya sudah mempersiapkan uang lebih dari satu juta untuk pengurusan pemakaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 11 siang jenazah akhirnya tiba di TPU Pondok Kelapa dan para petugas makam sudah mempersiapkan liang lahat beserta tendanya. Menurut berita yang saya terima dari Om dan Tante saya, sisa jenazah kakek saya yang tersisa adalah tengkorak, tulang bagian tangan dan tulang bagian kaki. Sisa jenazah tersebut sudah dipendam lebih dalam lagi oleh mereka supaya tidak mengganggu ketika memasukkan jenazah nenek saya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah prosesi pemakaman berjalan lancar. Biaya pengurusan pemakaman totalnya adalah Rp 950 ribu dengan Rp 50 ribu tambahan untuk biaya terima kasih kepada para petugas makam. Selanjutnya kami disuruh mempersiapkan surat-surat lanjutan berupa sertifikat kematian dan surat pengantar dari kelurahan dan dinas kesehatan setempat. Sebelum semua itu dipenuhi, maka sertifikat makam baru belum bisa diberikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek, selamat jalan, semoga engkau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1024081868213494326?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1024081868213494326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-tumpang-tindih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1024081868213494326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1024081868213494326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-tumpang-tindih.html' title='Mengurus Tumpang Tindih Makam'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-3243384446493024307</id><published>2010-12-17T21:39:00.003+07:00</published><updated>2011-04-07T22:32:53.156+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Mengurus Paspor Sendiri (Kedatangan Hari Kedua)</title><content type='html'>Hari ini saya kembali cuti satu hari untuk mengurus paspor di tempat yang sama seperti &lt;a href="http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari.html"&gt;sebelumnya&lt;/a&gt;. Ini adalah kali kedua saya kembali ke kantor imigrasi atau hari keempat dari keseluruhan proses saya memperoleh paspor. Kebetulan hari ini teman kantor saya juga memulai petualangan memperpanjang paspor bagi dia dan keluarganya setelah sebelumnya beliau menanyakan trik-trik agar di hari pertama tidak terlalu lama menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7 kurang saya sudah sampai di kantor imigrasi. Hari ini di jam yang sama dengan 3 hari yang lalu, kondisi imigrasi lebih penuh sesak dengan orang. Namun kali ini saya tidak membuang-buang waktu dan langsung menumpuk tanda terima yang sebelumnya saya dapatkan ke loket pengambilan berkas. Teman kantor saya bahkan sudah datang sejak jam 6 pagi dan dia dengan bangga mengatakan bahwa tumpukannya berada di urutan 10 pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menumpuk tanda terima, langsung kami sarapan dan menunggu hingga panggilan. Teman saya menunggu nomor antrian dan saya menunggu nama saya dipanggil untuk melakukan pembayaran ke kasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 8.30 nama saya dipanggil dari loket pengambilan berkas dan diberikan kertas untuk melakukan pembayaran di kasir. Kemudian saya tumpuk kertas yang saya terima tersebut ke kasir. Teman saya sudah mendapatkan nomor antrian dengan nomor 232 sejak jam 8 kurang tapi pelayanan penyerahan berkas belum dimulai dan kami belum tahu nomor pertama yang dipanggil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 8.45 nomor pertama penyerahan berkas mulai dipanggil, dan dimulai dari 220. Itu artinya teman saya hanya menunggu 12 nomor panggilan atau sekitar 24 menitan jika kecepatan layanannya sama seperti tiga hari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 9.15 nama saya dipanggil untuk melakukan pembayaran di kasir dan langsung mendapatkan tanda terima yang ditumpuk di lantai dua tempat loket untuk ambil nomor antrian foto. Tidak terlalu lama menunggu, pukul 9.19 (saya ingat karena di nomor antrian itu ada jamnya) saya mendapatkan nomor antrian foto dengan nomor A0115. Saat melihat di nomor yang sedang dilayani, ada tiga nomor yang tertera, yaitu A0016, B0015 dan C0015. Karena saya dapat nomor yang kode depannya A, maka saya yakin bahwa saya akan dilayani setelah 99 orang lain difoto. Namun apa maksud nomor dengan kode B dan C?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menanyakan kepada salah seorang yang berada di lantai dua tersebut yang sepertinya "orang dalam". Saya bertanya kepadanya, "Apa artinya kode A, B dan C?" Orang itu menjawab, "Kalau A, berarti dia ngurus sendiri. Kalau C berarti ngurusin orang lain seperti saya" (lalu dia menunjukkan nomor antrian dia yang bernomor C0115). "Nah kalau B apa?" Jawabnya, "B itu kayanya orang-orang khusus deh, saya juga gak tau apa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jawaban itu saya mengambil kesimpulan bahwa orang-orang yang mengurus sendiri paspornya mendapatkan antrian dengan kode A, sedangkan yang menggunakan biro jasa antriannya berkode B atau C. Panggilan nomor yang dilayani adalah berurutan antara A, B dan C. Jadi misalnya A0016 dipanggil, panggilan berikutnya B0016, lalu C0016 dan lanjut ke A0017 dst. Sehingga kesempatan orang yang mengurus sendiri hanyalah 1 banding 2 dengan orang yang diurus oleh biro jasa yang resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika nanti anda berurusan dengan biro jasa atau calo, maka akan terlihat apakah anda memakai calo resmi atau bukan dari kode nomor antrian foto tersebut. Jika nomor antriannya A, maka itu pasti calo tidak resmi, jika B atau C maka itu adalah calo resmi. Itu persepsi saya, bisa benar bisa salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa saya melakukan hitungan rata-rata kecepatan layanan foto. Khusus untuk ini, saya hanya melihat kecepatan nomor kode A berganti, sedangkan B dan C tidak saya hitung karena itu adalah domain para calo. Setelah mengamati beberapa jam, saya menyimpulkan bahwa rata-rata nomor antrian kode A bergerak dengan rate 4 menit per nomor antrian. Karena saya berada kira-kira 100 nomor dari jam 9.20, maka jarak saya adalah 400 menit dari jam tersebut. Ditambah istirahat dan jumatan 90 menit maka total waktu tunggu saya sejak jam 9.20 adalah 490 menit atau 8 jam atau kira-kira jam 17.20. Waktu tunggu yang sama dengan hari pertama, namun ketika hari pertama dimulai dari jam 8.15, kali ini dimulai dari 9.20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 5 sore nomor saya dipanggil dan saya disuruh masuk ke ruang foto. Di sana ada beberapa meja yang melayani foto, saya lihat ada 5 meja yang melayani foto secara bersamaan. Begitu nomor kita dipanggil, langsung petugas dekat loket membawakan berkas kita ke salah satu meja yang kosong dan kita disuruh duduk berhadapan dengan petugas yang ada di meja kosong tersebut. Di depan kita sudah ada kamera dan layar komputer, mirip seperti buat SIM. Langkah pertama adalah foto, lalu akan tampil hasilnya di layar. Sepertinya jika kita keberatan dengan hasil foto tersebut, kita bisa minta diulang, namun saya memilih tidak perlu diulang karena sudah cukup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu masuk ke tahap wawancara. Saya tahu wawancara karena disitu petugasnya mengklik pilihan di layar yang namanya wawancara. Tahapan wawancara ini hanyalah verifikasi data kita apakah nama, alamat, tanggal lahir dan data-data yang kita masukkan sebelumnya di formulir sesuai dengan yang tertera di layar. Jadi sama sekali tidak ada pertanyaan yang sifatnya wawancara. Mungkin karena penuhnya antrian sehingga wawancara hanyalah berupa konfirmasi data belaka, bahkan berkas asli yang sedianya dibawa untuk diverifikasi kembali tidak ditanya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya disuruh tanda tangan 3 kali, satu ke buku paspor dan dua lagi ke lembaran hasil print out mirip CV dengan foto kita sesuai dengan foto hasil jepretan sebelumnya. Saya tidak sempat membaca judul dari lembaran tersebut, namun sepertinya itu merupakan bukti internal mereka bahwa si pemohon paspor telah menjalani prosedur foto dan wawancara. Mungkin untuk kepentingan audit pihak imigrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu petugas bilang bahwa foto sudah selesai, dan saya diminta kembali 4 atau 5 hari mendatang. Untuk konfirmasi paspor udah jadi atau belum, saya diminta sms ke nomor handphone yang ada di dinding lantai bawah dengan ketik : paspor &lt;spasi&gt; nomor permohonan lalu kirim ke nomor handphone tersebut.&lt;/spasi&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 17.10 saya keluar dari kantor imigrasi dan langsung pulang menuju ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, lalu apa kiranya trik yang bisa dilakukan supaya tidak menunggu lama ketika foto? Inilah saran dari saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, datang benar-benar harus pagi. Dengan datang pagi maka anda akan mendapatkan urutan tumpukan tanda terima paling duluan. Sehingga bayar ke kasir pun paling cepat (kasir dibuka mulai jam 8 lewat sedikit), sehingga bisa mendapatkan nomor antrian foto yang lebih kecil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ingat bahwa rate pelayanan foto adalah 4 menit per satu kode nomor antrian. Ketika anda mendapatkan nomor dari loket, lihat berapa lama anda akan menunggu, jika dirasa terlalu lama maka sebaiknya anda melakukan aktifitas lain dan kembali lagi ke kantor imigrasi siang atau sorenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, jika sama sekali tidak mau menunggu atau balik lagi siang ataupun sorenya, maka sehabis melakukan pembayaran, maka anda sebaiknya langsung pulang. Karena anda membayar paling cepat adalah jam 8.05, dan ketika anda naik ke lantai dua, paling tidak anda sudah berada di nomor puluhan yang menunggunya paling tidak butuh beberapa jam. Jadi sebaiknya sehabis bayar langsung pulang, lalu datang lagi pagi-pagi benar keesokan harinya. Namun hal ini menyebabkan anda perlu datang 2 kali untuk menjalani prosedur pengambilan foto. Cara ini efektif jika anda mengajak orang lain, misalnya anak untuk mengurus paspor, karena anak kecil agak rewel jika disuruh menunggu lama. Dengan cara ini, di hari membayar anda akan pulang maksimal jam 8.30 dan di hari foto anda akan pulang maksimal jam 9.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan dipilih yang mana yang menurut anda paling ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, ada informasi tambahan. Saat ini sedang beredar rumor bahwa mulai 1 Januari 2011 biaya pengurusan paspor akan naik hingga Rp 1 juta lebih dari yang sekarang hanya Rp 270 ribu (seperti yang saya bayar hari ini). Rumor itu rupanya bohong belaka karena hari ini ketika mengurus paspor, ada selebaran yang ditandatangani oleh Dirjen Imigrasi yang mengatakan bahwa mulai 1 Januari 2011 biaya pengurusan paspor malah turun ke Rp 255 ribu dengan biaya foto dan sidik jari dihilangkan dari biaya pengurusan tersebut. Jadi bagi yang ingin mengurus paspor karena takut harga naik, silakan ditunda dulu, nanti itu malah lebih murah Rp 15 ribu loh harga paspornya. Mudah-mudahan dengan informasi ini kantor-kantor imigrasi tidak lagi membludak gila-gilaan seperti yang terjadi dari dua kali kedatangan saya hari ini dan 3 hari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksikan seri mengurus paspor sendiri berikutnya, yaitu pengambilan paspor dalam 4 atau 5 hari mendatang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-3243384446493024307?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/3243384446493024307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3243384446493024307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3243384446493024307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari_17.html' title='Mengurus Paspor Sendiri (Kedatangan Hari Kedua)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1397409398319436002</id><published>2010-12-14T21:00:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:33:19.781+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Mengurus Paspor Sendiri (Kedatangan Hari Pertama)</title><content type='html'>Pasporku telah habis masa berlakunya sejak November 2010 lalu. Namun baru hari ini (14 Desember 2010) saya mengurus perpanjangannya. Kali ini untuk perpanjang sengaja tidak menggunakan biro saja karena ingin merasakan sendiri pengalaman memperpanjang paspor yang kabarnya cukup merepotkan bagi beberapa orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan yang dilakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai persyaratan perpanjangan paspor dan alur yang akan dilalui selama proses perpanjangan. Informasi didapat dari secarik kertas ukuran A4 yang diberikan oleh teman kantor yang kubikelnya dekat dengan saya mengenai persyaratan yang perlu dilengkapi. Informasi selanjutnya adalah dari website &lt;a href="http://www.imigrasi.go.id/"&gt;www.imigrasi.go.id&lt;/a&gt;. Lalu yang paling berguna adalah informasi pengalaman seseorang yang memperpanjang sendiri paspornya di &lt;a href="http://www.sunsetmood.web.id/2010/08/10/pengalaman-urus-paspor-di-imigrasi-jakarta-selatan/"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari informasi blog yang saya terima, ada beberapa hal yang menjadi hal penting, yaitu fotokopi seluruh berkas harus A4 dan datang ke kantor imigrasi sepagi mungkin untuk mendapatkan antrian dengan nomor kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya hari ini saya memutuskan untuk cuti satu hari dan berjuang memperpanjang paspor dan menyelesaikan prosedur di hari pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7 pagi kurang sedikit saya berhasil mencapai Kantor Imigrasi Sementara Jakarta Selatan di daerah Jl. TB Simatupang. Pagi itu ketika memasuki gedung kantor imigrasi, saya melihat ada 5 loket layanan paspor dan 3 loket kasir. 5 loket yang saya lihat meliputi 3 loket penyerahan berkas, 1 loket pengambilan berkas dan 1 loket pengambilan paspor. Lalu sebelah kanan gedung ada koperasi yang ada tulisan formulir cuma-cuma. Wah berarti formulir pendaftarannya cuma-cuma nih....itulah kesan pertama saat memasuki gedung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya terkejut ketika memasuki gedung adalah tempat duduk untuk menunggu yang jumlahnya kurang lebih 70 kursi sudah penuh terisi oleh orang-orang. Saya takjub, karena saat itu masih jam 7 pagi bahkan layanan pembuatan paspor pun belum dibuka, malah koperasi tempat formulir cuma-cuma masih gelap dan dikunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7.20 semakin banyak orang yang datang sehingga kantor imigrasi itupun sudah dipenuhi oleh lautan manusia. Orang-orang banyak berkumpul di tempat dekat loket yang saya ketahui kemudian bahwa mereka menumpuk map kosong untuk mendapatkan nomor antri yang rencananya mulai dibuka jam 8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang tidak memiliki formulir lebih memilih menunggu, bahkan yang saya lihat sekilas, alat untuk ambil nomor yang berupa layar touch screen sepertinya tidak berfungsi karena tidak ada penampakan di displaynya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 7.30 diumumkan oleh petugas di loket penyerahan berkas, bahwa layanan akan dimulai sebentar lagi. Saya yang masih belum berniat ambil nomor antrian membeli map seharga Rp 5 ribu dan menunggu formulir yang belum lagi datang karena dikabarkan petugas koperasi tersebut sedang habis. O ya, walaupun formulirnya gratis, tapi untuk mendapatkan map-nya harus ditebus dengan uang Rp 5 ribu! Itu mah sama aja, bahkan ketika saya minta formulir tersebut ketika sudah datang, petugas menanyakan mana map-nya....kesannya memang untuk mendapatkan formulir harus membeli map, tidak bisa mengambil formulir begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 8 kurang saya masih kebingungan karena belum mendapatkan formulir sedangkan orang-orang sudah mulai banyak menumpuk di dekat loket layanan. Lalu saya lihat petugas memanggil nama-nama orang dan menyerahkan map yang dikumpulkan orang tersebut kepada yang bersangkutan. Ada satu orang yang menuju ke arah saya sehingga saya tanya ke dia kenapa dia dipanggil dan kenapa map-nya dikembalikan. Rupanya pemanggilan tersebut menentukan nomor antrian yang anda peroleh hari itu. Setelah itu saya buru-buru memberikan map kosong saya yang saya isi nama dan alamat saya di covernya untuk mendapatkan nomor antrian. Setelah menunggu sejenak, Jam 8 lewat sedikit nama saya disebut, dan saya berhasil mendapatkan nomor antrian. Mau tau nomor berapa? Nomor 394!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan awal saya setelah mendapatkan nomor antrian tersebut adalah ada 400 orang di gedung tersebut sejak dari pagi. Namun saya lihat walaupun gedung tersebut dipenuhi oleh orang-orang, jumlahnya sepertinya tidak mencapai 400 orang. Rupanya benar saja, mulai jam 8.15, nomor antrian yang sudah disebar dipanggil menuju loket. Dan nomor pertama yang dipanggil adalah nomor 201. Wah kabar lumayan baik nih, artinya saya adalah antrian nomor 194 dari nomor panggilan pertama. Lumayan mengurangi kepanikan. Selanjutnya dari hasil ngobrol dengan beberapa orang, ada indikasi bahwa 200 nomor pertama adalah jatah "orang dalam" yang saya tidak ketahui validitas dari informasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima nomor antrian, saya kemudian mengisi formulir yang saya dapatkan dari petugas koperasi. Di instruksi pengisian ada kata-kata bahwa formulir harus diisi dengan huruf cetak dan menggunakan tinta hitam. Wah tinta hitam! Kebetulan saya membawa beberapa pulpen, namun semuanya bertinta biru! Sehingga saya harus menoleh kanan-kiri untuk melihat siapa saja yang tidak menggunakan pulpennya. Kebetulan ada bapak-bapak di dekat saya yang pulpennya ada di kantong bajunya dan dia tidak sedang menulis. Langsung saja saya meminjam pulpennya untuk mengisi formulir tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mulai nomor pertama dipanggil hingga jam 10 pagi jumlah orang yang datang semakin banyak. Banyak orang yang menunggu di luar gedung karena di dalam gedung sudah tidak nyaman dan tidak bisa bergerak. Saya sendiri melihat-lihat luar gedung, melihat parkirannya. Jumlah mobil yang diparkir di pelataran gedung saya hitung berjumlah 30-an mobil. Jumlah motor tidak terhitung karena sudah bertumpuk-tumpuk yang saya yakin motor dengan tumpukan terdalam tidak akan bisa keluar dari parkiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar jam 9.30 saya ditegur oleh seseorang yang tadi saya tanya ketika saya mengambil nomor antrian. Rupanya dia sudah mau pulang. Pemikiran saya, wah hebat banget, udah selesai aja. Gak taunya dia bilang ke saya kalau dia tidak ada ketika nomornya dipanggil di loket, dan akibatnya harus mengambil ulang nomor antrian. Saat itu nomor antrian sudah menembus angka 600! Sehingga dia pulang, dan akan kembali lagi esok hari. Sebelumnya dia berpesan kepada saya agar jangan sampai kelewatan nomor antrian, karena akibatnya bisa seperti dia. Sorenya hal itu saya konfirmasi ke petugas rupanya memang benar, jika kelewatan nomor antrian kebijakan yang paling baik dari petugas adalah dilayani setelah seluruh nomor antrian selesai dilayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jam berlalu, saya mulai berhitung mengenai kecepatan layanan loket penyerahan berkas. Yang berfungsi ada 3 loket dan bisa saja ketiga loket aktif melayani pemohon paspor. Setelah 1 jam berlalu, jumlah yang dilayani berada pada nomor antrian 230-an. Artinya dalam 60 menit sudah 30-an antrian dilayani. Atau satu nomor antrian dilayani dalam waktu rata-rata 2 menit. Saya kemudian mengecek ke dalam, dan melihat adanya kesempatan duduk di dalam ketika ada orang yang dipanggil namanya dan terpaksa meninggalkan tempat duduknya. Dari situ saya melakukan pengamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya ada beberapa pemohon yang selesai dengan cepat dan petugas memanggil nomor antrian berikutnya. Namun ada beberapa pemohon yang sampai 1/2 jam bahkan hampir satu jam berdiri di loket karena berkas-berkasnya masih kurang sehingga dia terus berada di loket dengan dibantu rekannya yang mengantar atau bersamanya. Pemohon yang semacam inilah yang membuat kecepatan layanan begitu lambat, sampai 2 menit per nomor antrian walaupun sudah ada 3 loket yang aktif. Keterlambatan yang sering terjadi adalah fotokopi berkas yang bukan dalam ukuran A4. Biasanya kita kalo fotokopi KTP, maka hasil fotokopinya akan dipotong-potong bukan ukuran A4. Hal inilah yang ditolak oleh petugas. Setelah saya amati rupanya berkas yang kita serahkan tersebut nantinya akan discan ulang oleh petugas ketika mereka melakukan verifikasi. Alat scan yang digunakan adalah flatbed scanner yang memang mudah kalau discan menggunakan kertas ukuran A4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, dengan kecepatan layanan 2 menit per nomor antrian, dan saya berada hampir di nomor 200, maka akan menghabiskan waktu 400 menit sebelum saya dilayani. 400 menit artinya hampir 7 jam. Ditambah istirahat 1 jam, artinya saya akan menghabiskan waktu sekitar 8 jam untuk menunggu di kantor imigrasi tersebut. Dengan pertama kali nomor antrian dipanggil jam 8.15, maka ekspektasi saya selesai pukul 16.15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, saya dipanggil jam 16.10 dan selesai 3 menit berikutnya. Saya mendapatkan tanda terima berkas dan disuruh kembali 3 hari mendatang, yaitu tanggal 17 Desember 2010. Saya mulai keluar dari kantor imigrasi jam 16.15, sesuai dengan ekspektasi saya semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama menunggu 8 jam, saya diuntungkan karena ada teman ngobrol yang saya temui di sana. Saya memang membawa buku dan ebook reader saya, tapi kebosanan lebih terobati dengan ngobrol dengan orang yang bernasib sama dengan saya. Dia sendiri tadi mendapatkan nomor 420-an, setelah sama-sama bingung dengan saya tentang mengambil nomor antrian. Saya juga banyak ngobrol dengan salah seorang petugas yang cukup informatif dan pandai bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kesan menarik yang saya dapatkan selama menunggu di kantor imigrasi. Di loket penerimaan paspor ada sebuah mesin touch screen yang harus dipencet oleh orang yang sudah menerima paspor. Pencetan itu berguna untuk memberikan penilaian mengenai layanan pengurusan paspor di kantor imigrasi tersebut. Ada pilihan baik yang diwakili oleh warna hijau, kemudian cukup yang diwakili oleh warna kuning dan buruk yang diwakili oleh warna merah. Setiap orang yang menerima paspor langsung diarahkan oleh petugas untuk memencet warna hijau tanpa harus membaca terlebih dahulu. Seakan-akan pencet mesin tersebut di bagian warna hijau merupakan bagian dari prosedur penerimaan paspor. Maka tidak aneh jika hasilnya adalah lebih dari 80 persen baik, dan cukup dan kurang terbagi rata antara 9 dan 11 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tidak mengulangi pengalaman saya yang harus menunggu 8 jam, maka berikut ini adalah trik yang bisa anda lakukan. Ingat, bahwa menit-menit awal anda berada di kantor imigrasi sangat krusial, karena itu bisa menentukan berapa lama anda akan berada di sana. Yang pasti anda harus datang pagi, saya rekomendasikan jam 7 atau kurang sudah berada di kantor imigrasi yang anda inginkan. Yang pertama dilakukan adalah cari cara untuk mendapatkan nomor antrian walaupun nomor tersebut belum dibuka. Tanya kepada orang sekitar jika ada keanehan-keanehan. Di pengalaman saya tadi pagi, ketika sampai di kantor imigrasi saya melihat beberapa tumpukan map dekat mesin nomor antrian. Saya tadinya berpikir itu tumpukan map hari sebelumnya yang gak kebagian kemarin, namun akhirnya saya salah. Jadi sebaiknya sebelum anda berangkat dari rumah, siapkanlah sebuah map, kalau bisa warna kuning, sesuai warna map dari koperasi, yang anda beri nama anda di bagian covernya. Tak perlu isi apa-apa map tersebut, jika anda menemukan tumpukan map sejenis, maka segera tumpuk map anda di tumpukan tersebut. Barulah anda mencari map yang beneran dan formulir yang anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah, dengan berbuat benar di menit-menit awal anda di kantor imigrasi waktu tunggu anda akan berkurang secara drastis, karena banyak orang yang datang di pagi hari hanya untuk mengambil nomor, kemudian mereka melakukan aktifitasnya hari itu dan kembali lagi untuk menyerahkan berkas pada waktunya. Ingat rate yang saya sebutkan tadi? Ya dua menit untuk tiap nomor antrian di Kantor Imigrasi Sementara Jakarta Selatan. Kasihlah spare waktu 30 menit dari perkiraan anda untuk jaga-jaga ada orang yang tidak muncul ketika nomornya disebut. Dengan demikian anda tidak perlu menunggu lama di kantor tersebut dan anda tetap bisa melakukan aktifitas atau melakukan kegiatan yang menurut anda lebih bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantikan kisah mengurus paspor berikutnya yaitu Kedatangan Hari Kedua...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1397409398319436002?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1397409398319436002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1397409398319436002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1397409398319436002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/mengurus-paspor-sendiri-kedatangan-hari.html' title='Mengurus Paspor Sendiri (Kedatangan Hari Pertama)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2320572074960049490</id><published>2010-12-14T18:50:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:34:20.129+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Kesan Pertama Nexian Journey NX-A890</title><content type='html'>Ketika membaca harian kompas hari Jumat tanggal 10 Desember 2010 di &lt;a href="http://epaper.kompas.com/"&gt;epaper.kompas.com&lt;/a&gt;, saya dikejutkan dengan iklan satu halaman penuh dan berwarna dari Nexian yang isinya tiga macam handphone Nexian seri She, Batman dan Journey harganya cuma Rp 88 ribu. Harga ini memang indikasi cicilan 12 bulan, tapi yang saya aneh kenapa Journey yang harganya jauh di atas She dan Batman harganya menjadi sama di iklan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengindikasikan bahwa di iklan tersebut kemungkinan harga &lt;u&gt;mulai&lt;/u&gt; Rp 88 ribu seperti kebanyakan iklan, namun saya tidak menemukan kata-kata mulai di dalam iklan tersebut. Saya berniat menanyakan perihal iklan tersebut ke outlet-outlet yang menjual Nexian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu siang, tanggal 11 Desember 2010 lalu, saya dan istri berkunjung ke Mal Senayan City. Istri saya ingin melihat promo-promo sepatu, baju dan Debenhams, sedangkan saya seperti biasa lebih tertarik ke Best Denki melihat elektronik-elektronik yang menarik, tapi tidak pernah beli karena harganya relatif lebih mahal dari tempat lain :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mutar-mutar mal karena menunggu istri yang melihat-lihat di Debenhams, mata saya tertuju kepada Outlet Senayan City yang bertuliskan "Nexian". Saya dekati outlet tersebut dan dari luar tertempel iklan kompas yang saya baca sebelumnya itu. Langsung saya masuk dan mulai bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/TQdZ6V7lmSI/AAAAAAAAAKk/dlXasftPQis/s1600/Nexian-NX-A890-Journey-Android.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/TQdZ6V7lmSI/AAAAAAAAAKk/dlXasftPQis/s1600/Nexian-NX-A890-Journey-Android.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rupanya menurut penjaga toko Nexian, harga Rp 88 ribu berlaku untuk ketiga jenis Handphone. Langsung saja saya minta contoh Nexian Journey yang saya tahu menggunakan Android yang lagi booming beberapa bulan terakhir ini. Rupanya unit contoh yang ada bukan sekedar "dummy" tapi real. Sehingga saya bisa mencoba-coba seperti apa handphone yang menggunakan Android.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan pertama saya kepada penjaga toko adalah, "Mas, gimana caranya nelpon?" karena saya tidak melihat keypad di handphone tersebut. Lalu penjaga toko tersebut memberikan contoh caranya, yaitu dengan memilih aplikasi "phone". Lalu saya bertanya lagi, "Kalo mo SMS gimana?" Lagi-lagi dia menujukkan caranya dengan memilih aplikasi "message". Paling tidak saya sudah tahu kemampuan basic dari Android Phone ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, saya mencoba aplikasi "browser" untuk internetan, "map" untuk GPS yang dilengkapi google map dan menuju pasar aplikasi gratis android yang bernama "market". Saya takjub karena aplikasi "Angry Bird" yang di Apple bayar, di Android diberikan secara gratis. Ketika hal ini saya bilang ke istri saya, dia langsung menyatakan agar kami membeli saja handphone tersebut karena toh sekilas fiturnya mirip kaya Iphone yang harganya 6 kali lipat lebih mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan dari Nexian Journey ini pun cukup bagus, sekilas terlihat seperti handphone Samsung atau Nokia yang "high-end". Harga normal Handphone ini yang saya tahu adalah sekitar Rp 2 juta-an, namun Sabtu itu dijual dengan harga Rp 1,056 juta yang bisa dicicil 12 kali atau Rp 88 ribu per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebatnya lagi, bonus internet 2 GB/ bulan selama 12 bulan dari kartu Three (3) juga masih berlaku. Jadilah ini menjadi penwaran yang sangat menarik bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan Android Nexian yang nyata adalah responnya yang kurang baik. Saya punya Ipod Touch dari Apple, yang sama-sama memiliki fitur Touchscreen, namun Ipod Touch jauh lebih responsif daripada Nexian. Di Nexian ada sedikit terasa lambat dan suka putus-putus di displaynya ketika sedang "sliding" atau ketika sedang main game. Hal tersebut tidak dijumpai di Ipod Touch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur Nexian Journey ini cukup lengkap, ada HSDPA, GPS, Bluetooth, Camera, Touch Screen dan Multimedia (Music dan Video). Di paket penjualannya juga termasuk Micro SD 1 GB yang sudah nempel di handphone bahkan ketika sebelum box dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kami baru mencoba beberapa hari Nexian Journey ini, dan akan memberikan review lengkap kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditunggu reviewnya ya mengenai Nexian Journey.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2320572074960049490?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2320572074960049490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/kesan-pertama-nexian-journey-nx-a890.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2320572074960049490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2320572074960049490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/kesan-pertama-nexian-journey-nx-a890.html' title='Kesan Pertama Nexian Journey NX-A890'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/TQdZ6V7lmSI/AAAAAAAAAKk/dlXasftPQis/s72-c/Nexian-NX-A890-Journey-Android.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-5942691470562728088</id><published>2010-12-09T18:05:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:34:48.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Gerakan Anti Korupsi, Akankah Berhasil?</title><content type='html'>Hari ini tanggal 9 Desember 2010 diperingati sebagai hari anti korupsi sedunia. Perayaan hari anti korupsi kali ini diwarnai dengan karnaval mengarak pelaku korupsi secara simbolis keliling kota Jakarta. Beberapa hari yang lalu salah satu punggawa anti korupsi di Indonesia menyelenggarakan konser musik di salah satu mal di Jabodetabek untuk kampanye anti korupsi kepada anak muda. Yang jadi pertanyaan saya, apakah gerakan anti korupsi ini akan berhasil di kemudian hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan di atas mungkin bernada pesimis, apalagi di Indonesia sudah banyak organisasi yang terlibat di bidang anti korupsi ini. Sebut saja nama ICW (Indonesia Corruption Watch) atau TII (Transparency International Indonesia), bahkan ada pula lembaga resmi yang dibuat oleh pemerintah yaitu KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan dibantu oleh Satgas Hukum yang ujung-ujungnya juga berkutat di masalah korupsi. Namun kenyataannya korupsi di negeri ini semakin menjadi-jadi dan seakan-akan sudah menjadi bagian dari budaya masyakarat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sih orang di negeri ini yang tidak pernah terlibat korupsi? Paling tidak pernah menjadi korban dari tindakan korupsi. Ketika mengurus KTP, SIM, STNK, Paspor, kita pasti pernah melakukan atau paling tidak menjadi korban tindak korupsi. Melakukan tandanya adalah kita menggunakan calo yang mempermudah dan mempercepat dalam pengurusan. Menjadi korban tandanya adalah pengurusan hal-hal tersebut sangat lama karena jatah antrian kita diserobot oleh orang lain yang mau membayar lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pertanyaan awal, akankah gerakan anti korupsi berhasil mengeliminasi korupsi di negeri ini? Menurut saya tidak! Kenapa tidak? karena gerakan ini sudah salah dari tataran konsep. Mungkin anda pernah membaca buku "Secret" karya Rhonda Byrne atau menonton filmnya. Saya pernah dan baru saja beberapa hari terakhir ini. Membaca bukunya sampai saat ini belum selesai, namun ada bagian di buku tersebut yang membuat saya tertarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di buku dan juga filmnya disebutkan bahwa kita harus fokus kepada sesuatu yang kita inginkan dan bukan ke sesuatu yang TIDAK kita inginkan. Contohnya, fokus ke "Saya ingin menjadi kaya". Jangan fokus ke "Saya tidak mau jadi miskin". Kedua kalimat tersebut mempunyai arti yang kurang lebih sama tapi memiliki dampak yang sama sekali berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut "Secret" dengan memfokuskan pikiran kepada "Saya ingin menjadi kaya" maka alam semesta akan membantu anda menjadi kaya bagaimanapun caranya. Namun jika memfokuskan pikiran kepada "Saya tidak mau jadi miskin" maka alam semesta akan membantu anda menjadi miskin bagaimanapun caranya. Pikiran kita, masih menurut "Secret" tidak bisa menerima kalimat negatif yang dimulai dengan kata "Tidak" dan sebangsanya. Karena pikiran kita tidak dapat mencerna kata "Tidak", maka sesuatu yang tadinya kita tidak inginkan malah akan menghampiri kita karena pikiran kita yang memintanya untuk datang. Hal inilah yang dinamakan "Law of Attraction".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, semakin kita giat melakukan kegiatan anti korupsi, maka yang kita dapatkan adalah korupsi semakin menjadi-jadi bahkan setiap hari lahir koruptor-koruptor baru yang semakin lihai dalam menjalankan aksinya. Coba kita lihat pada kasus Gayus Tambunan. Gayus adalah pegawai negeri dari departemen keuangan bagian pajak yang masa baktinya baru sekitar 5 tahun. Umur 5 tahun tersebut masih lebih muda daripada umur KPK yang dibentuk semasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Ketika Gayus melakukan aksi korupsinya, saat itu KPK sudah ada dan Gayus tidak gentar sedikitpun dalam melakukan aksinya. Dengan adanya KPK, koruptor bukannya takut tapi malah semakin menjadi-jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu untuk mencegah korupsi di negeri ini, kita perlu hilangkan kata "Korupsi" dalam kegiatan anti korupsi. Lawan kata korupsi yang saya dapatkan adalah Jujur. Jujur inilah yang kita gunakan untuk kampanye melawan korupsi. Jadi, alih-alih menggunakan istilah "Anti Korupsi" kita ubah saja menjadi "Galakkan Kejujuran". Dengan menggunakan kekuatan pikiran, kita ubah kata korupsi menjadi kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenarnya senang dengan konsep kantin kejujuran yang pernah dikampanyekan di berbagai sekolah beberapa tahun lalu. Namun berita yang saya tahu, kantin kejujuran banyak yang tutup karena pengelolanya merugi. Kejujuran inilah yang kita tanam sejak dari dini, sehingga tidak akan timbul generasi korupsi berikutnya seperti yang dilakukan oleh Gayus yang merupakan generasi baru korupsi. Padahal kalau ditelusuri lebih jauh generasi Gayus - melihat dari umurnya yang sudah 30 tahun - adalah generasi mahasiswa tahun 1998 yang dahulu menginginkan reformasi di republik ini. Namun rupanya ketika masuk ke dunia birokrasi, apa yang diperjuangkan saat itu, dicampakkannya sendiri karena yang ada di pikirannya adalah korupsi, korupsi dan korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai hari ini yang bertepatan dengan hari anti korupsi, mari kita ubah pikiran kita dari "ingin memberantas/memusnahkan/menghancurkan korupsi" menjadi "ingin menegakkan/mengalakkan/membudayakan kejujuran". Kampanye kejujuran lebih elegan kelihatannya daripada kampanye anti korupsi. Dan kalau bisa KPK diubah namanya menjadi Komisi Penegakan Kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menanamkan kata-kata kejujuran di benak seluruh masyarakat, saya yakin dengan sendirinya korupsi akan berkurang drastis dan Indonesia akan kembali menjadi masyarakat yang memiliki budaya jujur, hal yang sudah lama hilang di negeri ini, bukan hanya di kota besar tapi juga di desa terpencil negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita hidup jujur. Mau?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-5942691470562728088?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/5942691470562728088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/gerakan-anti-korupsi-akankah-berhasil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5942691470562728088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5942691470562728088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/12/gerakan-anti-korupsi-akankah-berhasil.html' title='Gerakan Anti Korupsi, Akankah Berhasil?'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-5479054782470454615</id><published>2010-11-11T19:31:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:35:10.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Vakum 3 Bulan</title><content type='html'>Semenjak bulan puasa berakhir, baru kali inilah saya mulai menulis kembali. Banyak aktifitas yang saya lakukan dalam 3 bulan terakhir namun tidak satupun berhasil dituangkan ke dalam tulisan di blog tercinta ini. Update dinamika hidup selama 3 bulan terakhir adalah sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apartemen saya di Gateway, Ciledug sudah serah terima sejak akhir Agustus lalu. Beberapa punch list telah dibereskan oleh kontraktor, hanya tertinggal satu-dua punch list dan sudah beku dari satu bulan yang lalu. Kami belum berencana pindah karena rasanya belum ada niatan pindah dari istri saya sampai akhir tahun ini. Kita lihat saja nanti, mudah-mudahan istri berubah pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mulai menggunakan leech untuk download filem dan software dari internet lewat rapidshare, hotfile, fileserve, dan lain-lain. Informasi leech ini dari blog teman saya dan sudah 3 bulan ini saya menikmati download unlimited, sehingga "terpaksa" membeli eksternal hard disk untuk menampung hasil downloadan yang berkembang terus. Kegiatan download ini menyita aktifitas internet lainnya, sehingga informasi dari internet dirasa kurang dalam 3 bulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mulai melaksanakan R2W, yaitu Run to Work. Yap, berlari ke kantor. Untuk informasi, jarak dari rumah saya ke kantor sekitar 15 km. Kok bisa? Ya bisa lah, saya menggunakan prinsip komuter. Yaitu menggunakan alat transportasi massal untuk berpergian ke kantor. Alat transportasi massal yang dimaksud adalah busway. Jadi, dari rumah saya berlari ke halte busway sejauh 1,5 km. Lalu lanjut dengan busway sekitar 10 km. Dan berlari lagi dari halte busway tujuan ke kantor sejauh 3,5 km. Sehingga waktu tempuh saya R2W adalah 5 km. Rata-rata perjalanan dengan memasukkan menunggu busway lewat adalah 1 - 1,5 jam. Sampe kantor badan berkeringat hebat, sehingga harus mandi dulu di tempat mandi yang disediakan kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ada rencana pergi berlibur sekeluarga lagi ke luar negeri di awal tahun 2011. Kali ini negara tujuan adalah Malaysia dan tepatnya di kota Kuala Lumpur. Tiket dan hotel sudah dipesan dan dibayar. Rencana perjalanan selama di Kuala Lumpur belum dirumuskan, tapi akan menjadi pengalaman yang sangat berbeda dengan di Singapura kemarin tentunya. Nantikan saja laporan perjalanan kami ke Kuala Lumpur setelah hari-H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sebenarnya gregetan untuk nulis tentang kejadian-kejadian yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Tentunya kita tahu bagaimana Jakarta masih menjadi sarang banjir. Lalu kasus lelucon Gayus dalam beberapa hari terakhir yang menghampiri berita ibukota, sampai uji coba timnas Indonesia yang menjadi lumbung gol dari timnas Uruguay. Dan yang paling greget adalah rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM mulai tahun 2011 tanpa adanya aturan pembatasan. Pokoknya udah mulai greget melihat negeri ini yang semakin carut marut. Tunggu saja waktu berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mulai menulis lagi, karena dengan menulis otak kita dibuat berpikir dan tidak tumpul. Mudah-mudahan tulisan berikutnya sebelumnya hari idul adha yang kabarnya ada 2 hari berbeda lagi seperti biasanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-5479054782470454615?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/5479054782470454615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/11/vakum-3-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5479054782470454615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5479054782470454615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/11/vakum-3-bulan.html' title='Vakum 3 Bulan'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-3856034910403271719</id><published>2010-08-19T21:52:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:35:38.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Bulan Puasa, Apa Yang Telah Kamu Perbuat?</title><content type='html'>Bulan Puasa sudah berlangsung hampir 10 hari. Selama itulah kita disibukkan oleh aktifitas yang tidak biasa sehari-hari, yaitu menahan lapar dan haus di siang hari. Aktifitas di dalam kantor pun berubah. Tadinya istirahat siang banyak dihabiskan dengan makan siang bareng teman kantor, kali ini banyak dihabiskan di mushala atau masjid sambil mendengarkan tausiyah dari ustadz yang diundang ke mushala atau masjid kantor. Satu hal yang tidak berubah hanyalah mendengarkan tausiyah dengan mata tertutup, alias sambil tidur siang....hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bulan puasa adalagi kebiasaan yang tidak pernah dilakukan di bulan lain. Kebiasaan tersebut adalah Shalat Tarawih dan Tadarus Al-Quran. Shalat Tarawih biasa dikerjakan setelah melaksanakan Shalat Isya terlebih dahulu. Jumlah rakaatnya ada yang 11 rakaat (termasuk Shalat Witir) ada juga yang 23 rakaat (termasuk Shalat Witir). Biasanya yang 11 rakaat bacaan suratnya agak pelan, sedangkan yang 23 rakaat bacaan suratnya secepat kilat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadarus Al-Quran juga banyak dimulai ketika memasuki bulan puasa. Banyak orang yang mengaji mulai dari Juz 1, Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan Surat Al-Baqarah. Saat ini sudah hampir 10 hari, banyak yang sudah mencapai 10 juz, namun ada juga yang belum memulai sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatanku selama bulan puasa memang sedikit berbeda daripada bulan-bulan lainnya. Bangun jam 4 pagi untuk sahur menandai permulaan hari selama 10 hari terakhir. Kemudian bila hari kerja, berangkat kerja jam 6 pagi sambil menunggu shuttle yang akan mengantarkan saya ke kantor. Sampai di kantor melakukan kerja seperti biasa, namun diselingi oleh mengerjakan Shalat Dhuha dan membaca Al-Quran satu-dua halaman sekitar jam 9 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam istirahat diisi dengan kegiatan di dalam masjid kantor yang mengundang ustadz, kiai atau habib membawakan tausiyah zuhur. Biasanya ketika tausiyah saya melakukan dua hal, pertama melanjutkan membaca Al-Quran beberapa halaman, lalu diikuti dengan menutup mata sekitar 15-30 menit untuk mengurangi kantuk karena bangun jam 4 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis istirahat siang kerja sudah tidak terlalu efektif. Karena praktis kita hanya punya waktu selama 2 jam untuk melanjutkan pekerjaan. Ini disebabkan kebijakan kantor yang memberikan dispensasi selama 30 menit bagi karyawan untuk pulang lebih awal. Sehingga ketika jam 3 sore, maka konsentrasi kerja sudah mulai buyar karena kita tinggal menunggu waktu Shalat Ashar berkumandang, dan setelah Ashar banyak karyawan yang langsung menuju luar kantor untuk langsung pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri pulang sekitar jam 4 untuk menjamin pulang ke rumah sebelum adzan Magrib berkumandang. Jalanan Jakarta ketika bulan puasa memang memiliki khas tersendiri. Jika anda telat bangsa 5-10 menit pulang dari kantor, maka kemungkinan besar anda tidak akan sampai rumah sebelum Magrib. Namun jika anda pulang abis adzan Magrib, katakanlah anda berbuka Ta'jil dan melaksanakan shalat terlebih dahulu, maka anda akan menjumpai jalanan Jakarta yang lenggang. Betul-betul unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O ya, sampai saat ini saya telah membaca Al-Quran sebanyak 4 juz, dan saat ini sedang berada di juz ke-5. Memang agak terlambat, tapi saya berhasil mendapatkan Al-Quran yang berbentuk pdf yang dapat dimasukkan ke ebook reader Sony saya sehingga membaca Al-Quran terasa begitu mengasyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan Shalat Tarawih saya tahun ini betul-betul parah. Dari 10 hari bulan puasa, saya baru satu kali melaksanakan Shalat Tarawih. Entah kenapa ada saja alasan dan aktifitas yang membuat saya tidak dapat melaksanakan Shalat Tarawih. Ketika ingin melaksanakannya, hari sudah tengah malam, sehingga rasa kantuk saya lebih berat menguasai diri saya daripada mengerjakan Shalat Tarawih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, target untuk 20 hari bulan puasa tersisa adalah menamatkan Shalat Tarawih. Menamatkan bacaan Al-Quran 30 juz. Tidak melewatkan Shalat Dhuha, dan memperbanyak sedekah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk kita kawal Targetku di bulan puasa ini. Jika anda melihat saya melenceng, mohon segera tegur saya! Kumohon!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-3856034910403271719?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/3856034910403271719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/08/bulan-puasa-apa-yang-telah-kamu-perbuat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3856034910403271719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3856034910403271719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/08/bulan-puasa-apa-yang-telah-kamu-perbuat.html' title='Bulan Puasa, Apa Yang Telah Kamu Perbuat?'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1772445566139817819</id><published>2010-07-30T20:48:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:37:29.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Menyambut Baik Sterilisasi Jalur Busway</title><content type='html'>Berbagai berita mengenai kemacetan di Jakarta banyak menghiasi media cetak dan elektronik satu minggu terakhir ini. Konon kabarnya menurut hitungan luas kendaraan berbanding dengan luas jalan, Jakarta akan mencapai macet total satu atau paling lama dua tahun lagi, wow!!! Banyak wacana berkembang, mulai dari memindahkan ibukota Indonesia ke kota lain, hingga pembatasan kendaraan bermotor beroda dua. Namun aksi nyata yang akan dilakukan pemerintah adalah sterilisasi jalur busway mulai hari Senin tanggal 2 Agustus 2010 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang banyak sekali orang yang tiba-tiba jadi sangat pakar jika membicarakan masalah macet. Idenya bisa bermacam-macam, seperti subway, monorail, pencabutan subsidi BBM, atau optimalisasi kereta rel listrik. Semua memang bisa mengurangi kemacetan di Jakarta. Pertanyaannya adalah BAGAIMANA CARANYA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monorail kita tahu sendiri pembangunannya mandek. Tiang-tiang monorail berjajar rapi sepanjang Jalan Rasuna Said, Kuningan dan di belakan gedung DPR/MPR. Kabar yang beredar, kontraktor tidak memiliki uang lagi untuk meneruskan pembangunan bahkan kontraktor tersebut menuntut pemda DKI Jakarta untuk memberikan ganti rugi atas pembangunan yang mandek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subway memang belum mandek, tapi kabar yang beredar paling cepat bisa beroperasi di tahun 2016. Rencana jalurnya pun sungguh muluk, dari Lebak Bulus sampai dengan Dukuh Atas. Kalo dilihat jalur yang akan dilewati, maka akan melewati perumahan dan gedung-gedung bertingkat. Tahu sendiri kan perumahan dan gedung bertingkat di Jakarta banyak yang menggunakan Jet Pump untuk sumber air, sehingga bisa jadi penggalian subway akan menemui hambatan, kecuali letaknya bisa jauh di bawah 100 meter dari permukaan tanah, dimana akan sangat panas dan memerlukan energi yang besar hanya sekedar orang di dalamnya bisa bernapas dengan santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana pencabutan subsidi BBM pun dilakukan setengah hati. Pemerintah maunya rakyat sadar sendiri untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi. Analoginya anda masuk ke restoran yang nyaman, lalu ada menu yang sangat murah di situ, menu tersebut tergolong enak di mulut walaupun bukan yang terbaik. Anda bebas memilih menu tersebut sesuka anda di restoran yang nyaman tersebut. Harganya pun sama murah dengan harga menu di warung pinggir jalan. Lalu di restoran yang sama juga ada makanan yang memang lebih enak tapi jauh lebih mahal. Jika anda sehari-hari ke restoran tersebut, menu mana yang anda pilih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama terjadi dengan subsidi BBM tersebut. Dengan membeli BBM yang lebih murah (bersubsidi) rakyat bisa menikmati hal yang sama jika ia membeli BBM yang lebih mahal (non-subsidi). Rakyat bisa menikmati dinginnya AC, merdunya suara musik, empuknya jok mobil hingga rasa aman yang tinggi. Jika memilih BBM yang non-subsidi pun kenyamanan yang dinikmati juga sama saja. Lalu kenapa milih yang non-subsidi yang harganya lebih mahal? Apalagi jika disuruh memilih menggunakan angkutan umum yang ujung-ujungnya biaya yang dikeluarkan sama saja tapi kenyamanan berbeda bagai langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua wacana di atas memang dapat diwujudkan, namun dengan syarat dan ketentuan yang sangat berat. Syarat pertama yang paling pokok adalah rakyat sudah sadar akan aturan dan mengerti kesulitan pemerintah. Syarat ini saja sudah gugur dari awal karena memang bisa dibilang sangat sedikit yang memenuhi syarat ini dan ujung-ujungnya mereka yang melakukan ini adalah rakyat-rakyat yang bisa dibilang rela berkorban demi orang lain maupun demi negara. Jumlah rakyat seperti ini bisa dihitung dengan jari, bahkan belum tentu satu orang pun anda temui di sekitar lingkungan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti semua wacana di atas tidak mungkin diwujudkan donk? Sebenarnya bisa aja. Pemerintah itu memiliki satu yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Yaitu kekuasaan. Jika kekuasaan digunakan secara benar, maka akan mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. Jika kekuasan digunakan sebaliknya, maka kesemrawutan akan semakin menjadi-jadi. Kekuasaan itu dapat dilakukan dalam hal penegakan aturan. Aturan di jalan raya Jakarta yang paling bisa ditegakkan terlebih dahulu adalah sterilisasi jalur busway. Oleh karena itu saya menyambut gembira rencana pemda DKI dalam usaha sterilisasi jalur busway tersebut. Namun saya berharap usaha sterilisasi ini dilakukan secara terus-menerus, tidak angin-anginan karena kemacetan sudah begitu disorot oleh media, dan dilakukan perbaikan secara bertahap operasional busway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya harapan yang ada dan masuk akal saat ini untuk mengurangi kemacetan dan pengurangan subsidi BBM adalah busway. Optimalkan jalur tersebut, maka saya yakin akan banyak orang yang menggunakannya. Optimal itu harus mencakup kecepatan, ketepatan, dan kenyamanan. Tiga hal yang selalu dituntut oleh pengguna jalan di Jakarta, dan ketiga hal tersebut yang selalu tidak ada di kendaraan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Fauzi Bowo, sebenarnya tugas anda saat ini agak ringan. Karena banjir sedang tidak menghantui Jakarta. Anda memiliki waktu 6 bulan sebelum banjir mengancam Jakarta kembali. Oleh karena itu, perbaikilah operasional busway selama 6 bulan ke depan. Kerahkan seluruh petugas di jalanan untuk mensterilkan jalur busway. Lakukan pembelian bus-bus busway. Perbaiki jaringan pengisian gasnya dengan melakukan kerjasama dengan pemerintah pusat. Anda tentunya tidak akan mau dikenal hanya sebagai gubernur Jakarta yang memiliki kumis tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Anda memiliki kekuasaan. Gunakanlah itu!! Cukuplah berleha-leha selama ini!! Mari kita bekerja keras membenahi kemacetan!! Beruntunglah Anda karena busway sudah ada ketika anda menjabat!! Manfaatkanlah itu!! Kali ini, jangan lagi Anda setengah hati!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, ketika operasional busway sudah optimal, maka segala program Anda akan berjalan lancar. Mau menaikkan tarif parkir? Silakan!! Mau menaikkan pajak kendaraan bermotor? Silakan!! Mau mencabut premium dari Jakarta? Silakan!! Mau ngelanjutin monorail lagi? Silakan!! Asal jangan sekali-sekali anda naikkan tarif busway karena busway yang berjalan optimallah yang akan membuat anda masih mempunyai kans di tahun 2012 untuk tetap menjabat jadi Bapak Gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak....maka adios amigos, bye bye friend....anda tidak akan dipilih lagi, bahkan anda akan dicerca rakyat Jakarta sebagai Gubernur yang paling tidak becus mengurus kotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang Pak Gubernur!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1772445566139817819?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1772445566139817819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/menyambut-baik-sterilisasi-jalur-busway.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1772445566139817819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1772445566139817819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/menyambut-baik-sterilisasi-jalur-busway.html' title='Menyambut Baik Sterilisasi Jalur Busway'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7863715184068043750</id><published>2010-07-17T20:58:00.001+07:00</published><updated>2011-04-07T22:37:54.408+07:00</updated><title type='text'>Mendapatkan Komitmen "Arisan"</title><content type='html'>Ketika Piala Dunia 2010 memasuki babak 16 besar, saya dan beberapa teman bersepakat untuk bermain "arisan" kecil-kecilan, dimana setiap orang bisa menjagokan satu tim untuk menjadi juara dengan komitmen suatu nilai tertentu sebelum pertandingan babak 16 besar dimulai. Jumlah tim yang dijagokan oleh peserta yang mengikuti "arisan" ada 11 tim. Perjanjian awal mengenai arisan ini adalah, jika tim yang dijagokan menjuarai piala dunia, maka peserta yang menjagokan tim tersebut berhak mendapatkan seluruh komitmen yang terkumpul. Jika lebih dari satu orang menjagokan tim yang sama, maka komitmen dibagi rata sesuai dengan jumlah peserta yang menjagokan tim yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, saya menjagokan Spanyol sebelum pertandingan babak 16 besar. Dan uniknya hanya saya sendiri yang menjagokan Spanyol, sehingga kurang dari seminggu yang lalu saya mendapatkan seluruh komitmen yang terkumpul. Pilihan saya kepada Spanyol juga saya tuangkan di tulisan saya sebelumnya di &lt;a href="http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/partai-final-2010-belanda-vs-spanyol.html"&gt;sini&lt;/a&gt;. Saya memang memilih Spanyol dengan analisa, tidak semata-mata fanatik kepada tim tersebut. Jika mengandalkan fanatisme, maka saya akan memilih Inggris atau Belanda. Dan rupanya analisa saya membuahkan hasil nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin pagi setelah siaran langsung final piala dunia, saya langsung mendapatkan seluruh hasil komitmen dengan teman-teman. Hampir separuh dari nilai komitmen tersebut saya belanjakan untuk mentraktir teman-teman pada hari itu juga. Beberapa hari kemudian, kurang dari sepertiga dari nilai komitmen juga saya belanjakan untuk mentraktir teman-teman yang lain, dan sepertiga lainnya juga dibelanjakan lagi-lagi untuk mentraktir teman selain dua di atas. Artinya, dalam waktu kurang dari seminggu, seluruh nilai komitmen telah habis dibelanjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya seperti inilah rasanya mendapatkan uang dari hasil "arisan". Merasa was-was, tidak aman dan seperti memegang bola panas. Untungnya di lingkungan saya berada, ada beberapa teman yang tidak ingin menikmati traktiran saya karena merasa itu dari hasil yang kurang baik. Beberapa teman ini menyadarkan saya bahwa memang kita sebagai manusia harus mendapatkan penghasilan dari sesuatu yang selayaknya kita dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, setelah dihitung-hitung pengeluaran untuk mentraktir teman-teman, maka jumlah tersebut telah melewati jumlah komitmen yang saya terima. Artinya, saya tidak menikmati sepeser pun hasil komitmen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saya masih dibukakan hati oleh Allah SWT, sehingga masih merasa tak enak ketika menikmati komitmen "arisan" sendirian. Mudah-mudahan akan tetap ada perasaan tak enak ini jika mendapatkan sesuatu yang memang tidak berhak saya dapatkan. Berbahaya jika naluri sudah merasa nyaman walaupun mendapatkan yang bukan hak kita. Dan untuk mencegah hal semacam ini terulang kembali, mungkin saya akan mempertimbangkan untuk tidak lagi mengikuti "arisan" semacam ini......masalahnya selama ini selalu kalah, sehingga tidak tahu rasanya mendapatkan "rejeki" semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saya masih tetap dilindungi oleh Allah SWT...amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7863715184068043750?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7863715184068043750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/mendapatkan-komitmen-arisan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7863715184068043750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7863715184068043750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/mendapatkan-komitmen-arisan.html' title='Mendapatkan Komitmen &quot;Arisan&quot;'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1775529835984273144</id><published>2010-07-10T13:27:00.001+07:00</published><updated>2010-07-10T13:28:08.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Prediksi Deddy Corbuzier Piala Dunia 2010</title><content type='html'>Sebelum pembukaan piala dunia 2010, Deddy Corbuzier, Mentalist ternama di Indonesia, memprediksi pemenang piala dunia kali ini. Prediksi ditulis di secarik kertas dan kemudian kertas tersebut disimpan di dalam box dan digantung di tempat umum, sehingga tidak mungkin ada satu orang pun yang mengubah isi kertas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Deddy Corbuzier memberikan suatu kode untuk dipecahkan oleh para khalayak. Menurutnya jika memang ada yang bisa memecahkan kode tersebut, maka ia akan mengetahui pemenang piala dunia 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode tersebut adalah :&amp;nbsp;NC1253HZ6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perkiraan saya karena ini adalah sebuah sulap, maka saya tak yakin Deddy Corbuzier bisa memprediksi pemenang sebelum pertandingan berlangsung, apalagi dia yakin 100% akan kebenaran prediksinya tersebut. Jadi pasti kode yang diberikan yaitu NC1253HZ6 pasti akan sesuai dengan beberapa negara yang mengikuti piala dunia. Toh juga tidak ada seorang pun yang mengetahui maksud dari kode-kode ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hanya tinggal dua tim yang akan memperebutkan juara piala dunia, maka iseng-iseng saya mencoba memecahkan kode Deddy Corbuzier tersebut, dan hebatnya, dengan menghubungkan kode dan kedua negara peserta, rupanya kode tersebut bisa sangat berkaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mulai memecahkan kode tersebut jika negara yang jadi pemenang adalah Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NC1253HZ6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N : ini diambil dari bahasa inggris, yaitu New&lt;br /&gt;C : juga dari bahasa inggris, yaitu Champion&lt;br /&gt;12 : ini adalah jumlah gol yang berhasil dilesakkan tim juara (Belanda sampai saat ini telah melesakkan 12 gol)&lt;br /&gt;5 : ini adalah jumlah gol kebobolan tim juara (Belanda sampai saat ini telah kebobolan 5 gol)&lt;br /&gt;3 : ini adalah jumlah tim juara berada di final (Belanda sudah 3 kali mencapai final)&lt;br /&gt;H : ini diambil dari nama lain Belanda yaitu Holland&lt;br /&gt;Z : mengingat jumlah gol sudah 12, dan kebobolan udah 5, maka partai final akan berakhir 0-0. Jadi ini adalah Zero Goals in Final&lt;br /&gt;6 : jumlah kemenangan tim juara di piala dunia (Belanda sudah menang 6 kali sampai saat ini, dgn hasil 0-0 di babak final maka hanya dihitung 6 kali menang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bila yang menang adalah Spanyol?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;NC1253HZ6&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;N : ini diambil dari bahasa inggris, yaitu New&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;C : juga dari bahasa inggris, yaitu Champion&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;12 : ini adalah jumlah keikutsertaan tim juara di piala dunia (Spanyol sampai saat ini telah mengikuti 12 kali piala dunia)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;5 : ini adalah jumlah selisih gol tim juara (Spanyol sampai saat ini memiliki selisih gol 5)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;3 : ini adalah jumlah tim juara memperoleh skor yang sama sebelum ke final (Spanyol sudah 3 kali bertanding dengan skor akhir 1-0)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;H : ini diambil dari nama lawan tim juara di final, yaitu Belanda alias Holland&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Z : prediksi partai final akan berakhir 0-0. Jadi ini adalah Zero Goals in Final&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;6 : jumlah kemenangan tim juara di piala dunia (Spanyol jika menang lawan Belanda artinya sudah menang 6 kali selama di turnamen)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika salah satu dari kedua tim menang, kode dari Deddy Corbuzier pun masih bisa dihubung-hubungkan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pintar ya si Deddy itu....hebat!!! Tapi jangan berpendapat kalo Deddy bisa meramal, yang dilakukannya adalah mengumpulkan seluruh kode dan angka sehingga bisa cocok dengan siapa pun juara piala dunia kali ini. Itulah kehebatannya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kertas yang disimpan di dalam kotak dan digantung itu, tentu tidak akan sulit baginya mengganti atau menulis ulang kertas tersebut, toh dia kan pesulap profesional, entah bagaimana caranya, tapi itulah keahliannya.....worth to watch nih!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1775529835984273144?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1775529835984273144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/prediksi-deddy-corbuzier-piala-dunia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1775529835984273144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1775529835984273144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/prediksi-deddy-corbuzier-piala-dunia.html' title='Prediksi Deddy Corbuzier Piala Dunia 2010'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-5613736720804543537</id><published>2010-07-09T21:44:00.002+07:00</published><updated>2011-04-07T22:38:25.206+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Partai Final 2010 : Belanda vs Spanyol</title><content type='html'>Sudah jelas kini tim dari negara mana yang akan bertanding di partai final piala dunia 2010. Tim oranye Belanda melawan tim matador Spanyol. Keduanya telah berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang layak masuk final. Belanda pernah mengalahkan Brasil di babak perempat final, lalu susah payah menekuk Uruguay di semifinal. Spanyol berhasil membungkam Portugal di babak perdelapan final serta mencengangkan banyak orang dengan menekuk Jerman di semifinal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tim ini sejak awal sudah memainkan sepakbola yang menyerang. Hal ini terbukti dari statistik pertandingan masing-masing tim yang selalu mengungguli lawan-lawannya. Belanda, walaupun dikritik karena tidak memainkan gaya total football, namun tetap saja di setiap permainan tim ini menguasai jalannya pertandingan. Spanyol pun demikian, bahkan hanya melawan Jerman saja statistik penguasaan bolanya tidak terlalu menonjol. Selebihnya bisa dikatakan bahwa permainan Spanyol dengan lawan-lawannya hanyalah permainan satu sisi, bahkan saat Spanyol dipaksa bertekuk lutut di hadapan Swiss pada pertandingan perdana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tim juga memiliki kwartet yang sangat baik untuk level Internasional. Belanda memiliki Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijder dan juga Dirk Kuyt. Sedangkan Spanyol memiliki Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Xabi Alonso dan Sergio Busquets. Bahkan dari kwartet ini bisa berubah menjadi kwintet jika Rafael Van Der Vaart dan Cesc Fabregas tampil di lapangan. Bedanya kwintet di tim Spanyol semuanya pemain tengah, sedangkan di tim Belanda gabungan antara gelandang serang dengan penyerang. Dengan kata lain jika mau dibilang kekuatan serangan kedua tim adalah berimbang karena ke sepuluh pemain yang saya sebutkan di atas merupakan pemain-pemain kunci di klubnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari jumlah gol yang berhasil dibukukan oleh kedua tim, maka tim Belanda lebih unggul daripada Spanyol dengan 12 berbanding 7. Namun Belanda juga lebih banyak kebobolan daripada Spanyol dengan 5 berbanding 2. Walaupun jumlah golnya sedikit, namun Spanyol memiliki lebih banyak kesempatan menendang ke arah gawang dengan perbandingan 103 dan 80.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan pertandingan semifinal beberapa hari yang lalu, Belanda masih membukukan rekor 100% kemenangan. Jika Belanda berhasil menjadi juara nanti, maka hal itu merupakan torehan manis bagi tim tersebut. Sedangkan Spanyol sudah mengalami sekali kekalahan di partai perdana. Namun itulah pertama kali Spanyol mengalami kekalahan di partai awal piala dunia, dan sekali ini pula Spanyol berhasil masuk ke partai final. Tim sebelumnya yang seperti Spanyol adalah tim Argentina di tahun 1990 dimana pada pertandingan pertamanya takluk di tangan Kamerun, namun berhasil masuk ke partai final sebelum ditaklukan Jerman lewat titik putih di menit 80-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya tidak akan memprediksi pertandingan final ini, namun ada fenomena menarik mengenai prediksi pertandingan yang tidak bisa dianggap remeh. Paul si Gurita sampai saya menulis tulisan ini telah berhasil memprediksi 6 pertandingan dengan keakuratan 100%. Dan menariknya, untuk pertandingan final, Paul memprediksi Spanyol yang akan memenangkan pertandingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Paul kali ini benar? Mari kita saksikan saja tayangan pertandingan final piala dunia 2010 hari Senin pagi mulai pukul 01.30 WIB. Semoga pertandingan tersebut berjalan ketat dan menarik, dan kita mendapatkan juara baru piala dunia seperti ketika tahun 1998 dimana Perancis tampil menjadi juara baru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-5613736720804543537?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/5613736720804543537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/partai-final-2010-belanda-vs-spanyol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5613736720804543537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5613736720804543537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/07/partai-final-2010-belanda-vs-spanyol.html' title='Partai Final 2010 : Belanda vs Spanyol'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-555185947755686810</id><published>2010-06-26T18:14:00.004+07:00</published><updated>2010-06-26T18:25:59.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Perkiraan Juara Piala Dunia 2010 : Spanyol</title><content type='html'>Setelah perkiraan saya sebelumnya mengenai &lt;a href="http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/06/perkiraan-final-piala-dunia-2010.html"&gt;tim yang bertanding di final&lt;/a&gt; sedikit keliru karena Italia secara mengejutkan tersingkir di babak awal, maka saya akan merevisi perkiraan saya mengenai juara piala dunia 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memulai analisa tim yang akan jadi juara, mari kita lihat bagan sistem gugur piala dunia 2010 sekarang ini yang saya ambil dari website resmi FIFA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/TCXcdEpHoZI/AAAAAAAAAKU/fK36HECgbYw/s1600/Picture1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/TCXcdEpHoZI/AAAAAAAAAKU/fK36HECgbYw/s320/Picture1.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dari situ mari kita perkirakan 4 tim yang akan masuk semifinal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk slot W57 di atas akan diperebutkan oleh dua tim unggulan, Belanda dan Brasil serta dua tim kuda hitam Slovakia dan Chili. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slot W57 saya rasa akan menjadi perebutan bagi tim Belanda dan Brasil yang menurut saya tidak akan mengalami kesulitan ketika menghadapi lawan-lawannya di babak 16 besar. Pertandingan Belanda dan Brasil diharapkan akan memberikan tontonan yang menarik karena kedua tim sama-sama menganut sepakbola menyerang. Seperti perkiraan awal saya, maka Belanda akan mengalahkan Brasil dan memperoleh slot W57.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk slot W58 akan diperebutkan oleh tim-tim kuda hitam, USA, Korea Selatan, Ghana dan Uruguay. Salah satu dari mereka akan masuk ke semifinal.&lt;br /&gt;Karena perimbangan keempatnya relatif sama, maka saya tidak mengunggulkan salah satu akan masuk ke slot W58. Toh pada akhirnya tim tersebut akan bertanding menghadapi Belanda ataupun Brasil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian slot untuk partai final (W61) menurut saya akan diambil oleh tim Belanda (sesuai dengan perkiraan saya sebelumnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk slot W59 akan diperebutkan oleh tiga tim unggulan, Argentina, Jerman dan Inggris, dan satu tim kuda hitam Mexico. Argentina akan menjajal Mexico di babak 16 besar, dan saya menjagokan Argentina untuk memenangi pertandingan tersebut. Jerman akan langsung bertemu Inggris dan saya rasa inilah partai yang paling menarik di babak 16 besar. Beberapa pertemuan terakhir Jerman dengan Inggris, Inggris lebih banyak memperoleh kemenangan. Jadi saya menjagokan Inggris bertemu Argentina untuk memperebutkan slot W59. Yang mana yang saya jagokan? Tentunya Argentina, selama Messi masih main ketika babak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk slot W60 akan diperebutkan oleh dua tim unggulan, Spanyol dan Portugal serta dua tim kuda hitam, Paraguay dan Jepang. Spanyol dan Portugal mudah-mudahan akan menyajikan pertandingan bermutu karena keduanya sama-sama menganut gaya Amerika Latin-nya Eropa. Saya menjagokan Spanyol memenangi pertandingan ini seperti perkiraan sebelumnya. Lalu antara Paraguay dan Jepang saya sangat berharap Jepang akan berbuat banyak seperti saat mereka mempercundangi Denmark beberapa hari yang lalu. Jadi untuk slot W60 akan diperebutkan Spanyol dan Jepang, dengan Spanyol yang akan memenangkan laga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah perebutan slot final yaitu W62, dimana Argentina akan melawan Spanyol. Perkiraan saya Argentina masih mengandalkan Messi sebagai motor serangan, sedangkan Spanyol mengandalkan kuartet lini tengahnya yang sangat kuat yaitu Xavi, Iniesta, Xabi Alonso dan Sergio. Satu melawan empat!! Apalagi Messi saat ini bermain di liga Spanyol dan lawan yang akan dihadapinya kebanyakan teman mainnya di Barcelona yang tentunya sudah mengetahui kelemahan Messi dan bisa mematikannya. Spanyol yang akan keluar sebagai pemenang dan mendapatkan slot W62.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai final akan menyajikan sepakbola menyerang ala total footbal Belanda dengan sepakbola indah yang mengalir bagai air ala Spanyol. Seperti pertandingan melawan Argentina, pertandingan melawan Belanda akan sama saja antara satu orang pemain Belanda (Arjen Robben) dengan empat orang pemain Spanyol. Menarik sekali, tapi saya menjagokan Spanyol memenangi pertarungan ini dan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah perkiraan dan analisa saya mengenai juara piala dunia saat ini. Mari kita buktikan kebenarannya!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-555185947755686810?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/555185947755686810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/06/perkiraan-juara-piala-dunia-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/555185947755686810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/555185947755686810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/06/perkiraan-juara-piala-dunia-2010.html' title='Perkiraan Juara Piala Dunia 2010 : Spanyol'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/TCXcdEpHoZI/AAAAAAAAAKU/fK36HECgbYw/s72-c/Picture1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-4261045109139565390</id><published>2010-06-08T20:33:00.001+07:00</published><updated>2010-06-08T20:37:35.421+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Perkiraan Final Piala Dunia 2010 : Belanda vs Italia</title><content type='html'>Piala dunia 2010 di Afrika Selatan tinggal tiga hari lagi. Tentunya sudah banyak perkiraan mengenai tim-tim mana saja yang akan berjaya di piala dunia kali ini. Kali ini saya akan menganalisa perjalanan setiap tim ketika menghadapi piala dunia yang tinggal beberapa hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa tersebut didasarkan oleh pertemuan dari masing-masing tim (head-to-head, bisa dilihat dari website Fifa di &lt;a href="http://www.fifa.com/worldfootball/statisticsandrecords/headtohead/index.html"&gt;http://www.fifa.com/worldfootball/statisticsandrecords/headtohead/index.html&lt;/a&gt;), dan jika nilai head-to-head dinilai sama atau tidak ada data, maka tim yang negara berada pada daerah waktu atau benua yang sama dari waktu Afrika Selatan memperoleh keunggulan. Tim tuan rumah memiliki keunggulan satu kemenangan lagi dengan tim yang akan dihadapinya. Jadi misalnya tim Afrika Selatan bertanding dengan tim Meksiko, maka jika dilihat dari head-to-head, maka Meksiko unggul 2-1. Namun karena Afrika Selatan sebagai tuan rumah dan dia tinggal di waktu yang pasti sama dengan waktu pelaksanaan piala dunia, maka Afrika Selatan mendapatkan 2 poin tambahan, sehingga di analisa saya Afrika Selatan akan mengungguli Meksiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan tim-tim lainnya yang bertanding. Namun tentu ada pengecualian dimana Korea Utara biar bagaimanapun tidak akan pernah menang melawan Brasil. Walaupun kedua tim sama-sama belum pernah ketemu dan sama-sama tidak berada di waktu daerah yang sama dengan Afrika Selatan, tentunya sudah 99% dipastikan Brasil akan menang lawan Korea Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mulai analisa piala dunia!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempersingkat tulisan, maka saya meniadakan unsur kejutan dalam piala dunia kali ini. Sehingga tim-tim yang akan menuju babak kedua adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup A :&lt;br /&gt;I. Afrika Selatan&lt;br /&gt;II. Perancis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup B :&lt;br /&gt;I. Argentina&lt;br /&gt;II. Nigeria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup C :&lt;br /&gt;I. Inggris&lt;br /&gt;II. Amerika Serikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup D :&lt;br /&gt;I. Jerman&lt;br /&gt;II. Ghana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup E :&lt;br /&gt;I. Belanda&lt;br /&gt;II. Kamerun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup F :&lt;br /&gt;I. Italia&lt;br /&gt;II. Paraguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup G :&lt;br /&gt;I. Brasil&lt;br /&gt;II. Portugal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup H :&lt;br /&gt;I. Spanyol&lt;br /&gt;II. Chili&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai jadwal piala dunia resmi dari Fifa.com, maka yang akan bertanding untuk babak kedua adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Afrika Selatan vs Nigeria --&amp;gt; Nigeria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Inggris vs Ghana --&amp;gt; Inggris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Belanda vs Paraguay --&amp;gt; Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Brasil vs Chili --&amp;gt; Brasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. Argentina vs Perancis --&amp;gt; Argentina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. Jerman vs Amerika --&amp;gt; Jerman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VII. Italia vs Kamerun --&amp;gt; Italia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIII. Spanyol vs Portugal --&amp;gt; Spanyol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pertandingan di babak delapan besar adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Nigeria vs Inggris --&amp;gt; Nigeria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Belanda vs Brasil --&amp;gt; Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Argentina vs Jerman --&amp;gt; Argentina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. Italia vs Spanyol --&amp;gt; Italia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak semifinal akan memainkan partai sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Nigeria vs Belanda --&amp;gt; Belanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. Argentina vs Italia --&amp;gt; Italia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk babak final yang mempertemukan Belanda dan Italia akan sangat sulit ditebak siapa pemenangnya. Jika dilihat dari Head-to-Head kedua tim di semua kompetisi maka Italia menang 7-3, tapi Belanda pernah mengalahkan Italia di Piala Dunia yang merupakan pertemuan satu-satunya kedua tim tersebut di ajang bergensi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mungkin Italia mempertahankan gelar juara dunianya? Ataukah kali ini giliran Belanda yang berjaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita saksikan bersama-sama pergelaran Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan mulai 11 Juni 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-4261045109139565390?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/4261045109139565390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/06/perkiraan-final-piala-dunia-2010.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4261045109139565390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4261045109139565390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/06/perkiraan-final-piala-dunia-2010.html' title='Perkiraan Final Piala Dunia 2010 : Belanda vs Italia'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2174194730933510085</id><published>2010-05-31T21:49:00.000+07:00</published><updated>2010-05-31T21:49:30.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 4)</title><content type='html'>Pada bagian ketiga dibahas mengenai reaksi dari berbagai kelompok masyarakat dan beberapa cara menanggulanginya. Pada bagian keempat ini akan dibahas mengenai dampak penghentian suplai premium bagi SPBU Pertamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, satu-satunya SPBU yang menjual BBM bersubsidi seperti premium adalah SPBU milik Pertamina. SPBU Pertamina sebagian besar dimiliki oleh swasta yang menginvestasikan uangnya untuk membangun SPBU, dan sebagian lagi merupakan investasi murni dari Pertamina. Keuntungan pengelola SPBU adalah margin harga beli dan jual BBM. Sehingga BBM jenis apapun yang dijual, jika dibeli dalam jumlah yang besar, maka keuntungan sudah berada di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dihentikannya suplai premium, maka SPBU Pertamina yang ada di Jakarta akan sama dengan SPBU Shell, Petronas dan Total. Dan yang pasti jumlah kunjungan pembeli ke SPBU semakin sedikit karena memang lebih banyak pembeli yang membeli BBM bersubsidi semacam premium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina pun harus lebih pandai mengelola SPBU yang menggunakan label dirinya. Selama ini dengan moto 'Pasti Pas' membuat pembeli seperti saya tetap ke SPBU pertamina untuk membeli BBM, baik subsidi ataupun tidak. Karena SPBU yang dilabeli 'Pasti Pas' dijamin takaran dan kualitasnya pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berakhirnya suplai premium, maka minimal SPBU Pertamina harus memiliki layanan yang sama dengan SPBU lainnya. Beberapa hal yang saya rasa kurang di SPBU Pertamina adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sedikit sekali yang menyediakan layanan isi angin ban secara gratis&lt;br /&gt;2. Masih adanya surcharge bagi pengguna kartu kredit walaupun tarifnya berbeda-beda antar SPBU&lt;br /&gt;3. Tidak adanya layanan tambahan bagi pengemudi seperti ngelap kaca&lt;br /&gt;4. Tidak mengarahkan pembeli masuk ke konter mini market (seperti yang dilakukan shell dengan menyediakan layanan pembayaran kartu kredit di konter mini market)&lt;br /&gt;5. Petugas SPBU yang kurang aktif melayani pembeli, berbeda dengan kompetitornya yang seperti sales melihat prospek datang ke tempatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hal itu semua masih bisa diubah. Apalagi Pertamina sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat. Jika layanannya sama, kenapa harus ke lain tempat? Benar kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang kebijakan yang diusulkan diterapkan oleh pemerintah, maka Pertamina mempunyai waktu 6 bulan untuk berbenah. Tentunya waktu tersebut cukup lama bagi suatu perusahaan kelas dunia seperti Pertamina. Saya rasa dalam waktu 6 bulan Pertamina dapat memperbaiki kinerja SPBU-nya, minimal menyamakan layanan kompetitor, malah kalau bisa melebihi kinerja kompetitornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan nih buat Pertamina benar-benar Head-to-Head dengan Shell, Petronas dan Total tanpa ada embel-embel jualan BBM Bersubsidi, kecuali solar yang masih disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah....Berani Gak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina.....Tunjukkan Nyalimu!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2174194730933510085?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2174194730933510085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2174194730933510085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2174194730933510085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-4.html' title='Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 4)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1153082454522922220</id><published>2010-05-30T20:41:00.000+07:00</published><updated>2010-05-30T20:41:08.777+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 3)</title><content type='html'>Pada bagian kedua dibahas mengenai persiapan penghentian suplai premium ke kota Jakarta. Dan persiapan ini membutuhkan biaya yang cukup besar, sesuai dengan biaya penghematan yang akan dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian ketiga ini akan dibahas mengenai reaksi dan dampak dari penghentian suplai premium ke Jakarta. Reaksi ini kemungkinan negatif atau memanfaatkan celah dan bagaimana cara menanggulanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi pertama dari pengguna kendaraan pribadi baik mobil ataupun motor. Reaksi dari kelompok ini tentunya paling bisa diprediksi. Dampak dari dihentikannya suplai premium ke Jakarta akan meningkatkan pemakaian premium di kota penyangga. Hal ini akan menyebabkan suplai premium ke beberapa kota penyangga harus ditambah paling tidak dalam bulan pertama setelah aturan diberlakukan. Lalu sedikit demi sedikit suplai dikurangi, hingga mencapai suplai seperti sebelum pemberlakuan aturan ini. Hal ini adalah hal yang lumrah, bahkan di perbatasan Singapura dan Malaysia pun banyak yang melakukan hal serupa. Namun mereka direpotkan oleh imigrasi antar negara, sehingga tidak ekonomis jika harus bolak-balik demi memperoleh BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama juga akan berlaku disini. Jarak kota penyangga ke pusat bisnis Jakarta cukup jauh, dan yang paling terpenting adalah macet. Sehingga orang akan merasa kerepotan jika harus bolak-balik, bahkan jika mereka memiliki supir untuk melakukan hal tersebut. Sehingga untuk pengguna kendaraan pribadi tidak diperlukan pengawasan sama sekali karena memang dengan pelarangan suplai cukup membuat mereka kerepotan untuk menyiasatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok kedua yang akan bereaksi adalah angkutan umum yang menggunakan premium yaitu angkutan kota yang berupa mobil minivan. Kelompok ini yang akan protes akan kebijakan tersebut. Namun saya rasa hanya sebagian yang benar-benar protes. Ini dikarenakan mobil angkutan umum yang berupa minivan biasanya lintas kota. Ada yang dari Tangerang ke Jakarta lewat Kali Deres, ada yang dari Depok ke Jakarta lewat Kampung Rambutan, ada yang dari Bekasi ke Jakarta lewat Pulo Gadung. Dan keseluruhan angkutan tersebut melewati daerah penyangga Jakarta. Sehingga bila mereka protes, maka tidak ada dasar sama sekali akan protesnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi masalah hanyalah angkutan mikrolet yang tidak melewati kota penyangga. Dan ini yang terkena dampak paling besar. Terus terang saya belum memiliki solusi untuk mikrolet yang tidak melewati kota penyangga tersebut. Tapi jika ditotal, maka jumlah mikrolet tersebut sedikit sekali dibandingkan total angkutan umum di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok berikutnya adalah armada taksi atau travel atau instansi pemerintah yang menggunakan premium. Seperti yang telah dibahas di bagian 2, maka taksi atau travel ini mempunyai hak untuk memiliki Stasiun Pengisian sendiri. Penyimpangan yang mungkin terjadi adalah beberapa taksi atau travel menjual premiumnya kepada umum dengan harga yang dimahalkan tapi tentunya lebih murah daripada BBM non subsidi. Iya hal ini bisa dilakukan, tapi dengan sistem tertutup tentunya hal itu akan sulit dilakukan terus menerus. Contohnya, rata-rata jarak tempuh taksi per hari di Jakarta adalah 400 km. Dengan rata-rata taksi menggunakan mobil yang penggunaan BBM-nya 1 : 10, maka rata-rata terpakai 40 liter BBM. Jika jumlah armada di pool taksi ada 100 unit, maka suplai BBM ke pool tersebut dibatasi hanya 4000 liter per hari. Sehingga jika memang ada oknum yang 'bandel', maka kebandelannya tidak akan berlangsung lama karena keuntungannya tidak seberapa, dan jika tertangkap tangan harus dikenakan hukuman yang berat, bagi oknum maupun instansinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok berikutnya adalah masyarakat umum. Penghentian premium di Jakarta akan disikapi dengan kenaikan barang kebutuhan. Mereka akan mengira bahwa karena BBM-nya non subsidi, maka angkutan barang menjadi lebih mahal. Namun itu adalah perkiraan yang salah. Angkutan kebutuhan pokok biasanya adalah angkutan antar kota, sehingga penghentian premium di kota Jakarta tidak mempengaruhi biaya angkutan sama sekali. Memang pasti ada kenaikan harga di beberapa bidang, tapi tentunya kenaikan itu adalah wajar karena masih harus membiasakan. Kenaikan yang paling mungkin adalah angkutan umum Mikrolet yang tidak memiliki jalur ke kota penyangga. Namun kenaikan itu juga tidak terlalu besar, apalagi jika busway sudah beroperasi secara ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan penghentian suplai premium ke Jakarta akan mengurangi kemacetan di Ibukota dan membuat perjalanan keliling Jakarta di hari kerja menjadi lebih nyaman, aman dan manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1153082454522922220?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1153082454522922220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1153082454522922220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1153082454522922220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-3.html' title='Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 3)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-3951029670240599818</id><published>2010-05-30T19:46:00.001+07:00</published><updated>2010-05-30T19:55:59.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 2)</title><content type='html'>Di bagian pertama mengenai pelarangan premium telah diungkapkan bahwa premium hanya dihentikan suplainya untuk daerah kota Jakarta. Daerah penyangga seperti Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang masih diperbolehkan menyediakan premium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian kedua ini akan dibahas mengenai persiapan hingga peluncuran kebijakan tersebut. Untuk mempersiapkan kebijakan ini, pemerintah harus menghitung perkiraan pengurangan subsidi yang bisa diperoleh jika kebijakan ini diterapkan dan pengurangan subsidi itu digunakan semaksimal mungkin untuk memperbaiki kinerja angkutan umum di kota Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitungan kasar adalah sebagai berikut. Jika tiap hari ada 100 ribu mobil dan satu juta pengendara sepeda motor berkeliaran di Jakarta, dengan rata-rata pemakaian BBM subsidi adalah 5 liter untuk mobil dan 2 liter untuk motor, sehingga dalam 1 hari saja premium yang terpakai mencapai 2,5 juta liter premium. Dengan kebijakan ini diharapkan premium yang dipakai hanya 2,5 liter untuk mobil dan 1 liter untuk motor, sehingga ada penghematan sebesar 1,25 juta liter per hari. Jika sekarang harga BBM non subsidi berkisar di Rp 6800 per liter, maka secara kasar perhitungan premium jika tidak disubsidi adalah Rp 6500. Ada penghematan Rp 2000 per liternya, atau Rp 2,5 milyar per harinya. Dalam setahun dengan jumlah hari 360, maka akan ada penghematan sebesar Rp 900 milyar per tahun (sedikit mendekati Rp 1 triliyun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan potensi penghematan yang lumayan besar tersebut, maka pemerintah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki angkutan masal di Jakarta. Yang paling cepat dan masuk akal untuk diperbaiki adalah angkutan masal Busway yang saat ini masih terbengkalai 2 koridor karena pengadaan bus yang masih mandek hingga saat ini. Di samping itu dari 8 koridor yang ada sampai saat ini, hanya koridor 1 yang dianggap operasionalnya memadai. Koridor yang lain terhambat karena banyak bersinggungan dengan jalur biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempersiapkan perbaikan busway, maka pemerintah harus mengambil langkah untuk mempercepat pengadaan bus, meningkatkan pelayanan dan menjamin sterilisasi jalur busway untuk memberikan alternatif bagi pengguna jalan agar tidak selalu mengandalkan kendaraan pribadinya untuk berkeliling di kota Jakarta. Potensi penghematan subsidi tersebut harus dibayar di depan yang alokasinya antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengadaan Bus TransJakarta agar setiap koridor memiliki jumlah bus yang optimal&lt;br /&gt;2. Perbaikan sarana halte dan pendukung lainnya&lt;br /&gt;3. Penambahan petugas di jalanan untuk sterilisasi jalur&lt;br /&gt;4. Pengadaan Bus Feeder dari kota penyangga untuk mempermudah akses menuju jalur Busway&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat hal di atas wajib dilakukan oleh pemerintah maksimal 6 bulan sebelum pelaksanaan kebijakan penghentian suplai premium di kota Jakarta. Hal ini untuk membiasakan pengguna jalan lain akan alternatif moda transportasi yang digunakan dan tidak melulu mengandalkan kendaraan pribadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan busway semakin baik operasionalnya, maka akan lebih banyak orang yang secara sadar berpindah menggunakan busway sebagai andalan transportasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan angkutan umum lain? Tentunya diperbaiki secara bertahap. Yang tadinya angkutan umum diusahakan oleh murni swasta dan hanya mencari keuntungan, maka waktu 6 bulan tersebut digunakan untuk menggodok sistem layanan angkutan umum yang lebih baik dan juga menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armada taksi juga direstrukturisasi. Jika sebelumnya armada taksi masih menggunakan BBM premium (walaupun taksi premium yang menggunakan Alphard, Mercedes dan Hyundai), maka sekarang ini taksi tidak mudah untuk mendapatkan premiumnya. Namun hal itu masih bisa disiasati dengan masing-masing pool taksi memiliki Stasiun Pengisian sendiri untuk pengisian premium bagi taksi mereka. Sehingga suplai premium menjadi tertutup untuk di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha travel pun bisa mengajukan hal yang sama dalam kurun waktu 6 bulan tersebut. Premium pada prinsipnya tidak dilarang digunakan, namun suplainya tidak lagi ke SPBU, tapi ke Stasiun Pengisian sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama diberlakukan juga untuk kendaraan dinas pemerintah seperti TNI/Polri. Mereka disediakan Stasiun Pengisian sendiri untuk keperluan operasionalnya. Tentunya dengan suplai sistem tertutup tersebut, akan lebih mudah dikontrol pemakaian BBM subsidi terutama premium.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-3951029670240599818?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/3951029670240599818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3951029670240599818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3951029670240599818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-2.html' title='Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 2)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-226841402105189674</id><published>2010-05-30T19:21:00.000+07:00</published><updated>2010-05-30T19:21:18.883+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 1)</title><content type='html'>Beberapa hari ini lagi ramai pemberitaan mengenai usaha pemerintah membatasi penggunaan BBM bersubsidi, yaitu premium. Beberapa hal menjadi wacana seperti pembatasan berdasarkan tahun pembuatan untuk mobil, bahkan yang paling baru adalah pelarangan sepeda motor menggunakan BBM bersubsidi. Kedua wacana di atas cukup baik, namun lemah dalam hal pengawasan dan penindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana pembatasan BBM bersubsidi memang sangat menarik. Oleh karena itu saya akan mengusulkan kepada pemerintah hanya satu hal. Hentikan suplai Premium di kota Jakarta!!! Ya, dengan menghentikan suplai premium, maka otomatis pengguna BBM bersubsidi berkurang dan pemerintah tidak perlu mengadakan pengawasan mengenai pengguna BBM bersubsidi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerjanya kira-kira begini. Suplai premium dihentikan di kota Jakarta saja. Kota penyangga Jakarta seperti Bekasi, Depok, Bogor dan Tangerang masih diperbolehkan untuk menyediakan premium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loh kok gitu? Sama aja donk!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak lah!! Untuk menuju kota penyangga Jakarta dibutuhkan waktu perjalanan yang tidak sedikit. Misalnya, dari Sudirman, bensin sudah hampir habis. Yang paling dekat kota penyangga adalah Bekasi, karena tinggal naik tol dalam kota dan turun di Bekasi Barat. Tapi coba bayangkan, berapa kilometer yang harus ditempuh? Apalagi kalau macet? Apakah worthed harus berulang kali bolak-balik hanya untuk mendapatkan premium? Padahal di Jalan Gatot Subroto hingga Cawang berjejer SPBU yang menyediakan BBM yang bukan premium. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan orang yang memang tinggal di kota penyangga? Ya itu keuntungannya!! Mereka tetap bisa membeli premium. Yang penting di Jakarta premium tidak lagi disuplai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus gimana dengan angkutan umum? Seperti yang dibilang, bahwa yang dihentikan hanya premium. Angkutan umum masih banyak yang menggunakan solar. Sehingga bus (besar maupun 3/4) masih bisa menikmati BBM bersubsidi. Dan kalau dilihat dari seluruh pengguna angkutan umum, rasanya hanya sebagian Mikrolet yang terkena dampaknya karena jalurnya tidak melewati kota penyangga Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan pengendara sepeda motor? Untuk pengendara yang tinggal di daerah penyangga, tentunya tetap bisa membeli premium di dekat tempat tinggalnya. Tapi perlu diingat juga, kapasitas tangki motor tidak banyak. Rata-rata perjalanan sepeda motor yang dari kota penyangga bisa mencapai 100 km per harinya. Artinya mereka harus menyiapkan isi tangki bensinnya minimal 3 liter per tiap kali berangkat jika tidak mau mengisi BBM non subsidi di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dalam usulan ini yang ditekankan adalah kerepotan masing-masing individu untuk memperoleh BBM bersubsidi. Saya rasa SPBU kota penyangga hanya akan dipenuhi oleh orang-orang yang tidak mau membeli BBM non subsidi di awal-awal kebijakan ini dikeluarkan. Selanjutnya, orang akan merasa kerepotan dan mau tak mau mengubah kebiasaannya menjadi menggunakan BBM non subsidi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-226841402105189674?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/226841402105189674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/226841402105189674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/226841402105189674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/premium-dilarang-masuk-jakarta-bagian-1.html' title='Premium Dilarang Masuk Jakarta (bagian 1)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7039270614366654693</id><published>2010-05-23T22:41:00.001+07:00</published><updated>2010-06-01T17:48:14.456+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Review Sony Reader PRS-600</title><content type='html'>Setelah 10 hari menggunakan Sony Reader PRS-600 ada beberapa hal yang akan saya review. Mari kita mulai dengan layarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layar gadget ini memang tidak mengeluarkan cahaya. Buktinya ketika mencoba membaca dalam gelap, sama sekali tidak ada cahaya keluar dari reader ini. Artinya memang secara tampilan layar mirip sekali dengan buku, terutama buku yang kertasnya agak kecoklatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya tahan baterai memang tidak sampai dua minggu seperti yang disebutkan dalam spesifikasi dari website Sony. Aktual pemakaian aktif, dengan membolak-balik halaman dan zoom in zoom out adalah 4 hari kerja baterai sudah menunjukkan 'low bat'. Yang dimaksud dengan dua minggu mungkin jika file yang dibaca berformat 'epub' yang memang tidak memerlukan banyak refresh page. Dari spesifikasi website memang terlihat bahwa daya tahan baterai tergantung banyaknya membolak-balik halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gadget yang berlayar sentuh, tentu perlu juga direview mengenai performa layar sentuhnya. Reader ini sangat sensitif terhadap stylus bawaan, karena satu kali geser atau satu kali sentuhan, maka sudah terasa efeknya di layar. Jika memakai jari, harus agak sedikit ditekan, terutama untuk menggeser halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masalah charging, &lt;strike&gt;ini adalah salah satu yang saya takutkan. Sampai hari ini saya baru sukses charging baterai reader ini di satu netbook kepunyaan istri saya. Saya pernah coba di komputer yang memiliki OS Windows XP yang lain, namun reader tidak dikenal dan tidak dalam posisi charged saat dikonek lewat USB. Mungkin saya akan coba di tempat lain lagi, tapi kebetulan komputer di rumah yang ada Windowsnya ya cuma dua itu.&lt;/strike&gt; tidak ada masalah sama sekali apakah anda menggunakan windows maupun linux. Selama komputer mengenali reader sebagai salah satu mass storage, maka reader pun dalam posisi charging. Masa charged ketika low batt sekitar 3 jam-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memory card yang support dengan reader ini adalah SD Card dan Memory Stick Duo. Saya sudah mencoba SD Card dari yang 128 MB (milik kamera pocket jenis lama) hingga yang 8 GB (baru beli beberapa hari yang lalu), dan semua sukses. Saran saya jangan menggunakan Micro SD Card dengan adapter untuk memory card reader ini, karena kemungkinan akan terbaca error oleh reader. Jadi tetap pake SD Card. 8 GB bisa buat simpan ribuan buku digital yang berbentuk pdf atau mungkin puluhan ribu yang bertipe epub atau txt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan performa dari Reader yang baru 10 hari saya pakai cukup memuaskan. Memang belum ada wifi-nya bisa menjadi perbaikan pengembangan reader ini. Tapi yang bikin saya agak kesal, hari ini ketika lihat lagi reader ini di websitenya, harganya sudah berubah ke $199.....lumayan tuh beda $100....hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya, gimana dengan buku digitalnya? Secara resmi buku digital belum ada satu tempat pun di Indonesia yang menjualnya, paling tidak yang saya ketahui. Sehingga untuk download buku-buku saat ini saya menggunakan pdf-pdf yang telah lama saya miliki, plus buku-buku klasik lama yang sudah gratis (project gutenberg adalah salah satu contohnya), dan untuk buku-buku terkini, dapat didownload dari forum-forum yang menyediakan link buku-buku laris, apapun keinginan anda. Jadi jangan takut readernya tidak terpakai, karena begitu banyak buku yang bisa di download di internet. Dan tentunya gratis......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan review ini berguna. Mau baca buku digital lagi ah di readerku malam ini....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7039270614366654693?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7039270614366654693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/review-sony-reader-prs-600.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7039270614366654693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7039270614366654693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/review-sony-reader-prs-600.html' title='Review Sony Reader PRS-600'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6155959931552721505</id><published>2010-05-13T13:13:00.002+07:00</published><updated>2010-05-14T22:57:21.207+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Kesan Pertama Sony Reader PRS-600</title><content type='html'>Seminggu yang lalu teman saya meng-sms saya apakah saya masih tertarik dengan e-book reader karena temannya teman saya sedang berada di Amrik saat itu. Langsung saja saya bilang masih tertarik dan segera memintanya untuk memesan Sony Reader PRS-300 yang price list minggu kemarin berdasarkan internet adalah $149.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya barang yang saya inginkan tidak tersedia di beberapa tempat yang dikunjungi temannya teman saya. Dia bilang adanya PRS-600 yang harga price listnya $299. Saya kemudian menyetujui jika memang adanya yang $299 juga tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S-uYwdpTeuI/AAAAAAAAAKM/ROv6daLXF4g/s1600/sony-prs-600.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S-uYwdpTeuI/AAAAAAAAAKM/ROv6daLXF4g/s320/sony-prs-600.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Kamis 13 Mei 2010, Sony Reader PRS-600 sudah saya terima dengan baik dari teman saya. Melihat berat dari spesifikasinya yang sekitar 300 gram, saya merasakan Sony Reader ini lebih berat daripada gadget lain seperti Blackberry atau PDA. Ini karena layar reader ini berukuran 6 inch, jauh dibandingkan layar PDA atau smartphone yang cuma 3 inch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reader ini juga terlihat sangat tipis, sehingga mirip memegang buku tipis dengan ukuran seperti buku novel yang beredar di toko buku. Warna reader yang saya terima adalah warna hitam. Jika dilihat di website www.sony.com reader semacam ini punya dua warna lagi yaitu merah dan silver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik reader ini memiliki fitur touch screen. Ada stylusnya pula. Sehingga ketika menggunakannya betul-betul mirip seperti menggunakan PDA, namun reader ini tidak memiliki koneksi internet baik Wifi maupun 3G. Kayanya kalau berminat ada koneksi internetnya harus cari yang lebih mahal lagi kali ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disayangkan dari reader ini menurut buku manualnya adalah hanya kompatibel dengan OS Windows dan Mac. Linux belum disupport. Maksud support disini adalah software e-book library yang digunakan untuk transfer data dari komputer ke reader. Tanpa software ini reader hanya berguna untuk dicharge bila dicolok lewat koneksi USB ke komputer. Software tersebut tampilannya mirip seperti i-tunes dimana kita harus melakukan sinkronisasi ketika memasukkan sebuah data (buku) ke dalam reader tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memilih minta dibelikan reader ini karena reader ini dapat membaca format pdf. Jadi setiap file dalam bentuk pdf dapat langsung dibaca oleh reader ini seperti membaca lewat komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan reader ini adalah layarnya yang pasif, sehingga tidak melelahkan mata. Saya memang belum membaca lama di reader ini karena baru 2 jam yang lalu saya terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditunggu review berikutnya mengenai Sony Reader PRS-600.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6155959931552721505?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6155959931552721505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/kesan-pertama-sony-reader-prs-600.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6155959931552721505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6155959931552721505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/kesan-pertama-sony-reader-prs-600.html' title='Kesan Pertama Sony Reader PRS-600'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S-uYwdpTeuI/AAAAAAAAAKM/ROv6daLXF4g/s72-c/sony-prs-600.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7164388980791245410</id><published>2010-05-12T22:25:00.000+07:00</published><updated>2010-05-12T22:25:10.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Perubahan Pola Pikir dan Perilaku Bertransportasi</title><content type='html'>Perubahan adalah salah satu hal yang pasti di dunia ini. Perubahan dapat terjadi mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks dan melibatkan hajat hidup orang banyak. Dalam hal ini saya akan membahas perubahan pola pikir dan perilaku saya dalam bertransportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya masih kecil dan bersekolah di Taman Kanak-kanak, saya lebih banyak menggunakan becak sebagai alat transportasi saya ke sekolah. Jarak dari rumah ke sekolah saya adalah sekitar 10-15 menit menggunakan becak. Saat itu becak lebih mudah didapat dan memungkinkan untuk ditumpangi lebih dari satu orang. Saya masih diantar oleh pengasuh saya yang saya panggil Emak walaupun kadang-kadang orang tua yang menemani ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya betul-betul belum tahu moda transportasi apa yang saya bisa pilih dan belum tahu kenapa memilih moda transportasi tersebut. Saya hanya mengikuti apa yang dipilih oleh orang yang mengantar saya sekolah dan kebanyakan si Emak memilih menggunakan becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranjak ke Sekolah Dasar saya masih belum memiliki pilihan moda transportasi. Saat itu yang dipilihkan orang tua ke saya adalah naik jemputan. Jemputan ini berupa mobil Mitsubishi L300 yang menurut saya sangat besar saat itu. Setiap pagi mobil ini menjemput saya dari rumah dan ketika jam sekolah usai mobil ini sudah menunggu di parkiran dekat sekolah. Saya menggunakan moda transportasi ini secara penuh hingga kelas 5 SD. Setelah itu saya mulai menentukan pilihan yaitu naik angkutan umum. Namun saya hanya naik angkot jika pulangnya. Paginya tetap dijemput oleh Pak Supir yang bernama Om An.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memilih pulang naik angkutan umum saat itu karena terpengaruh ajakan teman. Rasanya kurang keren saat itu kalau naik jemputan, apalagi sudah kelas 6 SD. Jadilah tetap berlangganan jemputan, namun sering juga pulang sendiri dengan angkutan. Pikiran saya saat itu, saya sudah gede, jadi harus bisa mandiri. Dan untuk transportasi mandiri artinya bisa pulang sendiri. Mulai dari sinilah saya memiliki pilihan untuk transportasi yang saya gunakan, walaupun secara keseluruhan masih ditentukan oleh orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat waktu itu pernah sekali pulang bareng teman. Uangnya hanya cukup untuk naik angkutan umum satu kali. Padahal untuk sampe ke rumah minimal kami harus naik angkutan umum dua kali. Dia bilang ke saya bahwa dia tak punya uang. Sedangkan saya punya uang yang cukup bahkan untuk membayari dia naik angkutan. Karena dia ngajak jalan ke rumah, akhirnya saya temani dia jalan kaki sampai ke rumah. Untuk diketahui, jarak jalan kaki kita saat itu adalah 2,5 km. Entah itu orang tau apa gak saat ini. Nama orang tersebut adalah Rully Septianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk SMP saya masih didaftarkan ikut jemputan oleh orang tua. Kebetulan tahun pertama masuk siang. Kalau berangkat dari rumah siang-siang naik angkutan umum kan panas, nanti sampe sekolah malah mandi keringat. Demikian pemikiran orang tua saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jemputan tidak bertahan lama, karena di tahun kedua saya sudah mulai menggunakan angkutan umum kembali. Kenyataannya, saya tidak perlu mandi keringat ketika sampai ke sekolah karena jam masuk siang bukan merupakan jam sibuk saat itu, sehingga jalanan tidak macet ketika berangkat. Malah saya bertemu banyak teman di perjalanan menuju sekolah. Sebagai informasi, sekolah saya dari jalan raya yang dilewati angkutan umum berjarak 10 menit jalan kaki. Makanya tidak aneh jika saya bertemu banyak teman sepanjang perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman SD dan SMP hanya sesekali saya diantar pake mobil keluarga. Saat itu orang tua sudah memiliki mobil walaupun hanya mobil bekas. Bahkan seingat saya sampai saat ini orang tua saya hanya empat kali pernah punya mobil baru. Daihatsu Feroza, Hyundai Trajet, Chevrolet Spark dan yang terakhir Daihatsu Xenia. Saat itu mobil yang dipakai juga tidak pakai AC karena memang AC bukan kebutuhan utama mobil saat itu. Jadi saya diantar pake mobil hanya ketika ada acara penting seperti hari pertama sekolah, atau pengambilan rapor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu pula, saya melihat bahwa jika sekolah diantar oleh kendaraan sendiri, maka orang tua yang bersangkutan adalah orang kaya. Beberapa teman saya sering diantar jemput oleh mobil orang tuanya. Malah ada juga yang punya supir pribadi sehingga pulang perginya terjamin. Itu adalah jaman SMP dimana saya senang sekali jika melihat orang naik mobil dan berpikir bahwa suatu saat saya juga akan naik mobil seperti dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut ke SMA kebetulan saya sekolah di komplek yang sama dengan komplek sekolah SD dan SMP saya. Jadi ya sekolahnya disitu-situ aja tempatnya. Ketika SMA saya sering berangkat bareng kakak saya naik angkutan umum ke sekolahan. Seperti biasa, diantar pakai mobil oleh orang tua hanya ketika ada acara tertentu di sekolah. Sayangnya jam sekolah saya saat SMA dari jam 7 pagi hingga jam 1/2 4 sore. Pulang sekolah langsung ke rumah. Jarang sekali main ke rumah teman seperti jaman SMP dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di SMA makin banyak teman yang diantar jemput oleh mobil pribadi orang tuanya. Beberapa kali saya nebeng minimal sampai ke depan untuk mencegat angkutan umum. Lumayan mengurangi jalan beberapa menit. Beberapa kali saya tidak naik angkutan umum yang kedua ketiga pergi untuk lebih mempercepat waktu sampai di sekolah. Saat itu di Kalimalang kalau mendekati jam 7 pagi macet berat, sehingga saya dan kakak jalan lewat sawah-sawah dekat sekolahan dan muncul di bagian belakang sekolah melewati gereja. Perjalanan tersebut memakan waktu 15 menit setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat kuliah saya kebetulan jauh dari rumah. Tepatnya di daerah Depok. Untuk mengurangi rasa capek yang mungkin timbul, Papa saya mencarikan saya dan kakak tempat kos dekat kampus. Hari minggu malam atau senin pagi kita diantar ke tempat kos, dan hari jumat sore kita pulang ke rumah nebeng Papa yang kebetulan seorang dosen di kampus yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya juga sekali-kali naik angkutan umum pada hari-hari yang khusus. Untuk naik angkutan umum dibutuhkan 5 kali berganti angkutan. Mulai dari gapaksi yang lewat komplek. Mikrolet ke arah Kampung Melayu. Metromini ke stasiun kereta Tebet. Kereta Api Listrik ke stasiun UI. Dan yang terakhir Bus Kuning ke Kampus. Rata-rata dibutuhkan waktu 1 1/2 - 2 jam perjalanan dari rumah ke kampus maupun sebaliknya. Waktu tunggu terlama adalah kereta api yang tidak jelas jadwalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu naik angkutan umum adalah pilihan terakhir. Saya lebih senang naik mobil bareng papa atau kakak saya karena bisa tidur di mobil dengan hembusan AC. Ya, saat itu mobil kami sudah punya AC dan merupakan barang yang penting karena sudah sering macet dan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika menggunakan mobil maka jarak tempuh kami rata-rata hanya 45 menit hingga 1 jam. Lebih cepat dan lebih nyaman membuat saya lebih senang menggunakan mobil, apalagi saat itu saya disupiri karena belum bisa menyetir sendiri. Jelas moda transportasi ini yang saya pilih daripada saya harus berpanas-panas naik angkutan umum dengan desak-desakan, apalagi di kereta yang bisa hampir seperti sauna ketika jam sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya berpikir, rumah ke kampus tidak masalah jauh, yang penting ada mobil yang bisa mengantar saya ke mana-mana. Bahkan orang tua saya pun berpikir demikian. Sehingga di awal abad 21 ini mereka membeli tanah dan rumah di daerah pinggiran Jakarta yang tentunya jauh dari hiruk-pikuk kota. Daerah ini sampai saat ini masih tentram dan nyaman, namun memang harus dibayar dengan jarak yang jauh dari tengah kota. Toh saat itu jarak yang jauh bisa ditempuh hanya dengan beberapa menit berkendara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kuliah mulai mendekati semester akhir, saya yang tadinya tidak bisa membawa mobil karena saat belajar mobil waktu SMP dulu pernah nabrak mobil Pak Minto, tetangga depan rumah, dan trauma karena dimarahi habis-habisan oleh Papa, mulai belajar naik mobil lagi dan alhamdulillah tidak terlalu lama akhirnya berani membawa mobil sendiri. Abis lulus kuliah dan pas pertama kali dapat kerja di daerah Bendungan Hilir pun saya selalu membawa mobil ke kantor. Dengan take home pay yang tidak besar, saya berani terus-terusan membawa mobil ke kantor. Toh saat itu menurut saya membawa mobil berarti efektif dan efisien. Efektif karena waktu perjalanan ke kantor bisa cuma 1/2 jam jika masih di bawah jam 6 pagi. Efisien karena harga bensin dan tol saat itu masih cukup murah. Bahkan ketika pulang nebengin teman kantor, tolnya suka dibayarin oleh mereka. Artinya saya menganggap dengan kemacetan yang sudah ada saat itu, membawa mobil adalah pilihan yang paling baik. Dan itu berlangsung terus hingga saya diterima bekerja di tempat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun-tahun itu kami sekeluarga disibukkan dengan aktifitas masing-masing. Sehingga orang tua menyediakan satu mobil untuk tiap orang rumah. Jadilah kami pernah memiliki lima mobil dalam satu rumah suatu kali. Masing-masing mobil punya kepemilikan sendiri-sendiri. Saat itu rasanya saya berpikir bahwa inilah kesuksesan yang sesungguhnya dari keluarga kami. Saya pun makin terbiasa bawa mobil. Menikmati AC di kemacetan kota. Toh bagi saya saat itu pake mobil sendiri lebih cepat dan lebih nyaman. Kita hanya perlu menyesuaikan jadwal pergi dan pulang supaya tidak terlalu terjebak kemacetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa indah rupanya tidak terlalu lama. Macet di Jakarta makin menjadi-jadi. Begitu saya punya uang sendiri hasil kerja, saya membeli motor untuk memudahkan saya berkeliling kota. Saat itu paradigma orang jika naik motor artinya kita mengatasi kemacetan yang ada di kota ini. Memang pakai motor kena hujan dan panas, tapi untuk urusan cepat sampai inilah rajanya. Apalagi kalau pakai motor kita tidak perlu mencari waktu yang tepat untuk pergi karena kapanpun bisa dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi masa indah versi kedua berlangsung sangat cepat. Kemacetan pun semakin menggila. Jumlah motor di kota ini semakin meningkat, sehingga ketika kemacetan terjadi bahkan untuk orang jalan di tengahnya pun sangat sulit saking padatnya kendaraan bermotor. Naik motor pun tidak seindah sebelumnya walaupun untuk beberapa tempat keunggulannya masih terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya sampai di suatu titik dimana naik kendaraan pribadi capek karena sangat macet, dan naik kendaraan umum penuh sesak kendaraan, panas dan tidak aman. Tidak ada satupun moda transportasi yang cepat dan nyaman menurut saya. Sampai akhirnya saya bertemu dengan situs nebeng.com dan berhasil kontak dengan salah satu membernya saat itu yang memiliki jalur yang sama dengan jalur ke kantor saya sehari-hari. Member tersebut bernama Andi Wardana. Dia biasa naik mobil ke kantor bareng istrinya dari daerah Kota Wisata ke Wisma BNI 46. Saya pun nebeng dengan Mas Andi ini ketika kantor masih di daerah Gatot Subroto dan Sudirman. Sebagai anggota nebeng saat itu saya tidak sendirian. Ada empat orang anggota reguler lainnya dan kami berpatungan memberikan kontribusi karena menebeng tersebut. Tarif nebeng tersebut jauh lebih murah dibandingkan moda transportasi lainnya, bahkan bisa bersaing dengan biaya menggunakan sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nebeng mobil Mas Andi biasa saya lakukan hanya jam pergi kantor. Ketika jam pulang kantor saya biasa pulang sendiri dan menggunakan angkutan umum. Seperti biasa, kualitas angkutan umum sejak saya kecil hingga bekerja tidak juga beranjak baik, malah rasanya semakin memburuk karena seringnya berdesak-desakan. Tidak ada pilihan saat itu karena jika menggunakan mobil pribadi bensin mulai mahal. Tol pun juga mahal. Macet pula!! Jadi di saat itu menggunakan mobil mulai tidak ekonomis. Bahkan mobil yang ada di rumah pun satu per satu mulai dijual karena sering tidak dipakai dan mulai merongrong. Maklum rata-rata mobil bekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu mulai ada kampanye bike to work lewat internet dan media lainnya. Terakhir kali saya punya sepeda adalah jaman masih SD dahulu dengan trend sepeda federal. Tadinya berpikir bahwa naik sepeda ke kantor tidak menyenangkan, karena rumah di daerah pinggiran kota sedangkan kantor di daerah Sudirman dan Gatot Subroto. Naik motor aja membutuhkan waktu 1 1/2 jam. Kalau naik sepeda berapa lama? Pasti keringetan tuh ke kantor. Dan yang paling penting apakah saya kuat bersepeda demikian jauh? Karena dulu waktu kecil aja sepedaan hanya sampai komplek sebelah yang jaraknya tidak jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya punya keberanian untuk bersepeda ke tempat kerja setelah pindah kantor ke daerah TB Simatupang. Kebetulan di tempat kerja pun ada ruang untuk mandi setelah sepedaan dari rumah. Bahkan ada teman kerja yang juga pakai sepeda, yaitu Pak Nana dan Pak Samiyono, makin termotivasilah saya untuk bersepeda. Jadilah saya mulai bersepeda ke kantor diselingi dengan naik angkutan umum. Titik terang mengenai moda transportasi datang dari kebijakan kantor. Kantor tempat saya bekerja menyediakan jemputan ke kantor dari sekitar rumah karyawan. Tawaran ini sangat menggiurkan, walaupun kami masih harus membayar sejumlah uang yang dirasa tidak terlalu berat. Pembayaran sejumlah uang ini hanyalah sebuah komitmen agar ada kepastian jumlah orang yang ikut jemputan tersebut. Naik jemputan ini lebih enak lagi. Cepat, nyaman, kenal bahkan bersahabat dengan teman kantor di departemen lain dan yang pasti lebih irit dari moda transportasi apapun yang tersedia. Supir jemputan saya bernama Pak Yatno yang begitu gigih menjemput kami setiap hari sampai di masa libur lebaran pun dia tidak mudik karena integrasinya yang begitu tinggi dalam mengantar kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya sudah pindah rumah di Jakarta Barat. Disini kami memiliki dua mobil, dimana yang satu milik istri saya dan satu lagi milik mertua saya. Mobil mertua selalu dipakainya untuk beraktifitas setiap hari. Mobil istri saya lebih banyak nganggur di rumah, karena istri pun lebih memilih naik angkutan umum yang kurang manusiawi dibandingkan naik mobil yang walaupun nyaman, tapi mahal dan macetnya luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di hari libur saya lebih senang bepergian menggunakan sepeda daripada mobil, apalagi untuk jarak yang masih terbilang dekat, termasuk ke mal yang terdekat dengan rumah. Sayang istri saya tidak suka naik sepeda, sehingga jika saya bepergian dengan istri, maka kami selalu membawa mobil yang jarang dipakai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke perubahan yang saya sebutkan di awal tulisan ini. Saya yang di waktu kecil sangat mengidam-idamkan memiliki mobil mewah karena merasa nyaman dan cepat sampai ke tujuan mulai mengubah pandangan saya mengenai penggunaan transportasi. Mengendarai mobil sendiri di Jakarta pada jam sibuk sangat tidak efektif dan efisien. Saya bahkan saat ini suka bingung kepada orang-orang yang masih suka mengendarai mobil sendiri pada jam-jam sibuk dengan kemacetan yang luar biasa. Apalagi jika ditambah dengan hujan yang turun, wah.....macetnya gak ketulungan!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lebih senang naik angkutan umum, walaupun sampai saat ini angkutan umum di Jakarta jauh dari manusiawi. Hidup selama 30 tahun di Jakarta, belum sekalipun saya merasakan ada angkutan umum yang manusiawi di kota ini. Satu-satunya angkutan umum yang paling manusiawi menurut saya adalah busway. Namun busway pun masih sangat jauh dari ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik motor juga mulai saya tinggalkan saat ini. Memang saya belum menjual motor saya, karena masih dibutuhkan untuk antar-jemput jarak dekat dan masih dirasa efektif sampai saat ini. Tapi saya tidak pernah lagi menggunakan motor untuk jarak lebih dari 10 km, jika tidak terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, saya seperti kembali lagi ke masa kecil saya dimana saya suka bersepeda dan juga didaftarkan ikut jemputan. Kedua moda transportasi inilah yang sekarang lebih sering saya pilih. Sepeda dipilih karena memang asik bersepeda. Ada dua hal yang membuat saya tidak bersepeda ke kantor setiap hari. Pertama adalah hujan, dan yang kedua adalah jemputan yang disediakan kantor. Hujan memang menyulitkan pengendara sepeda, bahkan juga untuk pengendara motor. Jemputan kantor sangat menggiurkan. Karena di jemputan kita bisa ketawa-tawa bareng teman, atau tidur bersama....hal yang tidak bisa dilakukan jika menggunakan moda transportasi lain. Adakah yang bisa mengalahkan jemputan kantor? Saya belum menemuinya saat ini!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sungguh senang kembali ke kebiasaan masa kecil dengan pola pikir dewasa. Saya rasa jika anda masih berpikir bahwa menggunakan mobil sendiri adalah pilihan terbaik, maka anda masih terkukung oleh pola pikir masa kanak-kanak anda dan itu akan makin menjerumuskan anda ke dalam kubang masalah transportasi di kota ini. Karena anda hanya bisa pasrah, tanpa bisa melakukan sesuatu untuk menyiasati keadaan apalagi memberikan solusi. Yang saya dapatkan sejak kecil, manusia adalah mahluk yang memiliki akal dan pikiran. Jika kita mau terus terjebak dengan keadaan dan tidak ingin berkreatifitas mencoba hal lain yang mungkin lebih baik, maka artinya kita sebagai manusia pada dasarnya tidak menggunakan akal dan pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setau saya keledai adalah mahluk paling buruk di muka bumi karena bisa masuk ke lubang yang sama dua kali. Kalau kita terjebak macet di tempat yang sama setiap hari selama bertahun-tahun, lalu kita disebut apa? Apakah manusia lebih buruk daripada keledai? Kalau saya bilang sih tidak, entah anda bilang apa!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7164388980791245410?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7164388980791245410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/perubahan-pola-pikir-dan-perilaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7164388980791245410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7164388980791245410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/perubahan-pola-pikir-dan-perilaku.html' title='Perubahan Pola Pikir dan Perilaku Bertransportasi'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7529090745567165018</id><published>2010-05-09T19:00:00.001+07:00</published><updated>2010-05-09T19:01:46.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Hasil Mencari Kata SMU di Google</title><content type='html'>Sore ini ketika sedang menyetir mobil menuju rumah, saya mendengarkan radio mengenai perbincangan antara penyiar dengan seorang menteri kabinet saat ini. Ada hal menarik yang saya dengar dari Sang Menteri, bahwa jika kita mengetik kata "SMU" di google, maka akan keluar SMU Bokep, SMU telanjang dan SMU lain yang berbau porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergelitik dengan pernyataan tersebut, saya lalu mencoba mengetik kata "SMU" di google, dan inilah hasilnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S-ajMoKoQAI/AAAAAAAAAKE/BkOIK2nxlZ4/s1600/Screenshot-1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="229" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S-ajMoKoQAI/AAAAAAAAAKE/BkOIK2nxlZ4/s320/Screenshot-1.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rupanya yang disebutkan Sang Menteri benar adanya...Sungguh sangat memprihatinkan kondisi ini!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7529090745567165018?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7529090745567165018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/hasil-mencari-kata-smu-di-google.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7529090745567165018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7529090745567165018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/hasil-mencari-kata-smu-di-google.html' title='Hasil Mencari Kata SMU di Google'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S-ajMoKoQAI/AAAAAAAAAKE/BkOIK2nxlZ4/s72-c/Screenshot-1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7732673684463206432</id><published>2010-05-09T08:57:00.000+07:00</published><updated>2010-05-09T08:57:00.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Hutan Kota Srengseng</title><content type='html'>Hutan Kota Srengseng terletak di Jl. H. Kelik Jakarta Barat atau tepatnya di depan gerbang perumahan Permata Regensi. Pagi ini pertama kali saya dan istri kesana. Masuk kesana gratis dan tidak dipungut bayaran. Banyak orang di dalamnya, termasuk orang-orang yang berjualan di sana. Bahkan ada juga penyewaan kuda poni jika ingin berkuda mengelilingi hutan yang lumayan luas untuk ukuran Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan pertama ketika memasuki hutan kota ini adalah kesan hutannya begitu kentara. Bukan karena lingkungannya yang asri, tapi karena tidak terawatnya lingkungan tersebut. Sampah daun, lumut dan kesan lembab mewarnai hutan kota ini. Namun karena campur tangan manusia yang tidak mengerti lingkungan, di beberapa tempat juga terdapat sampah plastik yang berserakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam hutan kota sebenarnya bisa dipraktekan penggunaan lubang biopori. Melihat sampah daun yang begitu banyak dan tanah yang cukup luas di sekitar pepohonan. Mungkin akan lebih baik dibuat lubang biopori dan pengunjung diajarkan untuk mengisi sampah daun ke dalam lubang tersebut supaya tanah di hutan kota makin subur. Sayang hal itu tidak dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya bertanya-tanya, apakah hutan kota ini juga tergenang banjir ketika sungai pesanggrahan meluap? Soalnya letaknya dengan aliran sungai sungguh dekat, bahkan di dalam hutan kota ada kolam yang feedernya dari sungai pesanggrahan walaupun ada pintu air yang mengautr debit masukan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika anda ingin suasana hutan yang sesungguhnya, maka Hutan Kota Srengseng adalah pilihan yang cukup tepat menggambarkan suasana hutan. Bedanya, anda tidak akan menemukan hewan liar di hutan ini, paling nyamuk-nyamuk karena sampah berserakan dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ya ada program biopori di Hutan Kota Srengseng? Kutunggu program dari Pemda untuk memberdayakan Hutan Kota sebagai tempat edukasi masyarakat agar lebih peduli lingkungan dan tidak hanya sebagai tempat rekreasi murah semata yang ujung-ujungnya meninggalkan sampah plastik yang merusak keindahan dan lingkungan sekitar Hutan Kota tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7732673684463206432?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7732673684463206432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/hutan-kota-srengseng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7732673684463206432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7732673684463206432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/hutan-kota-srengseng.html' title='Hutan Kota Srengseng'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6072167184965150508</id><published>2010-05-08T00:02:00.004+07:00</published><updated>2010-05-31T20:50:48.673+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Investasi atau Asuransi atau Keduanya?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Kalau saya ditanya mengenai pertanyaan di atas maka akan saya jawab keduanya. Namun keduanya disini bukan berada dalam satu produk, melainkan dalam produk terpisah. Jika mau investasi, pilihlah produk investasi! Jika mau asuransi, pilihlah produk asuransi! Saya tidak akan menggabungkan keduanya karena masing-masing produk sudah banyak beredar di pasaran dan banyak provider yang menawarkan keduanya secara terpisah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Investasi bagi seorang pekerja adalah menyisihkan sebagian imbalan yang diterimanya untuk kepentingan masa depannya. Kepentingan masa depan itu misalnya adalah biaya pendidikan anak, biaya naik haji, ataupun biaya liburan impian ke negeri impian. Dengan kata lain kepentingan masa depan menjadi hak masing-masing orang untuk menentukannya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Asuransi bagi seorang pekerja adalah menyisihkan sebagian imbalan yang diterimanya untuk perlindungan kerugian yang akan dihadapinya dalam periode waktu tertentu. Perlindungan ini bisa berupa perlindungan akan materi maupun perlindungan atas diri sendiri maupun keluarganya. Jenis asuransi itu antara lain adalah asuransi jiwa, asuransi kebakaran, asuransi mobil dan asuransi kesehatan. Tentunya jenis perlindungan yang dibutuhkan masing-masing orang juga berbeda antara satu dengan lainnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Dengan sama-sama menyisihkan sebagian imbalan, alangkah baiknya jika investasi dan asuransi digabung dalam satu produk. Toh kebutuhan masing-masing orang akan investasi dan asuransi berbeda-beda, tentunya akan lebih mudah digabung dalam satu produk, yang pastinya selain menawarkan benefit investasi, nasabahnya juga mendapatkan benefit perlindungan. Betul-betul konsep yang sangat menarik!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Tapi........ tunggu dulu!!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Jika anda berinvestasi maka akan ada ketidakpastian di masa datang akan uang yang anda investasikan tersebut. Uang anda bisa saja bertambah dengan lambat, sedang atau cepat, bahkan kadang-kadang uang anda berkurang dan investasi anda merugi. Sedangkan jika anda menandatangani kontrak asuransi maka anda akan dilindungi selama periode tertentu dengan biaya yang namanya premi yang biasanya hangus ketika tidak terjadi apa-apa selama periode tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Di dalam kontrak asuransi anda akan mendapatkan suatu nilai tertentu yang namanya uang pertanggungan jika sesuatu yang anda lindungi tersebut mengalami kerugian selama periode kontrak asuransi. Nah pertanyaannya, jika memang ada produk investasi yang sekaligus asuransi, artinya anda menandatangani kontrak yang seharusnya&amp;nbsp;melindungi terhadap kejadian yang tidak anda inginkan sekaligus&amp;nbsp;melindungi investasi anda dalam periode waktu tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Apakah memang demikian?&amp;nbsp;Tentu tidak!!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Yang terjadi adalah anda memang dilindungi dari kejadian yang tidak anda inginkan selama periode kontrak. Namun investasi anda dibiarkan tanpa perlindungan. Artinya, investasi anda akan naik jika memang pasar lagi bagus dan akan turun jika memang pasar lagi krisis. Dengan kata lain resiko investasi anda dengan menggunakan produk gabungan asuransi dan investasi memiliki resiko dan return yang sama dengan produk investasi tanpa asuransi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Malah ada kemungkinan biaya yang anda keluarkan, baik untuk premi maupun biaya kelola investasi menjadi lebih mahal daripada anda membeli produk investasi dan asuransi secara terpisah. Logikanya dengan menggabungkan produk tentunya biayanya menjadi lebih besar daripada membeli secara terpisah. Biaya apa yang lebih mahal? Jawabannya adalah biaya waktu. Kok bisa?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Silakan lihat saldo investasi anda ketika sudah melakukan pembayaran pertama. Anda akan melihat bahwa saldo investasi anda lebih kecil daripada pembayaran yang anda lakukan. Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena produk gabungan ini memaksimalkan biaya premi di tahun-tahun awal kontrak asuransi anda. Buktinya adalah ketika anda melihat tabel ilustrasi dari marketing produk gabungan ini, anda akan melihat bahwa saldo investasi anda akan mencapai impas (nilai saldo sesuai dengan jumlah yang anda bayar) ketika anda sudah menjadi nasabah selama 3 - 5 tahun dengan ilustrasi return yang ditampilkan. Kemana uang anda selama 3 - 5 tahun tersebut? Tentunya tersedot oleh yang namanya premi. Seperti diketahui premi ini sifatnya hangus, sesuai nature dari asuransi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Biaya waktu yang saya sebutkan sebelumnya pada prinsipnya adalah Time Value of Money. Istilah ini menyatakan bahwa uang seribu rupiah hari ini lebih bernilai daripada uang seribu rupiah sebulan, setahun, atau 10 tahun mendatang. Dengan menandatangani kontrak produk gabungan, anda harus membayar premi di awal yang tentunya nilainya lebih besar daripada anda membaginya sama besar selama periode kontrak. Anda membayar kewajiban anda di awal dan dipaksa untuk tetap berada di dalam kontrak selama tahun-tahun berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Mungkin anda berpikir tidak masalah. Namun yang menjadi masalah adalah ketika dalam tahun-tahun awal anda bergabung, return investasi yang dihasilkan pasar sangat besar. Ini adalah rugi akan kesempatan mendapatkan return yang tinggi dari investasi, karena uang anda dipotong dengan jumlah yang lumayan untuk premi asuransi. Yang paling menyakitkan adalah anda tidak dapat mengalihkan jenis investasi anda ke tempat kelola lain yang mungkin lebih baik jika returnnya tidak seperti yang anda idamkan. Kontrak asuransi yang membuat anda harus menerima apa adanya akan nilai uang anda di masa mendatang dan tidak dapat melakukan sesuatu apapun kepada uang investasi tersebut sebelum dia jatuh tempo. Anda mungkin bisa menarik saldo anda, tapi bukan semuanya, dan kemungkinan terkena biaya administrasi yang sangat besar jika ingin menarik semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: 13px;"&gt;Bagaimana dengan kepraktisan? Memang perlu diakui dengan menggunakan produk gabungan tentunya kita tidak lagi repot mencari provider terpisah untuk investasi maupun asuransi. Tapi itu kan berlaku jika kita memang tidak memiliki informasi mengenai investasi dan asuransi secara terpisah. Memang dengan memisahkan keduanya kehidupan kita akan lebih repot daripada memilih keduanya dalam satu produk gabungan. Tapi rasanya kerepotan tersebut masih cukup sepadan dibandingkan dengan biaya besar yang harus anda keluarkan, dan kebanyakan merupakan biaya kesempatan, dimana ketika kita memilih produk gabungan, kita tidak memiliki kontrol akan investasi kita sama sekali karena sangat ditentukan oleh kinerja dari pengelola investasi tersebut yang sebenarnya bisa kita bandingkan antara satu dengan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Sekarang anda tinggal memilih, mau yang praktis dengan biaya mahal, atau agak repot sedikit tapi menghemat biaya sangat besar dan menentukan kendali investasi anda sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Pilihan ada di tangan anda....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Jika lain kali ada teman atau kerabat yang menawarkan produk gabungan antara asuransi dan investasi, mohon pikir lagi. Saya pernah mengalaminya, dan investasi saya tidak berjalan sesuai tabel ilustrasi yang diberikan di awal. Saat itu memang saya tidak mengerti dan tidak tahu. Namun saat ini saya tahu dan memberitahu anda-anda sekalian agar lebih cermat dan tidak terbuai oleh rayuan teman atau kerabat atau siapa saja yang menawarkan produk gabungan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;Semoga berhasil dalam menentukan Investasi dan Asuransi untuk anda sendiri...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6072167184965150508?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6072167184965150508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/investasi-atau-asuransi-atau-keduanya.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6072167184965150508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6072167184965150508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/investasi-atau-asuransi-atau-keduanya.html' title='Investasi atau Asuransi atau Keduanya?'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8451577239005272532</id><published>2010-05-04T18:05:00.000+07:00</published><updated>2010-05-04T18:05:29.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Hasil Lab Frisian Flag</title><content type='html'>Mungkin masih ingat entri saya sebelumnya tentang susu kemasan yang saya komplain ke produsennya dan saya mendapatkan hadiah lima buah susu kemasan dengan tipe yang sama. Jika sudah lupa, ini linknya&amp;nbsp;&lt;a href="http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/komplain-berbuah-hadiah.html"&gt;http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/komplain-berbuah-hadiah.html&lt;/a&gt;. Nah, beberapa hari yang lalu, datang surat jawaban dari pihak Frisian Flag mengenai komplain saya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari surat tersebut adalah, pihak Frisian Flag akhirnya melakukan pemeriksaan produk kemasan dengan kode produksi yang sama dan menarik kesimpulan bahwa tidak ada kesalahan dalam proses produksi tersebut. Kesalahan yang ada di kemasan yang saya alami kemungkinan karena proses pendistribusian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan memberikan komentar mengenai isi dari jawaban tersebut. Saya hanya akan memberikan apresiasi kepada Frisian Flag yang telah demikian peduli kepada kepentingan konsumennya. Terima kasih Frisian Flag. Semoga perusahaan lain mengikuti jejaknya dalam memperhatikan keluhan pelanggannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8451577239005272532?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8451577239005272532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/hasil-lab-frisian-flag.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8451577239005272532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8451577239005272532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/05/hasil-lab-frisian-flag.html' title='Hasil Lab Frisian Flag'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1949601832519618111</id><published>2010-04-24T08:41:00.000+07:00</published><updated>2010-04-24T08:41:10.087+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Kaya Tambah Kaya dan Miskin Tambah Miskin</title><content type='html'>Perumpamaan di atas biasa dipakai untuk mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Banyak yang bilang saat ini kesenjangan antara si kaya dengan si miskin semakin besar. Mungkin itu ada benarnya, tapi saya punya pendapat lain mengenai perumpamaan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya tambah kaya. Saya rasa ini adalah logis. Orang yang sudah kaya akan lebih mudah memutar uangnya untuk menambah penghasilan. Si kaya bisa saja membeli properti, emas, saham dan produk investasi lainnya untuk menambah kekayaan. Memang ada resiko yang timbul dari investasi ini, tapi dalam beberapa tahun terakhir, produk investasi yang saya sebutkan tadi meningkat hingga beberapa kali lipat dari sebelumnya. Sehingga hal yang wajar jika kekayaan si kaya bertambah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi spiritual, adalah jumlah pemberian dari orang kaya yang terus bertambah. Pertama tentunya adalah si kaya membayar pajak yang sangat besar. Makin besar pendapatannya, makin besar bayar pajaknya. Hasil pajak digunakan untuk pembangunan. Lalu sebagian dari pendapatannya tersebut disumbangkan dalam bentuk zakat dan sedekah. Zakat dan sedekah ini tentunya juga tidak sedikit. Dan sedekah tidak mungkin membuat orang menjadi miskin, malah banyak yang mengatakan bahwa sedekah bisa melipatgandakan rejeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dengan melihat dari dua sisi yaitu logika dan spiritual, maka adalah hal yang sangat wajar jika si kaya akhirnya bertambah kaya. Ditunjang oleh keberaniannya berinvestasi dan banyak bersedekah, tentunya kekayaannya dapat menjadi berlipat dalam beberapa tahun saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan si miskin? Jika dilihat dari kedua sisi di atas, maka si miskin benar-benar menjadi kebalikan si kaya. Si miskin tidak memiliki uang lebih untuk berinvestasi. Uang yang diterimanya langsung dihabiskan saat itu juga. Bukan berarti si miskin ini boros, tapi memang uang yang diterima adalah pas-pasan. Jika sudah demikian, darimana si miskin bisa memiliki kesempatan berinvestasi? Jika tidak berinvestasi apakah bisa menjadi kaya? Tentu tidak!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si miskin dilihat dari sisi spiritual juga minim sekali dalam memberi. Malah yang terjadi adalah sebaliknya. Lihat saja beberapa kejadian di negeri ini ketika terjadi pembagian sembako atau bagi-bagi uang dari penderma. Si miskin berebutan antar mereka, sehingga bisa dipastikan bahwa si miskin ini mengambil jatah temannya sendiri. Dan ketika sudah mendapatkan bantuan, maka bantuan tersebut digunakan untuk kepentingan konsumtif dan tidak menjadi produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si miskin pun rasanya tidak membayar pajak karena pendapatannya di bawah kewajiban membayar pajak. Jikalau pendapatannya lebih pun, si miskin tidak punya akses untuk membayar pajaknya. Dengan demikian tidak ada kontribusinya sama sekali terhadap pembangunan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang demikian, tidak aneh kan jika kaya tambah kaya dan miskin tambah miskin. Jangan melulu menyalahkan pemerintah, apalagi isu semacam ini biasanya dihembuskan di masa kampanye dan hilang begitu saja ketika pemilu atau pilkada berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita tidak akan bisa menghambat laju si kaya menambah pundi-pundi kekayaannya, sejauh memang itu wajar diterimanya dan bukan hasil korupsi atau penipuan. Namun kita bisa membantu si miskin untuk tidak tambah miskin dan perlahan-lahan nasib kehidupannya berubah. Untuk itu dibutuhkan bimbingan kepada si miskin untuk mau menyisihkan sedikit pendapatannya untuk berbagi dan juga berinvestasi. Bantuan kepada si miskin bukan lagi berupa bahan kebutuhan pokok tapi berupa modal usaha, bantuan pendidikan kepada anak-anaknya, dan juga bimbingan untuk mengurangi pos pengeluaran yang tak perlu dan dialihkan kepada investasi maupun berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang diakui sulit bagi si miskin untuk berbagi dan berinvestasi. Namun itu harus dilakukan bila nasib mau berubah. Jadi ingat salah satu ayat di kitab suci Al-Quran yang menerangkan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum kaum tersebut mengubah nasibnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu si miskin harus mengubah diri, dan pemerintah memfasilitasi perubahan tersebut. Hal ideal yang rasanya masih jauh dari negeri ini. Tapi tentunya usaha kesana sudah harus dilaksanakan jika ingin berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau kaya? Yuk ikutan lifestyle orang kaya, invest dan berbagi. Itu saja!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1949601832519618111?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1949601832519618111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/kaya-tambah-kaya-dan-miskin-tambah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1949601832519618111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1949601832519618111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/kaya-tambah-kaya-dan-miskin-tambah.html' title='Kaya Tambah Kaya dan Miskin Tambah Miskin'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-103618907959379639</id><published>2010-04-19T19:47:00.001+07:00</published><updated>2010-04-20T20:42:02.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Jalur Busway Memang Menggiurkan</title><content type='html'>Anda tinggal di Jakarta? Jika iya, maka saya yakin anda pernah menggunakan jalur busway. Tidak peduli apakah anda pernah naik busway atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur busway hampir selalu berada di jalur paling kanan. Jalur busway pun biasanya memiliki pembatas, baik hanya berupa jalur yang dicat di jalan maupun pembatas tegas berupa separator jalan. Jalur busway ini diperuntukan untuk moda transportasi berupa bus yang dikenal orang Jakarta sebagai busway. Dengan kata lain, jalur busway adalah jalur ekslusif yang diperuntukan bagi kendaraan busway.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, jalur busway dipakai pula oleh umum. Mulai dari pejalan kaki, sepeda, sepeda motor, bajaj, bemo, mobil pribadi, mobil angkutan umum dan truck. Bahkan mobil rombongan wakil presiden pun pernah menggunakan jalur ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang semua orang bisa memakainya, lalu buat apa diberi pembatas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tentu jadi pertanyaan yang bagus. Kenapa ya ada pembatas kalau semua orang bisa menggunakannya? Jawaban yang paling mendekati benar kemungkinan adalah, jalur busway ini tadinya digunakan untuk mengatasi kemacetan di jalan-jalan Jakarta dengan memindahkan moda transportasi masyarakat Jakarta dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum yang manusiawi dan cepat. Oleh karena itu dibuat jalur eksklusif yang difasilitasi oleh pemerintah daerah DKI Jakarta untuk melancarkan programnya. Keinginan dari pemerintah daerah adalah dengan memiliki jalur khusus maka berkendara dengan busway menjadi lebih efisien karena tidak terjebak di kemacetan Jakarta yang terjadi setiap hari. Dengan mengeksklusifkan diri sebagai jalur busway, maka kendaraan lain dilarang melewati jalur ini apapun alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, tidak ada sanksi hukum kepada para pelanggar jalur busway. Rasanya dari delapan koridor busway tidak ada satu koridor pun yang steril dari pengguna lain. Koridor satu mungkin paling baik dalam hal sterilisasi, tapi di seperempat perjalanan terakhir jalur eksklusif tersebut banyak dilanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih yang membuat pengguna jalan sangat menginginkan jalur busway? Yang pertama berada di pikiran orang adalah lebih cepat sampai. Inilah yang selalu menjadi pikiran pengguna jalan di Jakarta. Serobot, ugal-ugalan, melanggar lampu merah memiliki alasan yang ujung-ujungnya sama, yaitu ingin cepat sampai. Jalur busway pun dianggap sebagai jalur yang memuluskan tujuan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang pengguna jalan menganggap jalur busway sebagai jalur untuk bisa sampai lebih cepat, lalu kenapa tidak semua orang berpindah ke busway? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah lucunya. Jalur busway jika steril, akan membuat transportasi busway menjadi sangat menggiurkan dan orang akan berpikir panjang untuk menggunakan kendaraan pribadi. Tapi kenyataannya, mobil pribadi semakin banyak, bahkan beberapa teman yang saya kenal tidak pernah sekalipun naik busway, walaupun sering menggunakan jalurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa akibatnya kalau jalur busway benar-benar steril dari kendaraan lain? Yang pasti pengguna busway lebih cepat sampai ke tujuan, dan jalur yang dilewati busway menjadi sangat macet di jam sibuk. Jika satu jalan yang tadinya dua jalur dan satu jalurnya digunakan untuk busway, maka hanya satu jalur yang menjadi jalur bersama. Jalur bersama itu artinya harus berbagi dengan kendaraan umum yang seenaknya berhenti, kendaraan yang parkir di badan jalan, bahkan sepeda motor yang menepi sembarangan. Hal-hal tersebut sangat menghambat perjalanan seseorang. Di lain pihak, operasional busway pun belum memadai. Dengan jarak ideal antar bus 3-5 menit, kenyataannya bisa lebih dari 10 menit, bahkan seringkali di atas 30 menit. Bisa dibayangkan, jalur ekslusif yang kosong selama 30 menit, padahal jalurnya macet luar biasa.......hanya orang yang betul-betul waras yang tidak akan pindah jalur dengan keadaan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, akan lebih baik bila operasional busway ditingkatkan terlebih dahulu. Jarak antar bus dibuat sekecil mungkin sehingga orang yang menggunakan kendaraan pribadi akan lebih banyak yang pindah ke busway. Operasional meningkat, maka sanksi atas pelanggar jalur busway bisa mulai dilakukan. Jika sanksi diberlakukan terlebih dahulu tanpa memperbaiki operasional, maka orang akan seperti makan buah simalakama. Menggunakan kendaraan pribadi, macet hebat. Menggunakan busway desak-desakan tidak manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jalur busway ini menggiurkan karena orang berebut menggunakannya. Akan sangat ideal jika anda menggunakan jalur busway ketika anda berada di dalam busway dan tidak di dalam kendaraan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur busway, kau bagaikan wanita seksi di jalanan. Begitu banyak lelaki hidung belang yang hanya ingin mengagahimu sedangkan kau tak berdaya tanpa perlindungan. Kau akan makin membuat lelaki hidung belang penasaran bila kau ada yang melindungi dan hanya yang memenuhi syarat yang bisa memilikimu. Syarat yang sangat mudah namun sulit untuk dilaksanakan. Yaitu berada di dalam busway. Titik!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-103618907959379639?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/103618907959379639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/jalur-busway-memang-menggiurkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/103618907959379639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/103618907959379639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/jalur-busway-memang-menggiurkan.html' title='Jalur Busway Memang Menggiurkan'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8941743372605914833</id><published>2010-04-18T15:12:00.000+07:00</published><updated>2010-04-18T15:12:48.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Gratis Nonton Liga Sepakbola Eropa di Internet</title><content type='html'>Banyak orang yang terpaksa langganan tivi berbayar hanya untuk dapat menonton siaran langsung sepakbola di televisi. Namun daripada membayar ratusan ribu rupiah sebulannya, siaran tersebut dapat dinikmati lewat media streaming internet, tanpa biaya tambahan sedikitpun. Gimana caranya? Ayo kita simak!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama adalah pergi ke om google di internet. Kemudian ketik pertandingan yang ingin ditonton. Contoh pertandingan yang saya tonton waktu itu adalah Big Match El Classico antara Real Madrid versus Barcelona beberapa minggu lalu. Untuk pertandingan ini saya ketik "Real Madrid vs Barcelona Live Streaming". Googling ini harus dilakukan saat pertandingan ingin dimulai, atau paling cepat satu jam sebelum pertandingan dimulai. Jadi memang ada kesan gambling disini, tapi daripada tidak bisa nonton sama sekali, ya gak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah om google menjawab pencarian kata kita, maka simak satu-satu output dari om google tersebut. Pastikan anda konsentrasi pada list output om google di halaman pertama. Klik satu persatu yang pas. Jika ada website yang mengharuskan anda untuk registrasi terlebih dahulu lebih baik batalkan saja, kan kita maunya dari awal gratis...tis...tis tanpa komitmen!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sudah mendapatkan yang pas, maka tinggal dinikmati live streamingnya. Supaya tidak kecewa, gambar yang ada pada layar anda bukan merupakan resolusi tertinggi yang pernah ada, namun cukup untuk mengetahui siapa yang membawa bola jika salah seorang pemain di close up oleh kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon diinfokan website-website yang menyajikan live streaming tersebut supaya lebih banyak orang yang dapat menikmati live streaming ini. O ya sebagai informasi, tadi malam saya streaming pertandingan Totenham vs Chelsea 20 menit terakhir dan Espanyol vs Barcelona 80 menit pertandingan. Hasil download untuk 100 menit live streaming tidak lebih dari 200 MB. Jadi untuk yang memiliki koneksi internet yang berdasarkan volume, gak perlu kuatir akan terlampau kuotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencari dan menikmati live streaming gratis!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8941743372605914833?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8941743372605914833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/gratis-nonton-liga-sepakbola-eropa-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8941743372605914833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8941743372605914833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/gratis-nonton-liga-sepakbola-eropa-di.html' title='Gratis Nonton Liga Sepakbola Eropa di Internet'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1372341465240235713</id><published>2010-04-16T21:38:00.000+07:00</published><updated>2010-04-16T21:38:12.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Komplain Berbuah Hadiah</title><content type='html'>Hari Kamis pagi tanggal 15 April 2010, istri saya membuka satu kemasan susu cair Frisian Flag ukuran satu liter dengan rasa full cream. Ketika tutup kemasan dibuka, istri saya kesulitan membukanya dan meminta saya untuk mencoba membuka tutup tersebut. Apa dikata rupanya tutupnya memang keras sekali dibukanya, sehingga saya harus mencongkel dengan tangan tutup tersebut sehingga terlepas juga. Sayangnya seal alumunium foilnya tidak langsung terbuka dan terjadi kebocoran di pinggir tutup sehingga ketika dituang ke dalam gelas ada susu yang tumpah dari bocoran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya bilang ke istri saya untuk segera menghabiskan susu yang masih bersisa di kemasan tersebut karena kemasannya sudah rusak. Dengan kemasan yang terbuka tentunya umur susu tidak bertahan lama walaupun ditaruh di dalam kulkas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin kesulitan saya membuka tutup adalah kesalahan produk, oleh karena itu saya segera mencari nomor layanan pelanggan dan menemukan nomor layanan peduli konsumen di kemasan susu tersebut. Melihat jam kerjanya tidak 24 jam dan mirip jam kerja biasa, saya lalu mencatat nomor tersebut di Handphone saya dan berencana menelpon layanan pelanggan tersebut di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 10 di kantor saya menelpon layanan peduli pelanggan yang tadi saya catat di Handphone saya. Masuk ke nomor tersebut sangat mudah, dan mesin penjawabnya pun tidak bertele-tele sehingga saya mudah mencari nomor untuk melakukan komplain. Tidak lama kemudian ada suara wanita yang menjawab panggilan saya dan saya pun menjelaskan kronologis kejadian di rumah saya pagi itu kepadanya. Wanita tersebut lalu menyarankan saya membawa kemasan tersebut ke kantor (karena lebih dekat daripada rumah saya dari kantor Frisian Flag) keesokan harinya untuk diambil oleh petugas dari Frisian Flag supaya dapat dicek di laboratorium. Dalam hati saya menyebut, wow cepat sekali tanggapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok paginya, atau hari ini (Jumat, 16 April 2010) sebelum berangkat dari kantor, saya meminta istri saya untuk menyediakan kresek guna membawa kemasan susu yang bermasalah tersebut. Begitu sampai kantor, kemasan susu tersebut saya taruh di dalam kulkas in case petugas dari Frisian Flag tidak datang, maka paling tidak susunya masih tahan di hari ini. Menjelang istirahat jumatan, petugas dari Frisian Flag menelpon Handphone saya dan mengkonfirmasikan bahwa ada petugas yang akan datang ke kantor saya setelah jumatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 14.30 saya ditelpon ke Handphone saya oleh nomor yang saya tidak kenal. Rupanya petugas dari Frisian Flag telah datang dan berada di Lobby kantor saya. Ketika bertemu dengannya, rupanya dia kesulitan untuk bertanya mengenai saya kepada resepsionis kantor karena ada banyak nama karyawan yang sama nama depannya dengan nama saya. Untungnya dia memiliki nomor handphone saya dan bisa mengkonfirmasikan kedatangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berinteraksi dengannya, saya lalu menjelaskan kronologis tutup kemasan tersebut. Dia mencatat beberapa penjelasan saya dan meminta ijin untuk mengambil kemasan tersebut dari saya, sambil mengatakan bahwa kemasan itu akan dibawa ke laboratorium. Dalam 14 hari hasilnya akan diinformasikan kepada saya. Dia menambahkan, akan dilakukan cek menyeluruh terhadap kemasan dengan kode produksi yang sama, karena bisa saja masalah ini ditemukan pada kemasan-kemasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tanda terima kasih, dari pihak Frisian Flag memberikan satu paket susu cair full cream isi satu liter sebanyak lima kemasan. Wah saya sangat senang menerimanya, dan memberikan beberapa ke teman kerja saya dan membawa pulang sisanya. Pengalaman ini saya share kepada teman kerja saya dan juga istri dan mertua di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya jika kita komplain langsung ke produsen akan mendapatkan response yang sangat baik dari mereka dan ada kemungkinan diberikan apresiasi karena hal tersebut dapat memperbaiki kualitas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan ragu lagi komplain kepada produsen. Asal komplain anda berdasar, maka produsen akan dengan senang hati menerima, bahkan melakukan response yang melebihi ekspetasi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita menjadi konsumen yang cerdas!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1372341465240235713?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1372341465240235713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/komplain-berbuah-hadiah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1372341465240235713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1372341465240235713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/komplain-berbuah-hadiah.html' title='Komplain Berbuah Hadiah'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-4288519878556418463</id><published>2010-04-15T18:04:00.005+07:00</published><updated>2011-05-21T22:05:52.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Jangan Beli Mobil Baru di Tahun 2010</title><content type='html'>Anda ingin ganti mobil lama dengan mobil baru tahun ini? Mohon tunda keinginan anda! Alasannya sederhana, tahun ini harga mobil baru sudah terlalu mahal atau dengan kata lain "OVER PRICE".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa terlalu mahal? Mari kita buat patokan harga mobil di tahun 2008. Beberapa mobil yang akan dijadikan contoh adalah Daihatsu Xenia, Nissan Grand Livina dan Honda Jazz. Alasan saya menjadikan ketiga mobil ini sebagai contoh adalah saya pernah mengetahui harga ketiga jenis mobil ini di tahun 2008, karena yang dua dibeli oleh keluarga saya, dan yang satu lagi saya pernah melihat brosurnya di diler mobil yang bersangkutan. Sehingga jelas disini bahwa saya tidak mengada-ada masalah data harga mobil di tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil Daihatsu Xenia tahun 2008 tipe Li Family 1000 cc pada bulan Maret 2008 adalah seharga Rp 106 juta. Saya tahu persis karena pada bulan itu keluarga saya membeli mobil tersebut dengan cara kredit. Seperti diketahui jika membeli kendaraan dengan sistem kredit, maka tidak ada diskon price list di invoice yang diberikan oleh diler. Tahun 2010 mobil Daihatsu Xenia dengan tipe yang sama berharga Rp 135 juta atau ada kenaikan Rp 29 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil Nissan Grand Livina tahun 2008 tipe XV Manual 1500 cc pada bulan Agustus 2008 adalah seharga Rp 152 juta. Saya tahu harga ini karena saat itu salah satu keluarga saya membeli mobil tersebut juga dengan sistem kredit. Tahun 2010 mobil Nissan Grand Livina dengan tipe yang sama berharga Rp 179 juta atau ada kenaikan Rp 27 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil Honda All New Jazz tahun 2008 Manual 1500 cc pada bulan Agustus 2008 adalah seharga Rp 160 juta. Saya tahu harga ini karena saat itu saya mendatangi diler Honda dekat kantor saya dan mendapatkan brosur price list Honda All New Jazz. Tahun 2010 mobil Honda All New Jazz dengan tipe yang sama berharga Rp 197 juta atau ada kenaikan Rp 37 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga fakta di atas dapat dianalisa lebih lanjut prosentase kenaikan harga masing-masing mobil. Daihatsu Xenia naik sebesar 27.36%, Nissan Grand Livina naik sebesar 17.76% dan Honda Jazz naik sebesar 23.13%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kenaikan harga mobil didasari oleh tingkat inflasi dan kurs rupiah pada tahun berjalan. Tingkat inflasi sejak 2008 hingga 2010 berjumlah 13.84%. Dan kurs rupiah terhadap dollar di bulan April 2008 adalah di level 9200 atau hampir sama dengan kurs rupiah terhadap dollar saat ini. Artinya dengan dasar kenaikan harga hanya pada tingkat inflasi, maka harga ketiga jenis mobil di atas saat ini terlalu mahal sebesar 13.52% untuk Daihatsu Xenia, 3.92% untuk Nissan Grand Livina dan 9.29% untuk Honda Jazz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang menyebabkan produsen menaikkan harga jual yang terlalu tinggi kepada mobil? Jawabannya ada pada nilai kurs fluktuatif di tahun 2008 lalu. Walaupun nilai kurs rupiah terhadap dollar di bulan Maret 2008 di level yang hampir sama dengan saat ini, namun kurs rupiah terhadap dollar sempat anjlok ke level 12000 atau naik sekitar 30% dari sebelumnya, dan turun kembali ke level 9000-an pada pertengahan tahun 2009. Dengan penurunan nilai rupiah, membuat produsen "terpaksa" menyesuaikan harga jual kepada konsumen. Maka tidak terlalu aneh jika harga mobil di tahun 2009 lalu naik sangat tajam dibandingkan dengan harga di tahun 2008. Tapi saat itu hal itu dapat dimaklumi karena memang kondisinya yang "memaksa" produsen menaikkan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa produsen mobil di Indonesia tidak memiliki sistem lindung nilai untuk menekan biaya produksi dan masih mengandalkan produk impor untuk bahan baku maupun bahan jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika nilai rupiah kembali sedia kala, harga mobil yang sempat naik tidak mengalami penurunan, karena memang tidak ada sejarahnya harga mobil turun apalagi tanpa embel-embel perubahan dari Completely Built Up (CBU) ke Completely Knock Down (CKD). Yang terjadi adalah produsen mempertahankan harga jual ketika waktunya penyesuaian harga berkala, atau produsen memberikan bonus-bonus aksesoris tertentu sebagai ganti diskon harga jual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu kita tidak aneh jika melihat promosi beli Daihatsu Xenia dan Isuzu Panther mendapatkan bonus GPS, atau beli mobil merek Toyota mendapat cicilan ringan dengan bunga murah. Ada pula promosi membeli mobil merek Honda dengan bunga mulai 0%. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas terlihat dalam beberapa waktu lalu adalah adanya perubahan minor pada mobil Toyota Vios tanpa menaikkan harga jual. Padahal dalam sejarahnya untuk perubahan mobil kecil Toyota Avanza saja, harga mobil dapat dinaikkan sampai Rp 10 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita tahan dulu untuk membeli mobil baru tahun ini. Dengan adanya penurunan penjualan mobil maka produsen terpaksa tidak menaikkan harga dan memberikan bonus aksesoris yang lebih hebat lagi. Ketika itu terjadi, dan melihat tingkat inflasi dan kurs rupiah, maka kita dapat membeli lagi mobil baru dengan harga yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda ingin membeli mobil karena hal lain selain harga, maka silakan saja membeli mobil tahun ini, toh uangnya anda yang punya kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-4288519878556418463?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/4288519878556418463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/jangan-beli-mobil-baru-di-tahun-2010.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4288519878556418463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4288519878556418463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/jangan-beli-mobil-baru-di-tahun-2010.html' title='Jangan Beli Mobil Baru di Tahun 2010'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7039972457811148212</id><published>2010-04-13T17:59:00.003+07:00</published><updated>2010-04-13T19:21:28.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Susno dan Siklus Tujuh Tahunan</title><content type='html'>Siapa yang tidak kenal Komisaris Jendral Polisi Susno Duadji (Pak Susno) hari ini? Wajahnya hampir selalu muncul di media massa maupun media elektronik dalam beberapa bulan terakhir. Perannya pun berganti-ganti, dari mulai antagonis hingga menjadi protagonis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Pak Susno mulai dikenal publik sejak kasus cicak-buaya yang melibatkan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kira-kira pertengahan tahun lalu. Kasus ini cukup menarik perhatian publik dan Pak Susno di dalam kasus ini mendapatkan peran antagonis. Dia menjadi orang jahat dalam peristiwa tersebut dan bahkan banyak tuntutan mundur kepadanya dari jabatan yang dipegangnya saat itu, yaitu Kabareskim Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah desakan mundur semakin kuat, Pak Susno akhirnya mundur dan langsung menjadi perwira tinggi biasa tanpa jabatan. Istilah kasarnya, Pak Susno dipinggirkan, tidak diberikan tanggung jawab sesuai karirnya yaitu Jendral Bintang Tiga. Habiskah karirnya? Mungkin iya, tapi dia tidak hilang dari mata publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa minggu dari pengunduran dirinya, Pak Susno bersaksi di pengadilan kasus Antasari Azhar mengenai pembunuhan Nasrudin Zulkarnain, lengkap dengan pakaian dinasnya. Kabarnya kedatangan Pak Susno ke persidangan tersebut tidak mendapatkan restu atasannya atau Kapolri saat ini Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri. Media menangkap ulah Pak Susno sebagai ketidakpatuhannya kepada institusi kepolisian. Namun sikap publik kepada Pak Susno mulai meluntur melihat keberaniannya bersaksi yang isinya sangat berbeda dari yang sudah dilontarkan pihak penyidik sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan Pak Susno tidak hanya pada kasus Antasari Azhar. Dia juga terlibat memberikan kesaksian pada kasus Bank Century yang sangat menghebohkan tersebut. Kata-katanya sekali lagi mengungkap fakta baru bagi kasus yang menyeret nama Menteri Keuangan dan juga Wakil Presiden saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum puas bersaksi pada kasus Bank Century, Pak Susno lagi-lagi memberikan informasi yang mengejutkan semua pihak. Dia membeberkan praktek makelar kasus dalam perpajakan. Nama Gayus Tambunan, Bahasyim Assifie dan Syahril Johan menjadi tenar berkat nyanyian Pak Susno dalam beberapa minggu ini. Sejak inilah publik mulai menampakkan simpati kepada Pak Susno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berhenti berulah, kemarin Pak Susno akhirnya ditangkap oleh Polri dengan tuduhan melanggar kedisiplinan institusi. Penangkapan ini diliput secara besar oleh media elektronik dan langsung menjadi talkshow di beberapa stasiun televisi yang fokus kepada berita. Meskipun akhirnya Pak Susno dibebaskan empat jam kemudian, namun peristiwa tersebut berhasil menjadi headline kebanyakan media massa nasional. Disinilah popularitas Pak Susno meroket. Beberapa pihak bahkan menyebutnya sebagai "Pahlawan Kejujuran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat tindak tanduk Pak Susno sebenarnya saya tidak terlalu heran. Hal ini mengingatkan saya pada kejadian di tahun 1996 dan 2003. Ada apa di tahun tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1996 ada peristiwa yang selalu diingat oleh publik, yaitu peristiwa 27 Juli 1996 yang melibatkan partai politik Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan kabarnya ada pelanggaran Hak Asasi Manusia disana. Peristiwa ini merupakan cikal bakal berdirinya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang hingga saat ini dipimpin oleh Ibu Megawati Soekarno Putri. Peristiwa ini mempopulerkan sekaligus menarik simpati masyarakat kepada Ibu Mega sehingga di pemilu 1999 PDIP berhasil menjadi partai pemenang pemilu dan Ibu Mega hampir saja menjadi Presiden jika tidak dihalau oleh poros tengah saat itu. Ibu Mega akhirnya menjadi Presiden perempuan pertama Indonesia, setelah Majelis Permusyawaratan Rakyat melengserkan Presiden saat itu, yaitu Alm. Abdurrahman Wahid atau yang biasa dikenal dengan Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2003 terjadi peristiwa yang menjadi titik balik kepopuleran Ibu Mega. Peristiwa tersebut adalah pernyataan dari Suami Ibu Mega, Taufik Kemas yang mengecam tindakan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan saat itu yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Habis dikecam tindakannya, SBY mengundurkan diri sebagai menteri dan konsentrasi membesarkan Partai Demokrat (PD) yang didirikannya beberapa saat sebelumnya. Peristiwa ini menyebabkan popularitas dan simpati masyarakat kepada SBY meroket dan sebaliknya popularitas dan simpati masyarakat kepada Ibu Mega jatuh. Siapa yang sangka bahwa di tahun 2004, SBY dengan kendaraan partainya yang masih baru, bisa menjadi Presiden Republik Indonesia berikutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa tahun 1996 dan 2003 berjarak tujuh tahun. Dan sekarang tahun 2010 juga berjarak tujuh tahun dari 2003. Peristiwa apa yang terjadi tahun ini? Apakah peristiwa Pak Susno yang kemarin ditahan oleh institusi kepolisian bisa membuatnya menjadi populer dan meraih simpati masyarakat yang pada gilirannya dapat menjadi calon kuat untuk menjadi Presiden di tahun 2014? Tidak ada yang tahu, tapi fakta sejarah dapat mengindikasikan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya saya menduga, ketika Pak Susno mengundurkan diri sebagai Kabareskim dan berbuat berbagai macam ulah yang diliput publik, Pak Susno mengincar jabatan Kapolri karena seakan-akan perbuatannya membuka borok kepolisian saat ini. Namun peristiwa kemarin membuat saya mengubah dugaan tersebut, rupanya bukan jabatan Kapolri yang Pak Susno tuju, melainkan jabatan Presiden Republik Indonesialah tujuan Pak Susno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh saya sumbang saran kepada Pak Susno, maka saya akan sarankan Pak Susno untuk segera ambil pensiun dini di kepolisian. Kemudian gabung atau dirikan partai politik sendiri sebagai kendaraan Bapak untuk bertarung menjadi RI 1 di tahun 2014. Dengan fakta sejarah dua Presiden Republik Indonesia sebelumnya, Bapaklah yang paling berpeluang menjadi RI 1 di 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Pak Susno, semoga berhasil di 2014!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7039972457811148212?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7039972457811148212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/susno-dan-siklus-tujuh-tahunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7039972457811148212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7039972457811148212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/susno-dan-siklus-tujuh-tahunan.html' title='Susno dan Siklus Tujuh Tahunan'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2549952009567303852</id><published>2010-04-09T19:34:00.004+07:00</published><updated>2010-04-09T20:14:01.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Rekayasa Markus</title><content type='html'>Sebuah stasiun televisi swasta yang banyak mengabarkan berita telah dituduh merekayasa berita demi kepentingan rating. Banyak yang percaya dan banyak pula yang tidak. Yang pasti orang yang dijadikan sebagai narasumber mengaku ada rekayasa dari presenter acara tersebut. Sedangkan dari pihak stasiun televisi tersebut membantah tuduhan tersebut dan mereka yakin bahwa narasumber yang ditampilkan adalah valid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantah-bantahan kronologis dan fakta adalah hal yang sangat umum di negeri ini. Dalam seminggu terakhir saja sudah banyak terjadi bantahan fakta antara satu pihak dengan lainnya. Misalnya, dalam kasus suap pemilihan deputi senior Bank Indonesia, antara terdakwa dan saksi terdapat perbedaan keterangan yang signifikan. Atau yang mungkin cukup telak adalah bantahan kapolri mengenai tidak adanya budaya setoran kepada atasan di tubuh polri. Yang menarik lagi bantahan dari pengacara bekas pegawai pajak yang ditenggarai memiliki rekening tak wajar, dan berkata bahwa kliennya kerja keras selama 34 tahun di dirjen pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, siapa yang benar? Wallahualam. Masing-masing berkata sesuai pengetahuannya, malah untuk beberapa kasus masing-masing berkata di bawah sumpah. Apakah sumpah yang diucapkan tidak dipedulikan? Kita sama-sama tak tahu. Yang pasti ketika suatu kejadian ada beberapa versi cerita, maka tentunya ada cerita yang tak benar, dan belum tentu ada cerita yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran sepertinya sudah punah dari negeri ini, minimal seperti yang dipertunjukan di media cetak maupun media massa. Kode etik sudah menjadi barang usang. Popularitas, kekuasaan dan uang menjadi panglima pada setiap kejadian di negeri ini. Entah bagaimana bangsa ini bisa bertahan lagi lebih lama jika hal ini terus dibiarkan dan tidak ada tindakan pencegahan maupun penindakan tegas terhadap yang terbukti bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke kasus awal mengenai televisi swasta. Mungkin karena seringnya siaran live di televisi, pagi, siang, sore, malam dan kadang tengah malam, membuat bahan berita yang dikabarkan kadang kurang berkualitas. Lihat saja, dari pagi bicara ini. Siang bicara ini lagi. Sore ini lagi yang dibahas. Malam dan tengah malam pun ini lagi yang dibicarakan. Sehingga untuk membuat variasi dan untuk terus ditonton oleh pemirsa dengan indikator rating, maka para kreatif di stasiun televisi tersebut harus memutar otak dengan keras. Tapi kreatifitas yang disertai deadline yang ketat membuat pelakunya kadang harus mengambil jalan pintas, dan kemungkinan ini yang terjadi kepada stasiun televisi swasta tersebut. Jalan pintas yang dipikir baik untuk semuanya, bagi rating, bagi pemirsa, bagi stasiun yang bersangkutan dan juga bagi pembentukan opini ke masyarakat yang terus lapar akan informasi yang seru dan dikemas secara populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jalan pintas itu rupanya berimbas sangat besar. Alih-alih mendapatkan sesuai keinginan, malah ketiban kasus yang sangat besar. Bukan hanya kepada presenter yang bersangkutan, tetapi kepada stasiun televisi tersebut. Oleh karena itu tidak aneh bila bantahan keras datang - atas keterangan orang yang diduga dibayar untuk merekayasa suatu kabar - dari pihak televisi swasta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kasus ini masih berjalan dan kita belum tahu siapa yang akhirnya melakukan penipuan. Namun melihat kondisi kasus yang sama seperti sebelumnya, kita akan melihat suatu kondisi dimana tidak ada fakta yang sebenarnya terjadi, sehingga ketika hal ini beralih ke pengadilan atau dewan kode etik, maka hasil sidang paling banter hanya memberikan hukuman ringan supaya rasa keingintahuan masyarakat terbayar. Bukan karena fakta yang valid, apalagi bukti-bukti kuat di balik kasus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya dari sejak pertengahan tahun lalu, masalah tidak kunjung habis di negeri ini. Mulai dari terorisme, cicak-buaya, century, pajak, suap, markus dan yang terakhir adalah rekayasa markus. Uniknya kasus-kasus ini menenggelamkan kasus yang cukup signifikan seperti banjir bandung-karawang dan gempa bumi di aceh beberapa hari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo kita bangkit!! Jika negara lain sudah memikirkan bagaimana supaya bisa hidup di luar angkasa, maka pejabat kita berpikir bahkan lebih mundur dari jaman kemerdekaan, yaitu gimana caranya supaya kaya dan hidup enak. Persis seperti jaman belanda dimana pamong praja hanya jadi cecunguk kumpeni dan memeras rakyatnya sendiri...sumber alam kita habis, sumber daya manusia tidak berkualitas. Saat ini saya rasa kita tidak lebih baik daripada jaman sebelum merdeka....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sudah tidak ada hati di negeri ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2549952009567303852?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2549952009567303852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/rekayasa-markus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2549952009567303852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2549952009567303852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/rekayasa-markus.html' title='Rekayasa Markus'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-4588544365205282839</id><published>2010-04-02T12:57:00.005+07:00</published><updated>2010-04-02T13:23:28.183+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Sembilan Belas November Dua Ribu Dua Puluh Enam</title><content type='html'>Enam belas tahun tujuh bulan dan tujuh belas hari lagi adalah hari besar bagi saya. Kenapa disebut hari besar? Karena pada tanggal tersebut saya mentargetkan diri untuk menghapal seluruh kandungan Al-Quran sebanyak 30 Juz. Kenapa harus hari itu dan bukan hari yang lain? Kok lama sekali? Karena saat ini saya sedang mengamalkan apa yang disebut menghapal Al-Quran satu hari satu ayat. Dengan memulai perjalanan pada tanggal dua puluh tiga oktober dua ribu sembilan, dan jumlah ayat di Al-Quran sebanyak enam ribu dua ratus tiga puluh enam, maka untuk menghapal sebanyak 6236 ayat dibutuhkan 6236 hari atau 17 tahun lebih dan tepatnya berada pada tanggal 19 November 2026.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan lelucon atau April Mop, tapi ini adalah target hidup saya!! Target yang mungkin dirasakan sangat kuno, mengingat ini sudah jaman modern dan banyak orang yang ditargetkan untuk menghapal Al-Quran dan saya karena bukan anak pesantren tidak ada kewajiban untuk menghapalnya, apalagi sampai 30 Juz. Biasanya target seseorang 10 atau 20 tahun lagi adalah naik haji, punya rumah yang bagus, punya mobil mewah, liburan ke manca negara dan hal-hal lain yang berupa materi. Namun saya dan istri telah memiliki tekad untuk memulai penghapalan dan berharap pada tanggal tersebut apa yang telah kami kerjakan membuahkan hasil yang maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai permulaan, kami mentargetkan tanggal 10 May 2011 sebagai hari dimana kami berhasil menghapal Al-Quran Juz ke-30 atau Juz Amma. Satu tahun lebih satu bulan lagi perjalanan kami menuju kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo istri, kita tuntaskan Juz Amma!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-4588544365205282839?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/4588544365205282839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/sembilan-belas-november-dua-ribu-dua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4588544365205282839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4588544365205282839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/04/sembilan-belas-november-dua-ribu-dua.html' title='Sembilan Belas November Dua Ribu Dua Puluh Enam'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-4825997661197412689</id><published>2010-03-28T21:15:00.003+07:00</published><updated>2010-03-28T21:24:57.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Menghapal 157 Ayat Al-Qur'an</title><content type='html'>Hari ini, tepatnya 28 Maret 2010 adalah hari ke-157 saya dan istri menghapal Al-Qur'an satu hari satu ayat. Kegiatan ini terinspirasi oleh ceramahnya Ustadz Yusuf Mansyur yang pernah datang ke kantorku untuk ceramah. Ayat mana sajakah yang sudah kami hapal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memulai menghapal Al-Qur'an berurutan sejak surat terakhir. Dan sebagai informasi surat ke-157 adalah Surat Ad-Dhuha ayat terakhir atau ayat 11. Dan besok mulai menghapal Surat Al-Lail. Selama 157 hari terakhir kami memang agak sedikit santai dalam menghapal, karena paling tidak lebih dari separo ayat sudah pernah kami hapal ketika masih kecil. Beberapa surat yang memang belum pernah kami hapal sebelumnya membuat kami harus berkali-kali membacanya. Surat-surat yang baru saja kami hapal adalah: Al-Adiyaat, Al-Bayinnah dan Al-Alaq. Beberapa surat sempat hapal tapi kurang pede adalah Al-Qariah, Al-Zalzalah, At-Tiin dan As-Syarh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai Surat Al-Lail saya dan istri sama sekali belum pernah mendengar ayat demi ayat di dalamnya. Inilah usaha menghapal yang sesungguhnya. Mudah-mudahan kami dapat melewatinya tanpa banyak tantangan berarti...Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kami sudah 157 ayat, Lalu anda sudah hapal berapa ayat?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-4825997661197412689?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/4825997661197412689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/menghapal-157-ayat-al-quran.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4825997661197412689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/4825997661197412689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/menghapal-157-ayat-al-quran.html' title='Menghapal 157 Ayat Al-Qur&apos;an'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-1290019606694793336</id><published>2010-03-27T17:11:00.003+07:00</published><updated>2010-03-28T16:25:48.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Apa Kata Dunia?</title><content type='html'>Sebutan di atas dipopulerkan oleh film Nagabonar Jadi 2 yang beberapa tahun lalu tayang di bioskop nasional. Selanjutnya sebutan di atas dipopulerkan untuk advetorial kantor dirjen pajak yang mengajak masyarakat berpartisipasi dalam membayar pajak, mulai dari membuat NPWP hingga memberikan laporan pajak yang jujur dan apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa Kata Dunia....suatu sebutan yang singkat namun begitu dalam maknanya. Seakan-akan jika kita tidak ikut berpartisipasi membayar pajak maka kita sudah ketinggalan jaman. Bahkan jika kita melaporkan pajak dengan tidak jujur maka itu pun sudah ketinggalan jaman. Memang slogan yang pas ditujukan untuk menarik masyarakat berpartisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kejadian dalam beberapa hari belakangan dapat membuat masyarakat apatis atas advetorial tersebut. Pegawai pajak yang katanya masih golongan III-A atau setara dengan rekrutmen baru PNS lulusan S-1, memiliki rumah dan mobil mewah yang nilainya miliaran. Hal yang dengan logika akal sehat sulit untuk dicerna. Bahkan saya memiliki teman yang kerja di perusahaan asing selama 30 tahun lebih, dengan posisi yang cukup baik, hanya mendapatkan uang pensiun kurang dari 2 miliar rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi contoh pegawai pajak yang juga tidak sesuai dengan logika akal sehat adalah pimpinan BPK yang tadinya seorang pimpinan pegawai pajak. Beliau memiliki kekayaan puluhan miliar (yang dilaporkan) dan 90% dari nilai tersebut adalah hasil hibah.....betul-betul lelucon dari para petinggi negeri ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi rahasia umum bahwa kalau ingin cepat kaya maka masuklah ke pegawai pajak. Jika anda mendapatkan tugas untuk mengurusi pajak badan, maka uang miliaran bisa diperoleh kurang dari satu tahun bekerja. Begitu yang saya dengar dari teman-teman sekolah saya ketika kami reunian bersama. Dan hal yang mirip juga saya dengar dari teman kantor saya yang bekerja di bagian pajak, yang tentunya punya teman orang pegawai pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kalau memang benar bahwa pegawai pajak banyak berbuat curang demi kekayaan pribadi dan kelompoknya, maka berarti perbuatan curang ini bukan menjadi perbuatan yang kuno dan tidak sesuai jaman sesuai slogan advetorial pajak beberapa tahun belakangan ini. Katanya reformasi telah dilakukan di bagian basah tersebut, tapi ternyata pegawai pajak yang melakukan pelanggaran masih saja terlihat, bahkan terlihat sangat jelas dari materi yang ia miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mendengar talkshow mengenai NPWP saat advetorial pajak demikian membahana. Disitu dikatakan, dari sisi pajak tidak peduli tiap individu mendapatkan uang darimana, namun yang terpenting adalah mereka membayar pajak setiap pendapatan yang diterimanya. Jika memang demikian, apakah pegawai pajak yang pendapatannya miliaran setahun tidak melaporkan pajaknya secara benar? Atau mungkin mereka tahu trik lapor pajak supaya tidak diperiksa oleh petugas pajak lainnya....betul-betul konspirasi terorganisir....Kalo udah begini dan boroknya diketahui publik, lalu, Apa Kata Dunia???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-1290019606694793336?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/1290019606694793336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/apa-kata-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1290019606694793336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/1290019606694793336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/apa-kata-dunia.html' title='Apa Kata Dunia?'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6818869544337660361</id><published>2010-03-18T21:23:00.003+07:00</published><updated>2010-03-18T21:49:28.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Pengalaman Menarik di Pesawat Terbang Baling-baling</title><content type='html'>Awal Maret lalu, tepat dari tanggal 1 - 3 Maret 2010 saya berkunjung ke daerah kerja perusahaan di tengah laut. Pulang dari sana dan ketika kembali ke Jakarta, kebetulan saya sebelahan dengan seorang karyawan dari tempat yang saya kunjungi dan berbincang-bincang dengannya sepanjang perjalanan. Tidak biasanya saya berbincang begitu lama dengan seseorang yang baru saya kenal, apalagi di dalam perjalanan pesawat terbang baling-baling yang memakan waktu 2 jam 30 menit itu. Inilah ceritanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan dimulai sebenarnya dengan basa-basi saya ketika dia mengeluarkan buku untuk dibaca. Saya tidak hapal judulnya, tapi menurut dia itu adalah buku bagus. Bahkan katanya ada buku yang lebih bagus lagi. Judulnya Negeri 5 Menara. Saya bilang saya jarang baca novel namun pernah baca Laskar Pelangi yang menurut saya bagus. Dia bilang buku Negeri 5 Menara lebih bagus lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia buku itu bercerita tentang 6 orang yang berbeda latar belakang, tapi mempunyai mimpi di 5 bidang berbeda. Dua orang dari 6 orang tersebut memilih bidang yang sama. Mungkin itulah disebut 5 menara. Yang membuat saya takjub, orang tersebut mengaku memiliki 2 buah buku Negeri 5 Menara.....Saya pernah dengar orang nonton bioskop berkali-kali, tapi beli buku sampe 2 dan untuk dibaca sendiri jarang terjadi....bahkan baru pertama kali ini saya mendengar hal tersebut. Begitu baguskah novel ini???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru satu hal. Ada hal lain yang orang tersebut ceritakan ke saya. Dulu orang tersebut adalah vegetarian ketika masih muda (kalau tidak salah di tahun 90-an), namun berhenti. Saya bertanya, vegetariannya sampai level apa, dia jawab murni vegetarian. Trus kenapa berhenti, dia jawab karena di kerjaan dia waktu itu tidak memungkinkan dirinya tetap menjadi vegetarian. Makanan yang disediakan tempat kerjanya dulu selalu mengandung ayam dan daging, sehingga terpaksa dia berhenti menjadi vegetarian hingga sekarang (walaupun yang sekarang tentunya dia berhenti karena pilihannya). Sebagai orang yang baru mau menjadi vegetarian, saya bertanya kepadanya, apa manfaat yang dirasakan ketika menjadi vegetarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia jawab, manfaat yang paling utama adalah emosi menjadi stabil. Kita tidak mudah meledak-ledak. Lagipula badan tidak mudah capek. Hm....kenapa saya tidak merasakan perubahan ini ya selama lebih dari 9 bulan menjadi vegetarian? Tapi memang benar, semenjak jadi vegetarian, tidak pernah sekalipun saya marah-marah. Dulu kalau lagi jalan ama istri, dan istri suka telat, lalu kemudian macet, saya suka marah-marah ama istri. Tapi kemarin, diuji dengan keadaan yang sama, sebenarnya sama kesalnya tapi tidak meledak-ledak. Apakah ini manfaat vegetarian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu setiap sebulan sekali saya minimal satu sampai dua hari ada sakit, tidak enak badan. Apalagi dengan kondisi kerjaan sekarang yang makin menumpuk, harusnya saya semakin tidak berdaya. Namun buktinya, sejak 6 bulan yang lalu saya tidak pernah ijin sakit karena kelelahan. Yang ada adalah sakit karena memang sakit karena virus, dan itu tidak dapat dihindari....Benarkah ini karena vegetarian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal lagi yang saya pelajari dari orang tersebut. Dia berkata bahwa makanan itu sebenarnya adalah racun bagi tubuh. Dia berkomentar, jika kita lapar, kemudian makan, maka makanan itu baik bagi kita. Tapi jika kita sudah kenyang, kemudian masih makan, maka percayalah bahwa kita itu memasukkan racun ke tubuh kita. Nasehat yang sungguh luar biasa. Jika teringat kata-kata itu kadang-kadang saya melewatkan tawaran dari teman-teman untuk mencicipi makanan yang dia bawa (walaupun beberapa kali suka lupa diri juga....hehehe). Hidup saya walaupun sudah menjadi vegetarian, tapi dalam beberapa bulan ini tidak turun satu kilogram pun. Ini karena saya masih tergoda untuk ngemil di sela-sela jam makan, yang pada hakekatnya saya memasukkan racun ke dalam tubuh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar pengalaman yang menarik bagi saya. Orang yang tidak saya kenal tiba-tiba memberikan suatu pelajaran berharga bagi saya. Tapi sayangnya saya sampai saat ini tidak tahu namanya siapa, walaupun ketemu setiap hari ketika saya berkunjung ke tempat kerja di tengah laut itu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah bodohnya saya.....namun saya tidak memandang siapa orangnya, lebih ke arah apa yang dinasehatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Pak atas sharingnya selama di Pesawat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6818869544337660361?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6818869544337660361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/pengalaman-menarik-di-pesawat-terbang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6818869544337660361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6818869544337660361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/pengalaman-menarik-di-pesawat-terbang.html' title='Pengalaman Menarik di Pesawat Terbang Baling-baling'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7519718611870177055</id><published>2010-03-15T10:40:00.003+07:00</published><updated>2010-03-15T11:43:51.334+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (8th - Cost - End)</title><content type='html'>Berbicara masalah biaya memang menjadi salah satu topik menarik dalam hal liburan. Berapa sih biaya yang dikeluarkan untuk seluruh aktifitas yang sempat diceritakan dari edisi Familiy Trip to Singapore sebelumnya? Mari kita telusuri lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama tentunya adalah tiket. Kebetulan karena waktu itu kita beli tiket pas harganya nol rupiah, maka untuk tiket bolak balik hanya membayar Rp 220.000 per orang, atau Rp 2.200.000 untuk 10 orang. Keluarga juga membeli tambahan bagasi yang sifatnya optional sehingga tidak kami hitung sebagai pengeluaran utama. Ada juga yang mempersiapkan paspor karena belum punya atau paspornya expired, itu juga tidak dihitung sebagai pengeluaran utama. Sehingga kesimpulannya biaya tiket adalah Rp 220.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya kedua yang dijadikan perhitungan adalah pajak Bandara Soekarno-Hatta yang per orangnya Rp 150.000. Untuk 10 orang menjadi Rp 1.500.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya perjalanan dari rumah ke bandara sifatnya juga optional. Mulai dari DAMRI yang cuma Rp 20.000 per sekali jalan, sampai ke Taksi yang sampai lebih dari Rp 200.000 per sekali jalan. Jika ingin dimasukkan ke dalam biaya utama, maka perlu dirata-rata per orang, katakanlah Rp 50.000 per orang sekali jalan. Untuk 10 orang bolak-balik berarti Rp 1.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga biaya di atas adalah biaya utama dalam rupiah. Total hingga saat ini adalah Rp 2.200.000 + Rp 1.500.000 + Rp 1.000.000 = Rp 4.700.000. Tidak akan ada lagi biaya utama dalam bentuk rupiah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Singapore, biaya wajib adalah Transportasi, Hotel, Makan dan Tour. Belanja dan Snack tambahan tidak dihitung sebagai biaya wajib sehingga tidak akan dibahas di tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk transportasi kami menggunakan EZ-Link selama berada di Singapore. Biayanya adalah $15 untuk starter pack dewasa dan $5 untuk starter pack anak-anak. Untuk yang pertama kali ke Singapore dan tidak dapat pinjaman EZ-Link dari teman, maka harus membeli starter pack seharga di atas dengan nilai kartu $10. $5 adalah biaya pembelian kartu, sehingga jika pinjam punya teman atau keluarga bisa hemat $5 untuk EZ-Link untuk tiap orang. Untuk kasus kami, ada tujuh dewasa dan 3 anak-anak. Dua dari tujuh dewasa sudah punya EZ-Link, sehingga dapat berhemat $10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya, harus diisi berapa EZ-Link tersebut? Jika dilihat dari website MRT dan bus di Singapore maka biaya transportasi untuk sekali jalan antara $0.50 sampai dengan $3.00. Pengalaman kami disana, setiap 2 hari perjalanan rata-rata menghabiskan $10 untuk dewasa dan $5 untuk anak-anak. Karena kami 4 hari disana, dan hanya terpakai efektif untuk 3 hari, maka kami sempat melakukan top up $10 untuk dewasa dan $5 untuk anak-anak ($10 dan $5 adalah minimum top up untuk masing-masing ketegori).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk transportasi selama 4 hari di Singapore kami menghabiskan 5 x $25 (5 orang dewasa yang beli starter pack dan top up), 2 x $20 (2 orang dewasa pinjam kartu orang lain dan top up) dan 3 x $10 (3 anak-anak dan top up). Artinya untuk transportasi dengan EZ-Link kami menghabiskan $195. Rata-rata sisa di kartu adalah $8 untuk dewasa dan $4 untuk anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya transportasi tambahan adalah biaya taksi. Untuk perjalanan kali ini taksi digunakan untuk perjalanan dari Hotel ke Bandara ketika hari terakhir. Untuk 10 orang membutuhkan paling tidak dua taksi. Masing-masing biaya naik taksi ke bandara adalah $15. Sehingga total untuk seluruh pengeluaran transportasi adalah $195 + $30 = $225&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya hotel seperti disebutkan sebelumnya adalah $200 per hari. Untuk 4 hari 3 malam, dihitung hanya 3 hari sehingga totalnya adalah $600. Harga tersebut sudah termasuk unlimited internet dan makan pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya city tour sesuai disebutkan sebelumnya adalah $33 untuk dewasa dan $17 untuk anak-anak. Tambahan tiket masuk Sentosa Island $2 per orang dan nonton Song of the Sea $10 per orang. Dengan demikian total biaya tour adalah 7 x $33 (7 orang dewasa), 3 x $17 (3 orang anak-anak) dan 10 x $12 (10 orang masuk Sentosa Island dan nonton Song of the Sea). Artinya untuk tour kami menghabiskan $482.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya makan sangat variatif tergantung selera masing-masing. Untuk rencana kali ini kami merencanakan $10 per kali makan (makan siang dan makan malam, karena makan pagi sudah ada dari hotel) untuk dewasa dan $5 untuk anak-anak. Kenyataannya, per kali makan hanya habis sekitar $5 - $7 karena kita selalu makan di food court dan fast food. Itu juga sudah termasuk beli air mineral di supermarket atau mini market terdekat. Untuk memudahkan perhitungan maka rata-rata tiap orang menghabiskan $7 per kali makan. Dengan 6 kali makan (makan malam di hari pertama, makan siang dan malam di hari kedua dan ketiga dan makan siang di hari keempat) maka menghabiskan 6 x 10 x $7 = $420.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada pengeluaran lain seperti belanja dan mencicipi makanan kecil lainnya. Namun itu seperti kesepakatan awal tidak dimasukkan ke dalam hitungan disini. Sesuai hitungan di atas untuk transportasi, hotel, makan dan tour adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$225 + $600 + $420 + 482 = $1727&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi total keseluruhan biaya utama sepuluh orang jalan-jalan di Singapore dari 11 Maret 2010 hingga 14 Maret 2010 adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 4.700.000 + $ 1727&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan rate Sin$ terhadap Rp adalah Rp 6.650, maka total biaya keseluruhan dalam rupiah adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rp 4.700.000 + (1727 x Rp 6.650) = Rp 4.700.000 + Rp 11.484.550 = Rp 16.184.550&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dibagi rata setiap orang maka masing-masing menghabiskan Rp 1.618.455. Jika dibulatkan ke atas hanya Rp 1.700.000 per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari Rp 2 juta loh per orang selama 4 hari 3 malam di Singapore. Kalau dilihat dari nilai Sin$ tiap orang cuma butuh kurang dari Rp 1.200.000 atau kurang dari $200 per 4 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau lebih hemat lagi bisa kok. Contohnya gak perlu ikut DUCK &amp; HIPPO TOUR, tapi dipelajari dulu jalur tour dari websitenya sebagai referensi jalan-jalan di kota. Jika punya fisik yang kuat bisa juga tuh lebih hemat lagi. Dari pagi sampai malam jalan-jalan memang melelahkan, tapi tentunya sepadan dengan pengalamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berlibur ke Singapore dan ambil pelajaran kehidupan tertib di sana. Semoga budaya tertib masyarakat Singapore menular ke masyarakat Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan lagi ya ke Singapore? harus perpanjang paspor dulu nih kayanya, karena di akhir tahun paspor expired dan kabarnya kalo di bawah 6 bulan paspor mau expired gak boleh keluar negeri.....harus siap-siap cuti lagi nih!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7519718611870177055?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7519718611870177055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-8th-cost-end.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7519718611870177055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7519718611870177055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-8th-cost-end.html' title='Family Trip to Singapore (8th - Cost - End)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2511875883660720605</id><published>2010-03-15T08:45:00.006+07:00</published><updated>2010-03-16T10:08:20.151+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (7th - Tour and Places)</title><content type='html'>Rencana awal datang ke Singapore adalah ikut city tour yang diadakan oleh DUCK &amp; HIPPO TOUR sesuai permintaan dari Ibu yang tidak mau repot-repot jalan sendiri. Menurut websitenya ada paket untuk mengikuti beberapa tour, yaitu City Cruise (menjelajah Singapore dari Timur ke Barat), Heritage Cruise (menjelajah dari Utara ke Selatan), River Cruise (menjelajah sungai), Moonlight Adventure (menjelajah kota di malam hari dan nonton Song of the Sea), dan Rhino Adventure (menjelajah Sentosa Island di siang hari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57xa-6PgLI/AAAAAAAAAII/Zhqq4v6e1tQ/s1600-h/DSC_0200.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57xa-6PgLI/AAAAAAAAAII/Zhqq4v6e1tQ/s320/DSC_0200.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449058045031055538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57yd8y-fDI/AAAAAAAAAIQ/h2Jqg3xCQXs/s1600-h/DSC_0085.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57yd8y-fDI/AAAAAAAAAIQ/h2Jqg3xCQXs/s320/DSC_0085.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449059195514944562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57yefTgC9I/AAAAAAAAAIY/7V0vxlGUAoA/s1600-h/DSC_0134.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57yefTgC9I/AAAAAAAAAIY/7V0vxlGUAoA/s320/DSC_0134.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449059204778167250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tour yang ditawarkan di atas dengan harga $33 untuk dua hari penuh. Hari pertama kita mencoba City Cruise dan River Cruise. Hari kedua kita menghabiskan seluruh tour di atas kecuali Rhino Adventure. Tidak ketinggalan pula nonton Song of the Sea. Dengan $10 cukup sepadan dengan pertunjukan yang ditampilkan. Paduan dari teknologi dan kreativitas. Sangat direkomendasikan untuk ditonton!!! Untuk yang baru pertama kali ke Singapore, apalagi bareng dengan keluarga dan anak-anak, City Tour semacam ini layak untuk dipertimbangkan, karena kita bisa melihat hampir keseluruhan kota dan bisa naik-turun di setiap titik-titik pemberhentiannya tanpa biaya tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S571PCsaAeI/AAAAAAAAAIw/X1tW2NMaaNU/s1600-h/DSC_0296.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S571PCsaAeI/AAAAAAAAAIw/X1tW2NMaaNU/s320/DSC_0296.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449062237934846434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;City tour ini mencakup antara lain, Singapore Flyer, Merlion Park, Esplanade, City Hall, Fullerton Hotel, Raffles Hotel, Singapore Botanical Garden, China Town dan masih banyak tempat lainnya dimana kita bisa berhenti dan lihat-lihat tempat tersebut terlebih dahulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57z_Pkfx0I/AAAAAAAAAIg/aWyOu2gjTfM/s1600-h/DSC_0067.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57z_Pkfx0I/AAAAAAAAAIg/aWyOu2gjTfM/s320/DSC_0067.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449060867001796418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat-tempat yang kami kunjungi selain dari City tour sebenarnya tidak banyak. Kecenderungan kami pada perjalanan kali ini adalah mengunjungi Suntec City. Itu karena sedang diadakan IT Show di sana disertai sale beberapa produk fashion di tempat yang sama. Benar-benar pintar, ini berarti yang cowok-cowok liat IT Show dan yang cewek-cewek liat diskon fashion. Tidak aneh penuhnya betul-betul luar biasa. Jangan harap anda bisa lihat-lihat di IT Show karena untuk jalan aja susah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S570fOWugkI/AAAAAAAAAIo/r9NX_y0bFn0/s1600-h/DSC_0248.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S570fOWugkI/AAAAAAAAAIo/r9NX_y0bFn0/s320/DSC_0248.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449061416431419970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suntec City merupakan mall yang sangat besar. Ada koneksi bawah tanah antara dia dengan City Hall MRT station. Padahal kalau dilihat dari peta, City Hall MRT berjarak paling tidak 500m-1000m dari situ. Betul-betul infrastruktur yang hebat dan mewah. Namun kabarnya Suntec City adalah mall terbesar kedua di Singapore setelah dibangunnya Vivo City di tahun 2005 (kata tour guidenya HIPPO TOUR). Kaya apa ya Vivo City?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat belanja yang kami kunjungi adalah Mustafa Center, Bugis Village dan Orchard Road. Kebetulan di Tai Sheng sedang ada warehouse sale Charles &amp; Keith, sehingga istri dan ipar saya minta diantar kesana ketika anak-anak istirahat siang. Mustafa dan Bugis dikunjungi untuk beli oleh-oleh buat teman-teman dan keluarga di Jakarta. Orchard Road hanya lihat-lihat saja, ada Paragon dan Takashimaya yang mirip-mirip dengan Senayan City dan Plaza Senayan. Bedanya di depan pintu masuknya tidak ada satpam yang mengecek tas kita. Di Charles &amp; Keith istri saya beli sepatu dan ipar saya beli tas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57181iIHsI/AAAAAAAAAJI/4nkBr8cV59o/s1600-h/DSC_0242.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57181iIHsI/AAAAAAAAAJI/4nkBr8cV59o/s320/DSC_0242.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449063024676052674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S5718bdV5JI/AAAAAAAAAJA/KsH9eQjajkE/s1600-h/DSC_0212.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S5718bdV5JI/AAAAAAAAAJA/KsH9eQjajkE/s320/DSC_0212.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449063017676661906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S5717z5TOiI/AAAAAAAAAI4/N47sINAuYxA/s1600-h/PIC_0320.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S5717z5TOiI/AAAAAAAAAI4/N47sINAuYxA/s320/PIC_0320.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449063007056509474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perjalanan kali ini kami tidak sempat mengunjungi IKEA di Singapore walaupun ada rencana untuk kesana beberapa kali. Ini disebabkan waktu yang dimiliki tidak cukup jika hanya berkunjung satu hingga dua jam disana. Biasanya pada lupa diri ketika melihat yang bagus-bagus, hehehe. Tapi gak papa, paling tidak kan punya satu alasan lagi untuk berkunjung kemari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan lagi ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2511875883660720605?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2511875883660720605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-7th-tour-and.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2511875883660720605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2511875883660720605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-7th-tour-and.html' title='Family Trip to Singapore (7th - Tour and Places)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57xa-6PgLI/AAAAAAAAAII/Zhqq4v6e1tQ/s72-c/DSC_0200.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2391125900380406229</id><published>2010-03-14T22:30:00.002+07:00</published><updated>2010-03-14T22:45:33.477+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (6th - Food)</title><content type='html'>Berbicara masalah liburan tentunya tidak lepas dari masalah makanan. Terus terang di liburan kali ini untuk urusan yang satu ini tidak ada rencana sama sekali. Sebenarnya ada tapi tidak jadi dilaksanakan karena padatnya jadwal acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata kuliner memang sangat mengasyikan, namun perjalanan kali ini tidak fokus ke arah sana. Makan hanya sekedar untuk pengganjal perut dan tidak terlalu peduli mengenai masalah rasa. Inilah pengalaman makan selama di Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali kita makan di food court pinggir jalan, seperti di jalan lavender dan dekat bugis junction. Kebetulan di kedua food court tersebut banyak ditemukan pork (babi) yang jelas-jelas tidak dapat kami makan. Saya sebagai seorang vegetarian tidak terlalu kesulitan untuk makan karena banyak juga sayuran yang dijual disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan baru terjadi bagi seorang vegetarian, manakala keluarga lebih memilih makanan semacam KFC, McD dan kawan-kawannnya untuk memenuhi selera makan anak-anak kecil. Di restoran-restoran seperti ini, makanan vegetarian, bahkan yang mengandung ikan juga sulit dijumpai, hingga saya kadang hanya mengkonsumsi kentang dan sedikit salad untuk makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya sarapan disediakan di penginapan yang berupa roti tawar dengan selai dan sereal. Dua hal itu lebih dari cukup untuk mengisi perut, tapi tetap saja membuat sendiri pop mie untuk anak kecil. Kasihan anak kecil sekarang, makanannya serba instan dan uniknya mereka suka dengan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gaya makan seperti itu, kami dapat menghemat pengeluaran makan cukup besar. Budget yang kami tetapkan adalah $10 per orang per kali makan, termasuk minum dan snack, namun rata-rata habisnya cuma $5 per orang. Mengenai laporan biaya akan dibahas lebih lengkap di bagian biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan harapkan kami akan cerita makan enak di tempat X, atau coba makanan B di tempat Y. O ya ada satu yang agak terkesan, yaitu makan siang di basement Lucky Plasa Orchard Road. Di food court tersebut ada yang jual makanan (namanya ada kata Asian Food-nya) yang menjual makanan yang isinya kita pilih sebanyak tujuh buah, nanti dia akan menambahkan dengan kuah. Harganya $4.70 dolar dan rasanya cukup enak. Bahkan paling enak dari seluruh makanan yang kita rasakan selama di Singapore. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik cari-cari informasi mengenai kuliner terbaik di Singapore untuk mengalami wisata kuliner sekaligus. Sayang fokus liburan kami lebih ke arah jalan-jalan di dalam kota bukan untuk wisata kuliner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada alasan nih untuk balik lagi ke Singapore, hehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2391125900380406229?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2391125900380406229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-6th-food.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2391125900380406229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2391125900380406229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-6th-food.html' title='Family Trip to Singapore (6th - Food)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-3605685979265619565</id><published>2010-03-14T14:24:00.007+07:00</published><updated>2010-03-16T09:37:25.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (5th - City Transportation)</title><content type='html'>Yang kita tahu dari awal adalah Singapore mempunyai sistem transportasi yang sangat memadai. Ada MRT dan juga bus yang menggunakan sistem tiket. Tapi itu belum pernah dibuktikan sendiri sampai benar-benar berada di sana. Jadi selama berada di Singapore, saya mengharamkan diri menggunakan taksi sebagai alat transportasi. Kenapa mengharamkan? karena disini sistemnya katanya sudah sangat baik dan ingin membuktikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari bandara kita langsung menggunakan MRT. Karena kebanyakan yang ikutan belum pernah atau sudah lama sekali tidak ke Singapore, maka kami harus membeli starter pack tiket EZ-Link di MRT changi dengan harga $15 untuk adult dan $5 untuk anak kecil. Harga untuk adult termasuk biaya kartu $5, sehingga net value yang ada di kartu adalah $10. Namun untuk anak kecil harga tersebut sudah termasuk net value. Kebetulan saya dan istri meminjam EZ-Link dari kakak ipar, sehingga kami pun tidak perlu mengeluarkan $5 biaya kartu, tinggal top up value kartu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartu yang telah dibeli dibagikan ke masing-masing orang dan ditempelkan ke sensor kartu pintu masuk peron MRT changi untuk membuka locknya. Yang anak-anak dibantu oleh orang tuanya dalam menempelkan ke sensor. Namun selanjutnya anak-anak diajari cara menempelkan ke sensor sehingga mereka memiliki pengalaman tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta datang ke peron kira-kira 5 menit setelah kami on-board. Di sana ada tulisan berapa menit lagi keretanya akan datang, dan itu sesuai dengan apa yang ditulis. Inilah yang sangat membedakan antara Singapore dengan Jakarta. Disini pengguna transportasi umum mendapatkan kepastian waktu kedatangan, andaikata terlambat pun paling hanya beberapa menit dari yang seharusnya. Di Jakarta kita tidak tahu sama sekali kapan angkutan umum akan datang. Kadang dua angkutan sekaligus, kadang tidak ada sama sekali dalam dua jam menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana di dalam kereta seperti yang tergambarkan dalam filem holywood atau filem jepang. Di situ ada tempat duduk yang tulisannya 'reserved', yaitu direserved untuk orang tua, ibu hamil dan orang cacat. Beberapa kali saya lihat sendiri orang disitu memberikan tempat duduknya kepada beberapa kategori yang saya sebutkan sebelumnya. Hal ini juga saya banyak jumpai di Jakarta, walaupun agak jarang karena penuh-sesaknya bus atau kereta sehingga lelaki yang masih kuat sekalipun harus tertidur ketika di perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uzHbi1sI/AAAAAAAAAIA/zM4KZPDBGlI/s1600-h/100_4077.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uzHbi1sI/AAAAAAAAAIA/zM4KZPDBGlI/s320/100_4077.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449055161100195522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari sistem transportasi di Singapore adalah korelasi antara satu angkutan dengan lainnya. Ketika merasakan perjalanan dengan MRT, kita dua kali harus pindah kereta atau dengan kata lain pindah jalur. Hal ini mirip seperti Busway di Jakarta yang bisa pindah jalur busway di halte transfer. Penumpang disini dipaksa bergerak cepat dalam pindah jalur karena kereta dari jalur lain akan datang tepat ketika dia sampai di peron untuk jalur berikutnya. Jika berjalan lambat, maka dia akan ketinggalan kereta dan harus menunggu hingga 15 menit. Hal yang sama juga saya rasakan terhadap jadwal bus. Jika ingin transfer bus, maka harus berjalan cepat ketika ingin mengejar bus yang akan kita naiki berikutnya. Terlambat berjalan, maka bus sudah keburu pergi. Makanya saya rasakan orang berjalan di Singapore memiliki kecepatan yang lebih baik daripada di Jakarta karena memang mereka tahu bahwa mereka harus cepat jika tidak ingin ketinggalan karena ada kepastian jadwal. Bandingkan dengan Jakarta, ketika kita pindah jalur busway maka 99% kita akan mengalami penumpukan penumpang. Lagi-lagi karena tidak ada kepastian jadwal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi angkutan umum seperti bus dan MRT sangat mudah didapatkan baik dari terminal yang bersangkutan hingga dari internet. Jadwal MRT dan bus dapat dilihat dengan seksama di website yang bersangkutan, bahkan untuk bus ada semacam journey planner, dimana website tersebut menjawab pertanyaan kita tentang bus apa yang harus kita naiki jika kita mau pergi dari titik A ke titik B. Itulah sebabnya akses internet sangat dibutuhkan ketika merencanakan perjalanan di Singapore, terutama untuk yang baru pertama kali kesana. Dari lihat informasi di internet tersebut, kadang kita bisa memodifikasi rute kita dalam rangka menghemat waktu tempuh atau menghemat biaya angkutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu pengalaman kami selama di Singapore memodifikasi rute perjalanan. Dari hotel menuju Suntec City Convention Center, jika minta petunjuk dari website maka akan disarankan untuk jalan kaki terlebih dahulu sekitar 300 meter, kemudian naik bus nomor 133 langsung ke Suntec. Biayanya $0,91 untuk adult. Dengan dimodifikasi, kita bisa langsung naik bus nomor 145 dari depan hotel, terus turun di tiga halte berikutnya, lanjut naik nomor 133 ke Suntec. Jalan kakinya dikurangi hingga hampir tidak ada, dan biayanya pun berkurang $0.03 karena adanya transfer rebate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uHuTaV4I/AAAAAAAAAHw/xcBZ2xfWN7E/s1600-h/DSC_0189.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uHuTaV4I/AAAAAAAAAHw/xcBZ2xfWN7E/s320/DSC_0189.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449054415620822914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ingin melakukan rencana perjalanan, maka kami selalu bertanya kepada website tersebut tentang bus dan halte, sehingga setiap perjalanan serasa terencana dan biayanya dapat diukur. Namun ada satu kejadian dimana kami benar-benar berhenti di luar rencana, sehingga terpaksa saya memutar otak untuk mengembalikan kita kembali ke hotel. Untung saja salah satu dari bus tersebut melewati jalan yang tadi sempat dilewati, sehingga langsung saja kita milih bus tersebut walaupun tidak tahu sedang berada dimana. Saya rasa jika bertanya kepada orang Singapore sekalipun tidak akan banyak membantu masalah bus ini, karena sepertinya mereka juga tidak terlalu hapal dengan bus yang bukan menjadi kebiasaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uivLX3UI/AAAAAAAAAH4/Sv2xB9dmz_E/s1600-h/DSC_0156.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uivLX3UI/AAAAAAAAAH4/Sv2xB9dmz_E/s320/DSC_0156.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449054879712009538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MRT hanya digunakan pas pertama kali datang karena jalan menuju peron dan transfer ke jalur yang lain butuh jalan kaki yang cukup jauh, padahal di rombongan ada ibu yang di atas 50-an dan anak balita. Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada korelasi antar jalur dengan kecepatan jalan. Jika kecepatan jalan kurang, maka setiap kali ganti jalur kita akan kehilangan sampai 15 menit hanya untuk menunggu kereta berikutnya. Lagipula rencana perjalan kita tidak mengharuskan untuk mengambil MRT sebagai moda transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem transportasi yang sudah tertata baik seperti itu, jarang sekali kami menemukan kemacetan di sana, bahkan ketika di Suntec City Convention Center sedang ada pameran IT Show. Sebagai gantinya, pameran tersebut disesaki banyak orang, seperti ingin menonton konser artis luar negri karena untuk jalan saja susah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ya Jakarta bisa seperti itu? Menurut cerita guide city tour yang kami coba, masalah di Jakarta juga dialami oleh Singapore di tahun 70-an, namun mereka berubah dan menjadi tertata demikian rapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu lagi, jika di Jakarta sungai merupakan momok, di Singapore sungai menjadi tempat wisata yang sangat menakjubkan. Hidup lebih dari 30 tahun di Jakarta, belum pernah sekalipun naik perahu sungai, karena memang tidak ada layanan naik perahu kecuali pilot project yang gagal beberapa tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang butuh kemauan dan aturan yang tegas untuk berubah, kalo tidak, ya gak akan bisa sampai kapan pun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-3605685979265619565?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/3605685979265619565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-5th-city.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3605685979265619565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3605685979265619565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-5th-city.html' title='Family Trip to Singapore (5th - City Transportation)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S57uzHbi1sI/AAAAAAAAAIA/zM4KZPDBGlI/s72-c/100_4077.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6617020473980967382</id><published>2010-03-14T10:39:00.006+07:00</published><updated>2010-03-15T22:27:12.228+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (4th - Hotel)</title><content type='html'>Sebelum berada di Singapore tentunya kita harus mempersiapkan penginapan kita. Hal ini selain mengurangi kebingungan ketika sampai juga mempermudah kita melewati imigrasi di Singapore karena ada isian tentang penginapan di Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih penginapan memiliki seni tersendiri karena kami inginnya yang harganya paling murah tapi yang juga enak. Memilih salah satu hotel berbintang di Singapore sangat mudah, tapi biayanya juga sangat mahal. Oleh karena itu kami melihat-lihat penawaran terbaik dari berbagai penyedia penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlibur dengan 10 orang sekaligus membuat biaya bisa dihemat atau bisa juga semakin membengkak, oleh karena itu booking hotel sebelum hari-H sangat direkomendasikan sehingga biaya dapat dikontrol. Berbagai penawaran kami dapatkan namun akhirnya pilihan jatuh ke THE HIVE BACKPACKER HOSTEL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55RR8RAUeI/AAAAAAAAAHo/c5lnKQAJfts/s1600-h/DSC_0042.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55RR8RAUeI/AAAAAAAAAHo/c5lnKQAJfts/s320/DSC_0042.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448881967841956322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rate untuk hotel tersebut cukup terjangkau. Dengan menyewa kapasitas 9 orang (karena 3 orang dari kami adalah balita), maka seluruh biaya per hari adalah $200. Booking dilakukan sebulan sebelum keberangkatan tanpa uang muka sekalipun. Kamar yang kami sewa adalah dua double bed (satu agak besar dan satu lagi agak kecil), dan lima bunk bed. Kebetulan ketiga kamar tersebut berada di lantai yang sama dan secara tidak langsung kita menyewa seluruh kamar untuk lantai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55MkYgpH-I/AAAAAAAAAHQ/MgL1x1lu3zw/s1600-h/PIC_0305.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55MkYgpH-I/AAAAAAAAAHQ/MgL1x1lu3zw/s320/PIC_0305.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448876787103244258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuju hotel tersebut ada beberapa cara, namun cara yang kami tempuh dari bandara adalah dengan MRT. Butuh lebih dari satu jam perjalanan (termasuk jalan kakinya) untuk mencapai hotel. Nyampe, langsung teler.....dan anak kecil pun belum makan siang, sehingga harus secepatnya mencari tempat makan terdekat (jalan kaki kira-kira 300 m) untuk pesan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan pertama ketika menginjakkan kaki ke hotel adalah sederhana dan bersih. Sesuai yang disebutkan di atas, kami menyewa seluruh kamar di lantai dasar dan tidak ada akses langsung dari lantai dasar ke lantai di atasnya. Jadi kami seperti menyewa sebuah rumah di daerah Singapore, dengan ukuran yang cukup besar dan per harinya hanya $200.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55OZsbYnhI/AAAAAAAAAHg/LMpOgDIq7DQ/s1600-h/PIC_0307.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55OZsbYnhI/AAAAAAAAAHg/LMpOgDIq7DQ/s320/PIC_0307.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448878802494594578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas yang didapat mungkin dapat dilihat pada website hostel tersebut, tinggal masuk google dan tulis nama hotelnya. Apa yang ditulis disitu bisa dibilang 99% akurat, hanya di lounge room air conditioner dinyalakan mulai pukul 6 sore hingga pukul 1 malam dan di bunk bed room air conditioner dinyalakan mulai pukul 6 sore hingga pukul 12 siang di keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Staff yang ada disitu juga ramah dan sangat membantu jika kita mempunyai pertanyaan. Tempatnya saya sangat rekomendasikan untuk tur kelompok dengan jumlah 9 orang, atau 10 orang jika ada anak kecil (mereka memperbolehkan satu orang extra karena kebetulan di kelompok ada tiga anak kecil dan saat penawaran awalnya, dia menawarkan enam bunk bed, padahal cuma ada lima). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internetnya....Wow!!! mantap sekali. Lebih cepat dari First Media yang ada di rumah sepertinya. Gratis lagi!!! O ya internet sangat berguna di sini karena untuk pergi kemana-mana kita harus tanya ke internet mengenai jalur bisnya. Bahkan dari situ kita dapat memodifikasi jalur tersendiri. Lebih lanjut akan dibahas pada edisi transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All and all, kami puas tinggal di THE HIVE BACKPACKER, walaupun kata staffnya ada komplain dari tamu lain karena kita buang sampah bekas makanan di tong sampah dalam dan itu menyebabkan bau tidak sedap ketika tamu lain datang ke lounge kami dan menggunakan internet atau menonton TV. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa ada tamu lain? Karena di bagian depan dari tempat tersebut adalah tempat umum yang digunakan untuk nonton TV dan internet. Dan itu bisa digunakan oleh siapa saja yang menginap di The Hive. Jadi kita tidak 100% menguasai tempat tersebut, tapi hanya seakan-akan menguasai tempat tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6617020473980967382?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6617020473980967382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-4th-hotel.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6617020473980967382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6617020473980967382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-4th-hotel.html' title='Family Trip to Singapore (4th - Hotel)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55RR8RAUeI/AAAAAAAAAHo/c5lnKQAJfts/s72-c/DSC_0042.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-512506516466209285</id><published>2010-03-13T21:35:00.008+07:00</published><updated>2010-03-15T22:00:00.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (3rd - Airport)</title><content type='html'>Tanggal 11 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-H keberangkatan ke Singapore. Hari ini jelas cuti karena keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta adalah pukul 11.20. Dari jam 7 pagi sudah berangkat dari rumah diantar oleh mertua ke Blok-M karena mau naik DAMRI ke bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Blok-M pukul 8 kurang 10 menit, kebetulan jalanan tidak terlalu macet, dan kita tidak berangkat pas pada pukul 7, melainkan hampir 7.30. Jam 9 kurang sedikit sudah sampai di terminal 2D bandara Soekarno-Hatta. Keluarga yang lain belum sampai karena terjebak macet di tol Tanjung Priok yang menuju bandara. Mereka semua baru sampai sekitar pukul 10 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan istri sempat merasakan executive lounge karena istri punya kartu kredit yang bisa buat masuk lounge tertentu. Lumayan, isi perut dulu, karena kemungkinan baru makan lagi dekat-dekat magrib, mengingat menurut jadwal kita akan landing pukul 2 siang, dan mungkin membutuhkan setengah sampai satu jam untuk putar-putar di Bandara Changi, termasuk imigrasi, ambil bagasi dan bingung-bingung disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 10.40 kita sudah dipanggil untuk boarding, dan pas pukul 11.20 pesawat sudah mulai taxi (jalan) menuju runway. Istri saya sempat berujar, "Gile, udah gratis tepat waktu pula". Emang mantap airasia untuk masalah ketepatan waktu. Bahkan di dalam kabin dikasih snack dan minum pula. Mengejutkan!! Saya sempat bertanya apakah snack dan minum ini gratis atau bayar, hehehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 14 lewat sedikit waktu Singapore, pesawat mendarat sempurna di Bandara Changi. Dari atas saja sudah kelihatan besarnya bandara negara Singapore ini, runwaynya ada banyak banget, hal yang jarang ditemui di Indonesia, apalagi ini adalah pengalaman pertama bagi saya keluar negeri, dan akhirnya paspor saya yang sudah perpanjang satu kali semenjak buat, punya cap di lembarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55GL_Q-61I/AAAAAAAAAGw/HSS0b-zKjl0/s1600-h/DSC_0038.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55GL_Q-61I/AAAAAAAAAGw/HSS0b-zKjl0/s320/DSC_0038.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448869770940050258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang dilakukan setelah sampai di bandara Changi adalah mencari toilet. Toilet disini mirip seperti toilet-toilet yang ada di senayan city atau hotel bintang lima dimana tidak ada pencetan untuk flush pispot. Terpaksa deh melakukan 'atraksi' untuk mensucikan diri kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lanjut dengan menukar uang. Kebetulan kakakku uang singapore dollarnya ketinggalan di rumah pas berangkat paginya. Nilai tukarnya lebih mahal daripada di Indonesia, tapi masih cukup moderat (mungkin memang rate-nya udah berubah kali ya...). Pelajaran yang bisa diambil dari sini adalah, persiapan yang benar, kalo perlu buat cek list barang-barang apa saja yang dibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus kita menuju imigrasi, cukup menunjukkan paspor dan isian formulir yang didapat di pesawat. Tanpa tanya-tanya, mereka langsung mengesahkan kedatangan kita. Hore!!! sudah resmi masuk Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55Kmg_Q1vI/AAAAAAAAAHA/EhWYn41OiEA/s1600-h/PIC_0299.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55Kmg_Q1vI/AAAAAAAAAHA/EhWYn41OiEA/s320/PIC_0299.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448874624715642610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah imigrasi, ada brosur-brosur dan peta singapore. Brosur dan peta dibagi dalam berbagai macam bagian, makanan, belanja, wisata, dan lain-lain. Mungkin karena banyaknya orang yang ke Singapore sehingga pemerintahnya membuat brosur semacam itu. Brosur ini gratis, dan bisa diambil sebanyak mungkin. Namun peta yang ada di brosur adalah peta tengah kota, bahkan lokasi hotel tempat kita nginap tidak ada di peta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat imigrasi kita pergi untuk ambil bagasi. Disitu ada ban berjalan yang sedang berhenti dan bagasi kita yang berjumlah 4 buah hanya terlihat 2 buah. Selidik punya selidik, rupanya ban berjalannya sedang rusak, sehingga tas-tas banyak yang tersendat di perjalanan. Cukup lama kami menunggu, mungkin sekitar 1/2 jam sampai ban tersebut berjalan kembali. Barulah petualangan kita di sepanjang Changi Airport dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama, kita pengennya naik MRT, bertanya ke petugas rupanya kita harus naik tangga dahulu. Tangganya eskalator kok, jadi gak berat. Asal pake bagasi yang beroda saya rasa tak perlu pake taksi untuk ke tempat tujuan. Sampai di atas, sempat bingung akan adanya Skytrain. Apakah ini gratis atau bayar? Akhirnya lihat-lihat orang sekitar, dan juga bertanya kepada cleaning service di situ, saya mendapatkan kesimpulan Skytrainnya GRATIS!!! Wow, mantap sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55LBScNY2I/AAAAAAAAAHI/XowwiveQMUM/s1600-h/PIC_0298.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55LBScNY2I/AAAAAAAAAHI/XowwiveQMUM/s320/PIC_0298.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448875084666987362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skytrain membawa kita ke T2 (kayanya sih kepanjangan dari Terminal 2), dimana MRT berada. Untuk menuju MRT kita harus turun tangga (eskalator) cukup banyak karena peronnya terletak di bawah tanah. Kita beli Tiket EZ-Link dahulu, untuk starter pack dewasa harganya $15 dengan isi $10 dan top-up minimum $10. Anak kecil starter packnya $5 isi yang sama dan top-up minimum $5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis itu masuk ke tempat tunggu MRT dengan menempelkan kartu EZ-Link ke counter masuknya. Hebat, bayar kendaraan umumnya pake kartu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55HkRl8S5I/AAAAAAAAAG4/QGNI1lYEa84/s1600-h/100_4050.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55HkRl8S5I/AAAAAAAAAG4/QGNI1lYEa84/s320/100_4050.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5448871287688285074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terakhir di Singapore, malam ini sudah berada di Jakarta kembali. Check out dari hotel pukul 11 paling telat dan baru berangkat dari Changi pukul 17.45. Ngapain aja ya 6 jam? Inilah ceritanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita check out pada pukul 10.30 dan akhirnya menggunakan taksi untuk ke bandara karena permintaan dari kebanyakan anggota keluarga. Tadinya sih mau ke IKEA dulu, tapi inget-inget yang kemarin-kemarin kok rasanya gak mungkin ya di IKEA cuma satu sampai dua jam, bisa-bisa nanti kebirit-birit ngejar jadwal pesawat. Akhirnya kita memutuskan langsung ke Changi, terus dari Changi mau ngelayap dipersilahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menggunakan taksi ke Changi sangat cepat, tidak sampai 1/2 jam. Biayanya pun cuma $15 per taksi. Kita menggunakan dua taksi karena jumlahnya 10 orang. Sampai di terminal 1 Bandara Changi pukul 11 dan langsung masuk ke lantai keberangkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang terkatung-katung di bandara tidak dialami di Changi. Kenapa? Pertama, kita ada 10 orang, jadi paling tidak ada yang bisa diajak ngomong. Kedua, ada fasilitas wifi gratis, tinggal menunjukkan paspor untuk diregistrasi. GRATIS!!! Ketiga, ada restoran untuk makan siang. Semacam food court di mall. Keempat, ada skytrain (kereta listrik) untuk jalan-jalan ke terminal lain di Changi. GRATIS !!! Kelima, habis check in, keadaan di ruangan setelah imigrasi sangat-sangat menyerupai mall. Starbuck dan Gucci buka outlet disana. Ada pula fasilitas pijit gratis dari OSIM. Pokoknya di Bandara Changi kita gak akan mati kebosanan karena fasilitas yang begitu melimpah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urusan imigrasi pun juga tidak sulit. Hampir sama ketika baru datang. Hanya ditanya nama saja, dicocokkan dengan foto di paspor, langsung dicap!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, di bandara dengan kelas internasional, toiletnya memiliki toilet jongkok!!! Yap. Ada satu outlet toilet yang menggunakan aksi jongkok. Satu-satunya yang memiliki semprotan air untuk cebok. Selebihnya hanya tissue, tissue dan tissue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.15 sudah waktunya boarding dan kita naik pesawat pada waktunya. 18.30 WIB kita sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, dan keteraturan yang selama ini dilihat di depan mata, tiba-tiba hilang dan berubah ke keadaan sedia kala....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta.....oh...Jakarta!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-512506516466209285?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/512506516466209285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-3rd-airport.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/512506516466209285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/512506516466209285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-3rd-airport.html' title='Family Trip to Singapore (3rd - Airport)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_s6h6rKluI-w/S55GL_Q-61I/AAAAAAAAAGw/HSS0b-zKjl0/s72-c/DSC_0038.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7666579360582331085</id><published>2010-03-13T21:14:00.002+07:00</published><updated>2010-03-13T21:31:34.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (2nd - Preparation)</title><content type='html'>Beli tiket Juni 2009, berangkat Maret 2010. Waktu yang sangat lama untuk persiapan, tapi tetap saja sebagai bagian dari orang Indonesia, kami tetap menganut last minute preparation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang dipersiapkan adalah paspor. Saya dan istri sudah punya sejak lama, bahkan sudah mau expired dalam beberapa bulan mendatang. Jadilah kita gak perlu susah-susah bikin paspor lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah NPWP. Sejak Desember 2008 karena tidak mau kena pajak yang lebih besar dan bisa gratis fiskal kalau ke luar negeri, maka kami pun buat NPWP. Hingga saat ini sudah dua kali melaporkan SPT ke kantor pajak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah Penginapan. Banyak jenis penginapan di Singapore. Mulai dari yang Backpacker hingga yang berbintang. Untuk perjalanan kali ini kita memilih hotel berjenis Backpacker untuk 10 orang dengan nama THE HIVE BACKPACKERS. Review mengenai hotel akan dibahas di edisi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat adalah Uang Kas. Uang memang bukan segalanya, tapi tetap yang paling utama!! Empat hari berada di Singapore tentunya kita harus menyiapkan uang yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima adalah Jadwal Acara. Untuk trip kali ini, saya dan istri yang membuat rencana perjalanannya. Seperti biasa, acara diajukan mepet ke Hari-H, karena kita banyak mengumpulkan data, seperti dari Internet, Buku dan pengalaman teman-teman yang sudah bolak-balik Singapore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam adalah Printilan. Maksud printilan disini adalah hal-hal yang juga penting tapi tidak terlalu esensial. Contohnya adalah pinjam kartu telepon dari teman yang masih bersisa, pinjam kartu EZ-Link dari kakak ipar yang masih sisa dan printilan lainnya yang cukup penting yaitu print tiket airasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung tinggal tunggu Hari-H, trus cek dan ricek lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7666579360582331085?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7666579360582331085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-2nd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7666579360582331085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7666579360582331085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-2nd.html' title='Family Trip to Singapore (2nd - Preparation)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-3088250455240740223</id><published>2010-03-13T21:04:00.002+07:00</published><updated>2010-03-13T21:12:56.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Family Trip to Singapore (1st - Booking Tickets)</title><content type='html'>Juni 2009 lalu kebetulan saya melihat sebuah iklan airasia di kompas mengenai biaya terbang Jakarta-Singapura yang di iklan adalah Rp 0 (nol rupiah). Di iklan itu disebut nilai tersebut adalah nilai uang yang dibayar, diluar pajak bandara. Benar-benar iklan yang menarik, tapi tentu saja waktunya tidak lama, kalau saya tidak salah waktunya hanya 3 hari dan jadwal penerbangannya pun jauh sekali, hingga April 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saya informasikan ke seluruh keluarga, yaitu adik, kakak dan ibu. Semuanya mengatakan setuju dan kami langsung memesan tiket yang dikehendaki sebelum waktu promo berakhir. Tanggal yang berhasil kami booking adalah tanggal 11 Maret 2010 untuk JKT-SIN dan 14 Maret 2010 untuk SIN-JKT. Sesuai dengan iklannya, memang biayanya nol rupiah untuk bolak-balik, hanya perlu bayar pajak bandara Changi di Singapura yang saat itu besarnya Rp 220.000 (dua ratus dua puluh ribu rupiah) per orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah awal dari family trip kita ke Singapore.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-3088250455240740223?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/3088250455240740223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-1st-booking.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3088250455240740223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/3088250455240740223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/family-trip-to-singapore-1st-booking.html' title='Family Trip to Singapore (1st - Booking Tickets)'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6579193190293040221</id><published>2010-03-06T10:04:00.002+07:00</published><updated>2010-03-06T10:09:49.894+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Biggest Loser Couple</title><content type='html'>Tertarik dengan acara biggest loser di tv kabel, maka saya dan istri langsung termotivasi untuk melakukan hal yang sama. Pesertanya cuma dua, saya dan istri, dan inilah perjanjian yang kami tanda tangani:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai hari ulang tahun perkawinan yang ke-3, yang berhasil menurunkan berat badan (dalam persentase) paling besar, berhak mendapatkan hadiah yang diinginkan dari pihak yang kalah, maksimal 10 juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peserta 1                                                peserta 2&lt;br /&gt;ttd                                                      ttd&lt;br /&gt;suami                                                    istri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;Penimbangan pertama dilakukan pada tanggal 6 Maret 2010 pukul 06.00.&lt;br /&gt;Penimbangan terakhir dilakukan pada tanggal 17 Juni 2010 pukul 05.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi telah dilakukan penimbangan dan hasilnya&lt;br /&gt;Suami : 86 kg&lt;br /&gt;Istri : 51 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk kita dukung acara biggest loser couple ini....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6579193190293040221?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6579193190293040221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/biggest-loser-couple.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6579193190293040221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6579193190293040221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/biggest-loser-couple.html' title='Biggest Loser Couple'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-2745268306440648199</id><published>2010-03-06T09:31:00.002+07:00</published><updated>2010-03-06T10:03:19.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliah Lagi'/><title type='text'>Anggota DPR dan Juri Vote Lock</title><content type='html'>Beberapa hari lalu sudah digelar sidang paripurna DPR dan menghasilkan putusan mengenai kasus Century dengan sistem voting karena tidak mampu menghasilkan putusan yang mufakat. Putusan ini memang terasa demokratis, karena memang voting dibenarkan untuk dilakukan. Namun yang jadi permasalahan adalah voting yang berlangsung sangat tradisional --kalau tidak mau dibilang kuno-- dengan masing-masing anggota berdiri --menggantikan tunjuk tangan-- dan dihitung secara manual oleh petugas sekretariat DPR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miris memang, gedung DPR yang dibuat dengan biaya sangat besar, bahkan beberapa bulan lalu kita dihebohkan oleh pembelian komputer all-in-one merek Dell untuk tiap anggota DPR yang satu buahnya beharga belasan juta rupiah. Tapi untuk membuat suatu keputusan penting, dilakukan dengan voting tradisional, seperti jaman saya masih sekolah di Sekolah Dasar dahulu ketika kita ditanya oleh Bu Guru mengenai setuju tidaknya kita mengenai ide yang dikemukakan di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan acara di salah satu stasiun tivi yang sedang populer saat ini. Untuk menentukan pemenang acara digunakan 100 juri vote lock yang independent dan masing-masing berhak memilih ya atau tidak di pilihannya. Jika juri tersebut memilih ya, maka akan dihitung sebagai satu suara, dan jika memilih tidak, maka suaranya tidak dihitung sebagai suara yang memilih peserta yang dimaksud. Juri vote lock diberikan waktu 5-10 detik untuk memilih dan hasilnya dapat dilihat pada saat pengumuman pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ada lagi acara yang juga sudah cukup lama di televisi, biasanya ditayangkan di tivi pada pagi hari. Acara ini menggunakan semacam alat untuk memilih jawaban, apakah A atau B, dan masing-masing peserta hanya diberikan waktu 5 detik sebelum jawaban pertanyaan dilock. Di situ secara real time bisa keliatan peserta mana yang menjawab benar dan salah. Hasilnya dapat langsung diketahui setelah semua soal telah ditanyakan dan dibahas oleh pembawa acara. Pemenang pertama hingga kelima langsung ketahuan dalam hitungan beberapa menit, itu juga karena dilama-lamain oleh si pembawa acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua contoh acara tivi di atas sebenarnya menggambarkan bahwa teknologi untuk voting telah ada dan telah banyak digunakan di beberapa tempat. Jika mau voting tertutup, maka digunakan contoh kasus pertama. Sebaliknya jika mau voting terbuka, digunakan contoh kasus kedua. Hal ini sangat menghemat waktu, tenaga dan juga uang. Sehingga aktifitas perhitungan, penulisan di papan tulis, teriakan-teriakan yang tak perlu bisa dieliminasi. Biarkan komputer yang melakukan hal itu semua, dan peserta hanya perlu melihat hasilnya di layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi seharusnya di setiap meja anggota DPR disediakan semacam voting button yang dapat digunakan ketika voting harus dilakukan. Penggunaannya saya rasa sangat mudah, karena juri vote lock pun dapat menggunakannya, apalagi anggota dewan kita yang terhormat. Lihat saja di kedua contoh kasus di atas, jika dilakukan dengan sistem komputerisasi,  maka hasil voting dapat langsung diketahui secara real time. Sebagai informasi aja, ketika dulu pernah dilakukan voting untuk memilih presiden dan wakil presiden, dibutuhkan 1 hari penuh untuk melakukan itu semua. Artinya ada pemborosan penggunaan listrik dari cuma perlu 30 menit - 1 jam untuk pembukaan sidang, pandangan fraksi dan pembacaan keputusan serta penutupan sidang menjadi seharian, bahkan sampai pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa teknologi semacam ini tidak diaplikasikan ke dalam ruang sidang paripurna DPR, apakah karena jika menggunakan ini anggota tidak bisa terlihat ke-vokal-annya yang sebenarnya hanya membuat muak, karena tiap kali interupsi, yang diucapkan itu-itu saja. Seolah-olah hal itu digunakan untuk mengulur-ulur waktu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah efesiensi dan efektifitas tidak menjadi target bagi anggota dewan? apakah yang penting anggaran yang ada boleh dihabiskan tanpa harus dihemat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, sampai kapan ada yang sadar bahwa voting tradisional semacam itu hanya memboroskan sumber daya negara dan menurut saya itu adalah bagian dari korupsi pengabdian mereka kepada rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ada perbaikan di masa mendatang...amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-2745268306440648199?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/2745268306440648199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/anggota-dpr-dan-juri-vote-lock.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2745268306440648199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/2745268306440648199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/03/anggota-dpr-dan-juri-vote-lock.html' title='Anggota DPR dan Juri Vote Lock'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8756246952824570450</id><published>2010-02-14T22:23:00.003+07:00</published><updated>2010-02-14T23:23:26.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Banjir Lagi di Jakarta</title><content type='html'>Jumat malam 12 Feb 2010 sebelum beranjak ke tempat tidur, saya sempat membaca sms di handphone yang isinya ada kemungkinan banjir pukul 03:00 di daerah jakarta timur seperti kalibata, kampung melayu dan sekitarnya. Langsung saya nyalakan tivi dan lihat running text dari Metro TV dan TV One, dan menemukan berita yang sama seperti dalam sms. Sms itu sendiri berasal dari perusahaan tempat saya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena daerah tempat tinggal saya tidak ada dalam list tersebut, maka saya bisa tidur dengan tenang, sambil waspada jika daerah saya juga kebagian limpahan air dari bogor tersebut. Dua hari sebelumnya kali dekat rumah yaitu pesanggrahan sedang agak tinggi dan hanya beberapa centimeter dari bibir kalinya. Apakah mungkin peristiwa tahun 2007 lalu terulang kembali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu pagi, saya bangun agak kesiangan karena malamnya tidur kemaleman. Tidak terjadi apa-apa paling tidak di tempat tinggal saya. Langsung saya cek tivi untuk melihat prakiraan banjir di daerah yang disebutkan tadi malam, dan ternyata memang kejadian!!! Banjir benar-benar terjadi, malah kabarnya ada sebuah tempat di kampung melayu yang tinggi airnya lebih dari dua meter....wow!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari yang sama ketika saya memanaskan mobil dan mengitari kompleks, saya melihat warga kompleks tempat saya tinggal membuang sebuah bingkisan plastik ke dalam kali. Padahal di rumahnya sudah ada tempat sampah, dan kami pun sudah membayar untuk kebersihan tiap bulannya. Dengan kata lain, jika orang tersebut membuang bingkisan plastik tersebut ke tempat sampahnya, maka pasti bingkisan tersebut akan terangkut oleh petugas kebersihan yang sudah dibayar untuk melakukan tugasnya. Kenyataannya masih saja ada orang yang menganggap kali sebagai tempat sampah!! Sayang sekali bahwa dia tidak menyadari akibat perbuatannya bisa merugikan dirinya dan juga orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu juga kebetulan siang harinya ada kondangan di daerah salemba. Kampung melayu adalah feeder dari salemba, sehingga saya agak sungkan untuk pergi ke daerah tersebut, apalagi jalur menuju kesana tinggal satu yang mungkin, yaitu melewati pintu air manggarai yang saat saya sampai disana sudah berada di siaga 2 atau beberapa puluh centimeter lagi hingga airnya luber dari pintu air manggarai. Jalur yang lain, yaitu menteng tidak dipilih karena ada penyerangan kantor "Bendera" di jalan diponegoro, jalur yang harus dilewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya kami tidak mengalami kemacetan walaupun sempat ada beberapa titik yang mengalami genangan. Hari itu mungkin tidak banyak orang yang keluar rumah sehingga jalanan pun agak sepi. Tapi memang kami menuju ke pusat banjir, dan tidak banyak pilihan jalan yang bisa dilewati. Pada akhirnya kami berhasil sampai ke tujuan akhir yaitu rumah orang tua saya di daerah ciangsana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjir, lagi-lagi tamu yang satu ini mampir di Jakarta. Mungkin memang bukan yang terbesar seperti tahun 1996, 2002 dan 2007. Tapi banjir ini sudah membuktikan bahwa memang belum ada perbaikan yang signifikan untuk mengatasi banjir di Jakarta. Saya tidak tahu status banjir kanal timur yang kabarnya sudah tembus laut, apakah belum dialiri aliran sungai? kenapa banjir kali ini yang cuma menimpa jalur kali ciliwung tidak dialihkan ke banjir kanal timur? atau memang banjir kanal timur untuk kepentingan yang lain? Maaf, saya sebagai warga Jakarta tidak tahu sama sekali mengenai pengaturan aliran air tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat siklus banjir besar Jakarta, maka sepertinya siklusnya semakin mengecil. Dari enam tahun, trus ke lima tahun, dan bukan tidak mungkin akan menuju ke empat tahun. Jika itu terjadi, maka banjir besar berikutnya akan terjadi tahun depan!!! Ya, benar, tahun depan, yaitu tahun 2011. Satu tahun lagi dari sekarang. Apakah yang sudah kita lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengharapkan peran pemerintah pusat maupun daerah rasanya tidak terlalu bisa diandalkan. Biarpun katanya sudah ada pengerukan besar tahun lalu di sembilan kali di Jakarta yang tidak pernah dilakukan dalam 30 tahun terakhir, buktinya beberapa hari yang lalu masih juga terjadi banjir. Artinya pengerukan itu belum membuahkan hasil. Perbaikan infrastruktur pun tidak kelihatan, paling tidak saya tidak melihatnya. Bisa dikatakan sia-sia pemerintah kita membuang miliaran rupiah tapi tidak ada hasilnya. Kasihan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sudah saatnya kita sendiri sebagai warga Jakarta yang bertindak. Caranya? mulai dari yang paling mudah dulu....MEMBUANG SAMPAH DI TEMPAT SAMPAH!!! Saya tidak bilang membuang sampah di tempatnya, karena memang sampah sudah hampir di semua tempat, jadi kalo bilang di tempatnya berarti kita buang sampah di tempat yang ada sampahnya, dan kali termasuk salah satu di antaranya. Jadi saya jelaskan bahwa membuang sampah harus di tempat sampah. Tempat sampah itu berupa tempat seperti ember yang berada di dalam rumah, di pinggir jalan dan tempat lainnya yang bisa anda temukan. Dengan membuang sampah di tempat sampah, paling tidak kita mengurangi supply sampah yang berada di kali sehingga air di kali tidak lagi tambah tersumbat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang kalo buang sampah di jalan salahnya apa? kan gak buang ke kali? Nah ini nih yang bahaya. Kalo kita buang sampah di jalan sembarangan, maka sampah itu akan selalu berada di jalan sampai ada sesuatu yang memindahkannya. Iya kalo dipindah ama petugas kebersihan pemda yang suka kelihatan di jalanan, kalo aliran air karena hujan yang memindahkannya gimana? air kan mengalir ke tempat yang rendah. Dari jalanan air mengalir ke got atau selokan. Artinya sampah kita akhirnya berada di selokan. Dari selokan air mengalir hingga ke kali. Dan itu berarti sampah yang kita buang akhirnya akan ke kali juga.....makanya jangan lagi buang sampah sembarangan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mudah berikutnya adalah MEMPERBANYAK RESAPAN AIR. Ini butuh usaha dari sekelompok orang. Tidak bisa bekerja sendiri. Resapan air ini banyak contohnya, tapi prinsipnya jangan apa-apa menimbun tanah dengan semen. Semen tidak menyerap air, dia hanya melewatkan. Seperti cerita di atas, maka seluruh air yang jatuh dari hujan akan jatuh ke kali dan tidak aneh jika kali akan meluap jika diisi terus menerus. Resapan air berguna untuk mengurangi air yang turun ke kali sehingga kali tidak cepat penuh dan luber ke jalanan. Syaratnya satu, harus ada tanah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik memperbanyak resapan air ada banyak, dan menurut saya yang paling efektif adalah teknik biopori. Biopori ini sangat superior, bisa mengatasi beberapa masalah sekaligus, tapi dianggap sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat Jakarta. Saya tidak tahu kenapa, tapi itu pun terjadi di rumah yang saya tempati. Saya sudah membuat lubang biopori di rumah, dan berhasil mengurangi sampah organik yang dibuang, namun usaha saya tidak didukung oleh penghuni rumah yang lain, sehingga pemisahan sampah organik yang tadinya sudah berjalan, kembali seperti sedia kala kembali, bahkan lubang yang sudah saya buat, akhirnya ditutup dengan semen. Alasan awalnya disemen adalah sebagai tempat main anak kecil, tapi kenyataannya, setelah disemen, anak kecil tidak sekalipun menginjak semen tersebut, lagi-lagi sayang sekali!!! Ini bukti bahwa memperbanyak resapan air ini memang kerjaan kelompok, bukan individu!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kedua cara di atas dilakukan dengan kesadaran masyarakat Jakarta akan lingkungannya, maka saya optimis, siklus banjir besar Jakarta yang kemungkinan terjadi tahun depan bisa dipatahkan. Sinergi antara program pemerintah daerah dengan kesadaran masyarakat akan membuat Jakarta lebih mudah mengendalikan banjir. Banjir kanal timur mudah-mudahan dipercepat penyelesaian dan koneksinya. Pengerukan dilakukan terus bukan hanya menjelang musim hujan. Dan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini manusia dituduh memutuskan ekosistem yang berlaku di alam. Marilah kali ini manusia juga memutus ekosistem penyebab banjir dengan membuang sampah di tempat sampah dan memperbanyak resapan air. Ayo patahkan siklus banjir besar, kalo kata pepatah, hanya keledai yang jatuh pada tempat yang sama dua kali. Masyarakat Jakarta sudah tiga kali. Apakah kita tidak lebih baik daripada keledai?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8756246952824570450?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8756246952824570450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/02/banjir-lagi-di-jakarta.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8756246952824570450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8756246952824570450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/02/banjir-lagi-di-jakarta.html' title='Banjir Lagi di Jakarta'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-482085440441410564</id><published>2010-02-08T18:39:00.003+07:00</published><updated>2010-02-08T18:48:55.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Cara Mengatasi Cegukan</title><content type='html'>Banyak orang bingung kalo lagi cegukan. Minum banyak, gak juga ilang cegukannya, malah makin kembung. Tahan napas rasanya seperti tersiksa. Akhirnya tidak berdaya dan menunggu saja dengan pasrah hingga cegukannya hilang. Tapi kalo kita lagi mau rapat penting ama klien gimana? masa bercegukan terus, bisa gawat tuh nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat lalu saya diberitahukan teman kerja cara paling efektif menghilangkan cegukan yang pernah saya ketahui. Mohon disimak baik-baik ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, usahakan ada orang lain yang bisa diminta bantuannya. Lalu ambil segelas air putih. Tahap persiapan sudah selesai. Lalu kedua jari jempol tangan anda masukkan ke kedua lubang telinga, dan kedua jari kelingking anda masukkan ke kedua lubang hidung. Ingat ya, kanan dengan kanan, kiri dengan kiri. Lalu tahan posisi tersebut dan minta tolong orang lain yang bersama anda untuk memberikan minum segelas air tadi kepada anda. Anda tidak perlu menghabiskan airnya, cukup satu dua teguk saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu....rasakan......cegukan anda sudah hilang!!! Ya, memang semudah itu. Bukan sulap bukan sihir. Saya sudah mencoba ini empat kali sejak diberitahukan dan success ratenya 100%....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan mencoba sendiri ya....semoga sukses.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-482085440441410564?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/482085440441410564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/02/cara-mengatasi-cegukan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/482085440441410564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/482085440441410564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/02/cara-mengatasi-cegukan.html' title='Cara Mengatasi Cegukan'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8242448880296645323</id><published>2010-01-30T19:38:00.002+07:00</published><updated>2010-01-30T20:01:48.552+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Puisi Cinta Untuk Istri</title><content type='html'>Istriku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap pagi kau bangun lebih dulu,&lt;br /&gt;Walaupun hanya tuk ambil wudhu,&lt;br /&gt;Kau siapkan makan pagi,&lt;br /&gt;Ketika ku mandi pagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kerja ku berangkat lebih dulu,&lt;br /&gt;Beberapa kali ku sampai rumah lebih dulu,&lt;br /&gt;Ku tahu perjalananmu melelahkan,&lt;br /&gt;Apalagi kalau ada macet di jalan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau kadang malas mandi,&lt;br /&gt;Juga suka lupa gosok gigi,&lt;br /&gt;Tapi ada satu yang tak pernah absen,&lt;br /&gt;Mencium suamimu yang menggemaskan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua setengah tahun terakhir ini,&lt;br /&gt;Hidupku jadi lebih berarti,&lt;br /&gt;Karena kau di sisi,&lt;br /&gt;Menemaniku setiap hari,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun jarang terlihat olahraga,&lt;br /&gt;Tapi fisikmu cukup kuat,&lt;br /&gt;Merawat ku sekuat tenaga,&lt;br /&gt;Hingga aku menjadi sehat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari ulang tahunmu ini,&lt;br /&gt;Ijinkanlah ku membuat sebuah puisi,&lt;br /&gt;Sebagai tanda cintaku,&lt;br /&gt;Untukmu pujaan hatiku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun Istri,&lt;br /&gt;Suamimu ini akan selalu mencintaimu sepenuh hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8242448880296645323?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8242448880296645323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/01/puisi-cinta-untuk-istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8242448880296645323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8242448880296645323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/01/puisi-cinta-untuk-istri.html' title='Puisi Cinta Untuk Istri'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-5822109452810149377</id><published>2010-01-11T23:26:00.002+07:00</published><updated>2010-01-16T18:35:11.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Install Linux di Laptop Pentium III</title><content type='html'>Beberapa hari ini saya disibukkan oleh tantangan menginstall Linux di Laptop Pentium III yang sudah mulai diabaikan di rumah. Sebenarnya sih gampang aja, tinggal burn ISO file Linux ke CD, trus boot laptopnya lewat CDROM, trus tinggal pilih install....mudah kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kelihatannya mudah, tapi pada kenyataannya banyak masalah yang dihadapi. Yang pertama adalah CDROMnya sudah rusak, kalo mo ganti internal CDROM paling gak keluar uang 600 ribu rupiah (penawaran dari salah satu toko komputer di Ratu Plaza). Memang sih beres, tapi gak ada belajarnya, dan lagi pula kemahalan bo!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pilihan yang saya lakukan adalah membeli casing harddisk 2,5 inch yang memiliki koneksi IDE dan menaro harddisk laptop tersebut menjadi external harddisk di komputer lain dan menginstall Linux dari situ... Wow gampang sekali kayanya. Tapi ini adalah beberapa hal yang saya temui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan pertama : Linux versi ringan agak sulit diinstall full di harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, linux versi ringan semacam Puppy Linux pada dasarnya dibuat sebagai Live CD atau Live USB. Jadi mereka hanya mau jalan jika installasi hanya dilakukan secara frugal dan bukan full install. Saya sudah beberapa kali mencoba install Puppy Linux pada harddisk external yang dimaksud, namun ketika harddisk tersebut dikembalikan ke laptop, maka tidak dapat booting, karena grubnya tidak terinstall dengan baik. Dengan demikian memiliki kesimpulan bahwa linux versi ringan agak sulit diinstall full di harddisk, namun bisa dijadikan OS kedua dalam sebuah komputer atau laptop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan kedua : Linux versi minimalis mengubah GRUB di harddisk internal ketika diinstall&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya juga mencoba installasi BlankOn Minimalis dan Good OS Linux yang keduanya mengubah GRUB di internal Harddisk walaupun memilih full install di harddisk internal. Sempat kesulitan untuk mengembalikan GRUB tersebut, untunglah dapat bantuan dari milis IGOS Nusantara dan cari-cari di Om Google. GRUB internal harddisk dapat dikembalikan seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua temuan tersebut, akhirnya saya menginstall BlankOn Minimalis di ext harddisk, dan ketika restart tidak dicoba di komputer sementara, namun langsung dicoba di laptop. BlankOn Minimalis berjalan dengan baik, hanya agak lambat karena RAM-nya cuma 128 MB dan processornya cuma 700 MHz. Grub di komputer sementara langsung diubah kembali ke asalnya karena berubah oleh installasi BlankOn Minimalis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu karena BlankOn minimalis dirasa sangat lambat, saya juga memasukkan Puppy Linux ke dalam laptop dan dimasukkan ke dalam settingan GRUB, dan ternyata berhasil. Puppy Linux dapat berjalan di laptop dengan baik, dan pastinya lebih cepat daripada BlankOn Minimalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua OS dapat langsung mendeteksi semua hardware yang ada di laptop, termasuk external Wireless LAN yang baru dibeli seminggu yang lalu (padahal wirelless LAN itu harus menggunakan CD drivenya ketika diinstall ke Win XP). Jadilah sekarang Laptop Pentium III memiliki Wirelass LAN sehingga dapat internetan dengan sempurna. Lebih asyik pake Puppy Linux, soalnya lebih ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi blom puas sampe situ, mau coba install distro linux lain yang juga enteng untuk diinstall frugal di laptop tersebut. Kita liat aja...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-5822109452810149377?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/5822109452810149377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/01/install-linux-di-laptop-pentium-iii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5822109452810149377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5822109452810149377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/01/install-linux-di-laptop-pentium-iii.html' title='Install Linux di Laptop Pentium III'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-168157273998631429</id><published>2010-01-01T16:13:00.002+07:00</published><updated>2010-01-01T16:22:34.988+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Semakin Dekat ke Vegetarian Murni</title><content type='html'>Hari ini, 1 Januari 2010 adalah dimulainya hari tanpa makan makanan air non-ikan. Jadi mulai hari ini sudah tidak makan udang, kerang, cumi, kepiting dan lainnya. Sejak Juni 2009 kemaren, saya sudah tidak makan daging dan ayam. Hari ini tambah lagi, yang artinya semakin dekat ke vegetarian murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin alasan saya untuk jadi vegetarian bagi sebagian orang terkesan lucu dan mengada-ada, tapi justru dengan alasan inilah saya dapat bertahan selama enam bulan lebih tidak makan daging dan ayam. Terus terang jika karena alasan yang lain mungkin saya masih tergoda sekali atau dua kali makan daging dan ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan tersebut adalah karena dengan menjadi vegetarian kita menolong bumi dalam hal pemanasan global....loh kok bisa???? aneh kan? tapi silakan saja googling, disitu akan ketahuan bahwa industri peternakan menyumbang karbon terbesar di dunia, bahkan lebih tinggi daripada seluruh kendaraan di dunia, termasuk pesawat terbang dan kapal laut digabung semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan inilah yang menurut saya paling kena, dan membuat saya istiqomah dalam memilih untuk menjadi vegetarian. Bayangkan bila ada seribu atau sejuta orang melakukan apa yang saya lakukan. Itu artinya ada sejuta orang yang berpindah dari memakai mobil cc besar menjadi mobil hibrid....wow, segitu besar dampaknya bagi lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo, kita menjadi vegetarian!!! Jika bukan untuk diri kita, maka lakukan ini demi anak dan cucu kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba yuk, mulai dari mengurangi makan daging merah. Semoga bumi kita tidak menjadi semakin panas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-168157273998631429?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/168157273998631429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/01/semakin-dekat-ke-vegetarian-murni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/168157273998631429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/168157273998631429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2010/01/semakin-dekat-ke-vegetarian-murni.html' title='Semakin Dekat ke Vegetarian Murni'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-8623481183356261958</id><published>2009-12-31T17:30:00.002+07:00</published><updated>2009-12-31T17:43:02.617+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Coba Distro Linux</title><content type='html'>Dua hari ini adalah hari dimana mencoba-coba distro Linux yang sudah didonlot dari beberapa minggu terakhir. Distro Linux itu diantaranya, Sabily 9.10, Blankon 5.0, Damn Small Linux 4.4.9, Tiny Core 2.7, Xubuntu 9.10, dan GeexBox 1.2.4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang namanya coba-coba adalah menggunakan USB Flash disk boot. Cara buat boot disknya adalah dengan menggunakan software Unebootin yang tinggal klik-klik aja, tunggu dan beres. Lalu pasang USB flash disk sebagai boot utama di BIOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sekian banyak coba-coba, hanya satu yang tidak bisa, yaitu GeexBox. Di error messagenya dibilang bahwa tidak ditemukan CD dalam boot tersebut, sehingga mungkin GeexBox memang harus boot dari CD atau mungkin harus ada CD filem di CD drive.....hm, nanti coba lagi ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senang juga mencoba berbagai macam OS linux yang berbeda-beda, jadinya kan tau bahwa komputer tidak hanya bisa dijalankan dengan windows semata. Semoga menjadi modal berharga untuk tidak takut mencoba hal-hal baru dan mempelajarinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-8623481183356261958?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/8623481183356261958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/coba-distro-linux.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8623481183356261958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/8623481183356261958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/coba-distro-linux.html' title='Coba Distro Linux'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7933282173258931128</id><published>2009-12-30T23:07:00.003+07:00</published><updated>2009-12-30T23:27:13.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Guru Bangsa, Selamat Jalan</title><content type='html'>Berita terheboh malam ini datang dari RSCM, dimana Gus Dur, mantan Presiden RI yang ke-4 wafat pada pukul 18.45 malam. Langsung serentak TV lokal dan nasional menayangkan mengenai informasi ini. Memang sejak beberapa hari lalu diberitakan Gus Dur sedang sakit dan dirawat di RSCM. Kabar terakhir yang saya dengar adalah Gus Dur operasi gigi, dan kata dokter giginya bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rupanya Allah berkehendak lain. Gus Dur, yang menurut saya manusia yang paling dikenal di Indonesia. Manusia yang selain sangat dicinta juga sekaligus sangat dibenci karena sikapnya yang kontroversial. Manusia yang kadang-kadang tidak dapat ditebak arahnya mau kemana. Manusia yang misterius sekaligus kocak. Telah meninggalkan kita semua dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gus Dur, wafatmu menjadi berita paling spektakuler di tahun 2009 ini. Saya merasa berita ini lebih hebat daripada hasil pemilu atau hasil pemilihan presiden. SBY, setelah sebelumnya Bapak memimpin pemakaman Almarhum Jendral Haji Muhammad Soeharto, kali ini Bapak akan memimpin pemakaman Almarhum Abdurrahman Wahid. Dua mantan presiden anda lepas kepergiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita mengenai Gus Dur, ntah benar atau tidak, tapi itu masih merasuk di benak saya. Konon kabarnya Gus Dur sempat tertidur ketika sedang memimpin rapat kabinet ketika masa dia jadi presiden. Namun ketika salah seorang mentri yang sedang memaparkan laporannya meminta petunjuk dan komentar dari beliau, Gus Dur dengan lancarnya menjawab pertanyaan mentri tadi, dan nyambung.....hebat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi cerita dari teman saya. Saat itu katanya Gus Dur sempat mengunjungi kampus UI di depok. Ketika ingin pulang dan masuk ke mobil, teman saya memperhatikan apakah Gus Dur ini benar-benar buta atau memang matanya saja yang dimerem-meremin. Dia memperhatikan gerak gerik Gus Dur di keramaian, dan rupanya benar, menurut ceritanya kepala Gus Dur sempat terantuk pintu mobil....akhirnya dia menarik kesimpulan bahwa Gus Dur benar-benar buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Gus Dur, begitu banyak cerita berkesan mengenai dirimu. Mungkin yang gak akan dilupakan adalah bagaimana Anda dengan santainya menggunakan kutang dan sarung keluar dari istana ketika kamu diimpeach oleh MPR kita saat itu. Saat itu saya merasa malu sebagai bangsa Indonesia melihat presiden gayanya seperti itu, tapi kemudian saya sadar, itulah manusia yang apa adanya, tidak perduli akan persepsi orang yang penting dia happy melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Jalan Guru Bangsa. Selamat Jalan Gus Dur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7933282173258931128?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7933282173258931128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/guru-bangsa-selamat-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7933282173258931128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7933282173258931128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/guru-bangsa-selamat-jalan.html' title='Guru Bangsa, Selamat Jalan'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-7978734011553842255</id><published>2009-12-30T21:40:00.004+07:00</published><updated>2009-12-30T23:28:40.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bekerja'/><title type='text'>Parkir Lima Ribu Rupiah?</title><content type='html'>Judul di atas bukan mengada-ada, tapi kenyataan. Hari ini ketika makan siang di D'Cost Kemang, kami parkir di depan bank sebelah restorannya karena parkir di restoran penuh. Begitu selesai dan mau pulang, petugas parkir berpakaian preman (atau memang preman??) memberikan karcis parkir yang nilainya lima ribu rupiah. Tulisannya kira-kira seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parkir Kemang dan sekitarnya&lt;br /&gt;Lima Ribu Rupiah, Untuk Sekali Masuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah ini bener atau kami ditipu, tapi kalo emang benar, emang boleh ya ngasih tarif lima ribu rupiah? Brarti lebih mahal daripada di sudirman atau thamrin donk, bahkan daripada bandara terminal 3....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal duitnya bener ke Pemda sih gak masalah, tapi ane ragu.....mudah-mudahan ini semata-mata suudzon yang tak terbukti...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-7978734011553842255?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/7978734011553842255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/parkir-lima-ribu-rupiah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7978734011553842255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/7978734011553842255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/parkir-lima-ribu-rupiah.html' title='Parkir Lima Ribu Rupiah?'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-651830284425555223</id><published>2009-12-29T20:13:00.002+07:00</published><updated>2009-12-29T20:31:58.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berusaha'/><title type='text'>Windows Bajakan ke Sumber Terbuka</title><content type='html'>Sumber terbuka, mungkin terdengar agak aneh. Tapi kalo kita jadikan bahasa inggris, maka akan menjadi open source. Nah ini baru sebutan yang familiar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sudah sebulan terakhir ini saya mulai meninggalkan kebergantungan saya kepada Windows versi bajakan dan mulai menggunakan open source sebagai sistem operasi komputer. Open Source yang saya maksud adalah Linux Operating System.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadinya berpikir yang namanya Linux itu cuma beberapa model. Setelah benar-benar mencari, rupanya variannya banyak. Varian Linux ini dikenal dengan nama Distro (kependekan dari distribution). Awal ketertarikan dengan open source atau linux ini adalah membaca artikel mengenai peluncuran operating system Indonesia Goes Open Source (IGOS) 2009 yang dikenal dengan nama IGN2009 dari &lt;a href="http://www.detik.com"&gt;website berita populer&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ mulai googling informasi mengenai open source dan linux pada khususnya. Jadilah mulai mencoba donlot iso file dan juga install linux di komputer rumah. Distro yang dipake adalah IGN2009 dan juga Ubuntu 9.10 di dua komputer berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencoba, rupanya makin terpikat, apalagi ada perintah berbasis text mirip jaman DOS dulu. Jadi inget, dulu itu kita belajar untuk gunain komputer. Tapi sejak belasan tahun pake windows, gak pernah lagi tuh namanya belajar, tinggal klik sana-sini, dan memang kemampuan komputer yang bertambah bukan ilmunya, tapi kebiasaannya. Itu mungkin yang membuat terlena dan ketergantungan. Karena blom sanggup untuk beli softwarenya, terpaksalah bela-belain beli bajakan untuk bisa gunain komputer yang ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hal demikian sudah berlalu. Saat ini berusaha menggunakan software legal dan juga open source. Windows hanya disisakan untuk komputer yang punya windows original, sedangkan yang lainnya pake linux di rumah. Bahkan saat ini memiliki koleksi iso files dari hampir 8 distro berbeda yang akan dicoba-coba, tapi blom dapat komputer percobaannya. Rencana sih ada mau beli komputer seken ato komputer baru yang prosesor atom untuk diinstall linux distro yang berbeda lagi. Memang asik pake open source, seperti gak ada matinya. Lu bisa nyoba apapun yang lu pengen, yang penting tau caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan saat ini yang terbesar dari keluarga yang lain yang belum terbiasa. Komputer di rumah dipakai ramai-ramai, sehingga mau gak mau diinstall dual boot untuk komputer yang dipakai ramai-ramai. IGN2009 lah yang dijadikan dual boot karena memang bagus untuk dipakai belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan yang pengen disolved dalam waktu dekat adalah install linux di laptop toshiba pentium 3 yang sudah rusak CD-ROMnya dan Windows ME-nya tidak berjalan dengan smooth. Sudah cari-cari di internet caranya, tinggal diaplikasikan saja dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang open source tidak ada matinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-651830284425555223?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/651830284425555223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/windows-bajakan-ke-sumber-terbuka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/651830284425555223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/651830284425555223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/windows-bajakan-ke-sumber-terbuka.html' title='Windows Bajakan ke Sumber Terbuka'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-6079123960668560255</id><published>2009-12-29T19:50:00.002+07:00</published><updated>2009-12-29T19:57:39.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Satu Hari Satu Ayat</title><content type='html'>Dua bulan yang lalu Ust. Yusuf Mansur mampir ke kantor kami untuk memberikan tausyiah zuhur. Isi tausiyahnya adalah mengajak kepada para jamaah untuk menghapalkan Al-Quran, sebanyak satu ayat satu hari. Hei, sepertinya mudah, tapi kalo diitung-itung kan Al-Quran punya 6000-an ayat, kalo dijadiin tahun bisa sampe 20 tahun tuh....lama juga ya utk bisa hafidz(hapal) Quran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu juga malamnya, saya utarakan niat menghapal Quran sehari satu ayat ke istri. Tanggapan istri cukup baik, tapi mulai dari mana.... Saya mengusulkan mulai dari Juz Amma, Surat An-Nas dan seterusnya hingga akhir Juz Amma. Saya bilang ke istri, selama ini hapal Quran kan cuma yang diapal sejak kecil, tidak ada perkembangan. Jadi misalkan suatu saat kita bosan dan gak konsisten, paling gak hapalan Qurannya bertambah dari sekedar Qulya-Qulhu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, sudah hampir 70 hari sejak tausiyah Yusuf Mansur. Sudah menyelesaikan dari mulai An-Nas hingga At-Takatsur. Tahun 2010 dimulai dengan Al-Qariah. Semoga hapalan Quran semakin banyak, dan nanti akan kepake ketika tarawih bersama istri ramadhan depan. Mudah-mudahan koleksi surat dan ayat semakin meningkat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-6079123960668560255?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/6079123960668560255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/satu-hari-satu-ayat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6079123960668560255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/6079123960668560255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/12/satu-hari-satu-ayat.html' title='Satu Hari Satu Ayat'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp3.blogger.com/_s6h6rKluI-w/SBVLeA8Eg6I/AAAAAAAAACw/Cs0Jfwwbx1k/S220/PIC_0144.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5593424020060134180.post-5596970221575425824</id><published>2009-03-15T21:10:00.005+07:00</published><updated>2009-12-30T23:29:33.623+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berkeluarga'/><title type='text'>Bulan Mencoba Burger</title><content type='html'>Bulan Maret ini adalah bulan dimana saya dan istri mencoba burger di berbagai restoran yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Percobaan dimulai dengan mencoba Burger di Restoran Hot Shot, kemudian diikuti dengan Klenger Burger dan selanjutnya Burger King.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sengaja memilih Burger yang tergolong cukup favorit di restoran-restoran tersebut, dan kemudian memberikan penilaian subyektif terhadap rasanya. Kami sama sekali tidak memperhatikan suasana restoran, namun betul-betul fokus ke rasa dan harga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5593424020060134180-5596970221575425824?l=plibaknikmatstrelak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/feeds/5596970221575425824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/03/bulan-mencoba-burger.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5596970221575425824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5593424020060134180/posts/default/5596970221575425824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://plibaknikmatstrelak.blogspot.com/2009/03/bulan-mencoba-burger.html' title='Bulan Mencoba Burger'/><author><name>Plibak Nikmat Strelak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12948401554351255095</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32
